PINTU Luncurkan Futures Lite, Bidik Adopsi Trading Derivatif Crypto
Rabu, 19 Agu 2026 12:22
PINTU meluncurkan Pintu Futures Lite, fitur trading derivatif crypto dengan tampilan sederhana dan alur transaksi yang dirancang lebih ringkas. Foto/Istimewa
MAKASSAR - PT Pintu Kemana Saja (PINTU) meluncurkan Pintu Futures Lite, fitur trading derivatif crypto dengan tampilan sederhana dan alur transaksi yang dirancang lebih ringkas. Fitur ini ditujukan untuk memperluas akses dan mendorong adopsi trading derivatif crypto di Indonesia, khususnya bagi trader pemula dan menengah.
Presiden Direktur PINTU Andy Putra mengatakan, Futures Lite dirancang sebagai pintu masuk bagi pengguna yang ingin mengenal trading derivatif dengan leverage tanpa harus menggunakan antarmuka yang kompleks.
“PINTU menghadirkan Pintu Futures Lite sebagai pintu masuk bagi trader pemula maupun menengah yang ingin memulai trading derivatif crypto menggunakan leverage,” kata Andy.
Melalui Futures Lite, pengguna dapat membuka posisi Long ketika memperkirakan harga aset akan naik atau Short ketika memperkirakan harga akan turun. Seluruh proses pembukaan posisi dapat dilakukan dalam tiga langkah.
Pertama, pengguna memilih arah posisi, yakni Long atau Short. Kedua, pengguna menentukan jumlah margin dan besaran leverage melalui slider, dengan leverage hingga 25 kali dari modal awal. Besaran leverage dapat disesuaikan dengan profil dan toleransi risiko masing-masing pengguna.
Setelah posisi terbuka, pengguna dapat memantau status posisi secara real-time sekaligus mengatur Take Profit (TP) dan Stop Loss (SL) melalui halaman detail posisi aktif.
Selain kemudahan penggunaan, Futures Lite dilengkapi dengan fitur Isolated Margin yang memungkinkan pengguna mengelola margin pada posisi secara terpisah. Menurut PINTU, kombinasi leverage yang dapat disesuaikan, fitur manajemen risiko, serta tampilan single-screen menjadi bagian dari desain Futures Lite untuk memberikan pengalaman trading yang lebih sederhana.
“Melalui Pintu Futures Lite, trader dapat membuka posisi Long atau Short dalam tiga langkah dengan tetap mengedepankan pengelolaan risiko, seperti melalui Isolated Margin, Take Profit, maupun Stop Loss,” ujar Andy.
Ia menambahkan, Futures Lite diharapkan dapat menjadi pilihan bagi pengguna yang ingin mengenal trading derivatif secara bertahap, sekaligus melengkapi Pintu Futures Pro yang ditujukan bagi pengguna dengan kebutuhan trading yang lebih advanced.
Pasar Derivatif Terus Tumbuh
Peluncuran Futures Lite dilakukan di tengah tingginya aktivitas perdagangan derivatif crypto secara global. Berdasarkan 2026 Q2 Crypto Industry Report dari CoinGecko, volume perdagangan derivatif crypto global pada kuartal II 2026 mencapai US$12,7 triliun, jauh lebih besar dibandingkan volume perdagangan spot yang tercatat sebesar US$1,95 triliun.
Di Indonesia, data Bursa CFX menunjukkan nilai perdagangan pasar derivatif mencapai Rp4,4 triliun per April 2026.
Andy menilai perkembangan tersebut menunjukkan adanya peluang untuk memperluas pemahaman dan partisipasi masyarakat terhadap instrumen derivatif crypto.
“Kami optimis kehadiran Pintu Futures Lite dapat mendorong lebih banyak masyarakat Indonesia memahami instrumen derivatif crypto secara bertahap dan bertanggung jawab,” katanya.
Ke depan, PINTU akan mengembangkan fitur edukasi terintegrasi serta memperluas pilihan aset yang dapat diperdagangkan melalui Futures Lite.
Meski menawarkan kemudahan, PINTU mengingatkan bahwa trading futures dengan leverage memiliki risiko tinggi, termasuk potensi kehilangan seluruh modal. Karena itu, pengguna diimbau melakukan riset mandiri atau Do Your Own Research (DYOR) dan menerapkan manajemen risiko sebelum melakukan transaksi.
Sekadar diketahui, PT Pintu Kemana Saja dengan brand PINTU merupakan aplikasi crypto all-in-one dan Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta merupakan anggota Bursa CFX.
PINTU hadir sejak 1 April 2020 untuk memberikan kemudahan dalam mengakses aset crypto dan menjembatani inklusi dunia crypto di Indonesia.
PINTU berfokus pada tampilan aplikasi yang intuitif, kemudahan penggunaan, serta konten edukasi di dalam aplikasi. PINTU juga menghadirkan berbagai fitur, antara lain Pintu Earn, Pintu Staking, Auto DCA, Pintu Pro, Pintu Pro Web, Pintu Futures, dan Pintu Pro Web Futures untuk memenuhi kebutuhan investor crypto maupun trader.
Presiden Direktur PINTU Andy Putra mengatakan, Futures Lite dirancang sebagai pintu masuk bagi pengguna yang ingin mengenal trading derivatif dengan leverage tanpa harus menggunakan antarmuka yang kompleks.
“PINTU menghadirkan Pintu Futures Lite sebagai pintu masuk bagi trader pemula maupun menengah yang ingin memulai trading derivatif crypto menggunakan leverage,” kata Andy.
Melalui Futures Lite, pengguna dapat membuka posisi Long ketika memperkirakan harga aset akan naik atau Short ketika memperkirakan harga akan turun. Seluruh proses pembukaan posisi dapat dilakukan dalam tiga langkah.
Pertama, pengguna memilih arah posisi, yakni Long atau Short. Kedua, pengguna menentukan jumlah margin dan besaran leverage melalui slider, dengan leverage hingga 25 kali dari modal awal. Besaran leverage dapat disesuaikan dengan profil dan toleransi risiko masing-masing pengguna.
Setelah posisi terbuka, pengguna dapat memantau status posisi secara real-time sekaligus mengatur Take Profit (TP) dan Stop Loss (SL) melalui halaman detail posisi aktif.
Selain kemudahan penggunaan, Futures Lite dilengkapi dengan fitur Isolated Margin yang memungkinkan pengguna mengelola margin pada posisi secara terpisah. Menurut PINTU, kombinasi leverage yang dapat disesuaikan, fitur manajemen risiko, serta tampilan single-screen menjadi bagian dari desain Futures Lite untuk memberikan pengalaman trading yang lebih sederhana.
“Melalui Pintu Futures Lite, trader dapat membuka posisi Long atau Short dalam tiga langkah dengan tetap mengedepankan pengelolaan risiko, seperti melalui Isolated Margin, Take Profit, maupun Stop Loss,” ujar Andy.
Ia menambahkan, Futures Lite diharapkan dapat menjadi pilihan bagi pengguna yang ingin mengenal trading derivatif secara bertahap, sekaligus melengkapi Pintu Futures Pro yang ditujukan bagi pengguna dengan kebutuhan trading yang lebih advanced.
Pasar Derivatif Terus Tumbuh
Peluncuran Futures Lite dilakukan di tengah tingginya aktivitas perdagangan derivatif crypto secara global. Berdasarkan 2026 Q2 Crypto Industry Report dari CoinGecko, volume perdagangan derivatif crypto global pada kuartal II 2026 mencapai US$12,7 triliun, jauh lebih besar dibandingkan volume perdagangan spot yang tercatat sebesar US$1,95 triliun.
Di Indonesia, data Bursa CFX menunjukkan nilai perdagangan pasar derivatif mencapai Rp4,4 triliun per April 2026.
Andy menilai perkembangan tersebut menunjukkan adanya peluang untuk memperluas pemahaman dan partisipasi masyarakat terhadap instrumen derivatif crypto.
“Kami optimis kehadiran Pintu Futures Lite dapat mendorong lebih banyak masyarakat Indonesia memahami instrumen derivatif crypto secara bertahap dan bertanggung jawab,” katanya.
Ke depan, PINTU akan mengembangkan fitur edukasi terintegrasi serta memperluas pilihan aset yang dapat diperdagangkan melalui Futures Lite.
Meski menawarkan kemudahan, PINTU mengingatkan bahwa trading futures dengan leverage memiliki risiko tinggi, termasuk potensi kehilangan seluruh modal. Karena itu, pengguna diimbau melakukan riset mandiri atau Do Your Own Research (DYOR) dan menerapkan manajemen risiko sebelum melakukan transaksi.
Sekadar diketahui, PT Pintu Kemana Saja dengan brand PINTU merupakan aplikasi crypto all-in-one dan Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta merupakan anggota Bursa CFX.
PINTU hadir sejak 1 April 2020 untuk memberikan kemudahan dalam mengakses aset crypto dan menjembatani inklusi dunia crypto di Indonesia.
PINTU berfokus pada tampilan aplikasi yang intuitif, kemudahan penggunaan, serta konten edukasi di dalam aplikasi. PINTU juga menghadirkan berbagai fitur, antara lain Pintu Earn, Pintu Staking, Auto DCA, Pintu Pro, Pintu Pro Web, Pintu Futures, dan Pintu Pro Web Futures untuk memenuhi kebutuhan investor crypto maupun trader.
(TRI)
Berita Terkait
Sulbar
PINTU Perkuat Layanan VIP Private dan Perluas Akses Aset Tokenisasi
PINTU memperkuat layanan bagi trader premium sekaligus memperluas akses investor Indonesia terhadap aset dunia nyata yang ditokenisasi atau tokenized real-world assets (RWA).
Jum'at, 25 Sep 2026 22:16
Ekbis
Aktivitas Trading Token Saham AS di PINTU Melonjak pada Kuartal II 2026
Sejak diperkenalkan melalui aplikasi PINTU pada September 2025, perusahaan telah menyediakan 45 pilihan aset tertokenisasi yang mengacu pada saham dan ETF Amerika Serikat.
Kamis, 23 Jul 2026 16:37
Makassar City
PINTU Perkuat Literasi Aset Kripto di Kalangan Mahasiswa UNM
PT Pintu Kemana Saja (PINTU), platform investasi aset kripto yang berizin dan diawasi oleh OJK, terus memperluas kegiatan literasi dan inklusi aset kripto, khususnya di kalangan mahasiswa.
Senin, 27 Apr 2026 21:45
Ekbis
PINTU Rayakan 6 Tahun dengan Kampanye #SixcessfulYear
Memasuki usia keenam, PT Pintu Kemana Saja (PINTU) menandai tonggak penting dalam perjalanannya di industri aset kripto Indonesia melalui kampanye bertajuk #SixcessfulYear.
Kamis, 23 Apr 2026 08:44
Ekbis
Pasar Tokenisasi Aset Sentuh US$25 Miliar, Aplikasi PINTU Listing 10 Tokenized Assets Global
PT Pintu Kemana Saja (PINTU), platform investasi aset crypto yang terdaftar resmi dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memberikan pilihan aset investasi aset crypto yang beragam bagi penggunanya.
Senin, 23 Feb 2026 19:49
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Prof JJ Lantik Pimpinan RS Unhas Periode 2026–2030
2
BEM Polbangtan Gowa Kumpulkan 109 Pendonor Darah
3
Muslimah Millionaire Hadir di Makassar, Dorong Pengusaha Kembangkan Bisnis Islami
4
Realisasi PAD Maros Capai 82,23 Persen, Tersisa Rp61,5 Miliar dari Target
5
OJK dan Komisi XI DPR RI Perkuat Literasi Keuangan Warga Soppeng
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Prof JJ Lantik Pimpinan RS Unhas Periode 2026–2030
2
BEM Polbangtan Gowa Kumpulkan 109 Pendonor Darah
3
Muslimah Millionaire Hadir di Makassar, Dorong Pengusaha Kembangkan Bisnis Islami
4
Realisasi PAD Maros Capai 82,23 Persen, Tersisa Rp61,5 Miliar dari Target
5
OJK dan Komisi XI DPR RI Perkuat Literasi Keuangan Warga Soppeng