Rapor Hijau BSI di Sulsel, DPK & Pembiayaan Tumbuh Dua Digit
Jum'at, 22 Mei 2026 22:04
Regional CEO BSI Region X Makassar Sukma Dwie Priardi saat acara Silaturahmi Bersama Redaksi Media di UMKM Center BSI, Kota Makassar. Foto/Tri Yari Kurniawan
MAKASSAR - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) mencatatkan kinerja impresif di Sulawesi Selatan (Sulsel). Lewat strategi penetrasi pasar yang agresif namun terukur, bank syariah terbesar di tanah air ini memperlihatkan tren pertumbuhan kinerja yang konsisten sepanjang periode 2023–2025.
Berdasarkan data performa terbaru, penguasaan pasar alias market share BSI di Sulsel tumbuh signifikan, bahkan bertumbuh dua digit untuk Dana Pihak Ketiga (DPK) dan pembiayaan. Hal itu diungkapkan oleh Regional CEO BSI Region X Makassar Sukma Dwie Priardi saat acara Silaturahmi Bersama Redaksi Media di UMKM Center BSI, Kota Makassar, pada Jumat (22/5/2026).
Sukma menjelaskan untuk DPK, market share BSI yang pada tahun 2023 berada di angka 4,08%, tumbuh menjadi 4,67% di tahun 2024, dan melompat ke posisi 5,31% pada akhir tahun 2025. Secara akumulatif, BSI sukses meraup pertumbuhan DPK sebesar 24,8% (YoY) dengan total dana kelolaan mencapai Rp7,65 Triliun, naik sebesar Rp1,52 Triliun dibandingkan periode sebelumnya.
Akselerasi setara juga terjadi pada sektor pembiayaan. Market share pembiayaan BSI di Sulsel meroket ke angka 4,78% pada tahun 2025, naik dari posisi 3,41% (2023) dan 4,03% (2024). Portofolio pembiayaan ini tumbuh kokoh 23,9% (YoY) hingga menyentuh angka Rp8,17 Triliun, atau menyumbang ekspansi bersih sebesar Rp1,58 Triliun.
"DPK dan pembiayaan BSI di Sulawesi Selatan menunjukkan tren pertumbuhan yang konsisten selama 2023-2025. Pada 2025, DPK mencapai Rp7,65 Triliun dengan growth 24,8%. Sedangkan pembiayaan mencapai Rp8,17 Triliun dengan growth 23,9%," ungkapnya.
"Kinerja ini mencerminkan ekspansi bisnis yang solid, peningkatan market share, serta momentum pertumbuhan yang semakin kuat di 2025," sambung Sukma.
Lebih lanjut, Sukma menjelaskan di sejumlah kota besar, pangsa pasar BSI memperlihatkan capaian yang beragam. Kota Palopo menjadi daerah dengan market share tertinggi, dengan DPK mencapai 5,81% dan pembiayaan sebesar 6,90%.
Sementara itu, Kota Parepare mencatat market share DPK sebesar 4,15% dan pembiayaan 3,57%. Di sisi lain, Kota Makassar yang merupakan pusat perekonomian Sulawesi Selatan membukukan market share DPK 2,88% serta pembiayaan 3,60%.
Meskipun demikian, Makassar dinilai masih menyimpan potensi pertumbuhan yang sangat besar karena posisinya sebagai pusat aktivitas ekonomi dan bisnis terbesar di Sulsel.
Berdasarkan data performa terbaru, penguasaan pasar alias market share BSI di Sulsel tumbuh signifikan, bahkan bertumbuh dua digit untuk Dana Pihak Ketiga (DPK) dan pembiayaan. Hal itu diungkapkan oleh Regional CEO BSI Region X Makassar Sukma Dwie Priardi saat acara Silaturahmi Bersama Redaksi Media di UMKM Center BSI, Kota Makassar, pada Jumat (22/5/2026).
Sukma menjelaskan untuk DPK, market share BSI yang pada tahun 2023 berada di angka 4,08%, tumbuh menjadi 4,67% di tahun 2024, dan melompat ke posisi 5,31% pada akhir tahun 2025. Secara akumulatif, BSI sukses meraup pertumbuhan DPK sebesar 24,8% (YoY) dengan total dana kelolaan mencapai Rp7,65 Triliun, naik sebesar Rp1,52 Triliun dibandingkan periode sebelumnya.
Akselerasi setara juga terjadi pada sektor pembiayaan. Market share pembiayaan BSI di Sulsel meroket ke angka 4,78% pada tahun 2025, naik dari posisi 3,41% (2023) dan 4,03% (2024). Portofolio pembiayaan ini tumbuh kokoh 23,9% (YoY) hingga menyentuh angka Rp8,17 Triliun, atau menyumbang ekspansi bersih sebesar Rp1,58 Triliun.
"DPK dan pembiayaan BSI di Sulawesi Selatan menunjukkan tren pertumbuhan yang konsisten selama 2023-2025. Pada 2025, DPK mencapai Rp7,65 Triliun dengan growth 24,8%. Sedangkan pembiayaan mencapai Rp8,17 Triliun dengan growth 23,9%," ungkapnya.
"Kinerja ini mencerminkan ekspansi bisnis yang solid, peningkatan market share, serta momentum pertumbuhan yang semakin kuat di 2025," sambung Sukma.
Lebih lanjut, Sukma menjelaskan di sejumlah kota besar, pangsa pasar BSI memperlihatkan capaian yang beragam. Kota Palopo menjadi daerah dengan market share tertinggi, dengan DPK mencapai 5,81% dan pembiayaan sebesar 6,90%.
Sementara itu, Kota Parepare mencatat market share DPK sebesar 4,15% dan pembiayaan 3,57%. Di sisi lain, Kota Makassar yang merupakan pusat perekonomian Sulawesi Selatan membukukan market share DPK 2,88% serta pembiayaan 3,60%.
Meskipun demikian, Makassar dinilai masih menyimpan potensi pertumbuhan yang sangat besar karena posisinya sebagai pusat aktivitas ekonomi dan bisnis terbesar di Sulsel.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
BSI Catat Laba Rp5,3 Triliun, CASA dan Pembiayaan Melesat
Mesin pertumbuhan BSI terlihat semakin menunjukkan taringnya. Hingga Agustus 2026, bank syariah terbesar di Indonesia ini membukukan laba Rp5,30 triliun.
Selasa, 06 Okt 2026 13:12
Ekbis
OJK Luncurkan RP3I 2026-2030, Perkuat Resiliensi Industri Perbankan
OJK meluncurkan Roadmap Pengembangan dan Penguatan Perbankan Indonesia (RP3I) 2026-2030 sebagai arah strategis untuk memperkuat fondasi, ketahanan, inovasi, dan daya saing industri perbankan.
Sabtu, 03 Okt 2026 10:10
Lifestyle
LPS Tahan Tingkat Bunga Penjaminan, DPK dan Kredit Perbankan Terus Tumbuh
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) memutuskan untuk mempertahankan Tingkat Bunga Penjaminan (TBP) untuk periode 1 Oktober 2026 hingga 31 Januari 2027.
Rabu, 30 Sep 2026 22:31
Ekbis
OJK: Perbankan Tetap Optimis, Kinerja dan Risiko Terjaga pada Triwulan III 2026
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, menegaskan bahwa perbankan nasional memiliki pijakan kokoh untuk menjaga stabilitas bisnis di tengah dinamika pasar.
Sabtu, 12 Sep 2026 07:29
Ekbis
Harpelnas 2026, BSI Perkuat Komitmen Layanan untuk 24,3 Juta Nasabah
Hasil transformasi tersebut tercermin dari jumlah nasabah BSI yang kini mencapai 24,3 juta. Sementara itu, pengguna aplikasi BYOND by BSI telah mencapai 7,2 juta pengguna.
Sabtu, 05 Sep 2026 09:12
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Late Night Shopping TSM Makassar Tawarkan Diskon hingga 80 Persen
2
Tolong! Korban Tabrak Lari di Gowa Koma 5 Hari, Polisi Belum Berhasil Temukan Pelaku
3
27 Mahasiswa Hukum UMI belajar peran Legal Corporate bersama KALLA Group
4
Pertamina Sulawesi Salurkan Bantuan untuk Penyintas Banjir Bandang di Nepal
5
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.231 Triliun, OJK Optimistis Terus Tumbuh
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Late Night Shopping TSM Makassar Tawarkan Diskon hingga 80 Persen
2
Tolong! Korban Tabrak Lari di Gowa Koma 5 Hari, Polisi Belum Berhasil Temukan Pelaku
3
27 Mahasiswa Hukum UMI belajar peran Legal Corporate bersama KALLA Group
4
Pertamina Sulawesi Salurkan Bantuan untuk Penyintas Banjir Bandang di Nepal
5
Aset Keuangan Syariah Tembus Rp3.231 Triliun, OJK Optimistis Terus Tumbuh