Di Tengah Lonjakan Harga, Kalla Aspal Pastikan Layanan Tetap Optimal
Senin, 25 Mei 2026 20:07
Seorang operator Kalla Aspal melakukan proses pengisian aspal ke tangki armada di Terminal Aspal Curah (TAC) Parepare, beberapa waktu lalu. Foto/Istimewa
MAKASSAR - Kalla Aspal memastikan layanan dan suplai tetap berjalan optimal meski harga aspal global mengalami lonjakan signifikan. Di tengah kondisi pasar yang menantang, perusahaan tetap menjaga kualitas produk, kelancaran distribusi, dan harga yang kompetitif bagi mitra serta pelanggan.
Marketing & Operation General Manager Kalla Aspal, Amril Arifin, mengatakan harga aspal saat ini naik hingga mendekati 50 persen dibandingkan kondisi normal. Kenaikan tersebut dipicu konflik di kawasan Selat Hormuz yang berdampak pada terganggunya rantai pasok dan distribusi minyak global, serta diikuti kenaikan harga BBM.
“Namun demikian, kami tetap berupaya mendukung pekerjaan rekan-rekan kontraktor, baik proyek APBN maupun APBD. Saat ini di Sulawesi Selatan terdapat lima paket pengerjaan jalan yang tetap kami support. Suplai aspal terus kami maksimalkan dan quality control tetap kami jaga sebagai agen resmi Pertamina,” ujar Amril.
Ia menambahkan, stok aspal di Terminal Aspal Curah (TAC) Parepare mulai terbatas. Untuk mengantisipasi gangguan distribusi, Kalla Aspal melakukan suplai tambahan dari TAC Mamuju guna memenuhi kebutuhan proyek-proyek yang tengah berjalan di Sulawesi Selatan.
Selain fokus menjaga distribusi, Kalla Aspal juga menyoroti kondisi industri konstruksi nasional yang tengah menghadapi tekanan akibat kenaikan harga material. Melalui Organisasi AABI (Anemer Aspal Beton Indonesia), Kalla Aspal aktif menyosialisasikan kenaikan harga aspal kepada pemerintah daerah, balai jalan, hingga Kementerian PUPR.
Menurut Amril, langkah tersebut diharapkan dapat mendorong adanya peninjauan kembali atau eskalasi harga pada proyek-proyek yang sedang berjalan. “Untuk proyek yang akan ditender, kami berharap kenaikan harga aspal dapat menjadi pertimbangan agar kontraktor tidak mengalami kerugian,” lanjutnya.
Kalla Aspal menilai dukungan kebijakan pemerintah sangat diperlukan untuk menjaga stabilitas industri konstruksi nasional. Jika kenaikan harga terus berlangsung tanpa solusi yang memadai, kondisi tersebut dikhawatirkan dapat memengaruhi kinerja pelaku jasa konstruksi di berbagai daerah.
Perusahaan juga berharap situasi geopolitik global segera membaik agar rantai pasok energi dan material kembali stabil.
Informasi lebih lanjut mengenai layanan dan produk Kalla Aspal dapat diakses melalui Instagram @kalla.aspal, layanan Kalla Care WhatsApp 0811 4414 030, telepon 0411 300 0103, serta website resmi KALLA.
Marketing & Operation General Manager Kalla Aspal, Amril Arifin, mengatakan harga aspal saat ini naik hingga mendekati 50 persen dibandingkan kondisi normal. Kenaikan tersebut dipicu konflik di kawasan Selat Hormuz yang berdampak pada terganggunya rantai pasok dan distribusi minyak global, serta diikuti kenaikan harga BBM.
“Namun demikian, kami tetap berupaya mendukung pekerjaan rekan-rekan kontraktor, baik proyek APBN maupun APBD. Saat ini di Sulawesi Selatan terdapat lima paket pengerjaan jalan yang tetap kami support. Suplai aspal terus kami maksimalkan dan quality control tetap kami jaga sebagai agen resmi Pertamina,” ujar Amril.
Ia menambahkan, stok aspal di Terminal Aspal Curah (TAC) Parepare mulai terbatas. Untuk mengantisipasi gangguan distribusi, Kalla Aspal melakukan suplai tambahan dari TAC Mamuju guna memenuhi kebutuhan proyek-proyek yang tengah berjalan di Sulawesi Selatan.
Selain fokus menjaga distribusi, Kalla Aspal juga menyoroti kondisi industri konstruksi nasional yang tengah menghadapi tekanan akibat kenaikan harga material. Melalui Organisasi AABI (Anemer Aspal Beton Indonesia), Kalla Aspal aktif menyosialisasikan kenaikan harga aspal kepada pemerintah daerah, balai jalan, hingga Kementerian PUPR.
Menurut Amril, langkah tersebut diharapkan dapat mendorong adanya peninjauan kembali atau eskalasi harga pada proyek-proyek yang sedang berjalan. “Untuk proyek yang akan ditender, kami berharap kenaikan harga aspal dapat menjadi pertimbangan agar kontraktor tidak mengalami kerugian,” lanjutnya.
Kalla Aspal menilai dukungan kebijakan pemerintah sangat diperlukan untuk menjaga stabilitas industri konstruksi nasional. Jika kenaikan harga terus berlangsung tanpa solusi yang memadai, kondisi tersebut dikhawatirkan dapat memengaruhi kinerja pelaku jasa konstruksi di berbagai daerah.
Perusahaan juga berharap situasi geopolitik global segera membaik agar rantai pasok energi dan material kembali stabil.
Informasi lebih lanjut mengenai layanan dan produk Kalla Aspal dapat diakses melalui Instagram @kalla.aspal, layanan Kalla Care WhatsApp 0811 4414 030, telepon 0411 300 0103, serta website resmi KALLA.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
Kalla Aspal Perkuat Kolaborasi dengan Pelanggan di Tengah Dinamika Industri
Hari Pelanggan Nasional 2026 dimanfaatkan Kalla Aspal untuk memperkuat hubungan dengan pelanggan dan mitra di berbagai wilayah.
Jum'at, 25 Sep 2026 20:43
Ekbis
Kalla Aspal Perkuat Pasokan Aspal Emulsi untuk Kalsel & Kalteng
Kalla Aspal resmi mengoperasikan pabrik aspal emulsi di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, sejak Juni 2026.
Selasa, 30 Jun 2026 17:51
News
Kalla Aspal Perkuat Sinergi Industri Konstruksi di Hari Bakti PU ke-80
Kalla Aspal menegaskan perannya sebagai mitra strategis industri konstruksi melalui partisipasinya dalam Pameran Konstruksi Hari Bakti Pekerjaan Umum (PU) ke-80.
Senin, 15 Des 2025 18:04
Ekbis
HUT ke-37, Kalla Aspal Mantapkan Transformasi Layanan & Kepedulian Sosial
Perayaan puncak HUT ke-37 Kalla Aspal digelar di Wisma Kalla, Makassar, pada 8 Desember 2025, dan berlangsung serentak di seluruh Cabang serta Terminal Aspal Curah (TAC).
Rabu, 10 Des 2025 17:02
News
Kalla Aspal Bangun Kedekatan dan Kepercayaan Lewat Kunjungan Langsung ke Pelanggan
Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional 2025, Kalla Aspal melakukan kunjungan langsung ke sejumlah pelanggan.
Selasa, 30 Sep 2025 20:52
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Legislator DPRD Makassar Dorong Percepatan Pembahasan Raperda Parkir
2
Sertifikat Halal Gratis dan Akses Perbankan Jadi Fokus UMKM Forum Sulsel 2026
3
Korban Pembobolan Kartu Kredit Rp341 Juta Pertanyakan Barang Bukti dalam Gelar Perkara Khusus
4
Abdidaya Ormawa 2026 UMI Berakhir, Mahasiswa Diingatkan Terus Mengabdi
5
PSM Makassar Tantang Rekor Tak Terkalahkan Bhayangkara
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Legislator DPRD Makassar Dorong Percepatan Pembahasan Raperda Parkir
2
Sertifikat Halal Gratis dan Akses Perbankan Jadi Fokus UMKM Forum Sulsel 2026
3
Korban Pembobolan Kartu Kredit Rp341 Juta Pertanyakan Barang Bukti dalam Gelar Perkara Khusus
4
Abdidaya Ormawa 2026 UMI Berakhir, Mahasiswa Diingatkan Terus Mengabdi
5
PSM Makassar Tantang Rekor Tak Terkalahkan Bhayangkara