Kalla Beton Perkuat Kolaborasi Industri Infrastruktur di KRTJ ke-16

Selasa, 03 Nov 2026 21:48
Kalla Beton Perkuat Kolaborasi Industri Infrastruktur di KRTJ ke-16
Konferensi Regional Teknik Jalan (KRTJ) ke-16 di Balikpapan, sebagai momentum memperluas jejaring industri sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan para pemangku kepentingan. Foto/IST
Comment
Share
BALIKPAPAN - Kebutuhan material konstruksi berkualitas menjadi salah satu penopang utama pembangunan infrastruktur. Untuk memperkuat peran tersebut, Kalla Beton memanfaatkan Konferensi Regional Teknik Jalan (KRTJ) ke-16 di Balikpapan, Kalimantan Timur, sebagai momentum memperluas jejaring industri sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan para pemangku kepentingan.

Konferensi yang diselenggarakan Himpunan Pengembangan Jalan Indonesia (HPJI) tersebut menjadi ruang strategis bagi Kalla Beton untuk memperkenalkan kapabilitas perusahaan dalam menyediakan material konstruksi, khususnya Ready Mix Concrete atau beton siap pakai. Berpengalaman sejak 1996, Kalla Beton terus menjaga kualitas produk, ketepatan suplai, dan kesiapan operasional untuk memenuhi kebutuhan berbagai proyek konstruksi.

Sales & Marketing Ready Mix Manager Kalla Beton, Syatir, mengatakan partisipasi dalam KRTJ ke-16 menjadi kesempatan bagi perusahaan untuk bertukar informasi, memahami perkembangan industri, serta menjajaki peluang kerja sama baru.

“Keikutsertaan Kalla Beton dalam Konferensi Regional Teknik Jalan ke-16 menjadi kesempatan bagi kami untuk memperluas jaringan, bertukar informasi, serta memahami kebutuhan dan perkembangan industri infrastruktur. Kami berharap partisipasi ini dapat membuka peluang kolaborasi yang positif sekaligus memperkuat peran Kalla Beton dalam mendukung pembangunan infrastruktur di Indonesia,” ujarnya.

Selain memperluas jejaring, Kalla Beton juga menegaskan kesiapan produksi dan distribusi sebagai bagian penting dalam mendukung kelancaran proyek konstruksi. Konsistensi mutu beton dijaga melalui proses produksi yang terkontrol, ketepatan komposisi, serta koordinasi pengiriman yang disesuaikan dengan kebutuhan dan spesifikasi proyek.

Project Leader Unit Kaltim Kalla Beton, Muh Fahrul, menegaskan bahwa kualitas produk harus didukung kesiapan operasional agar perusahaan dapat memberikan layanan yang optimal kepada pelanggan.

“Dalam proyek pembangunan jalan dan infrastruktur, kualitas beton harus didukung oleh proses produksi yang terkontrol, ketepatan komposisi, serta koordinasi pengiriman yang baik. Karena itu, kami terus menjaga proses produksi agar mutu beton yang dihasilkan sesuai dengan spesifikasi yang dipersyaratkan dan kebutuhan setiap proyek,” jelasnya.

Melalui partisipasi dalam KRTJ ke-16, Kalla Beton juga berupaya mengikuti perkembangan teknologi konstruksi sekaligus memperkuat sinergi dengan pelaku industri. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk terus mengembangkan kapabilitas, menjaga mutu produk, dan menghadirkan layanan yang dapat diandalkan bagi pelanggan serta mitra konstruksi, khususnya di kawasan Indonesia Timur.

Tidak hanya Kalla Beton, perusahaan konstruksi di bawah manajemen KALLA, yakni PT Bumi Karsa dan Kalla Aspal, turut berpartisipasi dalam konferensi tersebut. Kehadiran ketiga perusahaan ini mencerminkan komitmen KALLA dalam memperkuat sinergi lintas sektor untuk mendukung pembangunan infrastruktur nasional.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru