Hari Anak Nasional: Ternyata Aroma Berperan dalam Membentuk Kenangan Masa Kecil

Rabu, 22 Jul 2026 13:27
Hari Anak Nasional: Ternyata Aroma Berperan dalam Membentuk Kenangan Masa Kecil
The Sense of Smell Institute menjelaskan bahwa aroma mampu membangun keterikatan emosional yang kuat, dapat berperan dalam membentuk kenangan masa kecil. Foto/Istimewa
Comment
Share
JAKARTA - Hari Anak Nasional menjadi momentum bagi keluarga untuk kembali memberi ruang bagi anak menikmati masa kecil melalui aktivitas bermain. Bersepeda di sekitar rumah, bermain sepak bola, atau menghabiskan waktu bersama teman di taman bukan hanya mendukung tumbuh kembang fisik, tetapi juga menciptakan pengalaman berharga yang akan tersimpan hingga mereka dewasa.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa aktivitas bermain aktif berperan penting dalam mengembangkan kemampuan motorik, keterampilan sosial, kreativitas, hingga kesehatan mental anak. Kesadaran tersebut mendorong semakin banyak orang tua memanfaatkan Hari Anak Nasional sebagai kesempatan untuk mengurangi waktu anak di depan layar dan mengajak mereka kembali bermain di luar rumah.

Setelah seharian beraktivitas, anak biasanya pulang dengan tubuh berkeringat dan aroma khas yang kerap disebut masyarakat sebagai "bau matahari". Kondisi ini umumnya membuat orang tua segera mengajak anak mandi. Namun, di balik rutinitas sederhana tersebut, tersimpan pengalaman yang ternyata berkontribusi terhadap pembentukan memori emosional anak.

Penelitian yang dipublikasikan dalam Frontiers in Psychology menyebutkan bahwa aroma merupakan salah satu pemicu memori paling kuat dibandingkan indra lainnya. Hal ini terjadi karena sistem penciuman memiliki hubungan langsung dengan area otak yang mengatur emosi dan ingatan. Tak heran jika momen-momen setelah bermain, seperti mandi, berganti pakaian, dipeluk orang tua, hingga kembali merasa segar, dapat menjadi bagian dari kenangan masa kecil yang membekas dalam ingatan.

Temuan serupa juga disampaikan The Sense of Smell Institute. Lembaga tersebut menjelaskan bahwa aroma mampu membangun keterikatan emosional yang kuat. Banyak orang dewasa masih dapat mengingat wangi tertentu yang identik dengan masa kecil mereka, mulai dari aroma sabun sehabis mandi, pakaian bersih yang baru dikenakan, hingga wangi yang selalu menemani setelah selesai bermain.

Melihat semakin besarnya perhatian orang tua terhadap kualitas pengalaman tumbuh kembang anak, B&B Kids, brand personal care anak dari PT Kino Indonesia Tbk dengan tagline "Formulated for Kids!", menilai bahwa rutinitas setelah bermain memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar menjaga kebersihan tubuh.

Group Brand Manager B&B Kids, Popi Novella, mengatakan bahwa momen setelah bermain merupakan kesempatan bagi orang tua untuk membangun kedekatan emosional dengan anak.

"Masa kecil bukan hanya diisi dengan aktivitas bermain, tetapi juga dengan momen sederhana yang terjadi setelahnya. Saat orang tua membantu anak mandi, memakaikan pakaian bersih, memeluk mereka, atau mendengarkan cerita tentang petualangan hari itu, anak belajar merasa aman, nyaman, dan dicintai. Pengalaman-pengalaman kecil seperti inilah yang kemudian menjadi bagian dari kenangan masa kecil mereka," ujar Popi.

Ia menambahkan, aspek lain yang sering luput dari perhatian adalah pemilihan aroma dalam produk personal care anak. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa preferensi aroma anak berbeda dengan orang dewasa. Anak umumnya lebih menyukai wewangian yang ringan, segar, ceria, dan mudah dikenali karena memberikan rasa nyaman sekaligus dekat dengan dunia bermain mereka.

Aroma buah-buahan seperti stroberi, apel, jeruk, raspberry, dan yuzu kerap diasosiasikan dengan energi dan keceriaan. Sementara itu, aroma floral yang lembut, vanila, maupun musk menghadirkan kesan hangat dan menenangkan. Oleh karena itu, orang tua disarankan tidak hanya mempertimbangkan keharuman berdasarkan selera pribadi, tetapi juga memilih aroma yang sesuai dengan karakter dan kenyamanan anak.

Bagi B&B Kids, perawatan diri anak tidak hanya bertujuan menjaga kebersihan setelah bermain. Rutinitas tersebut juga dapat menjadi bagian dari pengalaman positif yang mendukung perkembangan emosional melalui rasa nyaman, perhatian, dan kebersamaan bersama keluarga.

Di sisi lain, semakin banyak orang tua kini mulai mempertimbangkan nilai yang ditawarkan produk personal care anak, bukan hanya harga atau fungsi utamanya. Pergeseran ini menunjukkan berkembangnya pola pengasuhan yang semakin mengutamakan pengalaman, kenyamanan, dan manfaat bagi tumbuh kembang anak.
(TRI)
Berita Terkait
Berita Terbaru