Wujudkan Kota Inklusif dan Berbudaya, Banggar DPRD Makassar Matangkan Strategi Anggaran
Jum'at, 08 Nov 2024 19:09
Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Makassar menggelar rapat lanjutan pembahasan terkait Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara.Foto: Istimewa
MAKASSAR - Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Makassar menggelar rapat lanjutan pembahasan terkait Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) rancangan APBD tahun 2025 pada Jumat (8/11/2024).
Bertempat di ruang rapat Banggar DPRD Makassar, rapat ini dipimpin oleh Koordinator Banggar sekaligus Wakil Ketua I DPRD Makassar, Andi Suharmika. Kegiatan ini menjadi momen penting dalam mematangkan rencana anggaran yang sejalan dengan visi pembangunan Kota Makassar di tahun mendatang.
Rapat Banggar kali ini memfokuskan pada arah prioritas pembangunan Kota Makassar untuk tahun 2025. Beberapa sasaran utama yang menjadi fokus pembahasan meliputi peningkatan pemerataan kesejahteraan masyarakat, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan.
Selain itu, perhatian besar juga diberikan pada pembangunan infrastruktur yang lebih baik, peningkatan ketentraman dan ketertiban umum, pertumbuhan ekonomi yang inklusif, serta pengembangan Makassar sebagai kota wisata berbudaya. Prioritas ini dirancang untuk menciptakan keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial, dan budaya.
Penyusunan KUA-PPAS rancangan APBD Kota Makassar tahun 2025 tidak hanya berorientasi pada alokasi anggaran, tetapi juga pada pengoptimalan sumber pendapatan.
Rancangan ini berupaya merumuskan kebijakan strategis yang mencakup pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pendapatan transfer dari pemerintah pusat, serta pendapatan lain-lain yang sah.
Dengan pendekatan ini, Banggar DPRD Makassar memastikan bahwa target pendapatan yang ditetapkan dapat mendukung sepenuhnya prioritas pembangunan kota. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan kondisi fiskal yang sehat dan berkelanjutan.
Pembahasan dalam rapat ini juga menitikberatkan pada sinergi antara berbagai sektor dan pihak yang terlibat. Dengan melibatkan masukan dari seluruh anggota Banggar, rancangan anggaran diharapkan dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat secara holistik.
Pendekatan partisipatif ini menjadi landasan penting untuk memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil mencerminkan aspirasi masyarakat. Selain itu, kolaborasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan stakeholder terkait lainnya juga menjadi perhatian utama dalam memastikan pelaksanaan program yang telah dirancang.
Hasil dari rapat lanjutan ini menjadi panduan bagi tahapan penyusunan APBD tahun 2025 yang lebih detail dan terukur. Banggar DPRD Makassar menegaskan komitmennya untuk menghadirkan anggaran yang responsif, transparan, dan akuntabel demi mendorong pembangunan Kota Makassar yang berkelanjutan.
Dengan dukungan kebijakan fiskal yang tepat, diharapkan arah pembangunan Makassar di tahun 2025 dapat tercapai secara maksimal, memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, dan memperkuat posisi kota ini sebagai salah satu pusat pembangunan di Indonesia Timur.
Bertempat di ruang rapat Banggar DPRD Makassar, rapat ini dipimpin oleh Koordinator Banggar sekaligus Wakil Ketua I DPRD Makassar, Andi Suharmika. Kegiatan ini menjadi momen penting dalam mematangkan rencana anggaran yang sejalan dengan visi pembangunan Kota Makassar di tahun mendatang.
Rapat Banggar kali ini memfokuskan pada arah prioritas pembangunan Kota Makassar untuk tahun 2025. Beberapa sasaran utama yang menjadi fokus pembahasan meliputi peningkatan pemerataan kesejahteraan masyarakat, peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta peningkatan kualitas tata kelola pemerintahan.
Selain itu, perhatian besar juga diberikan pada pembangunan infrastruktur yang lebih baik, peningkatan ketentraman dan ketertiban umum, pertumbuhan ekonomi yang inklusif, serta pengembangan Makassar sebagai kota wisata berbudaya. Prioritas ini dirancang untuk menciptakan keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial, dan budaya.
Penyusunan KUA-PPAS rancangan APBD Kota Makassar tahun 2025 tidak hanya berorientasi pada alokasi anggaran, tetapi juga pada pengoptimalan sumber pendapatan.
Rancangan ini berupaya merumuskan kebijakan strategis yang mencakup pengelolaan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pendapatan transfer dari pemerintah pusat, serta pendapatan lain-lain yang sah.
Dengan pendekatan ini, Banggar DPRD Makassar memastikan bahwa target pendapatan yang ditetapkan dapat mendukung sepenuhnya prioritas pembangunan kota. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan kondisi fiskal yang sehat dan berkelanjutan.
Pembahasan dalam rapat ini juga menitikberatkan pada sinergi antara berbagai sektor dan pihak yang terlibat. Dengan melibatkan masukan dari seluruh anggota Banggar, rancangan anggaran diharapkan dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat secara holistik.
Pendekatan partisipatif ini menjadi landasan penting untuk memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil mencerminkan aspirasi masyarakat. Selain itu, kolaborasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan stakeholder terkait lainnya juga menjadi perhatian utama dalam memastikan pelaksanaan program yang telah dirancang.
Hasil dari rapat lanjutan ini menjadi panduan bagi tahapan penyusunan APBD tahun 2025 yang lebih detail dan terukur. Banggar DPRD Makassar menegaskan komitmennya untuk menghadirkan anggaran yang responsif, transparan, dan akuntabel demi mendorong pembangunan Kota Makassar yang berkelanjutan.
Dengan dukungan kebijakan fiskal yang tepat, diharapkan arah pembangunan Makassar di tahun 2025 dapat tercapai secara maksimal, memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, dan memperkuat posisi kota ini sebagai salah satu pusat pembangunan di Indonesia Timur.
(GUS)
Berita Terkait
Makassar City
Jelang Ramadan, DPRD Makassar Percepat Reses Serap Aspirasi
DPRD Kota Makassar menjadwalkan agenda reses masa persidangan pada 11–17 Februari 2026. Reses dimajukan untuk mempercepat penyerapan aspirasi masyarakat sebelum bulan suci Ramadan sekaligus menyelaraskan usulan warga dengan perencanaan pembangunan tahun anggaran 2027.
Jum'at, 06 Feb 2026 19:09
Makassar City
Ketua DPRD Makassar Minta Camat Baru Fokus Sampah dan Siaga Banjir
Ketua DPRD Kota Makassar, Supratman, menanggapi pelantikan serentak camat di lingkup Pemerintah Kota Makassar sebagai bagian dari fungsi pengawasan legislatif, Jumat (6/2/2026).
Jum'at, 06 Feb 2026 19:04
Makassar City
Anggota DPRD Konawe Konsultasi Penanganan Kawasan Kumuh di Makassar
Anggota DPRD Konawe Kepulauan, Andika berkunjung ke DPRD Kota Makassar, Selasa (3/2/2026). Kedatangannya untuk konsultasi percepatan penanganan pemukiman kumuh.
Selasa, 03 Feb 2026 19:03
Makassar City
Badan Kehormatan DPRD Makassar Tegur Legislator Terkait Video Viral
Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Makassar menjatuhkan sanksi teguran tertulis kepada anggota DPRD Fasruddin Rusli terkait video viral yang memicu kontroversi di media sosial.
Jum'at, 30 Jan 2026 20:25
News
Warga Bulurokeng Datangi DPRD Makassar Adukan Sengketa Lahan vs Pengembang
Pendamping masyarakat pemilik lahan, Machmud Osman, mendatangi DPRD Kota Makassar di Kantor Perumnas Regional VII, Jalan Hertasning, Kamis (29/1/2026).
Kamis, 29 Jan 2026 22:21
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bukan Menggusur, Wali Kota Munafri Arifuddin Tata Kota dengan Solusi Relokasi PKL
2
Stok Melimpah, Bulog Sebut Sulsel Pilar Ketahanan Pangan Nasional
3
Garuda Indonesia Umrah Travel Fair 2026 Hadir di Makassar, Tawarkan Promo Mulai Rp15 Juta
4
Pemkot Makassar Akan Kirim Guru dan Kepala Sekolah Terbaik ke Luar Negeri
5
Bone Mulai Proyek Hilirisasi Ayam Terintegrasi Bernilai Rp20 Triliun
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bukan Menggusur, Wali Kota Munafri Arifuddin Tata Kota dengan Solusi Relokasi PKL
2
Stok Melimpah, Bulog Sebut Sulsel Pilar Ketahanan Pangan Nasional
3
Garuda Indonesia Umrah Travel Fair 2026 Hadir di Makassar, Tawarkan Promo Mulai Rp15 Juta
4
Pemkot Makassar Akan Kirim Guru dan Kepala Sekolah Terbaik ke Luar Negeri
5
Bone Mulai Proyek Hilirisasi Ayam Terintegrasi Bernilai Rp20 Triliun