Kedutaan India Lirik Potensi Kerja Sama dan Investasi di Makassar
Jum'at, 10 Feb 2023 18:38
Wawali Makassar, Fatmawati Rusdi menerima kunjungan Kedutaan India, H.E Manoj Kumar Bharti Ambassador of India to Indonesia and Timor Leste di ruang rapat Wawali Makassar, belum lama ini. Foto/Gusti R
MAKASSAR - Kedutaan India, H.E Manoj Kumar Bharti Ambassador of India to Indonesia and Timor Leste menjajaki peluang kerja sama di berbagai sektor di Makassar.
Ia menawarkan berbagai kerja sama dan investasi di berbagai bidang, seperti bidang capacity building. Salah satu bidang capacity building yang menjadi target kerjasama adalah ICT (Information and Communication Technology).
Dimana India bersedia mendukung Makassar melalui program beasiswa penuh, short course mulai 2 minggu - 16 minggu di berbagai sektor. India juga bersedia menanggung berbagai kebutuhan seperti airfare, akomodasi, hingga living allowance selama pendidikan.
Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi mengatakan bahwa kedutaan India tertarik dengan Makassar. Selain menawarkan kemungkinan kerja sama di bidang IT dan pendidikan, ia juga menawarkan kerjasama dalam bidang pariwisata dan infrastruktur.
Untuk bidang Pariwisata, Kepala Dinas Pariwisata Makassar, Muh Roem menawarkan kerja sama dalam event Makassar International Eight Festival and Forum, yang merupakan program event tahunan di Makassar. Kedutaan India pun menyatakan akan bersedia hadir dan turut berpartisipasi seperti tahun sebelumnya, dengan menampilkan kebudayaan India.
"Seperti tahun sebelumnya, tentunya India akan bersedia untuk turut berpartisipasi memperkenalkan budaya India. Event ini merupakan event luar biasa karena semakin mempererat hubungan antar negara," ungkap Manoj Kumar Bharti, Senin (6/2/23).
Selain itu, dipaparkan pula program Lorong Wisata sebagai salah satu program Pemkot Makassar. Lorong Wisata merupakan salah satu program ketahanan pangan, dengan mengembangkan tanaman pangan di pekarangan seperti cabai, bawang, dan berbagai pangan lainnya. Program ini menjadikan masyarakat dapat lebih mandiri di sisi ekonomi dan ketersediaan pangan.
Sementara itu, pada kesempatan yang sama Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Makassar, Ismawaty Nur juga memperkenalkan program Pemkot Makassar yakni Sombere dan Smart City. Yakni pemanfaatan teknologi berbasis internet diaplikasikan dalam berbagai bidang kehidupan dengan tetap mempertahankan kearifan lokal.
Program ini pun menuai pujian dari Kedutaan India, dan menganggap sebagai program terobosan besar untuk mengawal Makassar menjadi kota teknologi modern.
Diketahui, sebelum pertemuan bersama Pemkot Makassar, Kedutaan India pun telah melakukan study tour di Makassar dengan mengunjungi Pantai Losari, Museum Lagaligo, Benteng Rotterdam, dan menilai Makassar sebagai kota maju dan modern.
Ia menawarkan berbagai kerja sama dan investasi di berbagai bidang, seperti bidang capacity building. Salah satu bidang capacity building yang menjadi target kerjasama adalah ICT (Information and Communication Technology).
Dimana India bersedia mendukung Makassar melalui program beasiswa penuh, short course mulai 2 minggu - 16 minggu di berbagai sektor. India juga bersedia menanggung berbagai kebutuhan seperti airfare, akomodasi, hingga living allowance selama pendidikan.
Wakil Wali Kota Makassar, Fatmawati Rusdi mengatakan bahwa kedutaan India tertarik dengan Makassar. Selain menawarkan kemungkinan kerja sama di bidang IT dan pendidikan, ia juga menawarkan kerjasama dalam bidang pariwisata dan infrastruktur.
Untuk bidang Pariwisata, Kepala Dinas Pariwisata Makassar, Muh Roem menawarkan kerja sama dalam event Makassar International Eight Festival and Forum, yang merupakan program event tahunan di Makassar. Kedutaan India pun menyatakan akan bersedia hadir dan turut berpartisipasi seperti tahun sebelumnya, dengan menampilkan kebudayaan India.
"Seperti tahun sebelumnya, tentunya India akan bersedia untuk turut berpartisipasi memperkenalkan budaya India. Event ini merupakan event luar biasa karena semakin mempererat hubungan antar negara," ungkap Manoj Kumar Bharti, Senin (6/2/23).
Selain itu, dipaparkan pula program Lorong Wisata sebagai salah satu program Pemkot Makassar. Lorong Wisata merupakan salah satu program ketahanan pangan, dengan mengembangkan tanaman pangan di pekarangan seperti cabai, bawang, dan berbagai pangan lainnya. Program ini menjadikan masyarakat dapat lebih mandiri di sisi ekonomi dan ketersediaan pangan.
Sementara itu, pada kesempatan yang sama Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Makassar, Ismawaty Nur juga memperkenalkan program Pemkot Makassar yakni Sombere dan Smart City. Yakni pemanfaatan teknologi berbasis internet diaplikasikan dalam berbagai bidang kehidupan dengan tetap mempertahankan kearifan lokal.
Program ini pun menuai pujian dari Kedutaan India, dan menganggap sebagai program terobosan besar untuk mengawal Makassar menjadi kota teknologi modern.
Diketahui, sebelum pertemuan bersama Pemkot Makassar, Kedutaan India pun telah melakukan study tour di Makassar dengan mengunjungi Pantai Losari, Museum Lagaligo, Benteng Rotterdam, dan menilai Makassar sebagai kota maju dan modern.
(RPL)
Berita Terkait
Sulsel
Disdik Makassar Dukung Pembatasan Kepemilikan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun
Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar mendukung kebijakan Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) yang membatasi kepemilikan akun media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun.
Jum'at, 13 Mar 2026 23:18
Makassar City
Gandeng Kejari, Pemkot Makassar Buru Pelaku Usaha Penunggak Pajak
Pemerintah Kota Makassar memperkuat pengawasan hukum dalam pengelolaan pemerintahan dan penerimaan daerah melalui kerja sama dengan Kejaksaan Negeri Makassar.
Jum'at, 13 Mar 2026 22:50
Makassar City
Legislator Makassar Sebut Penanganan Banjir Tak Boleh Sistem Tambal Sulam
DPRD Kota Makassar mengingatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar agar tidak menangani persoalan banjir dengan pendekatan sementara atau “tambal sulam”.
Jum'at, 13 Mar 2026 22:44
Makassar City
Antusias Warga Serbu Pasar Murah Pemkot Makassar, Ucapkan Terima Kasih ke Wali Kota Appi
Antusiasme warga terlihat begitu tinggi saat menghadiri kegiatan pasar murah yang digagas Pemerintah Kota Makassar di Jalan Kakatua II, Kelurahan Parang, Kecamatan Mamajang, Jumat (13/3/2026).
Jum'at, 13 Mar 2026 12:07
Makassar City
Pemkot Makassar Siapkan Rp86 Miliar THR, PPPK Paruh Waktu Ikut Dapat
Pemerintah Kota Makassar menyiapkan anggaran sekitar Rp86 miliar untuk pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi aparatur pada 2026. Tahun ini, PPPK paruh waktu untuk pertama kalinya ikut menerima THR.
Kamis, 12 Mar 2026 23:06
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
SIT Darul Fikri Bangun Kolam Renang, Bidik Status Sekolah Internasional
2
Ramadan Berkah, Semen Bosowa Bagikan 8 Ton Pangan untuk Warga Barru
3
Semen Bosowa Salurkan 1.000 Paket Sembako di Barru, Gaungkan Upaya Pengentasan Kemiskinan
4
Ramadan Berbagi, SD Terpadu Rama Salurkan Bantuan ke 11 Panti Asuhan
5
Akhir Ramadan: Service Rutin Tahunan bagi Tubuh hingga Hati kita
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
SIT Darul Fikri Bangun Kolam Renang, Bidik Status Sekolah Internasional
2
Ramadan Berkah, Semen Bosowa Bagikan 8 Ton Pangan untuk Warga Barru
3
Semen Bosowa Salurkan 1.000 Paket Sembako di Barru, Gaungkan Upaya Pengentasan Kemiskinan
4
Ramadan Berbagi, SD Terpadu Rama Salurkan Bantuan ke 11 Panti Asuhan
5
Akhir Ramadan: Service Rutin Tahunan bagi Tubuh hingga Hati kita