Polisi Segera Tetapkan Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Tunjangan Perumahan DPRD Parepare
Senin, 15 Jun 2026 18:57
Kapolres Parepare, AKBP Indra Waspada Yuda saat bersilaturahmi dengan sejumlah awak media Parepare pada Senin (15/06/2026). Foto: Wahyu Ady
PAREPARE - Polemik tunjangan perumahan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Parepare terus bergulir. Dari hasil audit yang dilakukan pihak kepolisian, ditemukan kerugian negara mencapai Rp4 milyar rupiah.
Hal ini dikemukakan langsung oleh Kapolres Parepare, AKBP Indra Waspada Yuda saat bersilaturahmi dengan sejumlah awak media Parepare di Rumah Kopi Sweetness, Jl Petta Unga, Kecamatan Soreang, Kota Parepare pada Senin (15/06/2026).
"Berdasarkan hasil dari tim audit kami, kami menemukan kerugian negara dengan angka Rp4 milyar," kata AKBP Indra.
Dia mengatakan, pihaknya masih bekerja hingga saat ini dan mengusahakan secepatnya akan merilis penetapan tersangka terkait dengan tunjangan perumahan anggota DPRD Parepare.
"Kita usahakan secepatnya. Untuk target waktu memang belum ada karena kita memang berposes sekarang. Namun yang pasti, kita usahakan secepatnya menetapkan tersangka," ujarnya.
Dugaan korupsi ini mencuat setelah tunjangan perumahan anggota DPRD Parepare priode 2021 hingga Mei 2025 naik dua kali lipat dari aturan Permendagri. Kenaikan jumlah tunjangan itu dikarenakan adanya Perwali nomor 43 tahun 2020.
Dari peraturan inilah, pihak kepolisian menemukan adanya penambahan anggaran dari yang awalnya berkisar Rp4 juta menjadi Rp8 juta untuk setiap anggota dewan.
Hal ini dikemukakan langsung oleh Kapolres Parepare, AKBP Indra Waspada Yuda saat bersilaturahmi dengan sejumlah awak media Parepare di Rumah Kopi Sweetness, Jl Petta Unga, Kecamatan Soreang, Kota Parepare pada Senin (15/06/2026).
"Berdasarkan hasil dari tim audit kami, kami menemukan kerugian negara dengan angka Rp4 milyar," kata AKBP Indra.
Dia mengatakan, pihaknya masih bekerja hingga saat ini dan mengusahakan secepatnya akan merilis penetapan tersangka terkait dengan tunjangan perumahan anggota DPRD Parepare.
"Kita usahakan secepatnya. Untuk target waktu memang belum ada karena kita memang berposes sekarang. Namun yang pasti, kita usahakan secepatnya menetapkan tersangka," ujarnya.
Dugaan korupsi ini mencuat setelah tunjangan perumahan anggota DPRD Parepare priode 2021 hingga Mei 2025 naik dua kali lipat dari aturan Permendagri. Kenaikan jumlah tunjangan itu dikarenakan adanya Perwali nomor 43 tahun 2020.
Dari peraturan inilah, pihak kepolisian menemukan adanya penambahan anggaran dari yang awalnya berkisar Rp4 juta menjadi Rp8 juta untuk setiap anggota dewan.
(UMI)
Berita Terkait
News
Kejati Sulsel Ungkap Modus Korupsi Dana Sosial
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan mengingatkan potensi korupsi dalam pengelolaan anggaran pelatihan dan program kesejahteraan sosial.
Rabu, 21 Okt 2026 19:49
News
Sidang Korupsi Bibit Nanas Sulsel Ungkap Dugaan Manipulasi Data Petani
Sejumlah petani di Kabupaten Bone membantah data penerima bantuan bibit nanas dalam perkara dugaan korupsi pengadaan bibit nanas pada DTPH-BUN Sulawesi Selatan tahun anggaran 2024.
Selasa, 20 Okt 2026 18:49
Sulsel
Guru Besar Trisakti Tegaskan Gubernur Tak Punya Peran dalam Proses Pengadaan Bibit Nanas
Prof. Dr. Drs. Trubus Rahardiansah, Guru Besar Sosiologi Hukum dan Pakar Kebijakan Publik dari Universitas Trisakti menyoroti kasus pengadaan bibit nanas di Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHBun) Sulsel Tahun Anggaran 2024.
Kamis, 15 Okt 2026 14:16
Sulsel
Brimob Parepare Bagikan Masker kepada Warga Ditengah Kepungan Kabut Asap
Ditengah kepungan kabut asap yang semakin pekat melanda Kota Parepare, Personel Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan membagikan masker kepada masyarakat di sejumlah titik, Rabu (14/10/2026).
Rabu, 14 Okt 2026 19:33
Sulsel
Akibat Kabut Asap, Pos Polair Parepare Bagikan Masker dan Himbau Nelayan
Pos Polair Parepare membagikan masker dan menghimbau kepada para nelayan untuk tetap mengutamakan keselamatan di tengah tebalnya kabut asap yang melanda perairan Parepare beberapa hari terakhir.
Selasa, 13 Okt 2026 11:54
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Mahalini, Fiersa Besari, hingga For Revenge Siap Ramaikan Spektamagis Vol. 3
2
Sufriadi Arif Terpilih Aklamasi Pimpin PSTI Sulsel
3
Produksi dan Penjualan Meningkat, Kinerja Keuangan PT Vale Menguat
4
Dua Putra-Putri Luwu Timur Raih Beasiswa S2 Vale Indonesia 2026
5
OJK Serahkan Tambahan Hasil Penelusuran Aset DSI kepada Bareskrim
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Mahalini, Fiersa Besari, hingga For Revenge Siap Ramaikan Spektamagis Vol. 3
2
Sufriadi Arif Terpilih Aklamasi Pimpin PSTI Sulsel
3
Produksi dan Penjualan Meningkat, Kinerja Keuangan PT Vale Menguat
4
Dua Putra-Putri Luwu Timur Raih Beasiswa S2 Vale Indonesia 2026
5
OJK Serahkan Tambahan Hasil Penelusuran Aset DSI kepada Bareskrim