Appi Ultimatum Lurah, Bakal Lakukan Kontrol Kinerja di 153 Kelurahan
Selasa, 11 Feb 2025 20:21
Wali Kota Makassar terpilih periode 2025-2030, Munafri Arifuddin saat memberikan sambutan pada Rakor perdana Forkopimda di Balai Kota pada Senin (10/02/2025). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Wali Kota Makassar terpilih, Munafri Arifuddin tegas terhadap jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), terutama para Lurah yang dianggap nakal.
Kepada pejabat di tingkat kelurahan, Appi sapaannya menyindir tugas Lurah yang dianggap hanya sebagai mandor lapangan.
Pasalnya, Ketua DPD II Golkar itu, sebelum menjabat, ia mendapat banyak laporan terkait Lurah yang tidak becus menjalankan tugas sesuai tupoksi, melainkan hanya menakut-nakuti masyarakat.
"Para Lurah ini bukan mandor di wilayah kalian, telunjuk kalian bukan dipakai untuk menakut-nakuti masyarakat," kata Appi pada Selasa (11/02/2025).
Pasangan Aliyah Mustika Ilham di Pilwalkot Makassar ini, akan dilantik oleh Presiden Prabowo bersama kepala daerah lainnya pada 20 Februari mendatang.
Appi bersama Aliyah juga sudah memperkenalkan diri saat menghadiri Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) di masa transisi pemerintahan Moh Ramdhan Pomanto dengan menghadirkan SKPD atau OPD serta Muspida terkait di Balai Kota Makassar.
Makanya, Appi berharap agar ke depan para Lurah bersikap teladan untuk mengedepankan humanis dalam membantu kesulitan masyarakat melalui program dan kegiatan kemanusiaan.
"Jadi, para Lurah harus bersikap humanisme. Kalian yang diharapkan untuk merangkul saudara-saudra kita yang membutuhkan perhatian dari pemerintah Kota Makassar," tutur Appi.
Konsulat Kehormatan Republik Kroasia untuk Indonesia di Makassar ini, juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Ia menyebut dengan sinergi dan gotong-royong dapat menciptakan kelurahan yang lebih maju, aman, dan sejahtera.
Munafri menegaskan, akan terus mematau dan melakukan kontrol di wilayah 153 Kelurahan dan 15 Kecamatan. Sehingga program serta persoalan sosial lainnya dapat dikerjakan dengan baik.
"Saya akan kontrol ini, bapak/ibu Lurah sebagai tampilan pemerintah paling di depan, front rolenya masyarakat, pemerintah ada pada bagaimana tampilan Lurah," tegasnya.
Kepada pejabat di tingkat kelurahan, Appi sapaannya menyindir tugas Lurah yang dianggap hanya sebagai mandor lapangan.
Pasalnya, Ketua DPD II Golkar itu, sebelum menjabat, ia mendapat banyak laporan terkait Lurah yang tidak becus menjalankan tugas sesuai tupoksi, melainkan hanya menakut-nakuti masyarakat.
"Para Lurah ini bukan mandor di wilayah kalian, telunjuk kalian bukan dipakai untuk menakut-nakuti masyarakat," kata Appi pada Selasa (11/02/2025).
Pasangan Aliyah Mustika Ilham di Pilwalkot Makassar ini, akan dilantik oleh Presiden Prabowo bersama kepala daerah lainnya pada 20 Februari mendatang.
Appi bersama Aliyah juga sudah memperkenalkan diri saat menghadiri Rapat Koordinasi Khusus (Rakorsus) di masa transisi pemerintahan Moh Ramdhan Pomanto dengan menghadirkan SKPD atau OPD serta Muspida terkait di Balai Kota Makassar.
Makanya, Appi berharap agar ke depan para Lurah bersikap teladan untuk mengedepankan humanis dalam membantu kesulitan masyarakat melalui program dan kegiatan kemanusiaan.
"Jadi, para Lurah harus bersikap humanisme. Kalian yang diharapkan untuk merangkul saudara-saudra kita yang membutuhkan perhatian dari pemerintah Kota Makassar," tutur Appi.
Konsulat Kehormatan Republik Kroasia untuk Indonesia di Makassar ini, juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat. Ia menyebut dengan sinergi dan gotong-royong dapat menciptakan kelurahan yang lebih maju, aman, dan sejahtera.
Munafri menegaskan, akan terus mematau dan melakukan kontrol di wilayah 153 Kelurahan dan 15 Kecamatan. Sehingga program serta persoalan sosial lainnya dapat dikerjakan dengan baik.
"Saya akan kontrol ini, bapak/ibu Lurah sebagai tampilan pemerintah paling di depan, front rolenya masyarakat, pemerintah ada pada bagaimana tampilan Lurah," tegasnya.
(UMI)
Berita Terkait
News
DPRD Makassar Minta Disdik Sanksi Sekolah yang Gelar Perpisahan di Luar Sekolah
Komisi D DPRD Kota Makassar mendesak Dinas Pendidikan (Disdik) untuk memperketat pengawasan terhadap larangan pelaksanaan acara perpisahan di luar lingkungan sekolah.
Jum'at, 24 Apr 2026 18:34
Makassar City
Dinsos Makassar Respons Positif Usulan Program Rumah Singgah Muhammadiyah
Dinas Sosial (Dinsos) Kota Makassar menyambut positif usulan program kerja sama yang diajukan Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Muhammadiyah Kota Makassar, khususnya terkait penanganan anak jalanan melalui program rumah singgah.
Rabu, 22 Apr 2026 14:39
Makassar City
Belum Ada Restu Kemendagri, Seleksi Direksi PDAM Makassar Bisa Diulang
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar masih menunggu kejelasan dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait hasil seleksi direksi PDAM. Hingga kini, rekomendasi Kemendagri belum diterbitkan.
Selasa, 21 Apr 2026 05:58
Makassar City
Wali Kota Makassar Minta Penamatan Digelar Sederhana, Larang di Hotel
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menginstruksikan seluruh sekolah, khususnya sekolah negeri, agar menggelar acara penamatan atau perpisahan siswa secara sederhana di lingkungan sekolah.
Selasa, 21 Apr 2026 05:34
Makassar City
Andi Syahrum Ditunjuk jadi Plt Dirut PDAM Makassar
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin menunjuk Andi Syahrum Makkuradde sebagai Plt Direktur Utama PDAM Makassar. Andi Syahrum menggantikan Hamzah Ahmad yang masa jabatannya berakhir.
Senin, 20 Apr 2026 16:57
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PPP Sulsel Perkuat Struktur Lewat Muscab, Siap Kembali ke Senayan di Pileg 2025
2
58 Warga Binaan Rutan Makassar Ikut Program Hapus Tato
3
Buntut Bentrokan di UMI, Alumni Sastra Desak Polisi Usut Tuntas Penyerangan Kampus
4
Berat Hampir 1 Kg, Paket Sabu yang Ditemukan di Pangkep Ditaksir Senilai Rp1 M
5
Temuan Paket Mencurigakan di Pangkep Ternyata Sabu, Beratnya Hampir 1 Kg
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PPP Sulsel Perkuat Struktur Lewat Muscab, Siap Kembali ke Senayan di Pileg 2025
2
58 Warga Binaan Rutan Makassar Ikut Program Hapus Tato
3
Buntut Bentrokan di UMI, Alumni Sastra Desak Polisi Usut Tuntas Penyerangan Kampus
4
Berat Hampir 1 Kg, Paket Sabu yang Ditemukan di Pangkep Ditaksir Senilai Rp1 M
5
Temuan Paket Mencurigakan di Pangkep Ternyata Sabu, Beratnya Hampir 1 Kg