Pimpin Rakor Perdana, Walkot Makassar Munafri Tekankan Sinergitas Antar-OPD
Selasa, 04 Mar 2025 13:40
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin memimpin rakor perdana bersama seluruh OPD lingkup Pemerintah Kota Makassar di Ruang Siapakatau, Balai Kota Makassar, Selasa (4/03/2025). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin memimpin rapat koordinasi perdana bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kota Makassar di Ruang Siapakatau, Balai Kota Makassar, Selasa (04/03/2025).
Rakor kali ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Pj Sekretaris Daerah Irwan Adnan, Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Muh. Mario Said, Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Aryati Puspasari Abady.
Kemudian Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra A. Muh. Yasir, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Fathur Rahim, dan Asisten III Bidang Administrasi Umum Irwan Bangsawan.
Rakor ini menjadi langkah awal Munafri usai resmi menjabat sebagai Wali Kota Makassar untuk menyelaraskan visi dan misi pemerintahan dalam lima tahun ke depan.
Dalam rapat tersebut, Munafri menekankan pentingnya sinergitas antar-OPD agar pelaksanaan program kerja berjalan maksimal. Dia meminta seluruh perangkat daerah memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
"Rakor pagi hari ini dilaksanakan biar kita klik. Supaya kita saling mengerti apa yang kita kerja dan apa yang akan kita kerjakan," kata Munafri.
Salah satu poin yang menjadi perhatian adalah efisiensi anggaran dalam pelaksanaan program kerja. Munafri meminta OPD lebih cermat dalam mengelola anggaran agar penggunaannya tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.
"Kita sudah membuat perjanjian, akad, dengan pemerintah, kita bekerja dan pemerintah membayar pekerjaan kita. Ini bagian jihad kita memberikan kontribusi untuk kota kita, memberikan apa yang terbaik bagi kota Makassar," ucapnya.
Selain efisiensi anggaran, Munafri juga membahas persoalan pendidikan, khususnya terkait kepala sekolah. Dia menegaskan perlunya evaluasi terhadap kinerja kepala sekolah agar pelayanan pendidikan semakin berkualitas.
Keamanan di masyarakat juga menjadi perhatian dalam rakor ini. Terlebih di dalam bulan Ramadan ini, menurut Munafri, keamanan di masyarakat kerap menjadi persoalan.
Oleh karena itu, dia meminta OPD terkait untuk meningkatkan koordinasi dengan aparat keamanan dan memastikan setiap laporan masyarakat ditindaklanjuti.
"Keamanan di bulan puasa selalu akan menjadi persoalan. Saya berharap, di kecamatan, kelurahan, kontrol sosial harus bisa berjalan baik," tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Munafri turut menyoroti masalah RT/RW yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan masyarakat.
Dia mendorong agar pembinaan dan dukungan terhadap RT/RW diperkuat guna memperkuat pelayanan di tingkat terbawah.
Perusahaan Daerah (Perusda) juga tak luput dari pembahasan. Munafri meminta agar Perusda lebih profesional dan mampu berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan daerah.
Munafri menegaskan, seluruh perangkat daerah harus membangun pola kerja yang berorientasi pada solusi, bukan mencari kesalahan. Kekompakan, menurutnya, adalah kunci dalam menjalankan roda pemerintahan.
"Kita ini cuman lewat sebentar di jalur ini. Jadi jangan menganggap apa yang dimiliki hari ini akan dimiliki selamanya. Kalau kita tidak kompak, kita tidak akan berhasil," tegasnya.
Munafri berharap, rakor ini menjadi awal yang baik dalam membangun tata kelola pemerintahan yang transparan, efektif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
"Tujuannya adalah jangan cari siapa salah tapi berpikir bagaimana supaya itu bisa lebih benar dan berhasil ke depannya," pungkasnya.
Rakor kali ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Makassar Aliyah Mustika Ilham, Pj Sekretaris Daerah Irwan Adnan, Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan Hukum dan Politik Muh. Mario Said, Staf Ahli Wali Kota Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Aryati Puspasari Abady.
Kemudian Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra A. Muh. Yasir, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Fathur Rahim, dan Asisten III Bidang Administrasi Umum Irwan Bangsawan.
Rakor ini menjadi langkah awal Munafri usai resmi menjabat sebagai Wali Kota Makassar untuk menyelaraskan visi dan misi pemerintahan dalam lima tahun ke depan.
Dalam rapat tersebut, Munafri menekankan pentingnya sinergitas antar-OPD agar pelaksanaan program kerja berjalan maksimal. Dia meminta seluruh perangkat daerah memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.
"Rakor pagi hari ini dilaksanakan biar kita klik. Supaya kita saling mengerti apa yang kita kerja dan apa yang akan kita kerjakan," kata Munafri.
Salah satu poin yang menjadi perhatian adalah efisiensi anggaran dalam pelaksanaan program kerja. Munafri meminta OPD lebih cermat dalam mengelola anggaran agar penggunaannya tepat sasaran dan memberi dampak nyata bagi masyarakat.
"Kita sudah membuat perjanjian, akad, dengan pemerintah, kita bekerja dan pemerintah membayar pekerjaan kita. Ini bagian jihad kita memberikan kontribusi untuk kota kita, memberikan apa yang terbaik bagi kota Makassar," ucapnya.
Selain efisiensi anggaran, Munafri juga membahas persoalan pendidikan, khususnya terkait kepala sekolah. Dia menegaskan perlunya evaluasi terhadap kinerja kepala sekolah agar pelayanan pendidikan semakin berkualitas.
Keamanan di masyarakat juga menjadi perhatian dalam rakor ini. Terlebih di dalam bulan Ramadan ini, menurut Munafri, keamanan di masyarakat kerap menjadi persoalan.
Oleh karena itu, dia meminta OPD terkait untuk meningkatkan koordinasi dengan aparat keamanan dan memastikan setiap laporan masyarakat ditindaklanjuti.
"Keamanan di bulan puasa selalu akan menjadi persoalan. Saya berharap, di kecamatan, kelurahan, kontrol sosial harus bisa berjalan baik," tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Munafri turut menyoroti masalah RT/RW yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan masyarakat.
Dia mendorong agar pembinaan dan dukungan terhadap RT/RW diperkuat guna memperkuat pelayanan di tingkat terbawah.
Perusahaan Daerah (Perusda) juga tak luput dari pembahasan. Munafri meminta agar Perusda lebih profesional dan mampu berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan daerah.
Munafri menegaskan, seluruh perangkat daerah harus membangun pola kerja yang berorientasi pada solusi, bukan mencari kesalahan. Kekompakan, menurutnya, adalah kunci dalam menjalankan roda pemerintahan.
"Kita ini cuman lewat sebentar di jalur ini. Jadi jangan menganggap apa yang dimiliki hari ini akan dimiliki selamanya. Kalau kita tidak kompak, kita tidak akan berhasil," tegasnya.
Munafri berharap, rakor ini menjadi awal yang baik dalam membangun tata kelola pemerintahan yang transparan, efektif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.
"Tujuannya adalah jangan cari siapa salah tapi berpikir bagaimana supaya itu bisa lebih benar dan berhasil ke depannya," pungkasnya.
(UMI)
Berita Terkait
News
Pemkot Makassar Targetkan Administrasi Transisi Proyek PSEL Rampung 2 Pekan
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menargetkan penyelesaian administrasi proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) dalam waktu dua pekan. Langkah ini menjadi bagian dari proses transisi proyek dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 35 menuju Perpres Nomor 109.
Sabtu, 08 Agu 2026 10:08
Makassar City
Pencurian Meteran Air Ganggu Pendapatan dan Layanan PDAM Makassar
Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Makassar, Andi Syahrum Makkurade, mengungkap maraknya pencurian meteran air di sejumlah wilayah Kota Makassar. Kondisi tersebut berdampak pada pelayanan sekaligus pendapatan perusahaan.
Jum'at, 07 Agu 2026 06:22
Makassar City
Perumda Air Minum Makassar Gelar Tausiah, Perkuat Semangat Pengabdian Pegawai
Perumda Air Minum Kota Makassar menggelar kegiatan tausiah dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-102 di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Perumda Air Minum Kota Makassar, Kamis (6/8/2026).
Kamis, 06 Agu 2026 17:53
Makassar City
Karang Taruna Makassar Bidik Penguatan SDM untuk Dukung Program Wali Kota
Karang Taruna Kota Makassar menyatakan komitmennya mendukung berbagai program strategis Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, termasuk penanganan persoalan sampah dan pemberdayaan masyarakat.
Kamis, 06 Agu 2026 13:09
News
Menteri LH Optimistis Tender Ulang PSEL Mamminasata Tak Butuh Waktu Lama
Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat optimistis proses tender ulang proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PSEL) Mamminasata tidak akan memakan waktu lama.
Rabu, 05 Agu 2026 14:00
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Surat Keluhan Soroti Guru Sejarah SMAN 9 Jeneponto, Dinas Pendidikan Diminta Evaluasi
2
Pemkab Lutim Tegaskan Pendanaan Santunan sesuai Aturan dan Prosedur Resmi
3
Lantik BPC Perhumas Makassar, Glory Oyong Tekankan Komunikasi Proaktif dan Empati Krisis
4
Imigrasi Parepare Hadirkan PaspoRia di Car Free Day Tana Toraja
5
Milad ke-28, IJTI Sulselbar Soroti Krisis Ekosistem Pers di Era Digital
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Surat Keluhan Soroti Guru Sejarah SMAN 9 Jeneponto, Dinas Pendidikan Diminta Evaluasi
2
Pemkab Lutim Tegaskan Pendanaan Santunan sesuai Aturan dan Prosedur Resmi
3
Lantik BPC Perhumas Makassar, Glory Oyong Tekankan Komunikasi Proaktif dan Empati Krisis
4
Imigrasi Parepare Hadirkan PaspoRia di Car Free Day Tana Toraja
5
Milad ke-28, IJTI Sulselbar Soroti Krisis Ekosistem Pers di Era Digital