Kejari Luwu Timur Sebut Program Kampung Pangan Bukan Sekadar Penegakan Hukum
Kamis, 24 Sep 2026 20:08
Kejaksaan Negeri (Kejari) Luwu Timur memperluas fungsinya di luar penegakan hukum dengan mendampingi tata kelola pemerintahan Desa Wanasari, Kecamatan Angkona, lewat Program Kampung Pangan Adhyaksa.
LUWU TIMUR - Kejaksaan Negeri (Kejari) Luwu Timur memperluas fungsinya di luar penegakan hukum dengan mendampingi tata kelola pemerintahan Desa Wanasari, Kecamatan Angkona, lewat Program Kampung Pangan Adhyaksa.
Kepala Subseksi I Intelijen Kejari Luwu Timur, Andi Muhammad Ryas Yunus, menyampaikan hal itu saat meninjau langsung pelaksanaan program di Desa Wanasari, Kamis (24/9/26).
"Kejaksaan bukan hanya hadir dalam konteks penegakan hukum, tetapi juga sebagai lembaga mitra yang mengawal cita-cita presiden dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya melalui pendampingan khusus pada Kampung Pangan Adhyaksa ini," kata Ryas.
Menurut Ryas, pendampingan yang dilakukan pihaknya mencakup fasilitasi koordinasi birokrasi antara pemerintah desa dengan Pemerintah Kabupaten, Provinsi, hingga kementerian.
Selain itu, tim Kejari juga memberikan edukasi soal tertib administrasi, pengelolaan anggaran, dan tata kelola aset desa.
Ia menambahkan, pendampingan tersebut diarahkan untuk mendorong optimalisasi potensi lokal, khususnya di sektor pertanian seperti budi daya melon dan semangka yang menjadi andalan warga setempat.
"Semua pendampingan ini dilakukan agar tata kelola administrasi berjalan baik, yang pada akhirnya membawa dampak positif bagi kemajuan desa dan kesejahteraan petani," ujar Ryas.
Kepala Subseksi I Intelijen Kejari Luwu Timur, Andi Muhammad Ryas Yunus, menyampaikan hal itu saat meninjau langsung pelaksanaan program di Desa Wanasari, Kamis (24/9/26).
"Kejaksaan bukan hanya hadir dalam konteks penegakan hukum, tetapi juga sebagai lembaga mitra yang mengawal cita-cita presiden dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satunya melalui pendampingan khusus pada Kampung Pangan Adhyaksa ini," kata Ryas.
Menurut Ryas, pendampingan yang dilakukan pihaknya mencakup fasilitasi koordinasi birokrasi antara pemerintah desa dengan Pemerintah Kabupaten, Provinsi, hingga kementerian.
Selain itu, tim Kejari juga memberikan edukasi soal tertib administrasi, pengelolaan anggaran, dan tata kelola aset desa.
Ia menambahkan, pendampingan tersebut diarahkan untuk mendorong optimalisasi potensi lokal, khususnya di sektor pertanian seperti budi daya melon dan semangka yang menjadi andalan warga setempat.
"Semua pendampingan ini dilakukan agar tata kelola administrasi berjalan baik, yang pada akhirnya membawa dampak positif bagi kemajuan desa dan kesejahteraan petani," ujar Ryas.
(GUS)
Berita Terkait
News
Dua Laporan Soal Islamic Center Malili Masuk ke Kejari Lutim, Status Lahan Jadi Sorotan
Kejaksaan Negeri (Kejari) Luwu Timur menerima dua laporan pengaduan terkait proyek pembangunan Islamic Center Malili, menyusul aksi unjuk rasa Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Luwu Timur (AMPLI) di halaman kantor Kejari, Rabu (23/09/26).
Rabu, 23 Sep 2026 16:48
Sulsel
Kajari Lutim Turun Langsung Jadi JPU Tangani Dua Perkara Korupsi Rp1,3 Miliar Disidang
Kepala Kejaksaan Negeri Luwu Timur, Berthy Oktavianes Zakarias Huliselan, turun langsung menjadi Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam dua perkara dugaan korupsi asal Luwu Timur yang disidangkan bersamaan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi
Kamis, 17 Sep 2026 19:16
Sulsel
AMPLI Laporkan Dugaan Korupsi Proyek Islamic Center Malili Rp43,6 Miliar ke Kejari Lutim
Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Luwu Timur (AMPLI) melayangkan laporan dugaan tindak pidana korupsi dalam pembangunan Islamic Center Malili, Kabupaten Luwu Timur, ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Luwu Timur.
Rabu, 16 Sep 2026 20:12
Sulsel
Mantan Bupati Lutim Budiman Dilaporkan ke Kejari Terkait Lahan Islamic Centre
Keputusan kontroversial kembali menyeret lingkaran kekuasaan lama di Bumi Batara Guru. Mantan Bupati Luwu Timur, Budiman, resmi diadukan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Luwu Timur oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Progres pada Rabu (16/9/2026).
Rabu, 16 Sep 2026 19:30
Sulsel
Kejari Lutim Buka Suara soal Dua Kasus Korupsi, Seragam Sekolah dan Ambulans Masih Diproses
Kejaksaan Negeri (Kejari) Luwu Timur memastikan dua perkara dugaan korupsi yang menjadi perhatian masyarakat belum berhenti.
Senin, 07 Sep 2026 15:22
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
IKA UNHAS Jabodetabek Satukan Alumni Lewat Golf Tournament dan Charity 2026
2
Fauzi Andi Wawo: PKB dan Sindo Makassar Tak Ada Sekat
3
Pemilih Sulsel Tembus 7 Juta, KPU Perkuat Pemutakhiran Data Berkelanjutan
4
Elektabilitas Golkar Terjaga, IAS Sebut Komunikasi Bahlil Jadi Faktor Penting
5
PT Vale Dorong Kolaborasi Multipihak untuk Jaga Keberlanjutan Danau Matano
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
IKA UNHAS Jabodetabek Satukan Alumni Lewat Golf Tournament dan Charity 2026
2
Fauzi Andi Wawo: PKB dan Sindo Makassar Tak Ada Sekat
3
Pemilih Sulsel Tembus 7 Juta, KPU Perkuat Pemutakhiran Data Berkelanjutan
4
Elektabilitas Golkar Terjaga, IAS Sebut Komunikasi Bahlil Jadi Faktor Penting
5
PT Vale Dorong Kolaborasi Multipihak untuk Jaga Keberlanjutan Danau Matano