Perkuat Layanan Kesehatan, Wawali Makassar Bahas Kolaborasi Strategis dengan BPJS
Kamis, 06 Mar 2025 22:30
Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima kunjungan audiensi dari BPJS Kesehatan Kota Makassar. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham, menerima kunjungan audiensi dari BPJS Kesehatan Kota Makassar dalam rangka meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat, di ruang rapat Wakil Wali Kota Makassar, Kamis (06/03/2025).
Pertemuan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr. Nursaidah Sirajuddin, serta jajaran BPJS Kesehatan, termasuk Kepala BPJS Kesehatan Kota Makassar, Muhammad Aras.
Dalam diskusi yang berlangsung, berbagai permasalahan yang sering dihadapi dalam pelayanan kesehatan dibahas secara mendalam.
Fokus utama pertemuan ini adalah mencari solusi untuk memastikan pelayanan yang lebih baik dan merata bagi seluruh warga, sesuai dengan misi MULIA yang menekankan peningkatan kualitas layanan dasar di bidang pendidikan dan kesehatan.
Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham menegaskan bahwa akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas adalah hak masyarakat yang harus dijamin.
Tidak hanya sekadar memastikan keterjangkauan pembayaran iuran BPJS, tetapi juga memastikan mutu layanan yang diberikan di fasilitas kesehatan terus meningkat.
Sebagai anggota legislatif Komisi IX DPR RI, selama 2 periode (2014-2024) yang membidangi kesehatan, Aliyah Mustika Ilham memiliki pemahaman mendalam terkait mekanisme dan tantangan yang dihadapi BPJS Kesehatan.
Dengan pengalamannya, ia optimistis kolaborasi antara pemerintah kota dan BPJS Kesehatan akan menghasilkan solusi konkret untuk mengatasi kendala layanan yang masih ada.
“Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah dan BPJS Kesehatan, kami ingin memastikan bahwa masyarakat Makassar dapat menikmati layanan kesehatan yang lebih baik, lebih mudah diakses, dan berkualitas,” ujar Aliyah.
Harapannya, langkah ini akan membawa perubahan nyata dalam sistem pelayanan kesehatan di Makassar, menciptakan standar layanan yang lebih baik, serta menjamin kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Pertemuan ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Makassar, dr. Nursaidah Sirajuddin, serta jajaran BPJS Kesehatan, termasuk Kepala BPJS Kesehatan Kota Makassar, Muhammad Aras.
Dalam diskusi yang berlangsung, berbagai permasalahan yang sering dihadapi dalam pelayanan kesehatan dibahas secara mendalam.
Fokus utama pertemuan ini adalah mencari solusi untuk memastikan pelayanan yang lebih baik dan merata bagi seluruh warga, sesuai dengan misi MULIA yang menekankan peningkatan kualitas layanan dasar di bidang pendidikan dan kesehatan.
Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham menegaskan bahwa akses terhadap layanan kesehatan yang berkualitas adalah hak masyarakat yang harus dijamin.
Tidak hanya sekadar memastikan keterjangkauan pembayaran iuran BPJS, tetapi juga memastikan mutu layanan yang diberikan di fasilitas kesehatan terus meningkat.
Sebagai anggota legislatif Komisi IX DPR RI, selama 2 periode (2014-2024) yang membidangi kesehatan, Aliyah Mustika Ilham memiliki pemahaman mendalam terkait mekanisme dan tantangan yang dihadapi BPJS Kesehatan.
Dengan pengalamannya, ia optimistis kolaborasi antara pemerintah kota dan BPJS Kesehatan akan menghasilkan solusi konkret untuk mengatasi kendala layanan yang masih ada.
“Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah dan BPJS Kesehatan, kami ingin memastikan bahwa masyarakat Makassar dapat menikmati layanan kesehatan yang lebih baik, lebih mudah diakses, dan berkualitas,” ujar Aliyah.
Harapannya, langkah ini akan membawa perubahan nyata dalam sistem pelayanan kesehatan di Makassar, menciptakan standar layanan yang lebih baik, serta menjamin kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
(UMI)
Berita Terkait
News
Jelang 17 Agustus, Wali Kota Munafri Perkuat Tiga Pilar Jaga Kamtibmas
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menekankan pentingnya penguatan sinergi tiga pilar hingga tingkat kecamatan dan kelurahan sebagai langkah mitigasi untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kamis, 13 Agu 2026 23:29
Makassar City
Pemkot Makassar Kejar Target Seragam Gratis, Libatkan 112 Penjahit Lokal
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus mempercepat pelaksanaan program pengadaan seragam gratis bagi murid sekolah. Saat ini, proses pengadaan jasa jahit mulai berjalan dengan melibatkan penjahit dan pelaku UMKM lokal.
Kamis, 13 Agu 2026 19:54
Makassar City
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
Jajaran DPRD Kota Makassar mulai menempati gedung baru di Jalan AP Pettarani untuk menjalankan aktivitas kedewanan, Rabu (12/8/2026).
Kamis, 13 Agu 2026 09:56
Makassar City
Pendataan Perlinsos Digital Capai 50.088 KK, Wali Kota Appi Targetkan Makassar Tembus 70 Persen
Pemerintah Kota Makassar, melalui Dinas Sosial terus menggenjot pendataan warga melalui platform Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital.
Rabu, 12 Agu 2026 17:46
Makassar City
Realisasi Investasi Makassar Tembus Rp2,7 Triliun hingga Triwulan Kedua
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Makassar mencatat realisasi investasi telah mencapai angka Rp2,7 triliun lebih hingga periode triwulan kedua atau semester pertama tahun 2026.
Rabu, 12 Agu 2026 16:27
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Raih Campus Entrepreneurial Marketing for Impact 2026
2
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
3
Imigrasi Parepare Lanjutkan Kerja Sama dengan SINDO Makassar
4
MMF 2026 di Kalla Institute Soroti Kolaborasi Manusia dan AI di Dunia Kerja
5
Transformasi Danantara Dongkrak Laba Pupuk Indonesia, Bukukan Rp8,51 Triliun
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Raih Campus Entrepreneurial Marketing for Impact 2026
2
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
3
Imigrasi Parepare Lanjutkan Kerja Sama dengan SINDO Makassar
4
MMF 2026 di Kalla Institute Soroti Kolaborasi Manusia dan AI di Dunia Kerja
5
Transformasi Danantara Dongkrak Laba Pupuk Indonesia, Bukukan Rp8,51 Triliun