Pemkot Makassar Buka Layanan Publik Bagi Masyarakat Sampaikan Saran & Harapan
Selasa, 25 Mar 2025 14:37
Pemerintah Kota Makassar, membuka layanan publik sebagai informasi agar masyarakat ikut berpartisipasi dalam mengawal jalanya pemerintahan. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Dalam upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik. Pemerintah Kota Makassar, membuka layanan publik sebagai informasi agar masyarakat ikut berpartisipasi dalam mengawal jalanya pemerintahan.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi mengajak seluruh elemen masyarakat di Kota ini agar menyampaikan saran, harapan serta ide dan gagasan dalam pembangunan Kota Makassar, lima tahun kedepan.
"Kami mengajak masyarakat kota Makassar. Ayo berpartisipasi dalam Survei Layanan Publik Kota Makassar," demikian imbauan berupa ajakan yang disampaikan orang nomor 01 Makassar ini, Selasa (25/3/2025).
"Survei ini, supaya layanan publik di Kota kita (Makassar) semakin baik ya," tambah politisi Golkar itu.
Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat penting dan berharga dalam proses evaluasi dan peningkatan layanan kinerja. Karena sudah menjadi tugas Pemerintah untuk terus meningkatkan pelayanan agar lebih baik.
Apalagi, Undang-undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. Mengharuskan partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pelayanan publik guna membangun sistem yang adil, transparan, dan akuntabel.
"Partisipasi masyarakat menjadi salah satu langkah strategis untuk kami belerja dan mewujudkan pemerintahan transparan, akuntabel, dan adil," tuturnya.
Oleh sebab itu, partisipasi masyarakat merupakan salah satu kondisi yang diperlukan agar penyelenggaraan pemerintahan dapat berhasil dengan baik.
Dengan keterlibatan masyarakat yang semakin tinggi, maka berbagai kebijakan pembangunan daerah akan dapat merepresentasikan kepentingan masyarakat luas.
Partisipasi masyarakat juga diperlukan agar mereka dapat ikut mengawasi jalannya penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Pada sisi lainnya, kesempatan masyarakat untuk melakukan kontrol terhadap kinerja pemerintah yang belum tidak terwujud.
"Survei ini bertujuan untuk memahami kebutuhan, tantangan, dan harapan warga terhadap layanan publik di Kota Makassar. Kami mengundang warga dari berbagai latar belakang, profesi, dan usia untuk berbagi pengalaman dan masukan," jelas mantan Bos PSM itu.
Adapun durasi Survei: 7-15 menit. Kerahasiaan data: jawaban hanya akan digunakan untuk penelitian dan pengembangan layanan publik.
Dengan mengisi survei ini, masyarakat turut membantu Pemerintah Kota Makassar dalam menghadirkan layanan yang lebih mudah, cepat, dan efisien bagi masyarakat.
Yuk berpartisipasi dalam survei layanan publik Kota Makassar, dengan scan QR CODE yang tertera atau dengan mengakses tautan di bawah ini https://s.id/SurveiLayananPublikMakassar.
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi mengajak seluruh elemen masyarakat di Kota ini agar menyampaikan saran, harapan serta ide dan gagasan dalam pembangunan Kota Makassar, lima tahun kedepan.
"Kami mengajak masyarakat kota Makassar. Ayo berpartisipasi dalam Survei Layanan Publik Kota Makassar," demikian imbauan berupa ajakan yang disampaikan orang nomor 01 Makassar ini, Selasa (25/3/2025).
"Survei ini, supaya layanan publik di Kota kita (Makassar) semakin baik ya," tambah politisi Golkar itu.
Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat penting dan berharga dalam proses evaluasi dan peningkatan layanan kinerja. Karena sudah menjadi tugas Pemerintah untuk terus meningkatkan pelayanan agar lebih baik.
Apalagi, Undang-undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik. Mengharuskan partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan pelayanan publik guna membangun sistem yang adil, transparan, dan akuntabel.
"Partisipasi masyarakat menjadi salah satu langkah strategis untuk kami belerja dan mewujudkan pemerintahan transparan, akuntabel, dan adil," tuturnya.
Oleh sebab itu, partisipasi masyarakat merupakan salah satu kondisi yang diperlukan agar penyelenggaraan pemerintahan dapat berhasil dengan baik.
Dengan keterlibatan masyarakat yang semakin tinggi, maka berbagai kebijakan pembangunan daerah akan dapat merepresentasikan kepentingan masyarakat luas.
Partisipasi masyarakat juga diperlukan agar mereka dapat ikut mengawasi jalannya penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Pada sisi lainnya, kesempatan masyarakat untuk melakukan kontrol terhadap kinerja pemerintah yang belum tidak terwujud.
"Survei ini bertujuan untuk memahami kebutuhan, tantangan, dan harapan warga terhadap layanan publik di Kota Makassar. Kami mengundang warga dari berbagai latar belakang, profesi, dan usia untuk berbagi pengalaman dan masukan," jelas mantan Bos PSM itu.
Adapun durasi Survei: 7-15 menit. Kerahasiaan data: jawaban hanya akan digunakan untuk penelitian dan pengembangan layanan publik.
Dengan mengisi survei ini, masyarakat turut membantu Pemerintah Kota Makassar dalam menghadirkan layanan yang lebih mudah, cepat, dan efisien bagi masyarakat.
Yuk berpartisipasi dalam survei layanan publik Kota Makassar, dengan scan QR CODE yang tertera atau dengan mengakses tautan di bawah ini https://s.id/SurveiLayananPublikMakassar.
(UMI)
Berita Terkait
News
Jelang 17 Agustus, Wali Kota Munafri Perkuat Tiga Pilar Jaga Kamtibmas
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menekankan pentingnya penguatan sinergi tiga pilar hingga tingkat kecamatan dan kelurahan sebagai langkah mitigasi untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Kamis, 13 Agu 2026 23:29
Makassar City
Pemkot Makassar Kejar Target Seragam Gratis, Libatkan 112 Penjahit Lokal
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus mempercepat pelaksanaan program pengadaan seragam gratis bagi murid sekolah. Saat ini, proses pengadaan jasa jahit mulai berjalan dengan melibatkan penjahit dan pelaku UMKM lokal.
Kamis, 13 Agu 2026 19:54
Makassar City
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
Jajaran DPRD Kota Makassar mulai menempati gedung baru di Jalan AP Pettarani untuk menjalankan aktivitas kedewanan, Rabu (12/8/2026).
Kamis, 13 Agu 2026 09:56
Makassar City
Pendataan Perlinsos Digital Capai 50.088 KK, Wali Kota Appi Targetkan Makassar Tembus 70 Persen
Pemerintah Kota Makassar, melalui Dinas Sosial terus menggenjot pendataan warga melalui platform Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital.
Rabu, 12 Agu 2026 17:46
Makassar City
Realisasi Investasi Makassar Tembus Rp2,7 Triliun hingga Triwulan Kedua
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Makassar mencatat realisasi investasi telah mencapai angka Rp2,7 triliun lebih hingga periode triwulan kedua atau semester pertama tahun 2026.
Rabu, 12 Agu 2026 16:27
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Raih Campus Entrepreneurial Marketing for Impact 2026
2
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
3
Imigrasi Parepare Lanjutkan Kerja Sama dengan SINDO Makassar
4
MMF 2026 di Kalla Institute Soroti Kolaborasi Manusia dan AI di Dunia Kerja
5
Transformasi Danantara Dongkrak Laba Pupuk Indonesia, Bukukan Rp8,51 Triliun
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
UMI Raih Campus Entrepreneurial Marketing for Impact 2026
2
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
3
Imigrasi Parepare Lanjutkan Kerja Sama dengan SINDO Makassar
4
MMF 2026 di Kalla Institute Soroti Kolaborasi Manusia dan AI di Dunia Kerja
5
Transformasi Danantara Dongkrak Laba Pupuk Indonesia, Bukukan Rp8,51 Triliun