Appi Siap Tindaklanjuti Rekomendasi DPRD untuk Perbaikan Kinerja Pemkot Makassar
Kamis, 14 Mei 2026 06:56
Suasana Rapat Paripurna di Ruang Sipakatau Lantai 2 Balai Kota Makassar, Rabu (13/5/2026). Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
MAKASSAR - DPRD Kota Makassar menggelar Rapat Paripurna Pengumuman Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2025/2026 di Ruang Sipakatau Lantai 2 Balai Kota Makassar, Rabu (13/5/2026).
Agenda tersebut dirangkaikan dengan penyampaian rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Makassar Tahun 2025.
Ketua Panitia Khusus (Pansus) LKPJ DPRD Kota Makassar, Basdir, menyampaikan sejumlah rekomendasi kepada Pemerintah Kota Makassar berdasarkan hasil pembahasan LKPJ.
Salah satu rekomendasi yang disampaikan ialah meminta Wali Kota Makassar menginstruksikan Kepala Dinas Sosial untuk lebih intensif memenuhi hak-hak konstitusional masyarakat, termasuk memberikan penjelasan terkait tidak adanya alokasi anggaran bantuan sosial.
"Memerintahkan Kepala Dinas Sosial untuk memberikan penjelasan kepada DPRD mengenai alasan peniadaan pengalokasian anggaran bantuan sosial," jelasnya.
Selain itu, DPRD memberikan apresiasi terhadap kinerja Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar yang dinilai berjalan baik sepanjang tahun anggaran.
"Capaian kinerja sangat tinggi, rata-rata di atas 100%. Sementara, kinerja Dinas Pertanahan Kota Makassar masih perlu diperbaiki sedikit untuk tahun 2025," lanjutnya.
DPRD juga menyoroti persoalan perparkiran yang dinilai menjadi salah satu penyebab kemacetan di sejumlah titik di Kota Makassar. Pansus meminta pemerintah menindak praktik pungutan parkir yang tidak sesuai ketentuan serta aktivitas pengatur lalu lintas liar.
"Ada pelaku usaha yang memungut biaya parkir sendiri (ke jukir) bukannya disetorkan ke Bapenda atau PD Parkir. Bersama Satpol PP, memberikan sanksi kepada masyarakat yang bertindak sebagai pengatur lalu lintas liar (pak ogah)," ucapnya.
Menanggapi rekomendasi tersebut, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan apresiasi kepada DPRD Kota Makassar atas masukan yang diberikan terhadap LKPJ Tahun 2025.
Menurut pria yang akrab disapa Appi itu, rekomendasi DPRD menjadi masukan penting dalam penyusunan perencanaan, penganggaran, serta pelaksanaan pemerintahan ke depan.
"Tentu, kami dalam menyusun perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan pemerintahan yang lebih baik, baik pada tahun berjalan maupun tahun berikutnya," ujarnya.
Appi menilai rekomendasi DPRD mencerminkan perhatian besar legislatif terhadap jalannya pemerintahan sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap penyempurnaan kebijakan pembangunan daerah.
Ia menyebut hal tersebut sejalan dengan visi pembangunan Kota Makassar untuk mewujudkan kota yang unggul, inklusif, aman, dan berkelanjutan melalui tujuh program prioritas Sapta Mulia.
"Rekomendasi ini menjadi penguatan bagi kami dalam memastikan setiap kebijakan dan program pembangunan berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat," tambahnya.
Appi menegaskan Pemerintah Kota Makassar akan segera menindaklanjuti seluruh rekomendasi tersebut dengan menyusun langkah strategis yang terukur.
"Tentu saja kami akan segera menyampaikan tanggapan atas rekomendasi tersebut serta merumuskan kebijakan strategis yang akan diimplementasikan. Baik dalam bentuk dokumen perencanaan dan penganggaran maupun melalui regulasi berupa Peraturan Daerah dan Peraturan Wali Kota," sambungnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada DPRD Kota Makassar atas kemitraan yang telah terjalin selama ini. Menurutnya, sinergi antara eksekutif dan legislatif menjadi kunci keberhasilan pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan seluruh masyarakat.
"Kolaborasi dan kerja keras seluruh pihak menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan Kota Makassar yang lebih maju dan berkelanjutan," tutupnya.
Agenda tersebut dirangkaikan dengan penyampaian rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Makassar Tahun 2025.
Ketua Panitia Khusus (Pansus) LKPJ DPRD Kota Makassar, Basdir, menyampaikan sejumlah rekomendasi kepada Pemerintah Kota Makassar berdasarkan hasil pembahasan LKPJ.
Salah satu rekomendasi yang disampaikan ialah meminta Wali Kota Makassar menginstruksikan Kepala Dinas Sosial untuk lebih intensif memenuhi hak-hak konstitusional masyarakat, termasuk memberikan penjelasan terkait tidak adanya alokasi anggaran bantuan sosial.
"Memerintahkan Kepala Dinas Sosial untuk memberikan penjelasan kepada DPRD mengenai alasan peniadaan pengalokasian anggaran bantuan sosial," jelasnya.
Selain itu, DPRD memberikan apresiasi terhadap kinerja Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar yang dinilai berjalan baik sepanjang tahun anggaran.
"Capaian kinerja sangat tinggi, rata-rata di atas 100%. Sementara, kinerja Dinas Pertanahan Kota Makassar masih perlu diperbaiki sedikit untuk tahun 2025," lanjutnya.
DPRD juga menyoroti persoalan perparkiran yang dinilai menjadi salah satu penyebab kemacetan di sejumlah titik di Kota Makassar. Pansus meminta pemerintah menindak praktik pungutan parkir yang tidak sesuai ketentuan serta aktivitas pengatur lalu lintas liar.
"Ada pelaku usaha yang memungut biaya parkir sendiri (ke jukir) bukannya disetorkan ke Bapenda atau PD Parkir. Bersama Satpol PP, memberikan sanksi kepada masyarakat yang bertindak sebagai pengatur lalu lintas liar (pak ogah)," ucapnya.
Menanggapi rekomendasi tersebut, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyampaikan apresiasi kepada DPRD Kota Makassar atas masukan yang diberikan terhadap LKPJ Tahun 2025.
Menurut pria yang akrab disapa Appi itu, rekomendasi DPRD menjadi masukan penting dalam penyusunan perencanaan, penganggaran, serta pelaksanaan pemerintahan ke depan.
"Tentu, kami dalam menyusun perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan pemerintahan yang lebih baik, baik pada tahun berjalan maupun tahun berikutnya," ujarnya.
Appi menilai rekomendasi DPRD mencerminkan perhatian besar legislatif terhadap jalannya pemerintahan sekaligus menjadi bentuk dukungan terhadap penyempurnaan kebijakan pembangunan daerah.
Ia menyebut hal tersebut sejalan dengan visi pembangunan Kota Makassar untuk mewujudkan kota yang unggul, inklusif, aman, dan berkelanjutan melalui tujuh program prioritas Sapta Mulia.
"Rekomendasi ini menjadi penguatan bagi kami dalam memastikan setiap kebijakan dan program pembangunan berjalan lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat," tambahnya.
Appi menegaskan Pemerintah Kota Makassar akan segera menindaklanjuti seluruh rekomendasi tersebut dengan menyusun langkah strategis yang terukur.
"Tentu saja kami akan segera menyampaikan tanggapan atas rekomendasi tersebut serta merumuskan kebijakan strategis yang akan diimplementasikan. Baik dalam bentuk dokumen perencanaan dan penganggaran maupun melalui regulasi berupa Peraturan Daerah dan Peraturan Wali Kota," sambungnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada DPRD Kota Makassar atas kemitraan yang telah terjalin selama ini. Menurutnya, sinergi antara eksekutif dan legislatif menjadi kunci keberhasilan pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan seluruh masyarakat.
"Kolaborasi dan kerja keras seluruh pihak menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pembangunan Kota Makassar yang lebih maju dan berkelanjutan," tutupnya.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
DPRD Makassar Mulai Berkantor di Gedung Baru, Tekan Biaya Sewa Rp600 Juta
Jajaran DPRD Kota Makassar mulai menempati gedung baru di Jalan AP Pettarani untuk menjalankan aktivitas kedewanan, Rabu (12/8/2026).
Kamis, 13 Agu 2026 09:56
Makassar City
Pendataan Perlinsos Digital Capai 50.088 KK, Wali Kota Appi Targetkan Makassar Tembus 70 Persen
Pemerintah Kota Makassar, melalui Dinas Sosial terus menggenjot pendataan warga melalui platform Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital.
Rabu, 12 Agu 2026 17:46
Makassar City
Realisasi Investasi Makassar Tembus Rp2,7 Triliun hingga Triwulan Kedua
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Makassar mencatat realisasi investasi telah mencapai angka Rp2,7 triliun lebih hingga periode triwulan kedua atau semester pertama tahun 2026.
Rabu, 12 Agu 2026 16:27
Makassar City
Pemkot Makassar Perluas Tracing TBC, Target 339 Titik
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar memperluas tracing tuberkulosis (TBC) dengan mengintegrasikannya bersama Program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Rabu, 12 Agu 2026 07:20
Makassar City
Komisi A DPRD Makassar Siapkan Tiga Langkah Kawal Kelurahan Sadar HAM
Komisi A DPRD Kota Makassar menyiapkan tiga langkah strategis untuk mengawal program Kelurahan Sadar Hak Asasi Manusia (HAM) agar tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.
Selasa, 11 Agu 2026 07:31
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tokoh Senior Dorong Hamzah Pangki Kembali Memimpin Golkar Bulukumba
2
BKKBN Sulsel Gelar Lomba Unik Antar Tim Kerja Semarakkan Hut Ke-81 RI
3
Pura-pura Tak Punya Keluarga, Pria Ini Diduga Curi HP dan Uang Rp3,2 Juta di Burau Lutim
4
Pendataan Perlinsos Digital Capai 50.088 KK, Wali Kota Appi Targetkan Makassar Tembus 70 Persen
5
Pengadilan Agama Maros Cabut Hak Perwalian Orang Tua
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Tokoh Senior Dorong Hamzah Pangki Kembali Memimpin Golkar Bulukumba
2
BKKBN Sulsel Gelar Lomba Unik Antar Tim Kerja Semarakkan Hut Ke-81 RI
3
Pura-pura Tak Punya Keluarga, Pria Ini Diduga Curi HP dan Uang Rp3,2 Juta di Burau Lutim
4
Pendataan Perlinsos Digital Capai 50.088 KK, Wali Kota Appi Targetkan Makassar Tembus 70 Persen
5
Pengadilan Agama Maros Cabut Hak Perwalian Orang Tua