Pemkot Makassar Salurkan 800 Ton Beras Bantuan, Pastikan Distribusi Tepat Sasaran
Selasa, 22 Jul 2025 17:47
Pemerintah Kota Makassar, mulai menyalurkan bantuan pangan beras dari pemerintah pusat melalui Perum Bulog kepada 40.727 penerima manfaat di seluruh wilayah kota ini. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Pemerintah Kota Makassar mulai menyalurkan bantuan pangan beras dari pemerintah pusat melalui Perum Bulog kepada 40.727 penerima manfaat di seluruh wilayah kota ini.
Total alokasi bantuan yang digelontorkan mencapai 800 ton untuk jatah dua bulan. Penyaluran ini dipusatkan di Kelurahan Daya, Kecamatan Biringkanaya, Selasa (22/7/2025), dan dihadiri langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin.
"Di sini tercatat sebanyak 274 penerima bantuan menerima total 5.480 kilogram beras, dengan masing-masing keluarga memperoleh 20 kilogram beras untuk dua bulan — setara dengan 10 kilogram per bulan," jelas Munafri.
Ia menyampaikan, bantuan pangan ini diharapkan mampu meringankan beban masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok. Ia juga menekankan pentingnya akurasi data dalam penyaluran bantuan.
Seluruh data penerima diambil dari Kementerian Sosial dan telah melalui proses verifikasi yang ketat.
"Kami juga menerapkan sistem double check di lapangan untuk memastikan bantuan benar-benar sampai ke yang berhak," harap Appi dalam kegiatan tersebut.
Pemkot Makassar berkomitmen untuk terus mengawal distribusi bantuan agar berjalan lancar dan merata. Munafri juga mengapresiasi sinergi antara pemerintah pusat, Bulog, dan jajaran Pemkot yang terus berupaya menjamin ketahanan pangan warga Makassar secara berkelanjutan.
Kualitas beras yang disalurkan juga menjadi perhatian. Munafri memastikan bahwa beras yang dibagikan merupakan jenis dengan kualitas baik yang telah melalui seleksi dari Bulog.
"Penyaluran bantuan ini sangat membantu masyarakat, terutama dalam mengurangi pengeluaran rumah tangga untuk kebutuhan pangan," katanya.
"Warga penerima pun dapat mengalokasikan penghasilannya untuk keperluan penting lainnya," tambah politisi Golkar ini.
Appi menegaskan pentingnya validasi data penerima manfaat sebagai langkah utama dalam memastikan bantuan benar-benar diterima oleh warga yang membutuhkan.
Ia menegaskan bahwa data penerima bantuan berasal dari data nasional yang telah melalui proses verifikasi ketat. Data ini benar-benar datang dari kementerian, data tunggal yang sangat valid.
"Data ini harus tervalidasi agar tidak menjadi perbincangan atau menimbulkan kecurigaan," ujar Munafri.
Terkait dampak dari penyaluran beras ini, Munafri menyebut bantuan tersebut menjadi bentuk substitusi atas pengeluaran rutin masyarakat.
Tentu ini sangat berguna. Artinya, setiap bulan masyarakat bisa mengalihkan uang yang biasanya dipakai untuk beli beras ke kebutuhan lainnya.
Menurut Munafri, kehadiran bantuan pangan ini juga membantu menjaga daya beli masyarakat.
"Ini bentuk intervensi pemerintah yang kita harapkan, supaya daya beli tetap terjaga. Sehingga uang yang dimiliki masyarakat bisa dipakai untuk kebutuhan lain," jelasnya.
Total alokasi bantuan yang digelontorkan mencapai 800 ton untuk jatah dua bulan. Penyaluran ini dipusatkan di Kelurahan Daya, Kecamatan Biringkanaya, Selasa (22/7/2025), dan dihadiri langsung oleh Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin.
"Di sini tercatat sebanyak 274 penerima bantuan menerima total 5.480 kilogram beras, dengan masing-masing keluarga memperoleh 20 kilogram beras untuk dua bulan — setara dengan 10 kilogram per bulan," jelas Munafri.
Ia menyampaikan, bantuan pangan ini diharapkan mampu meringankan beban masyarakat di tengah fluktuasi harga kebutuhan pokok. Ia juga menekankan pentingnya akurasi data dalam penyaluran bantuan.
Seluruh data penerima diambil dari Kementerian Sosial dan telah melalui proses verifikasi yang ketat.
"Kami juga menerapkan sistem double check di lapangan untuk memastikan bantuan benar-benar sampai ke yang berhak," harap Appi dalam kegiatan tersebut.
Pemkot Makassar berkomitmen untuk terus mengawal distribusi bantuan agar berjalan lancar dan merata. Munafri juga mengapresiasi sinergi antara pemerintah pusat, Bulog, dan jajaran Pemkot yang terus berupaya menjamin ketahanan pangan warga Makassar secara berkelanjutan.
Kualitas beras yang disalurkan juga menjadi perhatian. Munafri memastikan bahwa beras yang dibagikan merupakan jenis dengan kualitas baik yang telah melalui seleksi dari Bulog.
"Penyaluran bantuan ini sangat membantu masyarakat, terutama dalam mengurangi pengeluaran rumah tangga untuk kebutuhan pangan," katanya.
"Warga penerima pun dapat mengalokasikan penghasilannya untuk keperluan penting lainnya," tambah politisi Golkar ini.
Appi menegaskan pentingnya validasi data penerima manfaat sebagai langkah utama dalam memastikan bantuan benar-benar diterima oleh warga yang membutuhkan.
Ia menegaskan bahwa data penerima bantuan berasal dari data nasional yang telah melalui proses verifikasi ketat. Data ini benar-benar datang dari kementerian, data tunggal yang sangat valid.
"Data ini harus tervalidasi agar tidak menjadi perbincangan atau menimbulkan kecurigaan," ujar Munafri.
Terkait dampak dari penyaluran beras ini, Munafri menyebut bantuan tersebut menjadi bentuk substitusi atas pengeluaran rutin masyarakat.
Tentu ini sangat berguna. Artinya, setiap bulan masyarakat bisa mengalihkan uang yang biasanya dipakai untuk beli beras ke kebutuhan lainnya.
Menurut Munafri, kehadiran bantuan pangan ini juga membantu menjaga daya beli masyarakat.
"Ini bentuk intervensi pemerintah yang kita harapkan, supaya daya beli tetap terjaga. Sehingga uang yang dimiliki masyarakat bisa dipakai untuk kebutuhan lain," jelasnya.
(UMI)
Berita Terkait
News
Appi Tak Diberi Ruang, Pengamat: Golkar Bisa Kehilangan Momentum
Nama Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin kini ramai dilirik sejumlah partai politik lain. Terbaru ada Demokrat.
Minggu, 27 Sep 2026 17:53
Makassar City
Ekonomi Makassar Melaju 7,04 Persen, DPRD Puji Kepemimpinan Munafri
Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kota Makassar memberikan apresiasi terhadap kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar.
Sabtu, 26 Sep 2026 22:13
Makassar City
Revitalisasi Pedestrian Kajaolalido-Thamrin, Pemkot Makassar Bahas Penanganan Pohon
Keberadaan pohon eksisting menjadi salah satu persoalan yang harus ditangani dalam proyek revitalisasi pedestrian di Jalan Kajaolalido dan Jalan MH Thamrin, Kota Makassar.
Sabtu, 26 Sep 2026 00:52
News
Transformasi Layanan Digital Pemkot Makassar Berbuah Predikat Kota TP2DD Terbaik
Upaya Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, dalam mendorong transformasi digitalisasi layanan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dan transaksi keuangan daerah mendapat pengakuan di tingkat nasional.
Kamis, 24 Sep 2026 23:02
Sulsel
SiLPA Bertambah Rp219 Miliar, Pemkot Makassar Lakukan Penyesuaian
Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) Pemerintah Kota Makassar bertambah sekitar Rp219 miliar setelah melalui pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Kamis, 24 Sep 2026 06:08
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
MGMP Pendidikan Pancasila SMA Makassar Siap Dilantik, Dirangkai Seminar Pendidikan
2
PT CLM Transplantasi Terumbu Karang di Pulau Bulu Poloe, Dua Ton Sampah Ikut Diangkut
3
Tamsil Linrung Minta Maaf atas Dua Peristiwa yang Menimpa Siswa ICM, Siapkan Langkah Konkret
4
Appi Tak Diberi Ruang, Pengamat: Golkar Bisa Kehilangan Momentum
5
Sowan ke Andi Fahsar Padjalangi, Plt Golkar Bone: Kami Hanya Mengisi Kekosongan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
MGMP Pendidikan Pancasila SMA Makassar Siap Dilantik, Dirangkai Seminar Pendidikan
2
PT CLM Transplantasi Terumbu Karang di Pulau Bulu Poloe, Dua Ton Sampah Ikut Diangkut
3
Tamsil Linrung Minta Maaf atas Dua Peristiwa yang Menimpa Siswa ICM, Siapkan Langkah Konkret
4
Appi Tak Diberi Ruang, Pengamat: Golkar Bisa Kehilangan Momentum
5
Sowan ke Andi Fahsar Padjalangi, Plt Golkar Bone: Kami Hanya Mengisi Kekosongan