Sekretariat DPRD Makassar Cari Lokasi Alternatif untuk Dijadikan Kantor
Minggu, 31 Agu 2025 12:55
Kondisi gedung DPRD Kota Makassar hangus dibakar oleh massa aksi pada Jumat malam. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Sekretariat DPRD Kota Makassar tengah mencari lokasi alternatif untuk menjalankan fungsi kelembagaan. Pasalnya, gedung DPRD tak layak lagi digunakan usai terbakar pada unjuk rasa Jumat malam 29 Agustus lalu.
Langkah tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD Kota Makassar, Andi Rahmat Mappatoba. Dia bilang, saat ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan pimpinan DPRD dan pemerintah kota untuk persoalan ini.
"Alternatif sementara, termasuk pemindahan lokasi kerja dan penyesuaian agenda kedewanan, sedang dibahas agar fungsi DPRD tetap dapat berjalan, khususnya dalam memberikan dukungan terhadap kegiatan legislatif dan pelayanan publik," paparnya.
Andi Rahmat Mappatoba, mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap tenang, menjaga ketertiban, dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memperkeruh suasana.
"Sekretariat DPRD berkomitmen untuk tetap bekerja secara profesional, menjaga integritas, serta memastikan pelayanan publik tidak terhenti meskipun menghadapi tantangan besar," ujarnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat semua tentang pentingnya menjaga ruang demokrasi dengan cara-cara yang damai dan bermartabat.
"Kami berharap doa, dukungan, dan kerja sama seluruh pihak agar Sekretariat DPRD Kota Makassar dapat segera pulih dan kembali melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab demi kepentingan rakyat," tutupnya.
Selain itu, Andi Rahmat Mappatoba mengatakan, pihaknya masih melakukan pendataan dan belum dapat memastikan besaran kerugian material pasti akibat peristiwa tersebut. Beberapa fasilitas kantor mengalami kerusakan parah hingga tidak dapat difungsikan.
"Kami memastikan proses inventarisasi akan dilakukan secara transparan, dan hasilnya akan disampaikan kepada publik setelah proses verifikasi selesai," jelasnya dalam keterangan pers resmi yang diterima.
Terakhir, ia menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban dalam insiden kebakaran tersebut.
"Dengan penuh rasa duka dan keprihatinan, Sekretariat DPRD Kota Makassar menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang terdampak atas peristiwa tragis yang terjadi pada tanggal Jumat, 29 Agustus 2025 malam, di lingkungan kantor Sekretariat DPRD," jelasnya.
"Kami turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas jatuhnya korban jiwa dan luka-luka dalam insiden ini. Doa kami panjatkan untuk keluarga korban agar diberikan ketabahan, serta untuk para korban luka agar segera memperoleh kesembuhan. Kejadian ini adalah duka bersama, bukan hanya bagi lembaga kami, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Kota Makassar," imbuhnya.
Langkah tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD Kota Makassar, Andi Rahmat Mappatoba. Dia bilang, saat ini pihaknya tengah berkoordinasi dengan pimpinan DPRD dan pemerintah kota untuk persoalan ini.
"Alternatif sementara, termasuk pemindahan lokasi kerja dan penyesuaian agenda kedewanan, sedang dibahas agar fungsi DPRD tetap dapat berjalan, khususnya dalam memberikan dukungan terhadap kegiatan legislatif dan pelayanan publik," paparnya.
Andi Rahmat Mappatoba, mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap tenang, menjaga ketertiban, dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memperkeruh suasana.
"Sekretariat DPRD berkomitmen untuk tetap bekerja secara profesional, menjaga integritas, serta memastikan pelayanan publik tidak terhenti meskipun menghadapi tantangan besar," ujarnya.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat semua tentang pentingnya menjaga ruang demokrasi dengan cara-cara yang damai dan bermartabat.
"Kami berharap doa, dukungan, dan kerja sama seluruh pihak agar Sekretariat DPRD Kota Makassar dapat segera pulih dan kembali melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab demi kepentingan rakyat," tutupnya.
Selain itu, Andi Rahmat Mappatoba mengatakan, pihaknya masih melakukan pendataan dan belum dapat memastikan besaran kerugian material pasti akibat peristiwa tersebut. Beberapa fasilitas kantor mengalami kerusakan parah hingga tidak dapat difungsikan.
"Kami memastikan proses inventarisasi akan dilakukan secara transparan, dan hasilnya akan disampaikan kepada publik setelah proses verifikasi selesai," jelasnya dalam keterangan pers resmi yang diterima.
Terakhir, ia menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban dalam insiden kebakaran tersebut.
"Dengan penuh rasa duka dan keprihatinan, Sekretariat DPRD Kota Makassar menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang terdampak atas peristiwa tragis yang terjadi pada tanggal Jumat, 29 Agustus 2025 malam, di lingkungan kantor Sekretariat DPRD," jelasnya.
"Kami turut berbelasungkawa sedalam-dalamnya atas jatuhnya korban jiwa dan luka-luka dalam insiden ini. Doa kami panjatkan untuk keluarga korban agar diberikan ketabahan, serta untuk para korban luka agar segera memperoleh kesembuhan. Kejadian ini adalah duka bersama, bukan hanya bagi lembaga kami, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Kota Makassar," imbuhnya.
(MAN)
Berita Terkait
News
DPRD Makassar Rekomendasikan Pencabutan Izin RSIA Paramount
Komisi D DPRD Kota Makassar merampungkan rekomendasi penutupan operasional Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Paramount.
Jum'at, 18 Sep 2026 19:45
News
Keluarga Bayi Desak RSIA Paramount Ditutup Permanen Usai RDP DPRD Makassar
Komisi D DPRD Kota Makassar menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait dugaan kelalaian di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Paramount yang menyebabkan meninggalnya bayi Al Fared Zareen Putra Ilhamsyah, Kamis (17/9/2026).
Jum'at, 18 Sep 2026 00:42
Makassar City
Komisi B Puji Langkah PDAM Makassar Perkuat Distribusi Air di Tengah Kemarau
Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar Andi Syahrum bersama Plt Direktur Keuangan Perumda Air Minum Kota Makassar menghadiri rapat kerja dengan Komisi B DPRD Kota Makassar di Kantor DPRD Kota Makassar, Jalan AP Pettarani, Senin (14/9/2026).
Senin, 14 Sep 2026 17:59
News
Keluarga Bayi Meninggal di RSIA Paramount Makassar Siapkan Langkah Hukum
Keluarga bayi Al Fared Zareen Putra Ilhamsyah bersiap menempuh jalur hukum terkait dugaan kelalaian pelayanan medis di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Paramount Makassar.
Sabtu, 12 Sep 2026 05:36
Makassar City
DPRD Makassar Bahas Polemik Anggaran Seragam Gratis
Komisi A dan Komisi D DPRD Kota Makassar menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) gabungan untuk membahas dugaan penyimpangan anggaran program pengadaan seragam sekolah gratis tahun anggaran 2025, Rabu (9/9/2026).
Kamis, 10 Sep 2026 06:59
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
MGMP Pendidikan Pancasila SMA Makassar Siap Dilantik, Dirangkai Seminar Pendidikan
2
PT CLM Transplantasi Terumbu Karang di Pulau Bulu Poloe, Dua Ton Sampah Ikut Diangkut
3
Tamsil Linrung Minta Maaf atas Dua Peristiwa yang Menimpa Siswa ICM, Siapkan Langkah Konkret
4
Appi Tak Diberi Ruang, Pengamat: Golkar Bisa Kehilangan Momentum
5
Sowan ke Andi Fahsar Padjalangi, Plt Golkar Bone: Kami Hanya Mengisi Kekosongan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
MGMP Pendidikan Pancasila SMA Makassar Siap Dilantik, Dirangkai Seminar Pendidikan
2
PT CLM Transplantasi Terumbu Karang di Pulau Bulu Poloe, Dua Ton Sampah Ikut Diangkut
3
Tamsil Linrung Minta Maaf atas Dua Peristiwa yang Menimpa Siswa ICM, Siapkan Langkah Konkret
4
Appi Tak Diberi Ruang, Pengamat: Golkar Bisa Kehilangan Momentum
5
Sowan ke Andi Fahsar Padjalangi, Plt Golkar Bone: Kami Hanya Mengisi Kekosongan