Buka F8 Makassar, Wamemenpar Ajak Pemda Berkreasi Hadirkan Event Akbar
Kamis, 25 Sep 2025 10:43
Pembukaan F8 2025 di Ambalat Trans Studio Mall, Kecamatan Tamalate, Rabu (24/9/2025). Pembukaan diisi kreasi tarian tradisional. Foto: SINDO Makassar/Dewan Ghiyats Yan G
MAKASSAR - Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Republik Indonesia (RI), Ni Luh Puspa membuka Pagelaran Festival Eight (F8) Makassar 2025 di Ambalat Trans Studio Mall, Kecamatan Tamalate, Rabu malam kemarin.
Kegiatan akbar F8 kembali masuk daftar Top 10 Kharisma Event Nusantara (KEN) dengan menampilkan berbagai bidang kreatif, di antaranya Food, Fashion, Fusion Music, Film, Fine Art, Fiction Writers, Folks, dan Flora Fauna.
Dalam sambutannya, Founder F8 Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, mengatakan bahwa F8 berjalan selama 8 tahun dan beberapa kali masuk nominasi Top 10 KEN.
"Tidak terasa sudah delapan tahun, empat tahun masuk di Top 10 KEN, dua kali mendapat Wonderful Indonesia. Itu artinya tidak gampang menghadirkan sebuah festival multi festival yang didalamnya ada 8 festival. Dengan 6 kali berturut-turut Top 10, boleh berganti menteri tapi F8 tetap top 10. Saya ingin membuktikan bersama kawan-kawan para kreator, budayawan, dan pemerhati pariwisata bahwa Makassar ini adalah kota yang luar biasa, penuh telenta," ujarnya, Rabu (24/9/2025).
Mantan Wali Kota Makassar dua periode itu menambahkan, F8 bukan hanya sekadar mengumpulkan kreativitas, budaya, tetapi F8 juga merangkul juga sektor pariwisata.
"Memang di dalam ilmu berpikir bahwa kreativitas itu adalah salah satu ilmu berpikir tertinggi. Jadi kalau ada yang tidak terlalu setuju dengan F8 itu tidak apa-apa. Paling tidak orang-orang cerdasnya ada di tempat ini. F8 telah melahirkan banyak hal yang belum banyak orang tahu, contohnya Batik Lontara itu dicanangkan pertama di F8," tambahnya.
Danny Pomanto menyebutkan bahwa ribuan talenta yang terlibat dalam kegiatan F8, mulai dari penari, budayawan, dan lain-lain. Ia juga berharap agar semua elemen masyarakat bisa memajukan Kota Makassar di masa depan.
"Saya akan tetap membuat arena F8 di sepanjang tahun. Izinkan saya menyampaikan terima kasih kepada pihak Kementerian Parawisata, mohon pengarahannya. Kita mengumpulkan semua kekuatan untuk menjadikan Makassar sebagai kota festival. Karena saya lahir di Makassar, maka F8 harus terus berjalan, menyambut masa depan terbaik dan memberikan sumbangsih bagi Indonesia. Kalau dilihat semua saja dari penari sudah 300 orang, belum lagi talent-talent lain. Saya kira lebih dari 1.000 orang," tutupnya.
Wamenpar RI, Ni Luh Puspa, menyampaikan bahwa F8 tidak hanya masuk dalam kategori KEN tapi tetap bertahan di Top 10 KEN. Ia mengatakan bahwa KEN merupakan salah satu program unggulan dari Kemenparekraf RI yaitu Event by Indonesia.
"Jadi ada lima program yang digagas oleh bu menteri, di mana salah satu menjadi prioritas adalah Event by Indonesia, yaitu ada KEN, yang merupakan paling bergengsi karena tidak kurasi oleh Kemenpar. Jadi ini terpilih bukan dari menteri atau deputi, tetapi dipilih oleh kurator independen di luar Kemenpar. Sehingga proses pemilihan dengan syarat yang tidak mudah," ucapnya dalam sambutan.
Kementerian kata dia selalu memberikan satu semangat kepada seluruh pemerintah daerah (pemda) di Indonesia untuk bisa mengajukan event-event terbaik, yang berbasis budaya karya dari anak bangsa untuk bisa masuk dalam kategori KEN.
"Di tahun ini, ada 110 event yang sudah dikurasi dan dilaksanakan sampai lebih 60 event sampai bulan September ini dan masih ada tersisa beberapa puluh event lagi sampai akhir 2025 ini. Saya mengapresiasi kepada seluruh panitia yakni PT F8 yang sudah berkontribusi untuk memastikan event ini berlangsung," jelasnya.
Kegiatan akbar F8 kembali masuk daftar Top 10 Kharisma Event Nusantara (KEN) dengan menampilkan berbagai bidang kreatif, di antaranya Food, Fashion, Fusion Music, Film, Fine Art, Fiction Writers, Folks, dan Flora Fauna.
Dalam sambutannya, Founder F8 Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto, mengatakan bahwa F8 berjalan selama 8 tahun dan beberapa kali masuk nominasi Top 10 KEN.
"Tidak terasa sudah delapan tahun, empat tahun masuk di Top 10 KEN, dua kali mendapat Wonderful Indonesia. Itu artinya tidak gampang menghadirkan sebuah festival multi festival yang didalamnya ada 8 festival. Dengan 6 kali berturut-turut Top 10, boleh berganti menteri tapi F8 tetap top 10. Saya ingin membuktikan bersama kawan-kawan para kreator, budayawan, dan pemerhati pariwisata bahwa Makassar ini adalah kota yang luar biasa, penuh telenta," ujarnya, Rabu (24/9/2025).
Mantan Wali Kota Makassar dua periode itu menambahkan, F8 bukan hanya sekadar mengumpulkan kreativitas, budaya, tetapi F8 juga merangkul juga sektor pariwisata.
"Memang di dalam ilmu berpikir bahwa kreativitas itu adalah salah satu ilmu berpikir tertinggi. Jadi kalau ada yang tidak terlalu setuju dengan F8 itu tidak apa-apa. Paling tidak orang-orang cerdasnya ada di tempat ini. F8 telah melahirkan banyak hal yang belum banyak orang tahu, contohnya Batik Lontara itu dicanangkan pertama di F8," tambahnya.
Danny Pomanto menyebutkan bahwa ribuan talenta yang terlibat dalam kegiatan F8, mulai dari penari, budayawan, dan lain-lain. Ia juga berharap agar semua elemen masyarakat bisa memajukan Kota Makassar di masa depan.
"Saya akan tetap membuat arena F8 di sepanjang tahun. Izinkan saya menyampaikan terima kasih kepada pihak Kementerian Parawisata, mohon pengarahannya. Kita mengumpulkan semua kekuatan untuk menjadikan Makassar sebagai kota festival. Karena saya lahir di Makassar, maka F8 harus terus berjalan, menyambut masa depan terbaik dan memberikan sumbangsih bagi Indonesia. Kalau dilihat semua saja dari penari sudah 300 orang, belum lagi talent-talent lain. Saya kira lebih dari 1.000 orang," tutupnya.
Wamenpar RI, Ni Luh Puspa, menyampaikan bahwa F8 tidak hanya masuk dalam kategori KEN tapi tetap bertahan di Top 10 KEN. Ia mengatakan bahwa KEN merupakan salah satu program unggulan dari Kemenparekraf RI yaitu Event by Indonesia.
"Jadi ada lima program yang digagas oleh bu menteri, di mana salah satu menjadi prioritas adalah Event by Indonesia, yaitu ada KEN, yang merupakan paling bergengsi karena tidak kurasi oleh Kemenpar. Jadi ini terpilih bukan dari menteri atau deputi, tetapi dipilih oleh kurator independen di luar Kemenpar. Sehingga proses pemilihan dengan syarat yang tidak mudah," ucapnya dalam sambutan.
Kementerian kata dia selalu memberikan satu semangat kepada seluruh pemerintah daerah (pemda) di Indonesia untuk bisa mengajukan event-event terbaik, yang berbasis budaya karya dari anak bangsa untuk bisa masuk dalam kategori KEN.
"Di tahun ini, ada 110 event yang sudah dikurasi dan dilaksanakan sampai lebih 60 event sampai bulan September ini dan masih ada tersisa beberapa puluh event lagi sampai akhir 2025 ini. Saya mengapresiasi kepada seluruh panitia yakni PT F8 yang sudah berkontribusi untuk memastikan event ini berlangsung," jelasnya.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Pemkot Makassar Luncurkan Versi Website LONTARA+, Layanan Publik Kini Lebih Inklusif
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar kini menghadirkan inovasi terbaru melalui Layanan Online Terintegrasi Warga Makassar (LONTARA+) yang resmi dapat diakses dalam versi website.
Jum'at, 15 Mei 2026 00:22
Makassar City
Wali Kota Makassar Apresiasi Tindakan Tegas Polrestabes Berantas Geng Motor
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, menyampaikan apresiasi tinggi kepada jajaran kepolisian atas kinerja dalam menangani aksi gerombolan geng motor yang meresahkan masyarakat di kota ini.
Kamis, 14 Mei 2026 13:30
Makassar City
Appi Siap Tindaklanjuti Rekomendasi DPRD untuk Perbaikan Kinerja Pemkot Makassar
DPRD Kota Makassar menggelar Rapat Paripurna Pengumuman Masa Persidangan Ketiga Tahun Sidang 2025/2026 di Ruang Sipakatau Lantai 2 Balai Kota Makassar, Rabu (13/5/2026).
Kamis, 14 Mei 2026 06:56
Makassar City
Legislator Makassar Usul Anggota Geng Motor Dikenai Sanksi Administratif
Sejumlah legislator menilai penanganan persoalan tersebut perlu melibatkan seluruh elemen masyarakat, bukan hanya aparat kepolisian.
Kamis, 14 Mei 2026 06:32
Makassar City
Warga Tamalanrea Bersatu Tolak PSEL, Sebut Masa Depan Generasi Dipertaruhkan
Gelombang penolakan terhadap rencana pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) atau PLTSa oleh PT SUS di Kecamatan Tamalanrea, Makassar, terus menguat.
Kamis, 14 Mei 2026 06:21
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Silaturahmi, Begini Keakraban Fadil Imran dan Ashabul Kahfi di Jakarta
2
Open House SDIT Darul Fikri Makassar Hadirkan 10 Zona Edukatif untuk Calon Siswa
3
Membludak, Karyawan hingga Warga Ikut Donor Darah HUT ke-37 FIFGROUP di Makassar
4
Perdana & Bersejarah! Petani Rongkong Akhirnya Bisa Tebus Pupuk Subsidi
5
Vasaka Hotel Makassar Hadirkan Paket Laper, Makan Sepuasnya Mulai Rp75 Ribu
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Silaturahmi, Begini Keakraban Fadil Imran dan Ashabul Kahfi di Jakarta
2
Open House SDIT Darul Fikri Makassar Hadirkan 10 Zona Edukatif untuk Calon Siswa
3
Membludak, Karyawan hingga Warga Ikut Donor Darah HUT ke-37 FIFGROUP di Makassar
4
Perdana & Bersejarah! Petani Rongkong Akhirnya Bisa Tebus Pupuk Subsidi
5
Vasaka Hotel Makassar Hadirkan Paket Laper, Makan Sepuasnya Mulai Rp75 Ribu