Rp4 Miliar Digelontorkan, Jalan Romang Tangayya Segera Diperlebar
Jum'at, 13 Feb 2026 19:56
Kepala Dinas PU Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, bersama tim Bidang Jalan dan Jembatan meninjau langsung lokasi rencana pembangunan di Romang Tangayya, Kecamatan Manggala, Jumat (13/2/2026). Foto: Istim
MAKASSAR - Dinas Pekerjaan Umum Kota Makassar mengalokasikan anggaran Rp4 miliar pada 2026 untuk pembangunan dan perluasan jalan di Romang Tangayya, wilayah perbatasan Kota Makassar dengan Kabupaten Gowa. Proyek ini menyasar akses jalan warga di kawasan Kajejeng, Kecamatan Manggala yang selama ini mengalami kerusakan parah.
Kepala Dinas PU Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, bersama tim Bidang Jalan dan Jembatan telah meninjau langsung lokasi rencana pembangunan.
"Proyek tersebut telah dianggarkan sebesar Rp4 miliar dari APBD pokok dan dijadwalkan mulai dikerjakan secepatnya pada pertengahan tahun 2026 ini," ujarnya, Jumat (13/2/2026).
Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi riil akses jalan yang selama ini dikeluhkan warga Kampung Romang Tangayya, terutama saat musim penghujan.
"Kondisi jalan di lokasi tersebut memang sangat memprihatinkan, panjang kurang lebih sekitar 500 meter bahkan lebih, dipenuhi lumpur. Kemarin saya pergi tinjau lokasi, memang lebih hancur medannya, berlumpur yang dalam, licin, dan ngeri. Sehingga kami lakukan perbaikan secepatnya sesuai arahan Pak Wali Kota," jelasnya saat dikonfirmasi.
Kerusakan jalan yang kerap terendam air dinilai tidak hanya menghambat mobilitas masyarakat, tetapi juga membahayakan keselamatan, terutama siswa yang melintas setiap hari menuju sekolah.
Dinas PU memastikan proses perencanaan hingga pelaksanaan pekerjaan akan dipercepat agar manfaatnya segera dirasakan warga. Pengerjaan fisik dijadwalkan dimulai pertengahan 2026, dengan fokus pada peningkatan kualitas dan perluasan badan jalan agar lebih kokoh serta tahan genangan air saat musim hujan.
"Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Makassar, dalam meningkatkan konektivitas wilayah. Khususnya di kawasan perbatasan, serta menjawab langsung aspirasi masyarakat yang selama ini mengharapkan akses jalan yang layak dan aman," tuturnya.
Perbaikan jalan juga merupakan respons atas aspirasi masyarakat Kampung Romang Tangayya yang selama ini harus menggunakan sampan sebagai alat transportasi utama, termasuk untuk aktivitas sekolah dan kegiatan sehari-hari. Kondisi tersebut terjadi karena akses jalan kerap terendam banjir saat musim hujan, sementara jalur itu merupakan rute terdekat dan paling efisien dibandingkan alternatif lainnya.
Sebelumnya, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meninjau langsung akses jalan di wilayah perbatasan Romang Tangayya pada akhir 2025. Dalam kunjungan tersebut, ia merespons kondisi jalan rusak parah dengan menyiapkan anggaran sekitar Rp4 miliar untuk pembangunan jalan beton guna meningkatkan aksesibilitas dan pelayanan warga.
Kepala Dinas PU Kota Makassar, Zuhaelsi Zubir, bersama tim Bidang Jalan dan Jembatan telah meninjau langsung lokasi rencana pembangunan.
"Proyek tersebut telah dianggarkan sebesar Rp4 miliar dari APBD pokok dan dijadwalkan mulai dikerjakan secepatnya pada pertengahan tahun 2026 ini," ujarnya, Jumat (13/2/2026).
Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi riil akses jalan yang selama ini dikeluhkan warga Kampung Romang Tangayya, terutama saat musim penghujan.
"Kondisi jalan di lokasi tersebut memang sangat memprihatinkan, panjang kurang lebih sekitar 500 meter bahkan lebih, dipenuhi lumpur. Kemarin saya pergi tinjau lokasi, memang lebih hancur medannya, berlumpur yang dalam, licin, dan ngeri. Sehingga kami lakukan perbaikan secepatnya sesuai arahan Pak Wali Kota," jelasnya saat dikonfirmasi.
Kerusakan jalan yang kerap terendam air dinilai tidak hanya menghambat mobilitas masyarakat, tetapi juga membahayakan keselamatan, terutama siswa yang melintas setiap hari menuju sekolah.
Dinas PU memastikan proses perencanaan hingga pelaksanaan pekerjaan akan dipercepat agar manfaatnya segera dirasakan warga. Pengerjaan fisik dijadwalkan dimulai pertengahan 2026, dengan fokus pada peningkatan kualitas dan perluasan badan jalan agar lebih kokoh serta tahan genangan air saat musim hujan.
"Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Makassar, dalam meningkatkan konektivitas wilayah. Khususnya di kawasan perbatasan, serta menjawab langsung aspirasi masyarakat yang selama ini mengharapkan akses jalan yang layak dan aman," tuturnya.
Perbaikan jalan juga merupakan respons atas aspirasi masyarakat Kampung Romang Tangayya yang selama ini harus menggunakan sampan sebagai alat transportasi utama, termasuk untuk aktivitas sekolah dan kegiatan sehari-hari. Kondisi tersebut terjadi karena akses jalan kerap terendam banjir saat musim hujan, sementara jalur itu merupakan rute terdekat dan paling efisien dibandingkan alternatif lainnya.
Sebelumnya, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meninjau langsung akses jalan di wilayah perbatasan Romang Tangayya pada akhir 2025. Dalam kunjungan tersebut, ia merespons kondisi jalan rusak parah dengan menyiapkan anggaran sekitar Rp4 miliar untuk pembangunan jalan beton guna meningkatkan aksesibilitas dan pelayanan warga.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Strategi Baru Tangani Banjir Antang, dari Tanggul, Retensi hingga EWS
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, meninjau langsung Perumahan Blok 10 Perumnas Antang, Kecamatan Manggala, Jumat (13/2/2026).
Jum'at, 13 Feb 2026 20:34
Makassar City
Beri Pengarahan di Forum Lintas SKPD, Appi: Jangan Bangun Kerajaan-kerajaan
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menyoroti persoalan internal birokrasi saat menghadiri Forum Lintas Perangkat Daerah yang digelar Bappeda Kota Makassar.
Kamis, 12 Feb 2026 20:47
Makassar City
Tak Hanya Tertibkan, Pemkot Makassar Siapkan Sentra untuk PKL
Pemkot Makassar melanjutkan penataan pedagang kaki lima (PKL) secara bertahap di seluruh kecamatan. Penertiban dilakukan dengan skema relokasi ke lokasi yang telah disiapkan pemerintah.
Kamis, 12 Feb 2026 20:39
Makassar City
Polemik Kuota SMP Makassar, Disdik Pastikan Tak Ada Siswa Terlantar
Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Makassar membantah informasi yang menyebut ratusan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) negeri tidak terdaftar dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) hingga harus mencari sekolah baru.
Kamis, 12 Feb 2026 06:34
Makassar City
Sampah Kanal hingga Drum Besi, Anak Muda Makassar Ubah Sampah Plastik Jadi BBM
Karya inovasi anak muda Kota Makassar kembali menunjukkan perannya dalam menjawab persoalan sosial di tengah masyarakat, Rabu (11/2/2026).
Rabu, 11 Feb 2026 15:33
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Konsolidasi Perdana, Syahar Komitmen Lanjutkan Tongkat Estafet Nasdem di Sulsel
2
Kantor PO New Liman Makassar Diduga Diserang Oknum Tak Bertanggung Jawab
3
Dorong Literasi Generasi Muda, PT Vale Edukasi Siswa Kelola Sampah Secara Bijak
4
Kerja Bakti Serentak, Pemkab Gowa Perkuat Budaya Bersih Jelang Ramadan
5
Instruksi Presiden Dijalankan, Ribuan Warga Bone Turun Kerja Bakti
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Konsolidasi Perdana, Syahar Komitmen Lanjutkan Tongkat Estafet Nasdem di Sulsel
2
Kantor PO New Liman Makassar Diduga Diserang Oknum Tak Bertanggung Jawab
3
Dorong Literasi Generasi Muda, PT Vale Edukasi Siswa Kelola Sampah Secara Bijak
4
Kerja Bakti Serentak, Pemkab Gowa Perkuat Budaya Bersih Jelang Ramadan
5
Instruksi Presiden Dijalankan, Ribuan Warga Bone Turun Kerja Bakti