Angin Kencang Rusak 10 Rumah Warga di Kota Makassar
Minggu, 09 Nov 2025 22:00
Sedikitnya 10 rumah warga di Asrama Kesdam Mimun III, Kelurahan Sambung Jawa, Kecamatan Mamajang Kota Makassar, rusak berat usai diterjang angin kencang pada Minggu, (09/11/2025). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Sedikitnya 10 rumah warga di Asrama Kesdam Mimun III, Kelurahan Sambung Jawa, Kecamatan Mamajang Kota Makassar, rusak berat usai diterjang angin kencang pada Minggu, (09/11/2025) sore hingga malam hari.
Kejadian bermula pada pukul 16:45 hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah tersebut. Beberapa atap rumah hancur diterjang angin kencang. "Sekitar 10 rumah terdampak, 10 kepala keluarga dengan 42 jiwa," kata Kepala BPBD Makassar Muhammad Fadli.
Dirinya menjelaskan, pada insiden tersebut tidak ada korban jiwa. Bahkan saat ini, BPBD Kota Makassar, TNI dan pihak pemerintah setempat melakukan penanganan awal termasuk melakukan kaji cepat awal. "Pengamanan wilayah dan pemadaman telah dilakukan, belum ada posko didirikan," katanya.
Hingga malam hari kondisi di Kota Makassar terus diguyur hujan deras yang terjadi sejak sore harinya. Bahkan BMKG sudah mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca ekstrem yang terjadi di Makassar. Termasuk Provinsi Sulsel.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar merilis peringatan dini cuaca tiga harian. Di hari Senin (10/11), masyarakat perlu waspada hujan sedang dan lebat di Bone, Gowa, Luwu, Luwu Utara, Maros, Palopo, Pinrang, Toraja Utara dan Wajo.
Kemudian di hari Selasa (11/11), hujan mengguyur wilayah Selatan dan utara. Status waspada hujan di Bantaeng, Bone, Gowa, Jeneponto, Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, Maros, Takalar, Tana Toraja, Toraja Utara, Wajo
Sementara di hari Rabu (12/11/), hujan meluas di beberapa daerah. Diantaranya Bantaeng, Barru, Bone, Gowa, Jeneponto, Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, Maros, Makassar, Pangkep, Palopo, Sinjai, Takalar, Tana Toraja, Toraja Utara dan Wajo.
Kejadian bermula pada pukul 16:45 hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah tersebut. Beberapa atap rumah hancur diterjang angin kencang. "Sekitar 10 rumah terdampak, 10 kepala keluarga dengan 42 jiwa," kata Kepala BPBD Makassar Muhammad Fadli.
Dirinya menjelaskan, pada insiden tersebut tidak ada korban jiwa. Bahkan saat ini, BPBD Kota Makassar, TNI dan pihak pemerintah setempat melakukan penanganan awal termasuk melakukan kaji cepat awal. "Pengamanan wilayah dan pemadaman telah dilakukan, belum ada posko didirikan," katanya.
Hingga malam hari kondisi di Kota Makassar terus diguyur hujan deras yang terjadi sejak sore harinya. Bahkan BMKG sudah mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca ekstrem yang terjadi di Makassar. Termasuk Provinsi Sulsel.
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar merilis peringatan dini cuaca tiga harian. Di hari Senin (10/11), masyarakat perlu waspada hujan sedang dan lebat di Bone, Gowa, Luwu, Luwu Utara, Maros, Palopo, Pinrang, Toraja Utara dan Wajo.
Kemudian di hari Selasa (11/11), hujan mengguyur wilayah Selatan dan utara. Status waspada hujan di Bantaeng, Bone, Gowa, Jeneponto, Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, Maros, Takalar, Tana Toraja, Toraja Utara, Wajo
Sementara di hari Rabu (12/11/), hujan meluas di beberapa daerah. Diantaranya Bantaeng, Barru, Bone, Gowa, Jeneponto, Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, Maros, Makassar, Pangkep, Palopo, Sinjai, Takalar, Tana Toraja, Toraja Utara dan Wajo.
(GUS)
Berita Terkait
News
Respons Cepat, BPBD Kota Makassar Lakukan Pencarian Orang Hilang di Laut
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar melakukan respon cepat pencarian korban orang hilang di laut di sekitar perairan Pelabuhan Pelindo, Kota Makassar, Minggu, (08/02/2026).
Minggu, 08 Feb 2026 14:58
News
Sembilan Nelayan Jadi Korban Kebakaran Kapal di Pelabuhan Paotere
Sebanyak sembilan orang nelayan menjadi korban, dalam insiden kebakaran kapal di wilayah Pelabuhan Paotere, Kelurahan Gusung, Kecamatan Ujung Tanah, Selasa, (3/02/2026), sekitar pukul 05.00 WITA subuh.
Selasa, 03 Feb 2026 11:30
News
Nelayan Tenggelam saat Pasang Jaring, BPBD Lakukan Pencarian
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar melakukan upaya pencarian terhadap korban tenggelam atas nama Yanto (35 tahun), seorang nelayan yang dilaporkan hilang saat sedang memasang jaring di perairan laut, Senin, (02/02/2026).
Senin, 02 Feb 2026 11:46
News
Angin Kencang Rusak 10 Rumah di Moncongloe Maros
Sebanyak 10 rumah milik warga di Desa Moncongloe, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros rusak diterjang angin kencang, (1/2/2026). Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.30 Wita.
Minggu, 01 Feb 2026 18:40
Sulsel
Angin Kencang Rusak Rumah Warga di Moncongloe Maros
Hujan deras disertai angin kencang membuat tiga rumah di Perumahan Bukit Asera di Dusun Manjalling, Desa Bonto Bunga, Kecamatan Moncongloe, Kabupaten Maros, rusak, Rabu (28/1/2026).
Rabu, 28 Jan 2026 20:52
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Karyawan Kafe Timbun Jalan Berlubang di Jalur Provinsi Jeneponto
2
Plang Informasi Milik Pemkab Lutim Diduga Dirusak Warga Penggarap Lahan di Lampia
3
Pelantikan IPHI Sulsel, Rahman Pina Ingatkan Makna Haji Mabrur Sepanjang Hayat
4
APIH Dukung Kebijakan Makassar Tutup Tempat Hiburan Selama Ramadan
5
Sampah Menumpuk di Jalan, Bupati Bone Angkut Pakai Mobil Pribadi
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Karyawan Kafe Timbun Jalan Berlubang di Jalur Provinsi Jeneponto
2
Plang Informasi Milik Pemkab Lutim Diduga Dirusak Warga Penggarap Lahan di Lampia
3
Pelantikan IPHI Sulsel, Rahman Pina Ingatkan Makna Haji Mabrur Sepanjang Hayat
4
APIH Dukung Kebijakan Makassar Tutup Tempat Hiburan Selama Ramadan
5
Sampah Menumpuk di Jalan, Bupati Bone Angkut Pakai Mobil Pribadi