Sembilan Nelayan Jadi Korban Kebakaran Kapal di Pelabuhan Paotere
Selasa, 03 Feb 2026 11:30
Tim BPBD Makassar saat melakukan evakuasi terhadap korban kebakaran bkapal di kawasan Pelabuhan Paotere Makassar. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Sebanyak sembilan orang nelayan menjadi korban, dalam insiden kebakaran kapal di wilayah Pelabuhan Paotere, Kelurahan Gusung, Kecamatan Ujung Tanah, Selasa, (3/02/2026), sekitar pukul 05.00 WITA subuh.
Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar bahwa kejadian bermula saat aktivitas pembongkaran ikan berlangsung. Menurut keterangan saksi mata, tiba-tiba terdengar suara ledakan dari mesin kapal yang kemudian memicu terjadinya kebakaran.
Akibat kejadian tersebut, tercatat 9 (sembilan) orang korban, seluruhnya berjenis kelamin laki-laki, dengan rincian sebagai berikut yakni, Dg Gassing (37), Dg Lanti’ (60), Dg Tangga (65), Rusli Dg Ngewa (45), Dg Rahmat (44), DgbItung (35), Ardi (16), Putra (16), dan Irisanga DgbGadding (65 tahun).
"Seluruh korban telah dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis di RS Angkatan Laut Jala Ammari Kodamar VI Makassar," kata Kepala BPBD Makassar M Fadli Tahar.
Dirinya menjelaskan, BPBD Kota Makassar berkoordinasi dengan unsur terkait dalam proses penanganan kejadian serta pendataan korban di lokasi. "Hingga saat ini, penyebab pasti ledakan masih dalam proses pendalaman oleh pihak berwenang," katanya.
BPBD Kota Makassar mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya pelaku aktivitas di kawasan pelabuhan, untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperhatikan aspek keselamatan kerja, terutama terkait kondisi mesin dan bahan mudah terbakar.
Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar bahwa kejadian bermula saat aktivitas pembongkaran ikan berlangsung. Menurut keterangan saksi mata, tiba-tiba terdengar suara ledakan dari mesin kapal yang kemudian memicu terjadinya kebakaran.
Akibat kejadian tersebut, tercatat 9 (sembilan) orang korban, seluruhnya berjenis kelamin laki-laki, dengan rincian sebagai berikut yakni, Dg Gassing (37), Dg Lanti’ (60), Dg Tangga (65), Rusli Dg Ngewa (45), Dg Rahmat (44), DgbItung (35), Ardi (16), Putra (16), dan Irisanga DgbGadding (65 tahun).
"Seluruh korban telah dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis di RS Angkatan Laut Jala Ammari Kodamar VI Makassar," kata Kepala BPBD Makassar M Fadli Tahar.
Dirinya menjelaskan, BPBD Kota Makassar berkoordinasi dengan unsur terkait dalam proses penanganan kejadian serta pendataan korban di lokasi. "Hingga saat ini, penyebab pasti ledakan masih dalam proses pendalaman oleh pihak berwenang," katanya.
BPBD Kota Makassar mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya pelaku aktivitas di kawasan pelabuhan, untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperhatikan aspek keselamatan kerja, terutama terkait kondisi mesin dan bahan mudah terbakar.
(GUS)
Berita Terkait
News
Gerak Cepat, RSAL Jala Ammari Tangani Korban Kebakaran Kapal Nelayan di Pelabuhan Paotere
TNI Angkatan Laut melalui RS Angkatan Laut (RSAL) Jala Ammari Kodaeral VI bergerak cepat dan sigap dalam menangani para korban kecelakaan kapal ikan nelayan Rismawati Indah yang terbakar di Pelabuhan Paotere
Selasa, 03 Feb 2026 11:43
News
Nelayan Tenggelam saat Pasang Jaring Ditemukan Meninggal Dunia
Seorang nelayan bernama Yanto (35 tahun) yang tenggelam terseret ombak di pantai Makassar, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Senin, (02/02/2026). Korban tenggelam saat memasang jaring.
Senin, 02 Feb 2026 13:06
News
Nelayan Tenggelam saat Pasang Jaring, BPBD Lakukan Pencarian
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar melakukan upaya pencarian terhadap korban tenggelam atas nama Yanto (35 tahun), seorang nelayan yang dilaporkan hilang saat sedang memasang jaring di perairan laut, Senin, (02/02/2026).
Senin, 02 Feb 2026 11:46
News
Masuk Malam dan Cuaca Buruk, Pencarian ATR 42-500 Dihentikan Sementara
Tim SAR gabungan menghentikan sementara proses pencarian pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport yang dilaporkan hilang kontak di kawasan Puncak Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros.
Sabtu, 17 Jan 2026 21:36
Sulsel
Tak Melaut karena Cuaca Buruk, Nelayan di Maros Andalkan Tabungan
Cuaca ekstrem melanda wilayah pesisir Desa Tupabiring, Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, dalam beberapa waktu terakhir.
Selasa, 13 Jan 2026 15:38
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Mahasiswa UKIP Makassar Tembus Enam Besar Lomba Artikel Ilmiah Nasional
2
Sengketa Lahan SDN 15 Bungeng Tuntas, 170 Siswa Kembali Sekolah
3
Persoalkan Eksekusi Lahan, Busrah Abdullah Tantang Uji Legalitas di PTUN
4
Lumba-lumba Terluka Terdampar di Pesisir Kuri Ca’di Maros
5
Mesin Sering Rusak! DPRD Sulsel Minta Segera Ganti KMP Balibo untuk Penyeberangan Bira-Pamatata
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Mahasiswa UKIP Makassar Tembus Enam Besar Lomba Artikel Ilmiah Nasional
2
Sengketa Lahan SDN 15 Bungeng Tuntas, 170 Siswa Kembali Sekolah
3
Persoalkan Eksekusi Lahan, Busrah Abdullah Tantang Uji Legalitas di PTUN
4
Lumba-lumba Terluka Terdampar di Pesisir Kuri Ca’di Maros
5
Mesin Sering Rusak! DPRD Sulsel Minta Segera Ganti KMP Balibo untuk Penyeberangan Bira-Pamatata