Nelayan Tenggelam saat Pasang Jaring Ditemukan Meninggal Dunia
Senin, 02 Feb 2026 13:06
Proses evakuasi nelayan yang tenggelam saat ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Seorang nelayan bernama Yanto (35 tahun) yang tenggelam terseret ombak di pantai Makassar, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Senin, (02/02/2026). Korban tenggelam saat memasang jaring.
Saat mendapatkan informasi kejadian, tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar bersama TNI-Polri dan warga setempat langsung melakukan pencarian.
Pada pukul 11.50 WITA, korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (MD) oleh tim gabungan BPBD, DAMKARMAT, TNI–Polri, serta masyarakat setempat. Selanjutnya, korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses selanjutnya.
Kepala BPBD Makassar M Fadli Tahar mengatakan, selama pelaksanaan operasi pencarian, tim menghadapi tantangan cuaca yang cukup berat, terutama ombak tinggi dan angin kencang. "Namun berkat sinergi dan kerja sama seluruh unsur di lapangan, proses pencarian dapat diselesaikan," kata dia.
BPBD Kota Makassar menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban serta mengimbau masyarakat, khususnya nelayan, agar lebih waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem dan selalu mengutamakan keselamatan saat melaut.
Diketahui laporan tenggelam tersebut diketahui dari kakak ipar korban atas nama Laha (48 tahun). Kejadian tersebut terjadi di tengah kondisi cuaca ekstrem dengan gelombang laut yang sangat tinggi, sehingga berpotensi membahayakan aktivitas nelayan.
Saat mendapatkan informasi kejadian, tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar bersama TNI-Polri dan warga setempat langsung melakukan pencarian.
Pada pukul 11.50 WITA, korban berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia (MD) oleh tim gabungan BPBD, DAMKARMAT, TNI–Polri, serta masyarakat setempat. Selanjutnya, korban dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses selanjutnya.
Kepala BPBD Makassar M Fadli Tahar mengatakan, selama pelaksanaan operasi pencarian, tim menghadapi tantangan cuaca yang cukup berat, terutama ombak tinggi dan angin kencang. "Namun berkat sinergi dan kerja sama seluruh unsur di lapangan, proses pencarian dapat diselesaikan," kata dia.
BPBD Kota Makassar menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban serta mengimbau masyarakat, khususnya nelayan, agar lebih waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem dan selalu mengutamakan keselamatan saat melaut.
Diketahui laporan tenggelam tersebut diketahui dari kakak ipar korban atas nama Laha (48 tahun). Kejadian tersebut terjadi di tengah kondisi cuaca ekstrem dengan gelombang laut yang sangat tinggi, sehingga berpotensi membahayakan aktivitas nelayan.
(GUS)
Berita Terkait
Ekbis
OJK Bekali Nelayan Jeneponto Cakap Kelola Keuangan dan Waspada Investasi Ilegal
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat literasi keuangan masyarakat pesisir Jeneponto sekaligus mengingatkan agar waspada terhadap tawaran investasi ilegal.
Selasa, 22 Sep 2026 09:29
Ekbis
HNSI Sulsel Apresiasi Kebijakan Presiden Prabowo Turunkan Harga BBM Nelayan
HNSI Sulsel mengapresiasi kebijakan Presiden RI Prabowo Subianto yang telah menetapkan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) khusus bagi nelayan.
Selasa, 14 Jul 2026 14:23
Ekbis
OJK Edukasi Keluarga Nelayan Sinjai Kelola Keuangan & Hindari Pinjol Ilegal
OJK Sulselbar bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI menggelar edukasi keuangan bagi keluarga nelayan di Desa Tongke-Tongke, Kabupaten Sinjai.
Kamis, 09 Jul 2026 20:13
Sulsel
Puluhan Kapal Ikut Pesta Nelayan, Tradisi Turun Temurun Masyarakat Desa Ujung Labuang
Masyarakat Desa Ujung Labuang, Suppa, Kabupaten Pinrang melaksanakan tradisi Pesta Nelayan yang digelar setiap dua tahun sekali.
Rabu, 08 Jul 2026 14:22
News
AIA Aklamasi Pimpin HNSI Sulsel, Fokus Perlindungan - Kesejahteraan Nelayan
Andi Iwan Darmawan Aras (AIA) resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Sulawesi Selatan periode 2026-2031.
Sabtu, 20 Jun 2026 22:47
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
IAS Bersama 197 Pengurus Golkar Sulsel Resmi Dilantik, Target Tambah Kursi 50 Persen
2
Guru Besar UIN Alauddin Imbau Jaga Kondusivitas di Tengah Polarisasi
3
Sosialisasi Bangga Kencana di Takalar, Perkuat Peran Keluarga untuk Generasi Berkualitas
4
Purwa Caraka Ajak Anak Makassar Tumbuh dan Percaya Diri Lewat Musik
5
Bupati Bone Apresiasi Pembalap dan Dampak Ekonomi Kejurnas Grasstrack
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
IAS Bersama 197 Pengurus Golkar Sulsel Resmi Dilantik, Target Tambah Kursi 50 Persen
2
Guru Besar UIN Alauddin Imbau Jaga Kondusivitas di Tengah Polarisasi
3
Sosialisasi Bangga Kencana di Takalar, Perkuat Peran Keluarga untuk Generasi Berkualitas
4
Purwa Caraka Ajak Anak Makassar Tumbuh dan Percaya Diri Lewat Musik
5
Bupati Bone Apresiasi Pembalap dan Dampak Ekonomi Kejurnas Grasstrack