Nelayan Tenggelam saat Pasang Jaring, BPBD Lakukan Pencarian
Senin, 02 Feb 2026 11:46
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar melakukan upaya pencarian terhadap korban tenggelam atas nama Yanto (35 tahun). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar melakukan upaya pencarian terhadap korban tenggelam atas nama Yanto (35 tahun), seorang nelayan yang dilaporkan hilang saat sedang memasang jaring di perairan laut, Senin, (02/02/2026).
Korban diketahui merupakan kakak ipar dari pelapor atas nama Laha (48 tahun). Kejadian tersebut terjadi saat kondisi cuaca tidak bersahabat dengan gelombang laut yang sangat tinggi, sehingga menyulitkan aktivitas melaut dan proses pencarian.
Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD Kota Makassar langsung merespons cepat dengan menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi kejadian. Proses pencarian dipimpin langsung oleh Kepala BPBD Kota Makassar, sebagai bentuk komitmen dan tanggung jawab penuh dalam penanganan kedaruratan di wilayah Kota Makassar.
Dalam pelaksanaan pencarian, tim menghadapi tantangan cuaca ekstrem, khususnya ombak tinggi dan angin kencang, sehingga pencarian dilakukan dengan mengutamakan keselamatan personel di lapangan serta koordinasi intensif dengan unsur terkait.
BPBD Kota Makassar terus melakukan pemantauan dan pencarian sesuai prosedur, serta mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya nelayan, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca ekstrem dan memperhatikan keselamatan saat beraktivitas di laut.
"Perkembangan selanjutnya akan disampaikan secara berkala sesuai hasil pencarian di lapangan," kata kepala BPBD Makassar Fadli Tahar.
Sebelumnya BPBD Makassar telah mengimbau masyarakat untuk waspada cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di awal Februari ini.
Korban diketahui merupakan kakak ipar dari pelapor atas nama Laha (48 tahun). Kejadian tersebut terjadi saat kondisi cuaca tidak bersahabat dengan gelombang laut yang sangat tinggi, sehingga menyulitkan aktivitas melaut dan proses pencarian.
Menindaklanjuti laporan tersebut, BPBD Kota Makassar langsung merespons cepat dengan menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi kejadian. Proses pencarian dipimpin langsung oleh Kepala BPBD Kota Makassar, sebagai bentuk komitmen dan tanggung jawab penuh dalam penanganan kedaruratan di wilayah Kota Makassar.
Dalam pelaksanaan pencarian, tim menghadapi tantangan cuaca ekstrem, khususnya ombak tinggi dan angin kencang, sehingga pencarian dilakukan dengan mengutamakan keselamatan personel di lapangan serta koordinasi intensif dengan unsur terkait.
BPBD Kota Makassar terus melakukan pemantauan dan pencarian sesuai prosedur, serta mengimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya nelayan, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca ekstrem dan memperhatikan keselamatan saat beraktivitas di laut.
"Perkembangan selanjutnya akan disampaikan secara berkala sesuai hasil pencarian di lapangan," kata kepala BPBD Makassar Fadli Tahar.
Sebelumnya BPBD Makassar telah mengimbau masyarakat untuk waspada cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di awal Februari ini.
(GUS)
Berita Terkait
Ekbis
Sinergi OJK dan Pemda Bone Perluas Akses Keuangan bagi Masyarakat Pesisir
OJK Sulselbar terus memperkuat upaya peningkatan literasi dan inklusi keuangan masyarakat melalui sinergi Program EKI dan Program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Desa Angkue, Kabupaten Bone.
Senin, 11 Mei 2026 11:57
Makassar City
BPBD Makassar Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Bencana
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar terus mematangkan rangkaian kegiatan peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) Tahun 2026.
Selasa, 28 Apr 2026 23:26
News
Cekcok Anak Berujung Maut, Nelayan di Kodingareng Tewas Ditikam Tetangga
Insiden berdarah terjadi di Pulau Kodingareng, Kecamatan Sangkarrang, Makassar, pada Senin malam (20/4/2026).
Rabu, 22 Apr 2026 05:36
Makassar City
BPBD Kota Makassar Siapkan Langkah Antisipasi Hadapi Kekeringan
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar mulai mematangkan langkah antisipasi menghadapi ancaman bencana kekeringan yang diprediksi akan mulai melanda pada Mei mendatang dan mencapai puncaknya pada Oktober 2026.
Rabu, 15 Apr 2026 18:07
Makassar City
Cegah Banjir, BPBD dan Kecamatan Panakkukang Keruk Sampah di Kanal Pettarani
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar bergerak cepat merespons aduan masyarakat terkait persoalan kebersihan lingkungan, khususnya penumpukan sampah di aliran kanal.
Selasa, 14 Apr 2026 12:58
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PT Satu Empat Lima Gugat Kasatker PJN III Sulsel soal Sanksi Blacklist PTUN Makassar
2
Penulisan Buku Internasional kerjasama UMI dengan Institut Terjemahan dan Buku Malaysia
3
Pemkot Makassar Lanjutkan Seleksi Direksi PDAM, Kemendagri Masuk Timsel
4
OJK Tingkatkan Strategi Anti-Scam Bersama Australia, Fokus Perlindungan Konsumen
5
Siswa Berkebutuhan Khusus Athirah Bersinar di Pentas Inklusi
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
PT Satu Empat Lima Gugat Kasatker PJN III Sulsel soal Sanksi Blacklist PTUN Makassar
2
Penulisan Buku Internasional kerjasama UMI dengan Institut Terjemahan dan Buku Malaysia
3
Pemkot Makassar Lanjutkan Seleksi Direksi PDAM, Kemendagri Masuk Timsel
4
OJK Tingkatkan Strategi Anti-Scam Bersama Australia, Fokus Perlindungan Konsumen
5
Siswa Berkebutuhan Khusus Athirah Bersinar di Pentas Inklusi