Mahasiswa UKIP Makassar Tembus Enam Besar Lomba Artikel Ilmiah Nasional
Senin, 02 Feb 2026 17:19
Tim mahasiswa Prodi Teknik Informatika UKIP Makassar berhasil sabet kejuaraan di Unmas Denpasar, Senin (2/2/2026). Foto: Istimewa
DENPASAR - Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Universitas Kristen Paulus Indonesia (UKIP) Makassar menorehkan prestasi pada Lomba Artikel Ilmiah Tingkat Nasional Pilar XIII dengan menembus enam besar. Kompetisi tersebut digelar oleh Unit Kegiatan Mahasiswa Kelompok Ilmiah Mahasiswa (UKM KIM) Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar, Senin (2/2/2026).
Tim mahasiswa UKIP Makassar yang berpartisipasi terdiri atas Lendra Oktavianus Setyohadi, Grace Laura Febriani, dan Sazikirana Pabuntang. Mereka mengusung artikel berjudul “Integrasi Teknologi dan Kearifan Lokal untuk Inovasi Berkelanjutan di Era Society 5.0: Studi Konteks Kearifan Lokal Makassar”.
Ketua tim, Lendra Oktavianus Setyohadi, menjelaskan bahwa tahapan kompetisi diawali dengan pendaftaran secara daring, kemudian dilanjutkan dengan seleksi berkas artikel oleh panitia hingga ditetapkan enam besar terbaik.
“Setelah seleksi itu baru diumumkan bahwa ada 6 besar. Kemudian diadu lagi, diseleksi lagi di kampus ini, dan penyerahan hadiahnya Universitas Mahasaraswati Denpasar. Kalau peserta yang berpartisipasi dalam lomba ini itu ada puluhan kampus seluruh Indonesia,” ungkapnya kepada SINDO Makassar.
Ia berharap prestasi tersebut dapat berlanjut melalui regenerasi mahasiswa UKIP yang aktif mengikuti kompetisi tingkat nasional. Di sisi lain, Lendra menargetkan untuk menyelesaikan studi dan skripsinya dalam waktu dekat.
“Kalau target besarnya sekarang mungkin selesaikan dulu kuliah ini dulu. Harapannya nanti ke depan ini kalau bisa semakin banyak kalau masih ada mahasiswa UKIP yang akan mengikuti beberapa lomba lagi, sambil ini kerja-kerja untuk skripsiannya kalau bisa begitu,” harapnya.
Artikel yang dikerjakan selama sekitar satu setengah bulan itu mengantarkan tim mahasiswa UKIP meraih predikat juara harapan III. Lendra menyebut, performa pada babak final dipengaruhi oleh faktor ketegangan serta kelengkapan data pendukung yang belum optimal.
“Kami hanya dapat juara harapan 3 karena ketegangan pada saat melakukan presentasi sama kurangnya dokumen pendukung pada saat sesi tanya jawab dengan dewan juri,” pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Dekan I Fakultas Teknik UKIP, Wendyanto Panggalo, menyampaikan apresiasi atas capaian mahasiswa Teknik Informatika UKIP yang berhasil bersaing di tingkat nasional.
“Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada mahasiswa Teknik Informatika yang telah menunjukkan kemampuan akademik dan daya saing di tingkat nasional,” ujarnya saat dikonfirmasi SINDO Makassar.
Pihak kampus berharap capaian tersebut dapat menjadi pemicu semangat bagi mahasiswa UKIP, khususnya di Program Studi Teknik Informatika, Sistem Informasi, dan Kecerdasan Buatan, untuk terus berkarya dan berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional.
“Kami berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus meningkatkan budaya riset, publikasi ilmiah, dan keberanian mengikuti kompetisi akademik di tingkat nasional dan bahkan internasional,” harap Wendyanto.
Tim mahasiswa UKIP Makassar yang berpartisipasi terdiri atas Lendra Oktavianus Setyohadi, Grace Laura Febriani, dan Sazikirana Pabuntang. Mereka mengusung artikel berjudul “Integrasi Teknologi dan Kearifan Lokal untuk Inovasi Berkelanjutan di Era Society 5.0: Studi Konteks Kearifan Lokal Makassar”.
Ketua tim, Lendra Oktavianus Setyohadi, menjelaskan bahwa tahapan kompetisi diawali dengan pendaftaran secara daring, kemudian dilanjutkan dengan seleksi berkas artikel oleh panitia hingga ditetapkan enam besar terbaik.
“Setelah seleksi itu baru diumumkan bahwa ada 6 besar. Kemudian diadu lagi, diseleksi lagi di kampus ini, dan penyerahan hadiahnya Universitas Mahasaraswati Denpasar. Kalau peserta yang berpartisipasi dalam lomba ini itu ada puluhan kampus seluruh Indonesia,” ungkapnya kepada SINDO Makassar.
Ia berharap prestasi tersebut dapat berlanjut melalui regenerasi mahasiswa UKIP yang aktif mengikuti kompetisi tingkat nasional. Di sisi lain, Lendra menargetkan untuk menyelesaikan studi dan skripsinya dalam waktu dekat.
“Kalau target besarnya sekarang mungkin selesaikan dulu kuliah ini dulu. Harapannya nanti ke depan ini kalau bisa semakin banyak kalau masih ada mahasiswa UKIP yang akan mengikuti beberapa lomba lagi, sambil ini kerja-kerja untuk skripsiannya kalau bisa begitu,” harapnya.
Artikel yang dikerjakan selama sekitar satu setengah bulan itu mengantarkan tim mahasiswa UKIP meraih predikat juara harapan III. Lendra menyebut, performa pada babak final dipengaruhi oleh faktor ketegangan serta kelengkapan data pendukung yang belum optimal.
“Kami hanya dapat juara harapan 3 karena ketegangan pada saat melakukan presentasi sama kurangnya dokumen pendukung pada saat sesi tanya jawab dengan dewan juri,” pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Dekan I Fakultas Teknik UKIP, Wendyanto Panggalo, menyampaikan apresiasi atas capaian mahasiswa Teknik Informatika UKIP yang berhasil bersaing di tingkat nasional.
“Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada mahasiswa Teknik Informatika yang telah menunjukkan kemampuan akademik dan daya saing di tingkat nasional,” ujarnya saat dikonfirmasi SINDO Makassar.
Pihak kampus berharap capaian tersebut dapat menjadi pemicu semangat bagi mahasiswa UKIP, khususnya di Program Studi Teknik Informatika, Sistem Informasi, dan Kecerdasan Buatan, untuk terus berkarya dan berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional.
“Kami berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa untuk terus meningkatkan budaya riset, publikasi ilmiah, dan keberanian mengikuti kompetisi akademik di tingkat nasional dan bahkan internasional,” harap Wendyanto.
(MAN)
Berita Terkait
News
Kolaborasi UKI Paulus & UMI Makassar Kembangkan Inovasi serta Budidaya Kedelai Berkelanjutan di Jenetaesa Maros
UKI Paulus dan UMI Makassar melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat untuk menerapkan Budidaya Kedelai Berkelanjutan dan Inovasi Tepat Guna di Desa Jenetaesa, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros.
Kamis, 13 Nov 2025 19:45
Sulsel
UKI Paulus Buka Prodi Kecerdasan Buatan Pertama se-Indonesia Timur
Universitas Kristen Indonesia (UKI) Paulus membuka Prodi S1 Kecerdasan Buatan (AI) di tahun 2025/2026. Diketahui, kelas ini merupakan Prodi AI pertama yang dibuka di kawasan se-Indonesia Timur.
Minggu, 06 Jul 2025 03:47
Sulsel
UKI Paulus Edukasi Warga Maros Manfaatkan Pekarangan dengan Teknik Bioflok & Hidroponik
Di Desa Jenetaesa, Kecamatan Simbang, Kabupaten Maros, lahan pekarangan umumnya sempit dan tidak subur. Ketua Gabungan Kelompok Tani Sipakatau, Mustari, mengungkapkan tantangan tersebut.
Sabtu, 21 Sep 2024 11:24
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Persoalkan Eksekusi Lahan, Busrah Abdullah Tantang Uji Legalitas di PTUN
2
Sengketa Lahan SDN 15 Bungeng Tuntas, 170 Siswa Kembali Sekolah
3
Sengketa Lahan di AP Pettarani Memanas, Busrah Pertanyakan Legalitas Dokumen Lawan
4
Mahasiswa UKIP Makassar Tembus Enam Besar Lomba Artikel Ilmiah Nasional
5
Lumba-lumba Terluka Terdampar di Pesisir Kuri Ca’di Maros
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Persoalkan Eksekusi Lahan, Busrah Abdullah Tantang Uji Legalitas di PTUN
2
Sengketa Lahan SDN 15 Bungeng Tuntas, 170 Siswa Kembali Sekolah
3
Sengketa Lahan di AP Pettarani Memanas, Busrah Pertanyakan Legalitas Dokumen Lawan
4
Mahasiswa UKIP Makassar Tembus Enam Besar Lomba Artikel Ilmiah Nasional
5
Lumba-lumba Terluka Terdampar di Pesisir Kuri Ca’di Maros