Lumba-lumba Terluka Terdampar di Pesisir Kuri Ca’di Maros
Senin, 02 Feb 2026 15:41
Warga mengamati lumba-lumba yang terdampar di Pesisir Kuri Cadi, Kabupaten Maros. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limomu
MAROS - Seekor lumba-lumba ditemukan terdampar di kawasan pantai Kuri Ca’di, Desa Nisombalia, Kecamatan Marusu, Kabupaten Maros, Senin pagi tadi, sekitar pukul 09.00 Wita. Satwa laut tersebut ditemukan warga di sela-sela pohon bakau, sekitar 10–20 meter dari bibir pantai.
Kepala Dusun Kuri Ca’di, Desa Nisombalia, Sapri, mengatakan lumba-lumba tersebut berukuran sekitar 1 meter 70 sentimeter dan ditemukan dalam kondisi kurang baik.
“Ikan ini sepertinya kurang sehat, karena ada beberapa luka dan mata sebelah kirinya ada gangguan,” jelasnya.
Sapri menuturkan, warga sempat berupaya membantu lumba-lumba tersebut kembali ke laut dengan mendorongnya sejauh 10 hingga 20 meter. Namun upaya itu tidak berhasil karena satwa tersebut kembali ke tepian pantai.
“Hanya saja lumba-lumba ini selalu kembali ke pinggir pantai. Sehingga sampai saat ini, lumba-lumba ini masih ada di pinggir laut,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut kepada instansi terkait, termasuk Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).
“Kami sudah melaporkan keberadaan lumba-lumba ini kepada instansi terkait. Termasuk BKPSDA,” katanya.
Menurut Sapri, bobot lumba-lumba tersebut diperkirakan cukup besar, mencapai sekitar 300 kilogram.
“Warga yang menemukan ikan tersebut awalnya tidak menyangka kalau itu lumba-lumba. Tapi mereka memastikan ketika mendekati lumba-lumba tersebut. Dan ternyata ikannya cukup besar,” pungkasnya.
Sebagai informasi, kondisi cuaca di Kabupaten Maros dalam beberapa hari terakhir dilaporkan ekstrem, ditandai dengan angin kencang dan hujan deras. Kondisi tersebut diduga memengaruhi arus laut dan menyebabkan lumba-lumba terseret hingga ke kawasan pesisir.
Kepala Dusun Kuri Ca’di, Desa Nisombalia, Sapri, mengatakan lumba-lumba tersebut berukuran sekitar 1 meter 70 sentimeter dan ditemukan dalam kondisi kurang baik.
“Ikan ini sepertinya kurang sehat, karena ada beberapa luka dan mata sebelah kirinya ada gangguan,” jelasnya.
Sapri menuturkan, warga sempat berupaya membantu lumba-lumba tersebut kembali ke laut dengan mendorongnya sejauh 10 hingga 20 meter. Namun upaya itu tidak berhasil karena satwa tersebut kembali ke tepian pantai.
“Hanya saja lumba-lumba ini selalu kembali ke pinggir pantai. Sehingga sampai saat ini, lumba-lumba ini masih ada di pinggir laut,” ujarnya.
Ia menambahkan, pihaknya telah melaporkan kejadian tersebut kepada instansi terkait, termasuk Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).
“Kami sudah melaporkan keberadaan lumba-lumba ini kepada instansi terkait. Termasuk BKPSDA,” katanya.
Menurut Sapri, bobot lumba-lumba tersebut diperkirakan cukup besar, mencapai sekitar 300 kilogram.
“Warga yang menemukan ikan tersebut awalnya tidak menyangka kalau itu lumba-lumba. Tapi mereka memastikan ketika mendekati lumba-lumba tersebut. Dan ternyata ikannya cukup besar,” pungkasnya.
Sebagai informasi, kondisi cuaca di Kabupaten Maros dalam beberapa hari terakhir dilaporkan ekstrem, ditandai dengan angin kencang dan hujan deras. Kondisi tersebut diduga memengaruhi arus laut dan menyebabkan lumba-lumba terseret hingga ke kawasan pesisir.
(MAN)
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Persoalkan Eksekusi Lahan, Busrah Abdullah Tantang Uji Legalitas di PTUN
2
Sengketa Lahan di AP Pettarani Memanas, Busrah Pertanyakan Legalitas Dokumen Lawan
3
Lumba-lumba Terluka Terdampar di Pesisir Kuri Ca’di Maros
4
Angin Kencang Rusak 10 Rumah di Moncongloe Maros
5
Perkuat Regenerasi, Puluhan Aktivis hingga Konten Kreator Ramai-Ramai Login Golkar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Persoalkan Eksekusi Lahan, Busrah Abdullah Tantang Uji Legalitas di PTUN
2
Sengketa Lahan di AP Pettarani Memanas, Busrah Pertanyakan Legalitas Dokumen Lawan
3
Lumba-lumba Terluka Terdampar di Pesisir Kuri Ca’di Maros
4
Angin Kencang Rusak 10 Rumah di Moncongloe Maros
5
Perkuat Regenerasi, Puluhan Aktivis hingga Konten Kreator Ramai-Ramai Login Golkar