Naik Signifikan, Kabupaten Gowa Berangkatkan 1.419 JCH
Senin, 02 Feb 2026 18:20
Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin membuka kegiatan manasik terintegrasi, Senin pagi. Foto: SINDO Makassar/Herni Amir
GOWA - Wakil Bupati Gowa, Darmawangsyah Muin membuka Bimbingan Manasik Jamaah Calon Haji (JCH) Terintegrasi tingkat Kabupaten Gowa Tahun 1447 H/2026 M di Masjid Agung Syekh Yusuf, Senin (2/2).
Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas meningkatnya kuota haji Kabupaten Gowa pada tahun ini. Jika sebelumnya Gowa memberangkatkan sekitar 500–600 jamaah setiap tahun, maka tahun 2026 jumlah tersebut meningkat signifikan menjadi 1.419 jamaah calon haji.
“Ini merupakan anugerah dan perhatian dari pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten. Semoga kuota ini dapat terus kita pertahankan bahkan ditingkatkan di tahun-tahun mendatang,” ujar Darmawangsyah.
Lebih lanjut, Darmawangsyah menyebut, Pemerintah Kabupaten Gowa terus berkomitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah calon haji, termasuk penyediaan fasilitas transportasi bus pemberangkatan untuk mendukung ketertiban pemberangkatan dan penjemputan jamaah.
“Perhatian pemerintah kepada jamaah terus kita lakukan. Semoga sinergi dan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Gowa dan Kementerian Haji dan Umrah mamupun Kemenag Gowa dapat terus terjalin dengan baik,” jelasnya.
Pada kesempatan itu dirinya berpesan agar seluruh jamaah mengikuti arahan dan bimbingan para pendamping haji yang telah terlatih dan profesional, sehingga seluruh rangkaian ibadah dapat dijalani dengan baik dan lancar.
“Luruskan niat dalam melaksanakan ibadah haji. Dengan niat yang tulus dan ikhlas, Insya Allah ibadah akan terasa lebih mudah dan mendapatkan haji yang mabrur. Selain itu, jaga kekompakan antarjamaah serta kesehatan, karena ibadah haji memiliki rangkaian yang panjang dan cukup berat,” pesannya.
Sementara Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Gowa, Alim Bahri menjelaskan bahwa dari total 1.419 jamaah calon haji, bimbingan manasik akan dilaksanakan sebanyak lima kali, terdiri dari satu kali di tingkat kabupaten dan empat kali di tingkat kecamatan.
“Untuk tingkat kecamatan, jadwal masih disesuaikan dengan kondisi jamaah. Kami membagi wilayah menjadi lima zona untuk memudahkan pendampingan dan penyampaian materi oleh pembimbing haji yang telah memiliki sertifikasi profesional,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa pemberangkatan jamaah calon haji dijadwalkan dimulai pada pertengahan April 2026 untuk kloter pertama.
“Untuk kloter jamaah asal Kabupaten Gowa masih dalam tahap penyusunan dan diperkirakan akan berangkat mulai kloter kelima ke atas,” tambahnya.
Di tempat yang sama, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Selatan, Iqbal Ismail, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Gowa atas hibah lahan untuk pembangunan kantor layanan haji dan umrah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemda Gowa atas hibah lahan ini. Semoga menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi daerah di bawah kepemimpinan yang mengedepankan nilai hati damai,” ucapnya.
Iqbal Ismail juga menjelaskan adanya perubahan kebijakan pembagian kuota haji dari pemerintah pusat, dimana kini didasarkan pada sistem waiting list yakni jamaah yang lebih dahulu mendaftar akan lebih dahulu diberangkatkan, dengan masa tunggu mencapai sekitar 26 tahun.
Selain itu, ia mengungkapkan bahwa biaya penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu tahun 2025 biaya haji mencapai sekitar Rp91 juta, maka pada tahun 2026 turun menjadi Rp89 juta.
Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas meningkatnya kuota haji Kabupaten Gowa pada tahun ini. Jika sebelumnya Gowa memberangkatkan sekitar 500–600 jamaah setiap tahun, maka tahun 2026 jumlah tersebut meningkat signifikan menjadi 1.419 jamaah calon haji.
“Ini merupakan anugerah dan perhatian dari pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten. Semoga kuota ini dapat terus kita pertahankan bahkan ditingkatkan di tahun-tahun mendatang,” ujar Darmawangsyah.
Lebih lanjut, Darmawangsyah menyebut, Pemerintah Kabupaten Gowa terus berkomitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah calon haji, termasuk penyediaan fasilitas transportasi bus pemberangkatan untuk mendukung ketertiban pemberangkatan dan penjemputan jamaah.
“Perhatian pemerintah kepada jamaah terus kita lakukan. Semoga sinergi dan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Gowa dan Kementerian Haji dan Umrah mamupun Kemenag Gowa dapat terus terjalin dengan baik,” jelasnya.
Pada kesempatan itu dirinya berpesan agar seluruh jamaah mengikuti arahan dan bimbingan para pendamping haji yang telah terlatih dan profesional, sehingga seluruh rangkaian ibadah dapat dijalani dengan baik dan lancar.
“Luruskan niat dalam melaksanakan ibadah haji. Dengan niat yang tulus dan ikhlas, Insya Allah ibadah akan terasa lebih mudah dan mendapatkan haji yang mabrur. Selain itu, jaga kekompakan antarjamaah serta kesehatan, karena ibadah haji memiliki rangkaian yang panjang dan cukup berat,” pesannya.
Sementara Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Gowa, Alim Bahri menjelaskan bahwa dari total 1.419 jamaah calon haji, bimbingan manasik akan dilaksanakan sebanyak lima kali, terdiri dari satu kali di tingkat kabupaten dan empat kali di tingkat kecamatan.
“Untuk tingkat kecamatan, jadwal masih disesuaikan dengan kondisi jamaah. Kami membagi wilayah menjadi lima zona untuk memudahkan pendampingan dan penyampaian materi oleh pembimbing haji yang telah memiliki sertifikasi profesional,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa pemberangkatan jamaah calon haji dijadwalkan dimulai pada pertengahan April 2026 untuk kloter pertama.
“Untuk kloter jamaah asal Kabupaten Gowa masih dalam tahap penyusunan dan diperkirakan akan berangkat mulai kloter kelima ke atas,” tambahnya.
Di tempat yang sama, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sulawesi Selatan, Iqbal Ismail, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Gowa atas hibah lahan untuk pembangunan kantor layanan haji dan umrah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemda Gowa atas hibah lahan ini. Semoga menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi daerah di bawah kepemimpinan yang mengedepankan nilai hati damai,” ucapnya.
Iqbal Ismail juga menjelaskan adanya perubahan kebijakan pembagian kuota haji dari pemerintah pusat, dimana kini didasarkan pada sistem waiting list yakni jamaah yang lebih dahulu mendaftar akan lebih dahulu diberangkatkan, dengan masa tunggu mencapai sekitar 26 tahun.
Selain itu, ia mengungkapkan bahwa biaya penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, yaitu tahun 2025 biaya haji mencapai sekitar Rp91 juta, maka pada tahun 2026 turun menjadi Rp89 juta.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
Pemkab Gowa Perkuat Kapasitas HAM, Fokus Perlindungan Kelompok Rentan
Pemerintah Kabupaten Gowa menggelar kegiatan Penguatan Kapasitas HAM bagi masyarakat di Baruga Karaeng Galesong. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah.
Jum'at, 13 Feb 2026 18:26
Sulsel
Kerja Bakti Serentak, Pemkab Gowa Perkuat Budaya Bersih Jelang Ramadan
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kabupaten Gowa menggelar apel besar kerja bakti serentak sebagai langkah memperkuat budaya hidup bersih dan sehat di masyarakat.
Jum'at, 13 Feb 2026 13:28
Sulsel
Pemkab Gowa Gelar Pasar Pangan Murah, 40 Pelaku Usaha Terlibat
Pemkab Gowa menggelar Pasar Pangan Murah menjelang Ramadan 1447 Hijriah. Kegiatan yang diinisiasi Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Gowa ini berlangsung pada 12–13 Februari 2026.
Kamis, 12 Feb 2026 18:16
Sulsel
Gowa Perkuat Aksi Lingkungan, Jumat Bersih Libatkan Semua Pihak
Pemkab Gowa akan melaksanakan program Jumat Bersih secara serentak sebagai tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia melalui Gerakan Indonesia ASRI
Kamis, 12 Feb 2026 10:52
Ekbis
Bupati Gowa Instruksikan TPID Kendalikan Inflasi Jelang Ramadan
Bupati Gowa membuka HLM TPID dalam rangka menghadapi bulan suci Ramadan dan Idul Fitri 1447 Hijriah Tahun 2026 di Baruga Tinggimae, Rumah Jabatan Bupati Gowa.
Rabu, 11 Feb 2026 16:06
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemkot Makassar Rasionalisasi Kewenangan Perbaikan Jalan Akses SMA 22
2
Tidak Ada Nama Putri Dakka, Nasdem Sulsel Godok 3 Nama Calon PAW RMS
3
2.000 Orang Ikut Berlari di Ajang HIPMI Run Strong 8 di Makassar
4
GAM Periode 2025–2027 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Pilar Perubahan Sosial di Makassar
5
Target 5 Besar di Porprov, KONI Maros Turunkan 476 Atlet
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Pemkot Makassar Rasionalisasi Kewenangan Perbaikan Jalan Akses SMA 22
2
Tidak Ada Nama Putri Dakka, Nasdem Sulsel Godok 3 Nama Calon PAW RMS
3
2.000 Orang Ikut Berlari di Ajang HIPMI Run Strong 8 di Makassar
4
GAM Periode 2025–2027 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Pilar Perubahan Sosial di Makassar
5
Target 5 Besar di Porprov, KONI Maros Turunkan 476 Atlet