Masuk Malam dan Cuaca Buruk, Pencarian ATR 42-500 Dihentikan Sementara

Sabtu, 17 Jan 2026 21:36
Masuk Malam dan Cuaca Buruk, Pencarian ATR 42-500 Dihentikan Sementara
Petugas gabungan berkoordinasi sebelum melakukan pencarian pesawat di Bulusaraung, Kabupaten Maros. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
Comment
Share
MAROS - Tim SAR gabungan menghentikan sementara proses pencarian pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport yang dilaporkan hilang kontak di kawasan Puncak Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sabtu (17/1/2026).

Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Andi Sultan, mengatakan penghentian sementara dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi cuaca serta faktor keselamatan karena pencarian telah memasuki malam hari.

"Sementara pencarian kita hentikan. Tapi kita gerakkan dulu anggota ke kaki Gunung Bulusaraung. Selanjutnya kita lihat kondisi cuaca, kalau memang memungkinkan, pencarian tetap kita laksanakan," katanya.

Sebelum dihentikan sementara, tim SAR telah melakukan penyisiran melalui jalur udara dan darat. Pencarian udara dilakukan menggunakan helikopter milik TNI Angkatan Udara.

"Dari hasil pantauan heli, petugas melihat satu titik merah yang dicurigai sebagai serpihan. Namun, tim belum dapat memastikan temuan tersebut," ujarnya.

Sementara itu, tim darat juga telah diterjunkan ke sejumlah lokasi berdasarkan informasi dari masyarakat. Namun hingga sore hari, hasil pencarian masih belum membuahkan hasil.

"Tim pertama dan kedua sudah melakukan penyisiran berdasarkan informasi warga, hasilnya nihil,” katanya.

Perkembangan lain diterima dari kawasan Bulusaraung setelah adanya laporan mengenai potensi serpihan di rumah seorang kepala dusun.

"Menindaklanjuti informasi tersebut, satu tim tambahan dari Makassar kembali diberangkatkan menuju lokasi tersebut," ujarnya.

Meski terdapat dugaan serpihan pesawat, pihak SAR menegaskan belum dapat memastikan kebenarannya karena belum ada konfirmasi resmi dari pihak maskapai.

"Kami belum bisa memastikan apakah itu serpihan pesawat. Fokus utama kami saat ini adalah pencarian korban,” tegasnya.

Berdasarkan data sementara, titik pencarian terfokus di kawasan Puncak Bulusaraung dengan estimasi waktu tempuh sekitar tiga jam perjalanan dari posko utama. Namun hingga tim tiba di lokasi, SAR belum dapat memastikan posisi pesawat, apakah berada di puncak atau di lereng gunung.
(MAN)
Berita Terkait
Area Pencarian ATR Diperluas Usai Temuan Diduga Serpihan Pesawat di Pangkep
News
Area Pencarian ATR Diperluas Usai Temuan Diduga Serpihan Pesawat di Pangkep
Area pencarian pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) rute Yogyakarta–Makassar diperluas hingga Kabupaten Pangkep, Sabtu malam (17/1/2026).
Sabtu, 17 Jan 2026 21:20
Pencarian Pesawat ATR yang Hilang Kontak di Maros Terkendala Medan dan Cuaca
News
Pencarian Pesawat ATR yang Hilang Kontak di Maros Terkendala Medan dan Cuaca
Pencarian pesawat ATR 42-500 tujuan Yogyakarta-Makassar dilaporkan hilang kontak saat melintas di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1/2026), masih terkendala dengan medan dan cuaca di lokasi pencarian.
Sabtu, 17 Jan 2026 20:49
Pesawat ATR Indonesia Air Transport Terdeteksi Keluar Jalur Sebelum Kontak Terputus
News
Pesawat ATR Indonesia Air Transport Terdeteksi Keluar Jalur Sebelum Kontak Terputus
Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) dengan registrasi PK-THT dilaporkan hilang kontak saat melakukan pendekatan ke Bandara Sultan Hasanuddin Makassar, Sabtu (17/1/2026).
Sabtu, 17 Jan 2026 20:31
Basarnas Bentuk Posko Pencarian Pesawat ATR Milik Indonesia Air Transport di Leang-leang
Sulsel
Basarnas Bentuk Posko Pencarian Pesawat ATR Milik Indonesia Air Transport di Leang-leang
Sebuah pesawat jenis ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) dilaporkan hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Sabtu siang, (17/1/2026), pihak Basarnas langsung membentuk posko di Leang-leang.
Sabtu, 17 Jan 2026 18:05
Manifest Dirilis, Pesawat ATR IAT Angkut 11 Orang Saat Hilang Kontak di Maros
Sulsel
Manifest Dirilis, Pesawat ATR IAT Angkut 11 Orang Saat Hilang Kontak di Maros
Data manifest penerbangan pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) rute Yogyakarta–Makassar yang hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, pada Sabtu, (17/1/2026), mencatat total 11 orang berada di dalam pesawat.
Sabtu, 17 Jan 2026 17:46
Berita Terbaru