Empat Pemuda Lompat ke Kanal Pampang Usai Menenggak Miras, 1 Orang Masih Hilang

Selasa, 19 Mei 2026 23:57
Empat Pemuda Lompat ke Kanal Pampang Usai Menenggak Miras, 1 Orang Masih Hilang
Petugas BPBD Makassar saat menyusuri Kanal mencari korban yang nekat lompat ke Kanal Pampang, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Selasa (19/5/2026) malam. Foto: BPBD Makassar
Comment
Share
MAKASSAR - Sebanyak empat pemuda diduga nekat melompat ke Kanal Pampang, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Selasa (19/5/2026) malam. Tiga orang berhasil diselamatkan dan satu masih dalam pencarian.

Korban yang masih dicari yakni bernama Omah (25) hingga kini masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan. Sementara itu, tiga rekannya berhasil selamat dalam insiden tersebut. Mereka masing-masing bernama Sakir (25), Rehan (22), dan Rapli (17).

Seluruh korban diketahui merupakan petugas kebersihan yang tinggal di sekitar Jalan Inspeksi Kanal 2, Kelurahan Panaikang, Kecamatan Panakkukang, Makassar. Aksi mereka lakukan dikabarkan karena mabuk usai menenggak minuman keras.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar, HM Fadli Tahar mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.00 WITA di area Kanal Pampang.“Berdasarkan informasi di lapangan, para korban sebelumnya mengonsumsi minuman keras (miras). Lorban kemudian melompat ke kanal diduga karena merasa gerah dan dalam kondisi tidak sadar,” ujar HM Fadli Tahar.

Menurutnya, arus kanal yang cukup deras menyebabkan korban bernama Omah terseret dan belum ditemukan hingga malam hari.Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Makassar, Basarnas, TNI, Polri, Damkar, pihak kecamatan, serta relawan potensi SAR langsung melakukan penyisiran di sekitar kanal setelah menerima laporan warga.

“Personel masih melakukan pencarian di sekitar Kanal Pampang. Kondisi cuaca cerah, namun arus air cukup deras sehingga menjadi kendala dalam proses pencarian,” katanya.

Sementara tiga korban yang selamat telah mendapatkan penanganan awal berupa pendampingan dan penenangan psikis dari petugas di lokasi kejadian.

BPBD Makassar memastikan proses pencarian akan terus dilakukan hingga korban ditemukan. Akses menuju lokasi kejadian disebut dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat sehingga memudahkan mobilisasi personel dan peralatan.

HM Fadli Tahar juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas berbahaya di sekitar kanal, terlebih dalam kondisi mabuk atau tidak sadar, karena dapat membahayakan keselamatan jiwa. “Informasi lanjutan akan kami perbarui sesuai perkembangan di lapangan,” tutupnya.
(GUS)
Berita Terkait
Berita Terbaru