Personel TNI-Polisi Diterjunkan Jaga Kondusivitas saat Pemilihan RT/RW
Rabu, 03 Des 2025 10:20
Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana, saat memberikan keterangan di media center Balai Kota Makassar, Selasa (2/12/2025). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin melakukan rapat koordinasi bersama Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana; dan Dandim 1408/Makassar, Letkol Kav. Ino Dwi Setyo Darmawan, di Balai Kota Makassar, Selasa (2/12/2025).
Rapat koordinasi bersama jajaran TNI dan Polisi ini dihelat untuk memastikan pelaksanaan pemilihan RT serentak, agar proses tersebut bisa berjalan aman, tertib, dan kondusif di seluruh wilayah Kota Makassar.
Dalam pertemuan tersebut, Kapolrestabes bersama Dandim menyatakan kesiapan membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dalam pengamanan, termasuk penurunan personel gabungan di titik-titik pemilihan.
“Babinkantibmas memang ada, tetapi itu tidak cukup. Kalau Pak Wali berkenan, saya bersama Dandim siap membantu. Kami ingin memastikan situasi tetap kondusif saat pemilihan berlangsung,” ujar Arya.
Lebih rinci, Arya juga menjelaskan pola penempatan personel pihaknya yang akan diterapkan berdasarkan pemetaan zona keamanan yakni hijau, kuning, dan merah.
“Kami sudah meminta tambahan pasukan dari Polda. Skemanya, satu personel polisi akan mengawal empat TPS di zona hijau, tiga TPS untuk zona kuning, dan dua TPS untuk zona merah,” urainya.
Menurutnya, strategi ini digunakan karena jumlah TPS cukup banyak sehingga diperlukan pembagian pengamanan yang proporsional dan tepat sasaran.
Menanggapi hal itu, Wali Kota Munafri menyambut positif dukungan Forkopimda dalam memastikan jalannya pemilihan berlangsung aman.
Ia menyepakati skema pentingnya pemetaan detail agar distribusi personel tepat dan tidak berlebihan di lokasi yang tidak memerlukan pengamanan intensif.
“Ada wilayah tanpa pemilih, ada yang hanya calon tunggal. Pasukan bisa diminimalisir di titik-titik itu agar fokus pengamanan maksimal di lokasi yang berpotensi rawan,” tegas Munafri.
Wali Kota yang akrab disapa Appi itu juga menyampaikan bahwa pemilihan RT serentak adalah tahap awal sebelum Pemilihan RW yang dijadwalkan berlangsung pada 8 Desember mendatang di kantor-kantor kelurahan.
Sebagai bentuk komitmen menjaga jalannya proses demokrasi tingkat dasar tersebut, Munafri memastikan dirinya bersama Kapolrestabes dan Dandim akan turun langsung ke lapangan untuk memantau situasi pemilihan, besok.
"Mereka ingin masyarakat tetap menjaga ketertiban dan tidak mudah terprovokasi, menyusul adanya potensi aksi keberatan dari pihak-pihak yang tidak terakomodasi di beberapa TPS. Kita ingin demokrasi berjalan sehat. Jika ada dinamika, kita harap riak seperti itu untuk kepentingan masyarakat,” harapnya Appi.
Diketahui pemilihan RT tahun ini menjadi momentum penting karena dihelat secara demokratis selayaknya pilkada dengan jumlah TPS cukup besar. Serta terdapat wilayah yang dinilai memerlukan pengawasan ekstra.
Rapat koordinasi bersama jajaran TNI dan Polisi ini dihelat untuk memastikan pelaksanaan pemilihan RT serentak, agar proses tersebut bisa berjalan aman, tertib, dan kondusif di seluruh wilayah Kota Makassar.
Dalam pertemuan tersebut, Kapolrestabes bersama Dandim menyatakan kesiapan membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dalam pengamanan, termasuk penurunan personel gabungan di titik-titik pemilihan.
“Babinkantibmas memang ada, tetapi itu tidak cukup. Kalau Pak Wali berkenan, saya bersama Dandim siap membantu. Kami ingin memastikan situasi tetap kondusif saat pemilihan berlangsung,” ujar Arya.
Lebih rinci, Arya juga menjelaskan pola penempatan personel pihaknya yang akan diterapkan berdasarkan pemetaan zona keamanan yakni hijau, kuning, dan merah.
“Kami sudah meminta tambahan pasukan dari Polda. Skemanya, satu personel polisi akan mengawal empat TPS di zona hijau, tiga TPS untuk zona kuning, dan dua TPS untuk zona merah,” urainya.
Menurutnya, strategi ini digunakan karena jumlah TPS cukup banyak sehingga diperlukan pembagian pengamanan yang proporsional dan tepat sasaran.
Menanggapi hal itu, Wali Kota Munafri menyambut positif dukungan Forkopimda dalam memastikan jalannya pemilihan berlangsung aman.
Ia menyepakati skema pentingnya pemetaan detail agar distribusi personel tepat dan tidak berlebihan di lokasi yang tidak memerlukan pengamanan intensif.
“Ada wilayah tanpa pemilih, ada yang hanya calon tunggal. Pasukan bisa diminimalisir di titik-titik itu agar fokus pengamanan maksimal di lokasi yang berpotensi rawan,” tegas Munafri.
Wali Kota yang akrab disapa Appi itu juga menyampaikan bahwa pemilihan RT serentak adalah tahap awal sebelum Pemilihan RW yang dijadwalkan berlangsung pada 8 Desember mendatang di kantor-kantor kelurahan.
Sebagai bentuk komitmen menjaga jalannya proses demokrasi tingkat dasar tersebut, Munafri memastikan dirinya bersama Kapolrestabes dan Dandim akan turun langsung ke lapangan untuk memantau situasi pemilihan, besok.
"Mereka ingin masyarakat tetap menjaga ketertiban dan tidak mudah terprovokasi, menyusul adanya potensi aksi keberatan dari pihak-pihak yang tidak terakomodasi di beberapa TPS. Kita ingin demokrasi berjalan sehat. Jika ada dinamika, kita harap riak seperti itu untuk kepentingan masyarakat,” harapnya Appi.
Diketahui pemilihan RT tahun ini menjadi momentum penting karena dihelat secara demokratis selayaknya pilkada dengan jumlah TPS cukup besar. Serta terdapat wilayah yang dinilai memerlukan pengawasan ekstra.
(MAN)
Berita Terkait
News
Kasus Skimming Kartu Kredit di Makassar, Terduga Pelaku Ditangkap Polisi
Kasus dugaan skimming dan penyalahgunaan kartu kredit yang dilaporkan korban FR (34) memasuki babak baru. Setelah melalui proses penyelidikan selama hampir dua bulan, polisi akhirnya mengamankan seorang pria berinisial AR yang diduga terkait dengan kasus tersebut.
Minggu, 13 Sep 2026 18:08
News
Blokade Akses Hauling PSN Pomalaa, Direktur Keamanan PT TRK Terekam Tantang & Maki Aparat TNI
Dalam peristiwa tersebut, Direktur Keamanan PT Tambang Rejeki Kolaka (TRK), Muslihuddin Haruna alias Horo, terekam terlibat ketegangan dan adu mulut dengan personel TNI yang bertugas mengamankan kawasan.
Minggu, 06 Sep 2026 17:44
News
Angka Kriminalitas dan Unjuk Rasa di Kota Makassar Turun
Jumlah aksi unjuk rasa di Kota Makassar disebut turun drastis, dari yang sebelumnya mencapai ratusan aksi dalam sepekan menjadi 24 aksi. Penurunan tersebut berjalan beriringan dengan turunnya angka kriminalitas.
Selasa, 01 Sep 2026 06:13
News
Lagi, Pesawat TNI Tergelincir di Runway Bandara Sultan Hasanuddin
Pesawat CASA milik TNI tergelincir di landasan pacu Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, Selasa (25/8/2026).
Selasa, 25 Agu 2026 15:01
News
Jenderal Gatot Ingatkan Meritokrasi di TNI dan Bahaya Perang Informasi
Mantan Panglima TNI Jenderal TNI (Purn.) Gatot Nurmantyo mengingatkan, jika promosi dan penempatan jabatan tidak lagi berdasarkan prestasi, kemampuan, moral, etika, pendidikan, dan pengalaman, profesionalisme serta netralitas TNI akan terancam.
Jum'at, 21 Agu 2026 22:50
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
FAI-UMI Bekali Maba dengan Nilai Keilmuan, Karakter, dan Pengembangan Diri
2
6 Tim Melaju ke Babak Final Teacher Tech Championship 2026 Bakti BCA
3
Sinergi PT Vale - TNI Dukung Olahraga & Budaya Lokal Lewat Patonro Run
4
Mengabdi 12 Tahun Lebih, 1.200 Karyawan JNE Diberangkatkan Umrah
5
Jenazah TKI Asal Maros yang Meninggal di Armenia Berhasil Dipulangkan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
FAI-UMI Bekali Maba dengan Nilai Keilmuan, Karakter, dan Pengembangan Diri
2
6 Tim Melaju ke Babak Final Teacher Tech Championship 2026 Bakti BCA
3
Sinergi PT Vale - TNI Dukung Olahraga & Budaya Lokal Lewat Patonro Run
4
Mengabdi 12 Tahun Lebih, 1.200 Karyawan JNE Diberangkatkan Umrah
5
Jenazah TKI Asal Maros yang Meninggal di Armenia Berhasil Dipulangkan