Survei Terbaru, 80,1 Persen Masyarakat Makassar Puas atas Kinerja Munafri-Aliyah
Kamis, 19 Feb 2026 19:33
Hasil temuan ini dirilis oleh Lembaga Survei terpercaya, Parameter Publik Indonesia (PPI) yang menganalisis setahun kepemimpinan Mulia di Hotel Mercure, Makassar pada Kamis (19/02/2026). Foto: Ist
MAKASSAR - Mayoritas publik Makassar merasa puas atas kinerja Munafri Arifuddin-Aliyah Mustika Ilham (MULIA) selama setahun memimpin kota ini.
Hasil temuan ini dirilis oleh Lembaga Survei terpercaya, Parameter Publik Indonesia (PPI) yang menganalisis setahun kepemimpinan Mulia di Hotel Mercure, Makassar pada Kamis (19/02/2026).
PPI merupakan lembaga survei terpercaya yang memiliki rekam jejak jelas. Mereka pernah melakukan sejumlah survei dengan akurat, seperti Pilwalkot Parepare 2018 dan Pilwalkot Makassar 2024.
Direktur PPI, Ras MD mengatakan survei ini dilakukan pada 05 sampai 14 Februari 2026 menggunakan 600 responden yang tersebar di 15 kecamatan di Kota Makassar. Menggunakan metode Multistage Random Sampling dengan margin of error +/-4,8% dan tingkat kepercayaan di atas 95 persen.
"Hasil temuan kami bahwa sebanyak 80,1 persen warga puas atas kinerja Munafri-Aliyah selama setahun. Jadi ada 4,8 persen sangat puas dan 75,3% cukup puas," ucap Ras MD saat memaparkan surveinya.
Sementara 15,3% merasa kurang puas, 1,7% tidak puas sama sekali dan 2,8% tidak tahu/tidak jawab.

Ras MD menuturkan, semua kalangan puas atas kinerja Munafri-Aliyah, mulai dari mayoritas Gen Z, Milenial, Gen X dan Baby Boomers.
Pada kelompok usia 17–29 tahun (Gen Z), sebanyak 75,5 persen responden menyatakan puas dan 5,7 persen sangat puas. Sementara itu, 14,2 persen mengaku kurang puas, 1,9 persen tidak puas sama sekali, dan 2,8 persen tidak tahu/tidak jawab.
Di kalangan usia 30–45 tahun (Milenial), tingkat kepuasan juga dominan. Sebanyak 72,9 persen responden menyatakan puas dan 7,8 persen sangat puas. Adapun 16,1 persen menyatakan kurang puas, 0,5 persen tidak puas sama sekali, serta 2,6 persen tidak tahu/tidak jawab.
Untuk kelompok usia 46–61 tahun (Gen X), 76,5 persen responden menyatakan puas dan 3,8 persen sangat puas. Sebanyak 14,1 persen kurang puas, 2,8 persen tidak puas sama sekali, dan 2,8 persen tidak tahu/tidak jawab.
Sementara itu, pada kelompok usia di atas 62 tahun (Baby Boomers), tingkat kepuasan juga tinggi dengan 77,5 persen menyatakan puas. Meski tidak ada yang menyatakan sangat puas, sebanyak 18,0 persen mengaku kurang puas, 1,1 persen tidak puas sama sekali, dan 3,4 persen tidak tahu/tidak jawab.
Sementara itu, sebanyak 76,5 persen warga menilai Munafri-Aliyah berhasil memimpin Kota Makassar. Mereka memberikan penilaian positif terhadap kinerja pasangan tersebut.
"Jadi sebanyak 72,7 persen responden menyatakan kepemimpinan Munafri–Aliyah cukup berhasil, sementara 3,8 persen menilai sangat berhasil," tuturnya.
Adapun 17,8 persen responden menilai kurang berhasil, 1,7 persen menyatakan tidak berhasil sama sekali, dan 4,0 persen menjawab tidak tahu atau tidak memberikan jawaban.
"Kesimpulannya, sebanyak 80,1% publik menyatakan puas terhadap kinerja.kepemimpinan Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham. Dan distribusi tingkat kepuasan di segmen usia merata di seluruh kelompok generasi," ungkap Ras MD.
Dia melanjutkan, sebanyak 76,5% publik menilai kepemimpinan Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham berhasil dalam menjalankan pemerintahan. Penilaian keberhasilan tersebut juga konsisten di berbagai kelompok usia.
"Secara keseluruhan, data menunjukkan legitimasi sosial yang kuat terhadap kepemimpinan Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham baik dari sisi kepuasan maupun persepsi keberhasilan memimpin lintas generasi," jelasnya.
Hasil temuan ini dirilis oleh Lembaga Survei terpercaya, Parameter Publik Indonesia (PPI) yang menganalisis setahun kepemimpinan Mulia di Hotel Mercure, Makassar pada Kamis (19/02/2026).
PPI merupakan lembaga survei terpercaya yang memiliki rekam jejak jelas. Mereka pernah melakukan sejumlah survei dengan akurat, seperti Pilwalkot Parepare 2018 dan Pilwalkot Makassar 2024.
Direktur PPI, Ras MD mengatakan survei ini dilakukan pada 05 sampai 14 Februari 2026 menggunakan 600 responden yang tersebar di 15 kecamatan di Kota Makassar. Menggunakan metode Multistage Random Sampling dengan margin of error +/-4,8% dan tingkat kepercayaan di atas 95 persen.
"Hasil temuan kami bahwa sebanyak 80,1 persen warga puas atas kinerja Munafri-Aliyah selama setahun. Jadi ada 4,8 persen sangat puas dan 75,3% cukup puas," ucap Ras MD saat memaparkan surveinya.
Sementara 15,3% merasa kurang puas, 1,7% tidak puas sama sekali dan 2,8% tidak tahu/tidak jawab.

Ras MD menuturkan, semua kalangan puas atas kinerja Munafri-Aliyah, mulai dari mayoritas Gen Z, Milenial, Gen X dan Baby Boomers.
Pada kelompok usia 17–29 tahun (Gen Z), sebanyak 75,5 persen responden menyatakan puas dan 5,7 persen sangat puas. Sementara itu, 14,2 persen mengaku kurang puas, 1,9 persen tidak puas sama sekali, dan 2,8 persen tidak tahu/tidak jawab.
Di kalangan usia 30–45 tahun (Milenial), tingkat kepuasan juga dominan. Sebanyak 72,9 persen responden menyatakan puas dan 7,8 persen sangat puas. Adapun 16,1 persen menyatakan kurang puas, 0,5 persen tidak puas sama sekali, serta 2,6 persen tidak tahu/tidak jawab.
Untuk kelompok usia 46–61 tahun (Gen X), 76,5 persen responden menyatakan puas dan 3,8 persen sangat puas. Sebanyak 14,1 persen kurang puas, 2,8 persen tidak puas sama sekali, dan 2,8 persen tidak tahu/tidak jawab.
Sementara itu, pada kelompok usia di atas 62 tahun (Baby Boomers), tingkat kepuasan juga tinggi dengan 77,5 persen menyatakan puas. Meski tidak ada yang menyatakan sangat puas, sebanyak 18,0 persen mengaku kurang puas, 1,1 persen tidak puas sama sekali, dan 3,4 persen tidak tahu/tidak jawab.
Sementara itu, sebanyak 76,5 persen warga menilai Munafri-Aliyah berhasil memimpin Kota Makassar. Mereka memberikan penilaian positif terhadap kinerja pasangan tersebut.
"Jadi sebanyak 72,7 persen responden menyatakan kepemimpinan Munafri–Aliyah cukup berhasil, sementara 3,8 persen menilai sangat berhasil," tuturnya.
Adapun 17,8 persen responden menilai kurang berhasil, 1,7 persen menyatakan tidak berhasil sama sekali, dan 4,0 persen menjawab tidak tahu atau tidak memberikan jawaban.
"Kesimpulannya, sebanyak 80,1% publik menyatakan puas terhadap kinerja.kepemimpinan Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham. Dan distribusi tingkat kepuasan di segmen usia merata di seluruh kelompok generasi," ungkap Ras MD.
Dia melanjutkan, sebanyak 76,5% publik menilai kepemimpinan Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham berhasil dalam menjalankan pemerintahan. Penilaian keberhasilan tersebut juga konsisten di berbagai kelompok usia.
"Secara keseluruhan, data menunjukkan legitimasi sosial yang kuat terhadap kepemimpinan Munafri Arifuddin dan Aliyah Mustika Ilham baik dari sisi kepuasan maupun persepsi keberhasilan memimpin lintas generasi," jelasnya.
(UMI)
Berita Terkait
Makassar City
1.157 Peserta Ikuti MTQ VIII KORPRI Nasional, Makassar-Pangkep Tuan Rumah
Sebanyak 1.157 peserta dari 117 kafilah mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Tingkat Nasional 2026 di Sulawesi Selatan.
Selasa, 25 Agu 2026 07:19
Sulsel
Kota Makassar Siap Sambut 1.600 Lebih Kafilah MTQ VIII KORPRI Nasional 2026
Pemkot Makassar memastikan kesiapan menyambut ribuan kafilah MTQ VIII KORPRI Tingkat Nasional Tahun 2026 dan menjadi salah satu pusat pelaksanaan sekaligus lokasi pembukaan hajatan nasional tersebut.
Senin, 24 Agu 2026 06:16
Makassar City
Serapan Anggaran Baru 35%, Legislator Makassar Desak Pelaksanaan Program Strategis
DPRD Kota Makassar menyoroti rendahnya serapan anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam monitoring dan evaluasi (monev) triwulan II 2026.
Jum'at, 21 Agu 2026 23:42
News
Wali Kota Munafri Warning Kepala OPD Makassar, Minta Kadis Ubah Cara Kerja
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, memberikan peringatan tegas kepada seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar segera mempercepat realisasi belanja pemerintah daerah.
Kamis, 20 Agu 2026 15:44
Sulsel
Perumda Air Minum Makassar Gandeng Kejati Sulsel Cegah Korupsi
Perumda Air Minum Kota Makassar menggandeng Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan untuk memperkuat pemahaman hukum dan mencegah tindak pidana korupsi dalam pengelolaan perusahaan.
Kamis, 20 Agu 2026 13:08
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Respon Bupati Barru Andi Ina soal Isu Gabung Gerindra
2
Lewat Gerak & Permainan di Air, Zivana Montessori Hadirkan Program Hidroterapi untuk Anak
3
Tinjau Jalan di Pelosok Wasuponda, Wabup Lutim Minta Desa Segera Lapor ke Dinas Terkait
4
Libur Maulid, IAS Maraton Konsolidasi Golkar di Maros & Makassar
5
IAS Pacu Konsolidasi Golkar Maros, Target Bidik Kejayaan di Pileg 2029
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Respon Bupati Barru Andi Ina soal Isu Gabung Gerindra
2
Lewat Gerak & Permainan di Air, Zivana Montessori Hadirkan Program Hidroterapi untuk Anak
3
Tinjau Jalan di Pelosok Wasuponda, Wabup Lutim Minta Desa Segera Lapor ke Dinas Terkait
4
Libur Maulid, IAS Maraton Konsolidasi Golkar di Maros & Makassar
5
IAS Pacu Konsolidasi Golkar Maros, Target Bidik Kejayaan di Pileg 2029