Provinsi Sulsel Jadi Rujukan Penerapan Manajemen Talenta
Selasa, 25 Agu 2026 19:58
Suasana Ekspose Manajemen Talenta Instansi Pemerintah Daerah Wilayah Provinsi Sulsel, di Aula Asta Cita Rujab Gubernur Sulsel, Selasa (25/8/2026). Foto: Istimewa
MAKASSAR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel berhasil mempercepat penerapan manajemen talenta hingga bisa menjadi rujukan daerah lain.
Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Prof Zudan Arif Fakrulloh bahkan memberikan apresiasi terhadap komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam mempercepat penerapan manajemen talenta.
Hal itu disampaikan Prof Zudan saat membuka Ekspose Manajemen Talenta Tahap II Instansi Pemerintah Daerah Wilayah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026, di Aula Asta Cita Rujab Gubernur Sulsel, Jalan Sungai Tangka, Kota Makassar, Selasa (25/8/2026).
Kegiatan ekspose tersebut dihadiri oleh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Kepala Kantor Regional IV BKN Makassar Nanang Subandi, para kepala daerah se-Sulsel, Sekretaris Daerah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) hingga BKPSDM dari kabupaten/kota se-Sulsel.
Prof Zudan mendorong pemerintah daerah dari provinsi lain untuk belajar langsung ke Sulawesi Selatan mengenai implementasi manajemen talenta pejabat eselon maupun ASN. “Saya ingin penerapan manajemen talenta bisa belajar ke Sulsel. Provinsi yang belum menerapkan, silakan datang ke Sulsel,” ujar Prof Zudan.
Mantan Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel ini menilai salah satu faktor yang membuat Sulawesi Selatan bergerak cepat dalam penerapan manajemen talenta adalah kuatnya komitmen pimpinan daerah.
Menurutnya, Sulsel merupakan wilayah di luar pulau jawa yang 100 persen melaksanakan manajemen talenta di pemerintahan daerah, capaian ini bukan hanya kuantitatif tapi implementasi nyata di daerah.
“Kalau ada yang bertanya kenapa Sulsel cepat dalam manajemen talenta? ya karena Gubernurnya Bapak Andi Sudirman Sulaiman,” ungkap Prof Zudan.
Ada pun Gubernur Sulsel Andi Sudirman mengatakan, penerapan manajemen talenta bagi pejabat eselon dan ASN di Sulawesi Selatan tidak boleh dipandang sebatas pemenuhan persyaratan administratif.
“Kita ingin menjadikannya sebagai fondasi dalam membangun birokrasi yang profesional, kompeten, berintegritas, berorientasi pada hasil, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Andi Sudirman.
Ia menyampaikan Sulsel menjadi salah satu daerah yang progresif dalam implementasi manajemen talenta. Bahkan, Sulsel menjadi wilayah di luar Pulau Jawa yang telah 100 persen melaksanakan manajemen talenta di lingkungan pemerintahan daerah.
Menurutnya, capaian tersebut bukan hanya bersifat kuantitatif, tetapi menunjukkan adanya implementasi nyata dalam pengelolaan sumber daya aparatur di daerah.
“Hari ini kita sudah merasakan manfaat dari talent full kepada pejabat eselon maupun ASN, untuk memastikan orang-orang yang ditempatkan pada posisi tertentu benar-benar sesuai dengan kompetensi, kapasitas dan potensinya,” jelasnya.
Hingga saat ini, sebanyak 13 instansi pemerintah daerah kabupaten/kota di Sulsel telah mendapatkan persetujuan penerapan Manajemen Talenta. Sementara pada Ekspose Tahap II ini, sebanyak 11 kabupaten/kota kembali mengikuti proses penilaian dan ekspose penerapan manajemen talenta.
Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Prof Zudan Arif Fakrulloh bahkan memberikan apresiasi terhadap komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam mempercepat penerapan manajemen talenta.
Hal itu disampaikan Prof Zudan saat membuka Ekspose Manajemen Talenta Tahap II Instansi Pemerintah Daerah Wilayah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026, di Aula Asta Cita Rujab Gubernur Sulsel, Jalan Sungai Tangka, Kota Makassar, Selasa (25/8/2026).
Kegiatan ekspose tersebut dihadiri oleh Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman, Kepala Kantor Regional IV BKN Makassar Nanang Subandi, para kepala daerah se-Sulsel, Sekretaris Daerah, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) hingga BKPSDM dari kabupaten/kota se-Sulsel.
Prof Zudan mendorong pemerintah daerah dari provinsi lain untuk belajar langsung ke Sulawesi Selatan mengenai implementasi manajemen talenta pejabat eselon maupun ASN. “Saya ingin penerapan manajemen talenta bisa belajar ke Sulsel. Provinsi yang belum menerapkan, silakan datang ke Sulsel,” ujar Prof Zudan.
Mantan Penjabat (Pj) Gubernur Sulsel ini menilai salah satu faktor yang membuat Sulawesi Selatan bergerak cepat dalam penerapan manajemen talenta adalah kuatnya komitmen pimpinan daerah.
Menurutnya, Sulsel merupakan wilayah di luar pulau jawa yang 100 persen melaksanakan manajemen talenta di pemerintahan daerah, capaian ini bukan hanya kuantitatif tapi implementasi nyata di daerah.
“Kalau ada yang bertanya kenapa Sulsel cepat dalam manajemen talenta? ya karena Gubernurnya Bapak Andi Sudirman Sulaiman,” ungkap Prof Zudan.
Ada pun Gubernur Sulsel Andi Sudirman mengatakan, penerapan manajemen talenta bagi pejabat eselon dan ASN di Sulawesi Selatan tidak boleh dipandang sebatas pemenuhan persyaratan administratif.
“Kita ingin menjadikannya sebagai fondasi dalam membangun birokrasi yang profesional, kompeten, berintegritas, berorientasi pada hasil, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Andi Sudirman.
Ia menyampaikan Sulsel menjadi salah satu daerah yang progresif dalam implementasi manajemen talenta. Bahkan, Sulsel menjadi wilayah di luar Pulau Jawa yang telah 100 persen melaksanakan manajemen talenta di lingkungan pemerintahan daerah.
Menurutnya, capaian tersebut bukan hanya bersifat kuantitatif, tetapi menunjukkan adanya implementasi nyata dalam pengelolaan sumber daya aparatur di daerah.
“Hari ini kita sudah merasakan manfaat dari talent full kepada pejabat eselon maupun ASN, untuk memastikan orang-orang yang ditempatkan pada posisi tertentu benar-benar sesuai dengan kompetensi, kapasitas dan potensinya,” jelasnya.
Hingga saat ini, sebanyak 13 instansi pemerintah daerah kabupaten/kota di Sulsel telah mendapatkan persetujuan penerapan Manajemen Talenta. Sementara pada Ekspose Tahap II ini, sebanyak 11 kabupaten/kota kembali mengikuti proses penilaian dan ekspose penerapan manajemen talenta.
(GUS)
Berita Terkait
Ekbis
Perkuat TPAKD, OJK Dorong Pengembangan Ekonomi Sulsel Berbasis Kakao
Sebagai bentuk konkret implementasi pendekatan PED, dalam kegiatan tersebut dilakukan penandatanganan MoU Pengembangan Ekonomi Daerah Komoditas Kakao.
Senin, 24 Agu 2026 10:36
News
Kemarau Tingkatkan Risiko Karhutla, Perkuat Patroli dan Edukasi Warga
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan memperkuat kesiapsiagaan menghadapi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), di tengah kondisi kemarau yang membuat vegetasi dan lahan lebih mudah terbakar.
Kamis, 20 Agu 2026 13:43
News
Pelindo Dukung Mudik Gratis Sulsel, Pemprov Beri Apresiasi
Dukungan Pelindo terhadap Program Mudik Gratis Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan 2026 mendapat apresiasi dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.
Rabu, 19 Agu 2026 13:39
News
30 Ton Bantuan Kemanusiaan dari Sulsel Dikirim untuk Korban Gempa NTT
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak bencana gempa bumi.
Selasa, 18 Agu 2026 23:24
News
PLN UID Sulselrabar Raih Penghargaan Pemprov Sulsel atas Dukungan Mudik Gratis
Pemprov Sulsel memberikan penghargaan kepada PLN UID Sulselrabar atas kontribusinya dalam mendukung program strategis daerah, khususnya pelaksanaan Mudik Gratis Pemprov Sulsel 2026.
Selasa, 18 Agu 2026 13:50
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Respon Bupati Barru Andi Ina soal Isu Gabung Gerindra
2
UKI Paulus & UMI Makassar Kembangkan Penangkaran Kedelai Adaptif Iklim di Desa Jenetaesa
3
Kebakaran Lahan Kosong 5.000 Meter Persegi di Tallasa City Berhasil Dipadamkan
4
Lewat Gerak & Permainan di Air, Zivana Montessori Hadirkan Program Hidroterapi untuk Anak
5
Tinjau Jalan di Pelosok Wasuponda, Wabup Lutim Minta Desa Segera Lapor ke Dinas Terkait
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Respon Bupati Barru Andi Ina soal Isu Gabung Gerindra
2
UKI Paulus & UMI Makassar Kembangkan Penangkaran Kedelai Adaptif Iklim di Desa Jenetaesa
3
Kebakaran Lahan Kosong 5.000 Meter Persegi di Tallasa City Berhasil Dipadamkan
4
Lewat Gerak & Permainan di Air, Zivana Montessori Hadirkan Program Hidroterapi untuk Anak
5
Tinjau Jalan di Pelosok Wasuponda, Wabup Lutim Minta Desa Segera Lapor ke Dinas Terkait