Wali Kota Makassar Ajak Muhammadiyah Kolaborasi di Berbagai Sektor Strategis

Minggu, 12 Apr 2026 17:34
Wali Kota Makassar Ajak Muhammadiyah Kolaborasi di Berbagai Sektor Strategis
WAli Kota Makassar, Munafri Arifuddin saat menghadiri kegiatan sawalan Muhammadiyah Makassar. Foto: Istimewa
Comment
Share
MAKASSAR - Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, terus mendorong penguatan kolaborasi antara Pemerintah Kota Makassar dan Muhammadiyah. Sinergi ini dinilai penting untuk mendukung pembangunan di berbagai sektor strategis, mulai dari pendidikan, pengelolaan sampah, hingga urban farming.

Hal tersebut disampaikan Munafri Arifuddin, yang akrab disapa Appi, saat menghadiri kegiatan Syawalan 1447 Hijriah Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Makassar. Kegiatan itu digelar di Gedung BBPMP Sulsel, Jalan AP Pettarani, Makassar, Minggu (12/4/2025).

Dalam sambutannya, Appi menyampaikan apresiasi kepada Muhammadiyah Kota Makassar atas kontribusinya dalam pembangunan daerah. Ia menilai, peran organisasi masyarakat sangat penting dalam mempercepat kemajuan kota.

“Pertemuan ini mungkin bukan yang pertama, tetapi menjadi bagian penting bagaimana pemerintah kota bersama organisasi besar seperti Muhammadiyah, terus membangun sinergi,” jelasnya.

“Juga bekerja sama, dan berkolaborasi untuk membangun Kota Makassar yang kita cintai,” sambung Appi.

Menurutnya, Muhammadiyah memiliki kekuatan besar melalui jaringan, kader, dan tokoh yang tersebar di berbagai sektor. Hal itu menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan, khususnya di bidang pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan masyarakat.

Appi pun mendorong agar kader Muhammadiyah terus berperan aktif dalam mendukung program pemerintah, terutama dalam peningkatan kualitas pendidikan.

“Khusus dunia pendidikan, keberadaan sekolah-sekolah Muhammadiyah harus tetap menjadi pilihan utama masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Makassar membuka peluang kerja sama agar siswa yang tidak tertampung di sekolah negeri dapat diarahkan ke sekolah Muhammadiyah, dengan skema pembiayaan ditanggung pemerintah.

“Ini bagian penting dalam menjaga kualitas pendidikan di Kota Makassar,” tutur orang nomor satu di Makassar itu.

Selain pendidikan, Appi juga menyoroti persoalan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah yang mencapai sekitar 1.000 ton per hari di Kota Makassar. Ia mengajak Muhammadiyah untuk ikut ambil bagian melalui edukasi kepada masyarakat.

Menurutnya, pengelolaan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga dapat membuka peluang ekonomi.

Dia mencontohkan, sampah plastik yang dipilah memiliki nilai jual hingga Rp6.000–Rp8.000 per kilogram. Sementara sampah organik dapat diolah menjadi kompos.

“Ini bisa menjadi peluang, sumber penghasilan tambahan bagi keluarga, khususnya ibu rumah tangga, jika dikelola dengan baik,” ujarnya.

Appi menjelaskan, Pemerintah Kota Makassar telah mengembangkan pengolahan sampah berbasis rumah tangga, termasuk pemanfaatan maggot (larva lalat) untuk mengurai sampah organik. Program ini diharapkan mampu mengurangi volume sampah sekaligus mendukung pertanian perkotaan.

Ia juga mengusulkan agar kader Muhammadiyah membina minimal dua lorong sebagai percontohan pengelolaan sampah terpadu yang terhubung dengan program ketahanan pangan.

“Dari sampah menjadi maggot, dari maggot menjadi pakan ternak, dari kompos menjadi pupuk, lalu kita gunakan untuk urban farming,” Terangnya.

“Ini sistem yang saling terhubung dan memberi manfaat langsung kebutuhan,” lanjut Appi.

Lebih jauh, Appi mengungkapkan bahwa Makassar tengah membuka peluang investasi besar melalui pembangunan pembangkit listrik berbasis sampah dengan nilai sekitar Rp3 triliun. Proyek ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk persoalan lingkungan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Di akhir sambutannya, ia menegaskan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam menghadapi tantangan pembangunan.

“Masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita selesaikan bersama. Tidak ada yang bisa menyelesaikan ini sendiri, kecuali dengan membangun kolaborasi dan kerja sama,” pungkasnya.
(MAN)
Berita Terkait
HUT ke-419 Makassar, Pemkot Fokus Program Berdampak bagi Warga
Makassar City
HUT ke-419 Makassar, Pemkot Fokus Program Berdampak bagi Warga
Pemerintah Kota Makassar mengubah konsep perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-419 Kota Makassar dengan mengutamakan program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Rabu, 28 Okt 2026 20:58
Kemensos RI Beri Penghargaan Penanggulangan Bencana kepada Wali Kota Makassar
Makassar City
Kemensos RI Beri Penghargaan Penanggulangan Bencana kepada Wali Kota Makassar
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menerima piagam penghargaan dari Menteri Sosial Republik Indonesia, Saifullah Yusuf, atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdiannya dalam upaya penanggulangan bencana, mulai dari fase prabencana, tanggap darurat, hingga pascabencana.
Selasa, 27 Okt 2026 11:00
Wali Kota Makassar Minta Proyek Stadion Untia Libatkan Tenaga Kerja Lokal
Makassar City
Wali Kota Makassar Minta Proyek Stadion Untia Libatkan Tenaga Kerja Lokal
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek pembangunan Stadion Untia, di Jalan Salodong, Kelurahan Untia, Kecamatan Biringkanaya, Senin (26/10/2026).
Senin, 26 Okt 2026 13:56
Gandeng Rappo, Mal Ratu Indah Sulap Limbah Tutup Botol Plastik Menjadi Furnitur
News
Gandeng Rappo, Mal Ratu Indah Sulap Limbah Tutup Botol Plastik Menjadi Furnitur
Limbah tutup botol plastik dari tenant makanan dan minuman di Mal Ratu Indah, Makassar, akan diolah menjadi furnitur yang dapat dimanfaatkan pengunjung.1¹
Jum'at, 23 Okt 2026 23:55
Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Wali Kota Makassar Siap Tindak Lanjuti Arahan Presiden Prabowo
Makassar City
Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Wali Kota Makassar Siap Tindak Lanjuti Arahan Presiden Prabowo
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) 2026 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026).
Kamis, 22 Okt 2026 22:18
Berita Terbaru