Syarat Ketat Calon Ketua Kadin Sulsel: Wajib Aktif & Kantongi Dukungan 6 Daerah
Rabu, 27 Mei 2026 12:23
OC dan SC Musyawarah Provinsi VIII Kadin Sulsel menggelar konferensi pers untuk memaparkan persiapan dan tahapan kegiatan. Foto/Tri Yari Kurniawan
MAKASSAR - Bursa calon Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Sulawesi Selatan mulai menghangat jelang Musyawarah Provinsi (Muprov) VIII Kadin Sulsel yang dijadwalkan berlangsung pada 12–14 Juni 2026 di Hakuna Matata, Bira, Kabupaten Bulukumba.
Steering Committee (SC) Muprov VIII Kadin Sulsel menegaskan, setiap bakal calon ketua wajib mengantongi minimal enam surat rekomendasi dari Kadin kabupaten/kota definitif di Sulawesi Selatan.
Ketua SC Muprov VIII Kadin Sulsel, Harmansyah, mengatakan syarat tersebut menjadi ketentuan utama yang harus dipenuhi seluruh bakal calon sebelum dinyatakan lolos sebagai peserta pencalonan.
“Untuk rekomendasi, minimal punya enam rekomendasi dari enam kabupaten/kota,” kata Harmansyah saat konferensi pers Muprov VIII Kadin Sulsel di Makassar.
Menurut dia, dukungan tersebut tidak hanya menjadi syarat administratif, tetapi juga mencerminkan tingkat penerimaan dan komunikasi kandidat di internal organisasi Kadin daerah.
Selain dukungan enam daerah, bakal calon juga diwajibkan berstatus anggota biasa Kadin atau memiliki KTA-B aktif selama tiga tahun berturut-turut, yakni 2024, 2025, dan 2026.
“Yang berhak mencalonkan diri adalah anggota biasa atau teregister memiliki KTA-B tiga tahun berturut-turut berjalan. Itu menjadi parameter bahwa pengurus itu aktif atau tidak,” ujarnya.
SC Muprov, lanjut Harmansyah, berkomitmen menjaga proses pencalonan berlangsung terbuka, transparan, dan sesuai AD/ART organisasi. Tahapan pendaftaran bakal calon ketua akan dimulai pada 28–31 Mei 2026 untuk pengambilan formulir, sedangkan pengembalian formulir dijadwalkan pada 1–4 Juni 2026.
Panitia juga menyiapkan sistem digitalisasi pendaftaran guna mempermudah proses administrasi para kandidat, termasuk bagi calon yang berada di luar daerah.
“Pengambilan dan pengembalian formulir bisa dilakukan secara online. Ini untuk mempermudah proses pendaftaran,” katanya.
Sebelum pelaksanaan Muprov, panitia juga akan menggelar pra-Muprov bertajuk Tudang Sipulung pada 30 Mei 2026 sebagai bagian dari konsolidasi organisasi.
Sementara itu, Ketua Organizing Committee (OC) Musprov VIII Kadin Sulsel, Adnan Pratama, mengatakan pelaksanaan Musprov di Bulukumba menjadi bagian dari upaya pemerataan kegiatan organisasi di daerah.
“Sulsel bukan hanya Makassar. Musprov selanjutnya juga bisa diarahkan ke daerah lain,” ujarnya.
Ia menambahkan, Muprov VIII Kadin Sulsel diproyeksikan dihadiri sekitar 500 peserta yang terdiri dari peserta penuh, peninjau, dan undangan, termasuk sejumlah kepala daerah dan pengurus Kadin pusat.
Panitia menargetkan Muprov tidak hanya menjadi agenda pergantian kepemimpinan, tetapi juga momentum memperkuat sinergi dunia usaha dan pemerintah daerah di tengah tantangan perekonomian saat ini.
Steering Committee (SC) Muprov VIII Kadin Sulsel menegaskan, setiap bakal calon ketua wajib mengantongi minimal enam surat rekomendasi dari Kadin kabupaten/kota definitif di Sulawesi Selatan.
Ketua SC Muprov VIII Kadin Sulsel, Harmansyah, mengatakan syarat tersebut menjadi ketentuan utama yang harus dipenuhi seluruh bakal calon sebelum dinyatakan lolos sebagai peserta pencalonan.
“Untuk rekomendasi, minimal punya enam rekomendasi dari enam kabupaten/kota,” kata Harmansyah saat konferensi pers Muprov VIII Kadin Sulsel di Makassar.
Menurut dia, dukungan tersebut tidak hanya menjadi syarat administratif, tetapi juga mencerminkan tingkat penerimaan dan komunikasi kandidat di internal organisasi Kadin daerah.
Selain dukungan enam daerah, bakal calon juga diwajibkan berstatus anggota biasa Kadin atau memiliki KTA-B aktif selama tiga tahun berturut-turut, yakni 2024, 2025, dan 2026.
“Yang berhak mencalonkan diri adalah anggota biasa atau teregister memiliki KTA-B tiga tahun berturut-turut berjalan. Itu menjadi parameter bahwa pengurus itu aktif atau tidak,” ujarnya.
SC Muprov, lanjut Harmansyah, berkomitmen menjaga proses pencalonan berlangsung terbuka, transparan, dan sesuai AD/ART organisasi. Tahapan pendaftaran bakal calon ketua akan dimulai pada 28–31 Mei 2026 untuk pengambilan formulir, sedangkan pengembalian formulir dijadwalkan pada 1–4 Juni 2026.
Panitia juga menyiapkan sistem digitalisasi pendaftaran guna mempermudah proses administrasi para kandidat, termasuk bagi calon yang berada di luar daerah.
“Pengambilan dan pengembalian formulir bisa dilakukan secara online. Ini untuk mempermudah proses pendaftaran,” katanya.
Sebelum pelaksanaan Muprov, panitia juga akan menggelar pra-Muprov bertajuk Tudang Sipulung pada 30 Mei 2026 sebagai bagian dari konsolidasi organisasi.
Sementara itu, Ketua Organizing Committee (OC) Musprov VIII Kadin Sulsel, Adnan Pratama, mengatakan pelaksanaan Musprov di Bulukumba menjadi bagian dari upaya pemerataan kegiatan organisasi di daerah.
“Sulsel bukan hanya Makassar. Musprov selanjutnya juga bisa diarahkan ke daerah lain,” ujarnya.
Ia menambahkan, Muprov VIII Kadin Sulsel diproyeksikan dihadiri sekitar 500 peserta yang terdiri dari peserta penuh, peninjau, dan undangan, termasuk sejumlah kepala daerah dan pengurus Kadin pusat.
Panitia menargetkan Muprov tidak hanya menjadi agenda pergantian kepemimpinan, tetapi juga momentum memperkuat sinergi dunia usaha dan pemerintah daerah di tengah tantangan perekonomian saat ini.
(TRI)
Berita Terkait
News
Muprov VIII Kadin Sulsel Siap Digelar, Pendaftaran Calon Bisa Via Online
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Selatan mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Muprov) VIII.
Selasa, 26 Mei 2026 17:23
Sulsel
Ramaikan Bursa Calon Ketua, Usman Marham jadi Figur Kunci di Tengah Kebuntuan Musda Golkar
Usman Marham pernah menjadi pengurus DPP Golkar selama tiga periode. Ia masuk pengurus era Ketua Umum Aburizal Bakrie, Setya Novanto, hingga Airlangga Hartarto di DPP Golkar.
Minggu, 26 Apr 2026 16:23
Sulsel
Ketua DPD Pinrang Usman Marham Serahkan Peluang Maju Musda ke DPP Golkar
Nama Usman Marham mulai ramai diperbincangkan dalam bursa calon Ketua DPD I Partai Golkar Sulawesi Selatan menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda). Saat ini, ia menjabat sebagai Ketua DPD II Golkar Kabupaten Pinrang.
Kamis, 23 Apr 2026 22:06
Sulsel
Teknologi Barcode Amankan Musda Golkar Sulsel, Hanya Peserta Resmi yang Lolos
Panitia Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Sulawesi Selatan menerapkan sistem keamanan ketat dengan menggunakan teknologi barcode untuk memverifikasi keabsahan peserta.
Minggu, 05 Apr 2026 20:28
Sulsel
Golkar Sulsel Siap Gelar Musda, Calon Ketua Wajib Kantongi Restu Bahlil
DPD I Golkar Sulsel akhirnya mantap menggelar musyawarah daerah (Musda) bulan Maret ini. Mereka sepakat melaksanakan agenda penting ini habis lebaran.
Minggu, 08 Mar 2026 13:50
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Muprov VIII Kadin Sulsel Siap Digelar, Pendaftaran Calon Bisa Via Online
2
Iduladha 1447 H, FIFGROUP Cabang Makassar Berbagi Hewan Kurban untuk Masyarakat
3
Sambut Milad ke-72, Pascasarjana UMI Siap Gelar Konferensi Internasional Berindeks Scopus
4
Polda Sulsel Tangkap 176 Pelaku Begal dan Geng Motor, Ribuan Busur Disita
5
PLN UID Sulselrabar Bantu 61 Keluarga Kurang Mampu Dapatkan Listrik Gratis
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Muprov VIII Kadin Sulsel Siap Digelar, Pendaftaran Calon Bisa Via Online
2
Iduladha 1447 H, FIFGROUP Cabang Makassar Berbagi Hewan Kurban untuk Masyarakat
3
Sambut Milad ke-72, Pascasarjana UMI Siap Gelar Konferensi Internasional Berindeks Scopus
4
Polda Sulsel Tangkap 176 Pelaku Begal dan Geng Motor, Ribuan Busur Disita
5
PLN UID Sulselrabar Bantu 61 Keluarga Kurang Mampu Dapatkan Listrik Gratis