Andi Makmur Apresiasi Langkah Pemkot Benahi TPA Tamangapa
Minggu, 09 Agu 2026 06:43
Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Makassar, Andi Makmur Burhanuddin, mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Makassar dalam membenahi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Kecamatan Manggala. Foto: Ist
MAKASSAR - Ketua Fraksi PKB DPRD Kota Makassar, Andi Makmur Burhanuddin, mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Makassar dalam membenahi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Tamangapa, Kecamatan Manggala, khususnya upaya menghentikan praktik open dumping.
Setelah melihat langsung kondisi dan perkembangan penataan TPA, Andi Makmur menilai terdapat perubahan yang patut diapresiasi. Ia juga menyambut perhatian dan apresiasi Menteri Lingkungan Hidup terhadap langkah pembenahan yang dilakukan Pemerintah Kota Makassar.
“Kalau kita melihat langsung di lapangan, memang ada perubahan yang patut diapresiasi. Ini langkah penting untuk memperbaiki kondisi lingkungan dan menjawab persoalan yang selama ini dirasakan masyarakat sekitar TPA,” ujar Andi Makmur.
Namun, ia mengingatkan bahwa penataan TPA tidak boleh berhenti pada perubahan fisik timbunan sampah. Keberlanjutan sistem pengelolaan harus menjadi perhatian, termasuk pengendalian bau, pengelolaan air lindi, gas metan, serta aspek kesehatan dan keselamatan lingkungan.
“Ukuran keberhasilannya bukan hanya gunungan sampah ditutup, tetapi apakah masyarakat benar-benar merasakan lingkungan yang lebih sehat, bau berkurang, lindi terkendali, dan TPA tidak lagi menjadi sumber persoalan bagi warga,” katanya.
Sebagai bagian dari lembaga legislatif, Andi Makmur menegaskan DPRD akan mendukung langkah pemerintah yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjalankan fungsi pengawasan agar pembenahan tersebut konsisten dan berkelanjutan.
Terkait rencana pengembangan sistem pengelolaan sampah, termasuk PSEL, Andi Makmur menegaskan DPRD akan mencermati prosesnya dengan tetap memperhatikan aspirasi masyarakat.
“DPRD juga menerima dan mendengar berbagai aspirasi yang berkembang di masyarakat. Karena itu, setiap langkah lanjutan harus dibicarakan secara terbuka dan mempertimbangkan aspek lingkungan, kesehatan, keselamatan, transparansi, serta kepentingan warga,” jelasnya.
Menurutnya, penyelesaian persoalan sampah membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, DPRD, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan.
“Kalau pembenahan ini konsisten, transparan, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, tentu harus kita apresiasi dan kita kawal bersama,” pungkas Andi Makmur.
Setelah melihat langsung kondisi dan perkembangan penataan TPA, Andi Makmur menilai terdapat perubahan yang patut diapresiasi. Ia juga menyambut perhatian dan apresiasi Menteri Lingkungan Hidup terhadap langkah pembenahan yang dilakukan Pemerintah Kota Makassar.
“Kalau kita melihat langsung di lapangan, memang ada perubahan yang patut diapresiasi. Ini langkah penting untuk memperbaiki kondisi lingkungan dan menjawab persoalan yang selama ini dirasakan masyarakat sekitar TPA,” ujar Andi Makmur.
Namun, ia mengingatkan bahwa penataan TPA tidak boleh berhenti pada perubahan fisik timbunan sampah. Keberlanjutan sistem pengelolaan harus menjadi perhatian, termasuk pengendalian bau, pengelolaan air lindi, gas metan, serta aspek kesehatan dan keselamatan lingkungan.
“Ukuran keberhasilannya bukan hanya gunungan sampah ditutup, tetapi apakah masyarakat benar-benar merasakan lingkungan yang lebih sehat, bau berkurang, lindi terkendali, dan TPA tidak lagi menjadi sumber persoalan bagi warga,” katanya.
Sebagai bagian dari lembaga legislatif, Andi Makmur menegaskan DPRD akan mendukung langkah pemerintah yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjalankan fungsi pengawasan agar pembenahan tersebut konsisten dan berkelanjutan.
Terkait rencana pengembangan sistem pengelolaan sampah, termasuk PSEL, Andi Makmur menegaskan DPRD akan mencermati prosesnya dengan tetap memperhatikan aspirasi masyarakat.
“DPRD juga menerima dan mendengar berbagai aspirasi yang berkembang di masyarakat. Karena itu, setiap langkah lanjutan harus dibicarakan secara terbuka dan mempertimbangkan aspek lingkungan, kesehatan, keselamatan, transparansi, serta kepentingan warga,” jelasnya.
Menurutnya, penyelesaian persoalan sampah membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, DPRD, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan.
“Kalau pembenahan ini konsisten, transparan, dan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat, tentu harus kita apresiasi dan kita kawal bersama,” pungkas Andi Makmur.
(GUS)
Berita Terkait
News
DPRD Kota Makassar Peringati Maulid Nabi dan Kenang Satu Tahun Tragedi Kebakaran
DPRD Kota Makassar menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan doa bersama untuk mengenang satu tahun tragedi pembakaran gedung DPRD Kota Makassar.
Rabu, 02 Sep 2026 06:32
Makassar City
RSIA Paramount Diberi Waktu 7 Hari Perbaiki Temuan Audit
DPRD Kota Komisi D DPRD Kota Makassar bersama Dinkes Kota Makassar memberikan batas waktu selama tujuh hari kepada manajemen RSIA Paramount untuk memperbaiki berbagai temuan hasil audit eksternal.
Selasa, 01 Sep 2026 18:12
Makassar City
Ada Lurah Sering Nongkrong di Warkop, Legislator Makassar: Perlu Dievaluasi
Pimpinan DPRD Kota Makassar mendesak Pemerintah Kota Makassar melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja lurah, menyusul sorotan terhadap pelayanan publik di tingkat kelurahan.
Minggu, 30 Agu 2026 18:43
Makassar City
Serapan Anggaran Baru 35%, Legislator Makassar Desak Pelaksanaan Program Strategis
DPRD Kota Makassar menyoroti rendahnya serapan anggaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dalam monitoring dan evaluasi (monev) triwulan II 2026.
Jum'at, 21 Agu 2026 23:42
Makassar City
DPRD Makassar Soroti Kematian Bayi di RSIA Paramount, Minta Hasil Audit Segera Rampung
Komisi D DPRD Kota Makassar menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Paramount di Jalan AP Pettarani, Kelurahan Banta-Bantaeng, Kecamatan Rappocini, Kamis (20/8/2026).
Jum'at, 21 Agu 2026 07:12
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Wabup Maros Usulkan Pemberangkatan Haji Dipusatkan di Al-Markaz
2
Transaksi BBM Subsidi Tak Wajar, Pertamina Sulawesi Blokir 4.767 QR Code
3
Sekelompok Pria Timbulkan Keresahan di Kawasan Putri SPIDI, Siswi hingga Guru Merasa Tak Aman
4
Pemkot Makassar Kaji Aspek Geografis dan Regulasi Calon TPU Baru di Maros
5
Pertamina Dukung Sidak LPG 3 Kg di Makassar, Warga Diminta Tak Panic Buying
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Wabup Maros Usulkan Pemberangkatan Haji Dipusatkan di Al-Markaz
2
Transaksi BBM Subsidi Tak Wajar, Pertamina Sulawesi Blokir 4.767 QR Code
3
Sekelompok Pria Timbulkan Keresahan di Kawasan Putri SPIDI, Siswi hingga Guru Merasa Tak Aman
4
Pemkot Makassar Kaji Aspek Geografis dan Regulasi Calon TPU Baru di Maros
5
Pertamina Dukung Sidak LPG 3 Kg di Makassar, Warga Diminta Tak Panic Buying