12.361 Ribu Rumah di Panakkukang Akan Nikmati Program Iuran Sampah
Senin, 07 Sep 2026 09:45
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, saat meninjau TPA Antang beberapa waktu lalu. Foto: Dok/SINDO Makassar
MAKASSAR - Program iuran sampah gratis yang digulirkan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar terus diperluas. Kebijakan ini menyasar lebih banyak warga di Kecamatan Panakkukang.
Camat Panakkukang, Syahril, mengatakan ribuan kepala keluarga (KK) di wilayahnya telah menikmati pembebasan iuran sampah.
"Untuk tahun 2025 hingga 2026, yang sudah terdata itu sebanyak 5.123 rumah atau kepala keluarga," kata Syahril, kemarin.
Perluasan cakupan program tersebut juga tengah disiapkan untuk warga dengan daya listrik hingga 1.300 Volt Ampere (VA) 7.238 KK.
Menurutnya, pemerintah kecamatan saat ini masih melakukan pendataan dan validasi terhadap potensi penerima tambahan.
Dari hasil pendataan awal, terdapat ribuan rumah yang berpotensi masuk dalam program pembebasan iuran sampah.
"Jika seluruh data tersebut telah terverifikasi, jumlah penerima manfaat program iuran sampah gratis di Kecamatan Panakkukang diproyeksikan mencapai sekitar 12.361 KK," tuturnya.
Syahril menegaskan, proses validasi dilakukan secara ketat agar program tersebut benar-benar tepat sasaran.
Data warga calon penerima kembali dicocokkan, terutama berdasarkan daya listrik rumah tangga dan status kewajiban pembayaran retribusi.
"Data ini sedang kami telusuri. Sesuai arahan Bapak Wali Kota, kami cross-check ulang untuk memastikan data ini betul-betul tepat," terangnya.
Ia mengatakan proses tersebut penting untuk mencegah terjadinya kesalahan data. Pemerintah tidak ingin warga yang seharusnya berhak mendapatkan pembebasan justru tidak terdata.
Sebaliknya, warga pengusaha atau komersil yang masih memiliki kewajiban membayar retribusi juga tidak boleh masuk dalam daftar penerima gratis.
"Jangan sampai masyarakat yang berhak menerima program gratis tidak terdata. Begitu juga jangan sampai ada yang wajib membayar retribusi, tetapi masuk dalam data gratis. Itu yang kami pastikan," tegasnya.
Syahril menjelaskan, salah satu indikator yang digunakan dalam menentukan penerima program adalah daya listrik rumah tangga.
Program perluasan tersebut diarahkan untuk mencakup rumah tangga dengan daya listrik hingga 1.300 VA, dengan tetap dilakukan verifikasi terhadap data dan kondisi rumah tangga calon penerima.
"Yang pertama dilihat dari kWh listrik. Kemudian kami pastikan rumah tersebut betul melakukan pembayaran," katanya.
Dengan perluasan tersebut, program iuran sampah gratis diperkirakan dapat menjangkau lebih dari 12 ribu bangunan atau rumah tangga di Kecamatan Panakkukang.
Perluasan program iuran sampah gratis di Panakkukang juga memiliki nilai kompensasi yang cukup besar.
Dengan asumsi terdapat kurang lebih sekitar 12.000 an rumah yang mendapatkan pembebasan dan tarif retribusi sebesar Rp20 ribu per bulan, nilai retribusi yang dibebaskan diperkirakan mencapai sekitar Rp240 juta setiap bulan.
"Jika dihitung selama satu tahun, nilai pembebasan tersebut berpotensi menembus Rp2,8 miliar," katanya.
Angka tersebut menunjukkan besarnya dukungan anggaran pemerintah dalam memberikan keringanan kepada masyarakat melalui program iuran sampah gratis.
"Alhamdulillah, ini kabar baik untuk masyarakat Kecamatan Panakkukang berkat program Bapak Wali Kota," tuturnya.
Syahril menyebut kebijakan tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin untuk memberikan pelayanan sekaligus meringankan beban masyarakat.
"Ini salah satu bentuk komitmen Pak Wali Kota untuk memberikan gratis kepada masyarakat, khususnya yang daya listriknya 900 sampai 1.300 VA di tahun 2026," sambungnya.
Sebelumnya, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menekankan agar seluruh kekuatan pemerintah kota akan diarahkan untuk mendukung upaya menjaga kebersihan dan menata keindahan kota.
"Tentu, kesadaran masyarakat penting supaya bisa melakukan pemilahan sampah di wilayah masing-masing," kata Appi pada pesta Rakyat Kecamatan Panakukkang beberapa waktu lalu.
Camat Panakkukang, Syahril, mengatakan ribuan kepala keluarga (KK) di wilayahnya telah menikmati pembebasan iuran sampah.
"Untuk tahun 2025 hingga 2026, yang sudah terdata itu sebanyak 5.123 rumah atau kepala keluarga," kata Syahril, kemarin.
Perluasan cakupan program tersebut juga tengah disiapkan untuk warga dengan daya listrik hingga 1.300 Volt Ampere (VA) 7.238 KK.
Menurutnya, pemerintah kecamatan saat ini masih melakukan pendataan dan validasi terhadap potensi penerima tambahan.
Dari hasil pendataan awal, terdapat ribuan rumah yang berpotensi masuk dalam program pembebasan iuran sampah.
"Jika seluruh data tersebut telah terverifikasi, jumlah penerima manfaat program iuran sampah gratis di Kecamatan Panakkukang diproyeksikan mencapai sekitar 12.361 KK," tuturnya.
Syahril menegaskan, proses validasi dilakukan secara ketat agar program tersebut benar-benar tepat sasaran.
Data warga calon penerima kembali dicocokkan, terutama berdasarkan daya listrik rumah tangga dan status kewajiban pembayaran retribusi.
"Data ini sedang kami telusuri. Sesuai arahan Bapak Wali Kota, kami cross-check ulang untuk memastikan data ini betul-betul tepat," terangnya.
Ia mengatakan proses tersebut penting untuk mencegah terjadinya kesalahan data. Pemerintah tidak ingin warga yang seharusnya berhak mendapatkan pembebasan justru tidak terdata.
Sebaliknya, warga pengusaha atau komersil yang masih memiliki kewajiban membayar retribusi juga tidak boleh masuk dalam daftar penerima gratis.
"Jangan sampai masyarakat yang berhak menerima program gratis tidak terdata. Begitu juga jangan sampai ada yang wajib membayar retribusi, tetapi masuk dalam data gratis. Itu yang kami pastikan," tegasnya.
Syahril menjelaskan, salah satu indikator yang digunakan dalam menentukan penerima program adalah daya listrik rumah tangga.
Program perluasan tersebut diarahkan untuk mencakup rumah tangga dengan daya listrik hingga 1.300 VA, dengan tetap dilakukan verifikasi terhadap data dan kondisi rumah tangga calon penerima.
"Yang pertama dilihat dari kWh listrik. Kemudian kami pastikan rumah tersebut betul melakukan pembayaran," katanya.
Dengan perluasan tersebut, program iuran sampah gratis diperkirakan dapat menjangkau lebih dari 12 ribu bangunan atau rumah tangga di Kecamatan Panakkukang.
Perluasan program iuran sampah gratis di Panakkukang juga memiliki nilai kompensasi yang cukup besar.
Dengan asumsi terdapat kurang lebih sekitar 12.000 an rumah yang mendapatkan pembebasan dan tarif retribusi sebesar Rp20 ribu per bulan, nilai retribusi yang dibebaskan diperkirakan mencapai sekitar Rp240 juta setiap bulan.
"Jika dihitung selama satu tahun, nilai pembebasan tersebut berpotensi menembus Rp2,8 miliar," katanya.
Angka tersebut menunjukkan besarnya dukungan anggaran pemerintah dalam memberikan keringanan kepada masyarakat melalui program iuran sampah gratis.
"Alhamdulillah, ini kabar baik untuk masyarakat Kecamatan Panakkukang berkat program Bapak Wali Kota," tuturnya.
Syahril menyebut kebijakan tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin untuk memberikan pelayanan sekaligus meringankan beban masyarakat.
"Ini salah satu bentuk komitmen Pak Wali Kota untuk memberikan gratis kepada masyarakat, khususnya yang daya listriknya 900 sampai 1.300 VA di tahun 2026," sambungnya.
Sebelumnya, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menekankan agar seluruh kekuatan pemerintah kota akan diarahkan untuk mendukung upaya menjaga kebersihan dan menata keindahan kota.
"Tentu, kesadaran masyarakat penting supaya bisa melakukan pemilahan sampah di wilayah masing-masing," kata Appi pada pesta Rakyat Kecamatan Panakukkang beberapa waktu lalu.
(MAN)
Berita Terkait
Makassar City
Hadiri Rakornas TPAKD 2026, Wali Kota Makassar Siap Tindak Lanjuti Arahan Presiden Prabowo
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin alias Appi, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) 2026 di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026).
Kamis, 22 Okt 2026 22:18
Sulsel
Cegah Gangguan Distribusi Air, PDAM Makassar Koordinasi dengan Dinas PU
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, mengunjungi Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar di Jalan Urip Sumoharjo, Kamis (22/10/2026).
Kamis, 22 Okt 2026 11:09
Makassar City
Pemkot Makassar Dorong PAUD Negeri jadi Pusat Pendidikan Lokal dan Ramah Iklim
Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, kembali tampil di panggung nasional untuk membagikan praktik baik pembangunan sumber daya manusia melalui pengembangan anak usia dini.
Kamis, 22 Okt 2026 06:16
Sulsel
Pemkot Siapkan Beasiswa APBD untuk 400 Siswa dari Keluarga Kurang Mampu
Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar menyiapkan program beasiswa dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) bagi 400 siswa SD dan SMP dari keluarga kurang mampu.
Kamis, 22 Okt 2026 06:09
Makassar City
Terima Audiensi OJK Sulselbar, PDAM Makassar Bahas Solusi Pasokan Air
Plt Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Andi Syahrum, menerima audiensi OJK Sulselbar di Ruang Rapat Direksi Kantor Perumda Air Minum Kota Makassar.
Senin, 19 Okt 2026 19:46
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Serahkan Dukungan, DPD Sempurnakan Langkah Appi Maju di Musda Demokrat Sulsel
2
Polda Sulsel Bongkar Perekrutan PMI Ilegal, Korban Setor Rp20 Juta
3
Prof Hasmyati Sebut Kemajuan UNM Butuh Kepercayaan dan Kekuatan Internal Kampus
4
Polisi Buru Pelaku Tabrak Lari di Gowa, Korban Sudah Kritis 6 Hari
5
PPPK Maju Pilkades Maros Wajib Mundur
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Serahkan Dukungan, DPD Sempurnakan Langkah Appi Maju di Musda Demokrat Sulsel
2
Polda Sulsel Bongkar Perekrutan PMI Ilegal, Korban Setor Rp20 Juta
3
Prof Hasmyati Sebut Kemajuan UNM Butuh Kepercayaan dan Kekuatan Internal Kampus
4
Polisi Buru Pelaku Tabrak Lari di Gowa, Korban Sudah Kritis 6 Hari
5
PPPK Maju Pilkades Maros Wajib Mundur