Wakil Menteri BUMN Sebut PT Vale Berhasil Jawab Tantangan di Era Keberlanjutan
Jum'at, 30 Agu 2024 20:45
Wakil Menteri BUMN Kartika Wiroatmodjo saat berkunjung ke PT Vale di Sorowako, Luwu Timur, Selasa (27/8/2024). Foto/Dok PT Vale
MAKASSAR - Di tengah tuntutan era keberlanjutan, industri pertambangan menghadapi tantangan signifikan dalam menyeimbangkan pemanfaatan sumber daya alam dengan tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan. PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) menunjukkan komitmennya untuk memenuhi tantangan ini melalui penerapan praktik pertambangan yang berkelanjutan, mendukung pembangunan Indonesia secara berkelanjutan.
Wakil Menteri (Wamen) Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Kartika Wiroatmodjo, menyebutkan komitmen PT Vale menjalankan praktik pertambangan berkelanjutan berhasil menjawab tantangan besar bagi industri pertambangan di Indonesia. Hal tersebut diungkapkan Kartika Wiroatmodjo saat berkunjung ke area operasional PT Vale di Sorowako, Luwu Timur, Selasa (27/8/2024).
Kartika Wiroatmodjo menegaskan pengakuan atas dedikasi perusahaan dalam menerapkan praktik pertambangan berkelanjutan.
"Saya sangat terkesan dengan upaya luar biasa PT Vale dalam menerapkan praktik pertambangan berkelanjutan. Mereka tidak hanya memenuhi standar, tetapi melampaui harapan dalam hal penambangan dan reklamasi lahan pascatambang.”
Selama kunjungan, dia bersama timnya mengeksplorasi berbagai fasilitas di area kerja PT Vale, termasuk Solia Mining Area, Process Plant, kawasan Danau Matano, dan Nursery. Hingga akhir Juli 2024, PT Vale telah menanam lebih dari 4,85 juta bibit pohon di lahan seluas 3.797 hektare.
Penanaman ini mencakup berbagai spesies untuk mendukung keberagaman hayati dan restorasi lingkungan, termasuk di Taman Keanekaragaman Hayati Sawerigading Wallacea, dimana Kartika Wiroatmodjo turut terlibat langsung dalam penanaman.
Wamen BUMN berharap PT Vale terus konsisten dalam menjalankan praktik pertambangan berkelanjutan dan menjaga kelestarian alam. Ia juga menekankan pentingnya perusahaan untuk menjadi teladan dalam penerapan Environmental, Social, and Governance (ESG).
“Kami berharap komitmen ini tidak hanya dilanjutkan tetapi ditingkatkan oleh generasi mendatang, sehingga PT Vale dapat dikenal sebagai pelopor global dalam penerapan ESG yang konsisten dan efektif,” jelasnya.
CEO PT Vale, Febriany Eddy menuturkan, komitmen terhadap ESG merupakan inti dari identitas perusahaan.
“Visi kami adalah untuk memajukan kualitas hidup dan peradaban manusia melalui praktik pertambangan yang bertanggung jawab. Keberagaman, termasuk gender, merupakan elemen penting dari visi kami. Saat ini, 25% posisi manajerial di PT Vale diisi oleh wanita, dan kami bertekad untuk terus meningkatkan angka ini,” tutur Febri.
Konsistensi PT Vale dalam praktik pertambangan berkelanjutan terlihat dari penerapan proses pertambangan yang ketat. Perusahaan mengikuti tiga tahapan utama: eksplorasi, perencanaan tambang, dan operasional dengan metode open cast mining-backfilling. Proses ini memastikan bahwa setiap aktivitas penambangan dilakukan sesuai dengan prosedur dan standar yang berlaku. Komitmen ini turut mengantarkan PT Vale meraih penghargaan Good Mining Practice (GMP) Award pada tahun 2024.
“Kepatuhan terhadap prosedur yang ketat sebelum memulai aktivitas penambangan memastikan bahwa kami tidak hanya memenuhi tetapi melampaui standar yang ditetapkan,” tambah Febri.
Pada hari berikutnya, Rabu (28/8/2024), Wamen BUMN mengunjungi proyek Indonesia Growth Project (IGP) Morowali, termasuk area pertambangan dan pelabuhan. Dalam kunjungannya ke proyek Bahodopi, ia memberikan apresiasi terhadap kemajuan dan implementasi proyek tersebut.
“Saya sangat puas melihat perkembangan Proyek Bahodopi. Meskipun ada kekhawatiran mengenai kelanjutan dan kecepatan proyek ini, komitmen PT Vale untuk memastikan proyek ini beroperasi sesuai dengan rencana terbukti kuat,” ungkapnya.
Dia berharap pengalaman dari proyek Bahodopi akan menjadi rujukan berharga untuk proyek-proyek mendatang. “PT Vale diharapkan untuk terus memenuhi semua komitmen yang telah disepakati dalam IUPK, sebagai bagian dari tanggung jawab kepada pemegang saham dan pemerintah Indonesia,” tutupnya.
Kunjungan ini juga menegaskan dedikasi PT Vale dalam memimpin industri pertambangan dengan komitmen yang mendalam terhadap keberlanjutan dan tanggung jawab sosial. Kehadiran jajaran direksi PT Vale, bersama Direktur Portofolio & Pengembangan Usaha MIND ID, Dilo Seno Widagdo, menegaskan dukungan penuh terhadap visi perusahaan dalam mencapai praktik pertambangan yang berkelanjutan dan beretika.
Di tengah meningkatnya tuntutan terhadap tanggung jawab lingkungan dan sosial, PT Vale menunjukkan kepemimpinan yang kuat, berkomitmen untuk tidak hanya memenuhi, tetapi melampaui standar ESG global. Dengan semangat inovasi dan dedikasi yang konsisten, PT Vale siap menghadapi tantangan masa depan dan menetapkan standar dalam industri pertambangan, memastikan setiap langkah yang diambil membawa dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan.
Wakil Menteri (Wamen) Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Kartika Wiroatmodjo, menyebutkan komitmen PT Vale menjalankan praktik pertambangan berkelanjutan berhasil menjawab tantangan besar bagi industri pertambangan di Indonesia. Hal tersebut diungkapkan Kartika Wiroatmodjo saat berkunjung ke area operasional PT Vale di Sorowako, Luwu Timur, Selasa (27/8/2024).
Kartika Wiroatmodjo menegaskan pengakuan atas dedikasi perusahaan dalam menerapkan praktik pertambangan berkelanjutan.
"Saya sangat terkesan dengan upaya luar biasa PT Vale dalam menerapkan praktik pertambangan berkelanjutan. Mereka tidak hanya memenuhi standar, tetapi melampaui harapan dalam hal penambangan dan reklamasi lahan pascatambang.”
Selama kunjungan, dia bersama timnya mengeksplorasi berbagai fasilitas di area kerja PT Vale, termasuk Solia Mining Area, Process Plant, kawasan Danau Matano, dan Nursery. Hingga akhir Juli 2024, PT Vale telah menanam lebih dari 4,85 juta bibit pohon di lahan seluas 3.797 hektare.
Penanaman ini mencakup berbagai spesies untuk mendukung keberagaman hayati dan restorasi lingkungan, termasuk di Taman Keanekaragaman Hayati Sawerigading Wallacea, dimana Kartika Wiroatmodjo turut terlibat langsung dalam penanaman.
Wamen BUMN berharap PT Vale terus konsisten dalam menjalankan praktik pertambangan berkelanjutan dan menjaga kelestarian alam. Ia juga menekankan pentingnya perusahaan untuk menjadi teladan dalam penerapan Environmental, Social, and Governance (ESG).
“Kami berharap komitmen ini tidak hanya dilanjutkan tetapi ditingkatkan oleh generasi mendatang, sehingga PT Vale dapat dikenal sebagai pelopor global dalam penerapan ESG yang konsisten dan efektif,” jelasnya.
CEO PT Vale, Febriany Eddy menuturkan, komitmen terhadap ESG merupakan inti dari identitas perusahaan.
“Visi kami adalah untuk memajukan kualitas hidup dan peradaban manusia melalui praktik pertambangan yang bertanggung jawab. Keberagaman, termasuk gender, merupakan elemen penting dari visi kami. Saat ini, 25% posisi manajerial di PT Vale diisi oleh wanita, dan kami bertekad untuk terus meningkatkan angka ini,” tutur Febri.
Konsistensi PT Vale dalam praktik pertambangan berkelanjutan terlihat dari penerapan proses pertambangan yang ketat. Perusahaan mengikuti tiga tahapan utama: eksplorasi, perencanaan tambang, dan operasional dengan metode open cast mining-backfilling. Proses ini memastikan bahwa setiap aktivitas penambangan dilakukan sesuai dengan prosedur dan standar yang berlaku. Komitmen ini turut mengantarkan PT Vale meraih penghargaan Good Mining Practice (GMP) Award pada tahun 2024.
“Kepatuhan terhadap prosedur yang ketat sebelum memulai aktivitas penambangan memastikan bahwa kami tidak hanya memenuhi tetapi melampaui standar yang ditetapkan,” tambah Febri.
Pada hari berikutnya, Rabu (28/8/2024), Wamen BUMN mengunjungi proyek Indonesia Growth Project (IGP) Morowali, termasuk area pertambangan dan pelabuhan. Dalam kunjungannya ke proyek Bahodopi, ia memberikan apresiasi terhadap kemajuan dan implementasi proyek tersebut.
“Saya sangat puas melihat perkembangan Proyek Bahodopi. Meskipun ada kekhawatiran mengenai kelanjutan dan kecepatan proyek ini, komitmen PT Vale untuk memastikan proyek ini beroperasi sesuai dengan rencana terbukti kuat,” ungkapnya.
Dia berharap pengalaman dari proyek Bahodopi akan menjadi rujukan berharga untuk proyek-proyek mendatang. “PT Vale diharapkan untuk terus memenuhi semua komitmen yang telah disepakati dalam IUPK, sebagai bagian dari tanggung jawab kepada pemegang saham dan pemerintah Indonesia,” tutupnya.
Kunjungan ini juga menegaskan dedikasi PT Vale dalam memimpin industri pertambangan dengan komitmen yang mendalam terhadap keberlanjutan dan tanggung jawab sosial. Kehadiran jajaran direksi PT Vale, bersama Direktur Portofolio & Pengembangan Usaha MIND ID, Dilo Seno Widagdo, menegaskan dukungan penuh terhadap visi perusahaan dalam mencapai praktik pertambangan yang berkelanjutan dan beretika.
Di tengah meningkatnya tuntutan terhadap tanggung jawab lingkungan dan sosial, PT Vale menunjukkan kepemimpinan yang kuat, berkomitmen untuk tidak hanya memenuhi, tetapi melampaui standar ESG global. Dengan semangat inovasi dan dedikasi yang konsisten, PT Vale siap menghadapi tantangan masa depan dan menetapkan standar dalam industri pertambangan, memastikan setiap langkah yang diambil membawa dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan.
(TRI)
Berita Terkait
News
IUP PT TRK Berakhir 2020, ESDM Sultra: Tak Ada Catatan Perpanjangan di Provinsi
Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Tenggara menyebut Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Tambang Rejeki Kolaka (PT TRK) telah berakhir sejak 2020.
Selasa, 11 Agu 2026 10:58
News
Kolaborasi PT Vale & Pemkab Morowali Luncurkan Desa Wisata Unsongi
PT Vale melalui Indonesia Growth Project (IGP) Morowali bersama Pemerintah Kabupaten Morowali dan Pemerintah Desa Unsongi resmi meluncurkan Desa Wisata Unsongi, Sabtu (8/8) pekan lalu.
Senin, 10 Agu 2026 20:21
News
Koalisi Minta Antam Buka Peta IUP, Soroti Dugaan TRK Gunakan Hauling & Stockpile Tanpa Dasar Jelas
Koalisi menilai persoalan ini menyangkut tiga aspek penting sekaligus, yakni legalitas operasional TRK, kawasan strategis IPIP, serta wilayah konsesi Antam sebagai badan usaha milik negara.
Jum'at, 07 Agu 2026 12:58
News
Gangguan Jalur Hauling Pomalaa Berpotensi Tekan PNBP dan Ekonomi Kolaka
Gangguan terhadap jalur hauling di kawasan pertambangan Blok Pomalaa, Kabupaten Kolaka, menjadi perhatian karena dinilai berpotensi memengaruhi aktivitas produksi dan distribusi bijih nikel.
Kamis, 06 Agu 2026 13:41
News
Bupati Kolaka Tegaskan Tak Boleh Ada Premanisme Industrial di Kawasan PSN Pomalaa
Bupati Kolaka H. Amri menegaskan penyelesaian sengketa yang terjadi di jalur logistik (hauling) kawasan PSN PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) harus dilakukan melalui jalur hukum dan dialog.
Rabu, 05 Agu 2026 19:13
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sinergi BI & Botasupal Musnahkan 4.144 Lembar Uang Rupiah Palsu di Sulsel
2
Kolaborasi PT Vale & Pemkab Morowali Luncurkan Desa Wisata Unsongi
3
GELORA Literasi Keluarga Dorong Budaya Membaca Anak Kolaka dengan Teknologi Audio
4
IUP PT TRK Berakhir 2020, ESDM Sultra: Tak Ada Catatan Perpanjangan di Provinsi
5
Hilang Sejak Juli 2024, Jasad Mitha Wanita Asal Wajo Akhirnya Ditemukan di Jurang Morowali
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sinergi BI & Botasupal Musnahkan 4.144 Lembar Uang Rupiah Palsu di Sulsel
2
Kolaborasi PT Vale & Pemkab Morowali Luncurkan Desa Wisata Unsongi
3
GELORA Literasi Keluarga Dorong Budaya Membaca Anak Kolaka dengan Teknologi Audio
4
IUP PT TRK Berakhir 2020, ESDM Sultra: Tak Ada Catatan Perpanjangan di Provinsi
5
Hilang Sejak Juli 2024, Jasad Mitha Wanita Asal Wajo Akhirnya Ditemukan di Jurang Morowali