Semen Tonasa Tunjukkan Penerapan Energi Terbarukan kepada Mahasiswa Unhas
Kamis, 07 Nov 2024 15:21
PT Semen Tonasa menerima kunjungan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin (Unhas) pada Rabu (6/11) di Kantor Pusat Semen Tonasa. Foto/Dok PT Semen Tonasa
PANGKEP - PT Semen Tonasa menerima kunjungan mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Hasanuddin (Unhas) pada Rabu (6/11) di Kantor Pusat Semen Tonasa. Kunjungan ini bertujuan memberikan wawasan langsung kepada para mahasiswa tentang penerapan Renewable Energy alias Energi Terbarukan yang sudah diimplementasikan di perusahaan.
Ketua Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Unhas, Darwis Said, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari jajaran manajemen PT Semen Tonasa.
"Kami mengucapkan terima kasih karena telah menerima mahasiswa kami untuk belajar langsung dari para ahli di industri ini. Sebelumnya, para mahasiswa telah mempelajari teori tentang keberlanjutan, dan kunjungan ini memberikan kesempatan berharga untuk memperdalam pemahaman mereka, khususnya mengenai akuntansi keberlanjutan yang diterapkan di perusahaan ini,” ujarnya.
Direktur Utama PT Semen Tonasa, Asruddin, dalam sambutannya, mengungkapkan pentingnya penerapan energi terbarukan di industri semen. Pihaknya pun sangat mengapresiasi kedatangan mahasiswa Universitas Hasanuddin.
"Topik Renewable Energy sangat relevan dengan komitmen kami untuk mendukung keberlanjutan, terutama dalam mengurangi emisi karbon yang dihasilkan oleh industri semen,” ujarnya.
Asruddin juga menjelaskan bahwa PT Semen Tonasa telah menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Pangkep untuk mengelola sampah sebagai bahan bakar alternatif dalam proses produksi semen.
“Pabrik pengelolaan sampah yang didirikan oleh pemerintah setempat menghasilkan bahan bakar yang kami manfaatkan sebagai pengganti batu bara, sebagai bagian dari upaya kami untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan,” tambahnya.
Acara dilanjutkan dengan sesi sharing session yang menghadirkan para ahli dari PT Semen Tonasa, termasuk General Manager Communication and LGRC Muh. Akhdharisa, General Manager Keuangan Fitriasari Sattar, Senior Manager Production Planning, Evaluation and Environment Jasmiati, dan Senior Manager TJSL Andita Sely Bestoro.
Dalam sesi ini, narasumber berbagi pengetahuan tentang penerapan renewable energy di industri semen serta bagaimana perusahaan mengelola tanggung jawab sosial dan lingkungan melalui pendekatan berbasis keberlanjutan.
Fayyad, salah satu mahasiswa dari Jurusan Akuntansi Keberlanjutan, mengungkapkan kesan luar biasa setelah mengikuti kegiatan ini. “Kami mendapatkan banyak sekali wawasan, terutama tentang prinsip-prinsip keberlanjutan yang diterapkan oleh perusahaan, serta penerapan energi terbarukan di PT Semen Tonasa. Kunjungan ini membuka wawasan kami tentang bagaimana perusahaan besar dapat menerapkan konsep-konsep keberlanjutan yang ramah lingkungan dalam operasionalnya,” jelasnya.
Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan pengalaman berharga bagi mahasiswa Universitas Hasanuddin, terutama dalam memahami bagaimana konsep-konsep teori yang mereka pelajari dapat diaplikasikan dalam praktik industri, serta bagaimana akuntansi keberlanjutan dapat mendukung pengelolaan perusahaan yang ramah lingkungan.
Ketua Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Unhas, Darwis Said, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat dari jajaran manajemen PT Semen Tonasa.
"Kami mengucapkan terima kasih karena telah menerima mahasiswa kami untuk belajar langsung dari para ahli di industri ini. Sebelumnya, para mahasiswa telah mempelajari teori tentang keberlanjutan, dan kunjungan ini memberikan kesempatan berharga untuk memperdalam pemahaman mereka, khususnya mengenai akuntansi keberlanjutan yang diterapkan di perusahaan ini,” ujarnya.
Direktur Utama PT Semen Tonasa, Asruddin, dalam sambutannya, mengungkapkan pentingnya penerapan energi terbarukan di industri semen. Pihaknya pun sangat mengapresiasi kedatangan mahasiswa Universitas Hasanuddin.
"Topik Renewable Energy sangat relevan dengan komitmen kami untuk mendukung keberlanjutan, terutama dalam mengurangi emisi karbon yang dihasilkan oleh industri semen,” ujarnya.
Asruddin juga menjelaskan bahwa PT Semen Tonasa telah menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Pangkep untuk mengelola sampah sebagai bahan bakar alternatif dalam proses produksi semen.
“Pabrik pengelolaan sampah yang didirikan oleh pemerintah setempat menghasilkan bahan bakar yang kami manfaatkan sebagai pengganti batu bara, sebagai bagian dari upaya kami untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan,” tambahnya.
Acara dilanjutkan dengan sesi sharing session yang menghadirkan para ahli dari PT Semen Tonasa, termasuk General Manager Communication and LGRC Muh. Akhdharisa, General Manager Keuangan Fitriasari Sattar, Senior Manager Production Planning, Evaluation and Environment Jasmiati, dan Senior Manager TJSL Andita Sely Bestoro.
Dalam sesi ini, narasumber berbagi pengetahuan tentang penerapan renewable energy di industri semen serta bagaimana perusahaan mengelola tanggung jawab sosial dan lingkungan melalui pendekatan berbasis keberlanjutan.
Fayyad, salah satu mahasiswa dari Jurusan Akuntansi Keberlanjutan, mengungkapkan kesan luar biasa setelah mengikuti kegiatan ini. “Kami mendapatkan banyak sekali wawasan, terutama tentang prinsip-prinsip keberlanjutan yang diterapkan oleh perusahaan, serta penerapan energi terbarukan di PT Semen Tonasa. Kunjungan ini membuka wawasan kami tentang bagaimana perusahaan besar dapat menerapkan konsep-konsep keberlanjutan yang ramah lingkungan dalam operasionalnya,” jelasnya.
Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan wawasan dan pengalaman berharga bagi mahasiswa Universitas Hasanuddin, terutama dalam memahami bagaimana konsep-konsep teori yang mereka pelajari dapat diaplikasikan dalam praktik industri, serta bagaimana akuntansi keberlanjutan dapat mendukung pengelolaan perusahaan yang ramah lingkungan.
(TRI)
Berita Terkait
News
Pelantikan Rektor Unhas Digelar 27 April, Panitia Matangkan Persiapan
Universitas Hasanuddin (Unhas) mematangkan persiapan pelantikan Rektor periode 2026–2030 yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 27 April 2026 di Baruga A.P. Pettarani, Kampus Tamalanrea, Makassar.
Kamis, 16 Apr 2026 21:37
News
Butuh Biaya Operasi Istri, Akademisi Unhas Keluhkan Dana di Bank BUMN Sulit Dicairkan
Akademisi Universitas Hasanuddin, Dr Hasrullah, mengaku mengalami kesulitan saat hendak mencairkan tabungannya di salah satu bank BUMN pada Selasa (14/4/2026).
Selasa, 14 Apr 2026 19:17
Sulsel
PT Semen Tonasa Raih Penghargaan di HUT ke-66 Pangkep
Kontribusi berkelanjutan PT Semen Tonasa terhadap pembangunan daerah kembali mendapat pengakuan. Pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-66 Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep).
Selasa, 14 Apr 2026 15:37
News
Kemenkum Sulsel Sinergi dengan Unhas, Tingkatkan Kesadaran Hukum
Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Selatan (Kanwil Kemenkum Sulsel) terus memperkuat sinergi dengan perguruan tinggi dalam rangka meningkatkan kesadaran hukum masyarakat serta memperluas jangkauan diseminasi informasi hukum.
Minggu, 12 Apr 2026 20:02
News
Lewat Temu Tukang, Semen Tonasa Perkuat Kepercayaan Pasar
Upaya mempererat hubungan dengan para pengguna terus dilakukan PT Semen Tonasa. Salah satunya melalui kegiatan Temu Tukang yang digelar di Novena Hotel, Bone.
Minggu, 12 Apr 2026 15:16
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Jangan Dihibahkan, GOR Nurtin Akib jadi Saksi Emas Kejayaan Sepak Takraw Selayar
2
International Lecturing FAI UMI Hadirkan Ulama dari Lebanon
3
Andi Syahrum Ditunjuk jadi Plt Dirut PDAM Makassar
4
Tindaklanjuti Atensi Sekjen, Andi Basmal Dorong Penguatan Layanan dan Komunikasi Publik
5
Pemkab Pangkep Libatkan KPPU untuk Mitigasi Pelanggaran Persaingan Usaha
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Jangan Dihibahkan, GOR Nurtin Akib jadi Saksi Emas Kejayaan Sepak Takraw Selayar
2
International Lecturing FAI UMI Hadirkan Ulama dari Lebanon
3
Andi Syahrum Ditunjuk jadi Plt Dirut PDAM Makassar
4
Tindaklanjuti Atensi Sekjen, Andi Basmal Dorong Penguatan Layanan dan Komunikasi Publik
5
Pemkab Pangkep Libatkan KPPU untuk Mitigasi Pelanggaran Persaingan Usaha