Srikandi PLN Gelar Program Peduli Kesehatan Ibu dan Anak di Desa Beteleme
Senin, 11 Nov 2024 13:01

Srikandi Movement PLN Peduli Kesehatan Ibu dan Anak telah sukses diselenggarakan di Desa Beteleme, Kecamatan Lembo, Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah. Foto/Dok PLN
MOROWALI UTARA - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sulawesi, melalui komunitas pegawai perempuan yang tergabung dalam Srikandi PLN, telah menggelar kegiatan Srikandi Movement PLN Peduli Kesehatan Ibu dan Anak di Desa Beteleme, Kecamatan Lembo, Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah.
Program ini meliputi berbagai kegiatan sosial, antara lain sosialisasi dan pemeriksaan kesehatan, pemberian paket gizi, serta bantuan sanitasi bagi keluarga yang membutuhkan.
Kegiatan sosialisasi dan pemeriksaan kesehatan tersebut berlangsung di Kantor Desa Beteleme dan dihadiri oleh perwakilan pemerintah desa, puskesmas, kader posyandu, ibu hamil, anak balita, serta tenaga medis seperti dokter anak dan bidan desa yang turut menjadi narasumber.
Kepala Desa Beteleme, Mart Hert Tampake, mengucapkan terima kasih kepada PLN atas bantuan yang diberikan kepada warga desa. Pihaknya sangat bersyukur atas kepedulian PLN terhadap warga Desa Beteleme.
"Dengan adanya program ini, kami berharap kualitas kesehatan ibu dan anak di Beteleme dapat meningkat. Selain itu, edukasi yang diberikan melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat membantu mencegah stunting pada anak,” ujar dia.
Salah satu penerima manfaat, Nur Rahma, ibu hamil, merasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. “Saya berterima kasih kepada PLN yang telah mengadakan kegiatan yang sangat bermanfaat, terutama bagi ibu hamil seperti saya. Saya mendapatkan edukasi tentang cara menjaga kesehatan janin, dan juga paket gizi berupa vitamin, susu, serta bahan makanan,” tuturnya.
Program Srikandi PLN Peduli Kesehatan Ibu dan Anak ini merupakan bagian dari partisipasi pegawai perempuan PLN dalam kegiatan sosial dan sekaligus upaya perusahaan untuk mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) 3, yaitu Kesehatan yang Berkualitas, serta sebagai implementasi prinsip ESG (Environmental, Social, Governance) perusahaan.
Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi PLN UIP Sulawesi, Nur Akhsin, menjelaskan kegiatan Srikandi Movement ini merupakan bentuk kepedulian PLN terhadap masyarakat di sekitar area pembangunan infrastruktur kelistrikan.
"PLN menjalankan program Srikandi Peduli Kesehatan Ibu dan Anak di Desa Beteleme, salah satu desa binaan PLN di bawah program Desa Berdaya. Selain itu, kami juga mendukung pengembangan objek wisata air panas di desa ini melalui program TJSL. Harapannya, program ini dapat memberikan manfaat dalam meningkatkan kualitas kesehatan, khususnya ibu dan anak, di Desa Beteleme,” tutupnya.
Program ini meliputi berbagai kegiatan sosial, antara lain sosialisasi dan pemeriksaan kesehatan, pemberian paket gizi, serta bantuan sanitasi bagi keluarga yang membutuhkan.
Kegiatan sosialisasi dan pemeriksaan kesehatan tersebut berlangsung di Kantor Desa Beteleme dan dihadiri oleh perwakilan pemerintah desa, puskesmas, kader posyandu, ibu hamil, anak balita, serta tenaga medis seperti dokter anak dan bidan desa yang turut menjadi narasumber.
Kepala Desa Beteleme, Mart Hert Tampake, mengucapkan terima kasih kepada PLN atas bantuan yang diberikan kepada warga desa. Pihaknya sangat bersyukur atas kepedulian PLN terhadap warga Desa Beteleme.
"Dengan adanya program ini, kami berharap kualitas kesehatan ibu dan anak di Beteleme dapat meningkat. Selain itu, edukasi yang diberikan melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat membantu mencegah stunting pada anak,” ujar dia.
Salah satu penerima manfaat, Nur Rahma, ibu hamil, merasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. “Saya berterima kasih kepada PLN yang telah mengadakan kegiatan yang sangat bermanfaat, terutama bagi ibu hamil seperti saya. Saya mendapatkan edukasi tentang cara menjaga kesehatan janin, dan juga paket gizi berupa vitamin, susu, serta bahan makanan,” tuturnya.
Program Srikandi PLN Peduli Kesehatan Ibu dan Anak ini merupakan bagian dari partisipasi pegawai perempuan PLN dalam kegiatan sosial dan sekaligus upaya perusahaan untuk mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) 3, yaitu Kesehatan yang Berkualitas, serta sebagai implementasi prinsip ESG (Environmental, Social, Governance) perusahaan.
Senior Manager Perizinan, Pertanahan, dan Komunikasi PLN UIP Sulawesi, Nur Akhsin, menjelaskan kegiatan Srikandi Movement ini merupakan bentuk kepedulian PLN terhadap masyarakat di sekitar area pembangunan infrastruktur kelistrikan.
"PLN menjalankan program Srikandi Peduli Kesehatan Ibu dan Anak di Desa Beteleme, salah satu desa binaan PLN di bawah program Desa Berdaya. Selain itu, kami juga mendukung pengembangan objek wisata air panas di desa ini melalui program TJSL. Harapannya, program ini dapat memberikan manfaat dalam meningkatkan kualitas kesehatan, khususnya ibu dan anak, di Desa Beteleme,” tutupnya.
(TRI)
Berita Terkait

News
PLN UIP Sulawesi Dukung UMKM dan Wisata Beteleme Lewat Program Desa Berdaya
Salah satu wujud nyata komitmen tersebut adalah melalui program Desa Berdaya, yang kali ini menyasar Desa Beteleme, Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah.
Jum'at, 29 Agu 2025 14:13

News
SPJM Kunjungan Silaturahmi ke SINDO Makassar: Bahas Kolaborasi & Capaian Program TJSL Berdampak
SPJM juga memastikan terus memberikan kontribusi terbaik bagi negara, masyarakat, dan lingkungan melalui ragam program TJSL berdampak.
Kamis, 28 Agu 2025 19:19

News
Kado Kemerdekaan: Infrastruktur Ketenagalistrikan Skala Besar Pertama Diresmikan di Morowali
Momen bersejarah ini ditandai dengan pengoperasian simbolis sejumlah proyek strategis yang memperkuat sistem kelistrikan di Sulawesi.
Rabu, 20 Agu 2025 17:30

News
Listrik Andal PLN Sukses Kawal Peringatan HUT ke-80 RI
PT PLN sukses menjaga pasokan listrik selama seluruh rangkaian Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar di Istana Merdeka, Jakarta.
Senin, 18 Agu 2025 12:54

News
PLN Bangun Lab TIK di SMKN 1 Konawe, Akhiri Perjalanan 30 Km bagi Siswa & Guru
Selama bertahun-tahun, puluhan siswa dan guru SMKN 1 Konawe Utara harus menempuh perjalanan sejauh 30 Km setiap kali pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) berlangsung.
Kamis, 14 Agu 2025 15:54
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Ormas Kiwal Gowa Serukan Stop Demo Anarkis, Minta Jangan Terprovokasi
2

Sebelum Dibakar, Massa Aksi Tembus dan Rusak Ruangan Ketua DPRD Sulsel
3

IMMIM Gelar Workshop Kemitraan Masjid untuk Monitoring dan Evaluasi Program
4

Wali Kota Makassar Jenguk Pegawai DPRD Korban Demo di RS Grestelina
5

Sampaikan Duka Cita, Pesan Resmi Pimpinan DPRD Sulsel Usai Gedungnya Hangus Dibakar
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1

Ormas Kiwal Gowa Serukan Stop Demo Anarkis, Minta Jangan Terprovokasi
2

Sebelum Dibakar, Massa Aksi Tembus dan Rusak Ruangan Ketua DPRD Sulsel
3

IMMIM Gelar Workshop Kemitraan Masjid untuk Monitoring dan Evaluasi Program
4

Wali Kota Makassar Jenguk Pegawai DPRD Korban Demo di RS Grestelina
5

Sampaikan Duka Cita, Pesan Resmi Pimpinan DPRD Sulsel Usai Gedungnya Hangus Dibakar