3,7 Juta Warga Sulsel Diprediksi Mudik Saat Libur Nataru
Jum'at, 13 Des 2024 10:09
Sekitar 3,7 juta warga Sulawesi Selatan diprediksi akan melakukan perjalanan pada libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru). Foto: Maman Sukirman
MAKASSAR - Sekitar 3,7 juta warga Sulawesi Selatan diprediksi akan melakukan perjalanan pada libur Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Sulsel, Erwin Tarwo. Ia mengatakan, selain kawasan Mamminasata, Tana Toraja jadi tujuan utama saat mudik Nataru.
Berdasarkan data survei dari Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat secara nasional untuk libur Nataru tahun ini mencapai 110,67 juta orang. Angka ini mengalami peningkatan sebesar 2,8 persen dibandingkan dengan tahun lalu yang hanya mencapai 107 juta orang.
Sementara di Sulsel diprediksi terjadi kenaikan penumpang angkutan jalan sebesar 39,30 persen dari tahun sebelumnya. Kenaikan ini didominasi oleh pengguna mobil pribadi 36,70 persen, motor 17,71 persen, bus 15 persen, kereta api 12,8 persen, dan yang memilih menggunakan pesawat 8,85 persen.
"Puncak arus mudik Natal di Sulsel dimulai tanggal 19 (Desember) karena hari libur itu dimulai pada tanggal 18. Kemudian arus balik Natal itu puncaknya pada tanggal 26-27 Desember," kata Erwin, Rabu, (11/12/2024) lalu.
Sedangkan puncak arus mudik Tahun Baru diprediksi terjadi pada tanggal 31 Desember hingga 3 Januari 2025. Puncak arus balik diantisipasi terjadi pada 3-5 Januari 2025. "Libur panjang dan minatnya berwisata membuat pergerakan masyarakat akan meningkat," sebutnya.
Ia mengimbau masyarakat perlu memperhatikan titik rawan kemacetan dan daerah rawan bencana saat libur Nataru. Sesuai prediksi BMKG, hampir semua wilayah di Sulsel sedang memasuki puncak musim hujan.
Dishub memetakan kemacetan akan terjadi di Sungguminasa-Takalar, Perintis Kemerdekaan-Urip Sumoharjo, Camba Maros, Bundaran Romang Polong-Hertasning, Sungguminasa-Malino dan Batas Maros Kantor Bupati Maros.
Begitu pun untuk wilayah tujuan wisata seperti hutan Pinus Malino, Tanjung Bira, Toraja, Bantimurung, Rammang-rammang, Pantai Losari, Lego-lego, CPI, Pantai Galesong, dan semua mal.
"Kemudian potensi longsor itu di poros Maros-Bone dan Enrekang. Kami sudah menyiapkan 200 personel untuk bersiaga," jelasnya.
Erwin menambahkan antisipasi rampcheck untuk ratusan bus sudah digelar di Terminal Daya dan Mallengkeri. Tujuannya mengecek kondisi fisik kendaraan seperti sistem kemudi, penerangan, ban, Badan kendaraan serta fasilitas tanggap darurat, termasuk kelengkapan administrasi dan perizinan.
"Kurang lebih 100 bus yang sudah dilakukan pengecekan. Dari hasil laporan pemeriksaan kemarin itu ada beberapa PO tidak memenuhi persyaratan untuk layak jalan jadi kita minta segera diperbaiki," terangnya.
Sementara itu, sebelumnya PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) menetapkan penurunan tarif jasa kebandarudaraan bagi penumpang pesawat dan maskapai penerbangan.
Stakeholder Relation Angkasa Pura Indonesia, Taufan Yudistira menjelaskan, penurunan tarif jasa kebandararudaran ini sesuai dengan Surat Menteri PerhubunganPR.303/1/20/MHB/2024 perihal Pengenaan Potongan Harga Tarif Jasa Kebandarudaraan.
Dia mengatakan, PT Angkasa Pura Indoneska memberikan diskon kepada jasa pelayanan kepada penumpang dan pesawat. Pemberian diskon ini sebesar 50 persen. Dia mengatakan, pemotongan diskon ini akan dilakukan dari tanggal 19 Desember 2024 sampai 3 Januari 2025.
Penurunan tarif bagi penumpang pesawat berupa potongan harga tarif sebesar 50% atas Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) atau juga dikenal dengan Passenger Service Charge (PSC), berlaku di seluruh bandara InJourney Airports yang berjumlah 37 bandara.
"Aturan ini berlaku di seluruh rute penerbangan domestik kelas ekonomi di periode pemesanan tiket pada 1 Desember 2024 - 3 Januari 2025 dengan keberangkatan penerbangan pada masa Angkutan Natal dan Tahun Baru yakni 19 Desember 2024 sampai 3 Januari 2025," ujarnya.
Taufan mengatakan, dengan adanya potongan harga tarif jasa layanan bandara, Angkasa Pura Indonesia memprediksi akan ada kenaikan jumlah penumpang sebanyak 466.079 orang untuk periode NataRu 2024/2025. "Kurang lebih ada peningkatan 6% dibandingkan periode Nataru 2023/2024," ujarnya.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Sulsel, Erwin Tarwo. Ia mengatakan, selain kawasan Mamminasata, Tana Toraja jadi tujuan utama saat mudik Nataru.
Berdasarkan data survei dari Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat secara nasional untuk libur Nataru tahun ini mencapai 110,67 juta orang. Angka ini mengalami peningkatan sebesar 2,8 persen dibandingkan dengan tahun lalu yang hanya mencapai 107 juta orang.
Sementara di Sulsel diprediksi terjadi kenaikan penumpang angkutan jalan sebesar 39,30 persen dari tahun sebelumnya. Kenaikan ini didominasi oleh pengguna mobil pribadi 36,70 persen, motor 17,71 persen, bus 15 persen, kereta api 12,8 persen, dan yang memilih menggunakan pesawat 8,85 persen.
"Puncak arus mudik Natal di Sulsel dimulai tanggal 19 (Desember) karena hari libur itu dimulai pada tanggal 18. Kemudian arus balik Natal itu puncaknya pada tanggal 26-27 Desember," kata Erwin, Rabu, (11/12/2024) lalu.
Sedangkan puncak arus mudik Tahun Baru diprediksi terjadi pada tanggal 31 Desember hingga 3 Januari 2025. Puncak arus balik diantisipasi terjadi pada 3-5 Januari 2025. "Libur panjang dan minatnya berwisata membuat pergerakan masyarakat akan meningkat," sebutnya.
Ia mengimbau masyarakat perlu memperhatikan titik rawan kemacetan dan daerah rawan bencana saat libur Nataru. Sesuai prediksi BMKG, hampir semua wilayah di Sulsel sedang memasuki puncak musim hujan.
Dishub memetakan kemacetan akan terjadi di Sungguminasa-Takalar, Perintis Kemerdekaan-Urip Sumoharjo, Camba Maros, Bundaran Romang Polong-Hertasning, Sungguminasa-Malino dan Batas Maros Kantor Bupati Maros.
Begitu pun untuk wilayah tujuan wisata seperti hutan Pinus Malino, Tanjung Bira, Toraja, Bantimurung, Rammang-rammang, Pantai Losari, Lego-lego, CPI, Pantai Galesong, dan semua mal.
"Kemudian potensi longsor itu di poros Maros-Bone dan Enrekang. Kami sudah menyiapkan 200 personel untuk bersiaga," jelasnya.
Erwin menambahkan antisipasi rampcheck untuk ratusan bus sudah digelar di Terminal Daya dan Mallengkeri. Tujuannya mengecek kondisi fisik kendaraan seperti sistem kemudi, penerangan, ban, Badan kendaraan serta fasilitas tanggap darurat, termasuk kelengkapan administrasi dan perizinan.
"Kurang lebih 100 bus yang sudah dilakukan pengecekan. Dari hasil laporan pemeriksaan kemarin itu ada beberapa PO tidak memenuhi persyaratan untuk layak jalan jadi kita minta segera diperbaiki," terangnya.
Sementara itu, sebelumnya PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) menetapkan penurunan tarif jasa kebandarudaraan bagi penumpang pesawat dan maskapai penerbangan.
Stakeholder Relation Angkasa Pura Indonesia, Taufan Yudistira menjelaskan, penurunan tarif jasa kebandararudaran ini sesuai dengan Surat Menteri PerhubunganPR.303/1/20/MHB/2024 perihal Pengenaan Potongan Harga Tarif Jasa Kebandarudaraan.
Dia mengatakan, PT Angkasa Pura Indoneska memberikan diskon kepada jasa pelayanan kepada penumpang dan pesawat. Pemberian diskon ini sebesar 50 persen. Dia mengatakan, pemotongan diskon ini akan dilakukan dari tanggal 19 Desember 2024 sampai 3 Januari 2025.
Penurunan tarif bagi penumpang pesawat berupa potongan harga tarif sebesar 50% atas Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U) atau juga dikenal dengan Passenger Service Charge (PSC), berlaku di seluruh bandara InJourney Airports yang berjumlah 37 bandara.
"Aturan ini berlaku di seluruh rute penerbangan domestik kelas ekonomi di periode pemesanan tiket pada 1 Desember 2024 - 3 Januari 2025 dengan keberangkatan penerbangan pada masa Angkutan Natal dan Tahun Baru yakni 19 Desember 2024 sampai 3 Januari 2025," ujarnya.
Taufan mengatakan, dengan adanya potongan harga tarif jasa layanan bandara, Angkasa Pura Indonesia memprediksi akan ada kenaikan jumlah penumpang sebanyak 466.079 orang untuk periode NataRu 2024/2025. "Kurang lebih ada peningkatan 6% dibandingkan periode Nataru 2023/2024," ujarnya.
(GUS)
Berita Terkait
News
Provinsi Sulsel Masuk 3 Besar Nasional Soal Ketertiban Umum
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mencatatkan prestasi membanggakan, dalam penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum.
Jum'at, 09 Jan 2026 14:14
Lifestyle
Libur Nataru Dongkrak Kunjungan MaRI dan NIPAH PARK
Momentum libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) memberikan dampak positif terhadap tingkat kunjungan pusat perbelanjaan di Makassar, seperti MaRI dan NIPAH PARK.
Jum'at, 09 Jan 2026 13:57
News
Pemprov Sulsel Umumkan Tender Preservasi Jalan Paket 6 Senilai Rp278,6 Miliar
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK), resmi menayangkan pengumuman prakualifikasi tender Penanganan Preservasi Jalan Paket 6 pada 7 Januari 2026 di LPSE melalui SPSE.
Kamis, 08 Jan 2026 17:56
News
Tingkatkan Pertanian, Gubernur Sulsel Terima Satyalancana Wira Karya dari Presiden
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya dari Presiden RI, Prabowo Subianto.
Kamis, 08 Jan 2026 10:49
Sulsel
Jalan Rusak di Pinrang Sudah Ditangani Berkat Bantuan Keuangan Pemprov Sulsel
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus memperkuat konektivitas dan aksesibilitas wilayah melalui penanganan infrastruktur.
Rabu, 07 Jan 2026 09:09
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bupati Jeneponto Tunjuk Camat Rumbia Abdul Rajab jadi Plt Kadis Perikanan dan Kelautan
2
Tiga Pria Mabuk Bawa Sajam Teror Warga di Jeneponto
3
Viral Guru Honorer di Jeneponto Dipecat, Diduga Diganti Adik Kepsek yang Lolos PPPK
4
PT Pegadaian Serahkan Bantuan Ambulans untuk Puskesmas Perawatan Saleman
5
DPRD Makassar Segera Terbitkan Rekomendasi Sengketa Lahan Bangkala
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Bupati Jeneponto Tunjuk Camat Rumbia Abdul Rajab jadi Plt Kadis Perikanan dan Kelautan
2
Tiga Pria Mabuk Bawa Sajam Teror Warga di Jeneponto
3
Viral Guru Honorer di Jeneponto Dipecat, Diduga Diganti Adik Kepsek yang Lolos PPPK
4
PT Pegadaian Serahkan Bantuan Ambulans untuk Puskesmas Perawatan Saleman
5
DPRD Makassar Segera Terbitkan Rekomendasi Sengketa Lahan Bangkala