Jasa Upah Dihapus, Puluhan Guru PAUD Datangi Kantor Disdik Maros
Rabu, 25 Feb 2026 11:24
Guru PAUD di Kabupaten Maros melakukan aksi demo terkait kebijakan penghapusan upah jasa. Foto: SINDO Makassar/Najmi S Limonu
MAROS - Puluhan guru PAUD se-Kabupaten Maros menggelar aksi demo dan mendatangi Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Maros dan melakukan long march ke kantor DPRD Maros, Rabu (25/2/2026).
Aksi tersebut berlangsung di tengah guyuran hujan. Sebelum ke kantor DPRD Maros, mereka tetap bertahan di halaman kantor Disdikbud dengan mengenakan jas hujan dan menenteng poster berisi tuntutan.
Mereka berorasi secara bergantian, sebagai bentuk protes atas penghapusan jasa upah guru PAUD dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Disdikbud Maros Tahun 2026.
Salah satu poster yang dibawa guru bertuliskan “Mutasi Dia…..Menakutkan”.
Ketua Forum PAUD, Fitriani, mengatakan, alokasi upah guru PAUD tidak lagi tercantum dalam DPA tahun anggaran 2026.
"Per tahun 2026, upah PAUD di DPA Dinas Pendidikan sudah hilang," katanya.
Menurutnya, kondisi itu membuat ratusan guru merasa resah karena upah tersebut menjadi salah satu sumber penghasilan utama mereka.
Fitri menyebutkan, akibat penghapusan upah guru tersebut, sedikitnya sekitar 700 guru terdampak akibat tidak adanya alokasi anggaran tersebut.
Mantan Anggota DPRD Maros ini menjelaskan, selama ini besaran upah yang diterima berbeda-beda sesuai jenjang dan status lembaga tempat mereka mengajar. Untuk TK Negeri, upah yang diterima sebesar Rp1 juta per bulan.
"Sementara TK swasta menerima Rp700 ribu per bulan, Kelompok Bermain Rp600 ribu, dan Kader PAUD Holistik Integratif sebesar Rp500 ribu per bulan," rincinya.
Pihaknya mengaku telah melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Maros untuk meminta penjelasan terkait persoalan tersebut.
Namun hingga saat ini, belum ada kepastian mengenai keberlanjutan pembayaran upah guru PAUD itu.
Fitri menegaskan, jika aspirasi mereka tidak mendapat respons di tingkat daerah, pihaknya akan membawa persoalan tersebut ke Kementerian Pendidikan untuk mencari solusi dan kejelasan lebih lanjut.
Sementara itu, Bupati Maros yang dihubungi mengakui adanya penghapusan gaji guru PAUD.
Dia mengatakan, dengan adanya aksi ini, pihaknya akan mencarikan solusi yang terbaik untuk guru PAUD.
Jadi masukan hari ini, aksi guru-guru PAUD akan kita teruskan ke Pemerintah Pusat baik di Kementrian Pendidikan, BKN dan Kemendagri. Semoga ada kebijakan atau petunjuk nantinya dari pemerintah pusat," harapnya.
Sekadar diketahui saat ini, ada sekitar 841 guru TK-PAUD yang tidak terangkat sebagai P3K Paruh Waktu.
Aksi tersebut berlangsung di tengah guyuran hujan. Sebelum ke kantor DPRD Maros, mereka tetap bertahan di halaman kantor Disdikbud dengan mengenakan jas hujan dan menenteng poster berisi tuntutan.
Mereka berorasi secara bergantian, sebagai bentuk protes atas penghapusan jasa upah guru PAUD dalam Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) Disdikbud Maros Tahun 2026.
Salah satu poster yang dibawa guru bertuliskan “Mutasi Dia…..Menakutkan”.
Ketua Forum PAUD, Fitriani, mengatakan, alokasi upah guru PAUD tidak lagi tercantum dalam DPA tahun anggaran 2026.
"Per tahun 2026, upah PAUD di DPA Dinas Pendidikan sudah hilang," katanya.
Menurutnya, kondisi itu membuat ratusan guru merasa resah karena upah tersebut menjadi salah satu sumber penghasilan utama mereka.
Fitri menyebutkan, akibat penghapusan upah guru tersebut, sedikitnya sekitar 700 guru terdampak akibat tidak adanya alokasi anggaran tersebut.
Mantan Anggota DPRD Maros ini menjelaskan, selama ini besaran upah yang diterima berbeda-beda sesuai jenjang dan status lembaga tempat mereka mengajar. Untuk TK Negeri, upah yang diterima sebesar Rp1 juta per bulan.
"Sementara TK swasta menerima Rp700 ribu per bulan, Kelompok Bermain Rp600 ribu, dan Kader PAUD Holistik Integratif sebesar Rp500 ribu per bulan," rincinya.
Pihaknya mengaku telah melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama DPRD Maros untuk meminta penjelasan terkait persoalan tersebut.
Namun hingga saat ini, belum ada kepastian mengenai keberlanjutan pembayaran upah guru PAUD itu.
Fitri menegaskan, jika aspirasi mereka tidak mendapat respons di tingkat daerah, pihaknya akan membawa persoalan tersebut ke Kementerian Pendidikan untuk mencari solusi dan kejelasan lebih lanjut.
Sementara itu, Bupati Maros yang dihubungi mengakui adanya penghapusan gaji guru PAUD.
Dia mengatakan, dengan adanya aksi ini, pihaknya akan mencarikan solusi yang terbaik untuk guru PAUD.
Jadi masukan hari ini, aksi guru-guru PAUD akan kita teruskan ke Pemerintah Pusat baik di Kementrian Pendidikan, BKN dan Kemendagri. Semoga ada kebijakan atau petunjuk nantinya dari pemerintah pusat," harapnya.
Sekadar diketahui saat ini, ada sekitar 841 guru TK-PAUD yang tidak terangkat sebagai P3K Paruh Waktu.
(MAN)
Berita Terkait
Sulsel
PBB Maros Terkumpul Rp13 Miliar, Capaian Moncogloe dan Mandai Masih Minim
Sebanyak empat kecamatan di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel) tercatat masih memiliki capaian Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang sangat minim.
Senin, 13 Jul 2026 20:02
Sulsel
Jalur Mamminasata Segmen 3 dan 4 di Maros Dilanjutkan, Panjangnya 9,8 Km
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maros mulai membahas tahapan pembangunan Jalur Mamminasata segmen 3 dan 4 yang akan melintasi Kecamatan Turikale, Mandai, dan Tanralili.
Senin, 13 Jul 2026 15:45
Sulsel
Kejar Target PBB-P2, Bapenda Maros Buka Layanan Pembayaran Keliling di Kecamatan
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Maros membuka loket pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di seluruh kecamatan mulai 13 Juli hingga 27 Agustus 2026.
Minggu, 12 Jul 2026 18:13
Sulsel
Kemarau Picu Krisis Air Bersih di Maros, 92 Ribu Jiwa Terdampak
Sedikitnya 92 ribu jiwa di Kabupaten Maros mulai terdampak krisis air bersih akibat musim kemarau yang memasuki puncaknya pada Juli 2026.
Minggu, 12 Jul 2026 14:38
News
Jalan Mamminasata di Maros Dilanjut, Rp80 M Disiapkan untuk Pembebasan Lahan
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan telah menyiapkan anggaran sekitar Rp80 miliar untuk menuntaskan pembebasan lahan pada tahun ini.
Selasa, 07 Jul 2026 22:51
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Selamat! KPU RI Konfirmasi Putri Dakka sebagai Pengganti RMS di DPR RI
2
Atlet SAAD Archery Academy Juara Panahan Tradisional Hanya dalam 7 Bulan Latihan
3
SMPN 10 Makassar Tegaskan Seleksi SPMB Sesuai Prosedur, Bantah Pungli Rp2,5 Juta
4
Disdik Jeneponto Tekankan Pendidikan Karakter dan Sekolah Ramah Anak
5
Dekranasda Makassar Cari 20 Calon Penenun untuk Pelatihan Intensif Bersama CTI
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Selamat! KPU RI Konfirmasi Putri Dakka sebagai Pengganti RMS di DPR RI
2
Atlet SAAD Archery Academy Juara Panahan Tradisional Hanya dalam 7 Bulan Latihan
3
SMPN 10 Makassar Tegaskan Seleksi SPMB Sesuai Prosedur, Bantah Pungli Rp2,5 Juta
4
Disdik Jeneponto Tekankan Pendidikan Karakter dan Sekolah Ramah Anak
5
Dekranasda Makassar Cari 20 Calon Penenun untuk Pelatihan Intensif Bersama CTI