Sempat Jabat Plt, Prof Hambali Thalib Resmi Jadi Rektor UMI
Jum'at, 27 Des 2024 11:20
Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI, Prof Masrurah Mokhtar menyerahkan SK resmi Rektor UMI kepada Prof Hambali Thalib di Auditorium Al-Jibra UMI, Jumat (27/12/2024). Foto: Dewan
MAKASSAR - Prof Hambali Thalib dan Prof Dirgahayu Lantara secara resmi dilantik menjadi Rektor dan Wakil Rektor I (Bidang Akademik dan Pengembangan Sumber Daya Pembelajaran) Universitas Muslim Indonesia (UMI) periode 2024-2026 yang digelar di Auditorium Al-Jibra UMI, Jumat (27/12/2024).
Dalam sambutannya, Rektor UMI Prof Hambali Thalib, mengatakan UMI sebagai lembaga pendidikan dan dakwah memiliki peran strategis yang menyiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik serta siap berkontribusi secara positif.
"Pimpinan sebelumnya menjadikan UMI ini menuju kampus riset dan pengabdian yang unggul serta mampu beradaptasi dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi yang pesat kerjasama dengan berbagai institusi," katanya.
Lanjut, Guru Besar Bidang Hukum ini menuturkan, UMI terus memperkuat jaringan kerja sama dengan universitas dan lembaga pendidikan terkemuka di dunia dengan memacu akselerasi Tri Dharma perguruan tinggi dalam skala internasional dan menciptakan lingkungan akademik yang berkompeten.
"Kiita akan terus mengembangkan SDM yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga memiliki wawasan global dan kemampuan untuk berkolaborasi dengan berbagai institusi di seluruh dunia serta memperkuat kemitraan yang lebih erat dengan dunia industri pemerintah dan lembaga-lembaga pendidikan lainnya," tuturnya dalam sambutannya.
Kemudian, konsultan hukum ini juga menjelaskan, bahwa UMI menciptakan lebih banyak peluang bagi mahasiswa dan pengabdian yang dapat memberikan solusi bagi permasalahan yang dihadapi ke depan.
"Mempercepat transformasi pendidikan sehingga menghasilkan lulusan yang bersaing, dengan memanfaatkan teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, penelitian pengabdian, dan layanan kampus teknologi harus menjadi sarana yang mempercepat transformasi pendidikan," tegasnya.
Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI, Prof Masrurah Mokhtar berharap agar pimpinan kampus yang baru mampu melaksanakan seluruh program-program yang baik.
"Tentunya Rektor dan WR I UMI yang baru dilantik diharapkan mampu memenuhi amanah-amanah serta penuh rasa tanggung jawab, dan itu harus dilaksanakan. Jika salah satu di antara fakta integritas itu langgar maka tentunya ada sanksi yang diberikan," pungkasnya.
Dalam sambutannya, Rektor UMI Prof Hambali Thalib, mengatakan UMI sebagai lembaga pendidikan dan dakwah memiliki peran strategis yang menyiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik serta siap berkontribusi secara positif.
"Pimpinan sebelumnya menjadikan UMI ini menuju kampus riset dan pengabdian yang unggul serta mampu beradaptasi dalam menghadapi perkembangan teknologi informasi yang pesat kerjasama dengan berbagai institusi," katanya.
Lanjut, Guru Besar Bidang Hukum ini menuturkan, UMI terus memperkuat jaringan kerja sama dengan universitas dan lembaga pendidikan terkemuka di dunia dengan memacu akselerasi Tri Dharma perguruan tinggi dalam skala internasional dan menciptakan lingkungan akademik yang berkompeten.
"Kiita akan terus mengembangkan SDM yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga memiliki wawasan global dan kemampuan untuk berkolaborasi dengan berbagai institusi di seluruh dunia serta memperkuat kemitraan yang lebih erat dengan dunia industri pemerintah dan lembaga-lembaga pendidikan lainnya," tuturnya dalam sambutannya.
Kemudian, konsultan hukum ini juga menjelaskan, bahwa UMI menciptakan lebih banyak peluang bagi mahasiswa dan pengabdian yang dapat memberikan solusi bagi permasalahan yang dihadapi ke depan.
"Mempercepat transformasi pendidikan sehingga menghasilkan lulusan yang bersaing, dengan memanfaatkan teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran, penelitian pengabdian, dan layanan kampus teknologi harus menjadi sarana yang mempercepat transformasi pendidikan," tegasnya.
Sementara itu, Ketua Pengurus Yayasan Wakaf UMI, Prof Masrurah Mokhtar berharap agar pimpinan kampus yang baru mampu melaksanakan seluruh program-program yang baik.
"Tentunya Rektor dan WR I UMI yang baru dilantik diharapkan mampu memenuhi amanah-amanah serta penuh rasa tanggung jawab, dan itu harus dilaksanakan. Jika salah satu di antara fakta integritas itu langgar maka tentunya ada sanksi yang diberikan," pungkasnya.
(GUS)
Berita Terkait
News
Lomba Tadarrus Al-Qur’an Antar Dosen UMI Tekankan Fondasi Budaya Kerja Islami
Kegiatan ini dihadiri para piminan Fakultas, Kepala UPT PKD, dewan hakim, panitia pelaksana, serta para peserta yang merupakan perwakilan dosen dan karyawan dari berbagai unit kerja di lingkungan UMI.
Kamis, 16 Jul 2026 11:43
News
Keteladanan Syekh Yusuf Al-Makassary jadi Inspirasi Relavan Kampus Bangun Generasi
Wakil Rektor IV Universitas Muslim Indonesia (UMI), Dr KH Muhammad Ishaq Samad, mewakili Rektor UMI Prof Hambali Thalib, menghadiri Seminar Internasional 400 Tahun Syekh Yusuf Al-Makassary
Kamis, 09 Jul 2026 17:03
News
Sinergi Akademik dan Negara, UMI Jadi Mitra Penyusunan RUU Ketenagalistrikan
Gagasan strategis Rektor UMI, Prof Hambali Thalib dalam forum Kunjungan Kerja Legislasi Komisi XII DPR RI mendapat apresiasi istimewa dari Ketua Tim Kunjungan Legislasi RUU Ketenagalistrikan, Sugeng Suparwoto.
Rabu, 08 Jul 2026 23:49
News
Wakil Rektor IV UMI: Jadikan Salat sebagai Energi untuk Membangun Etos Kerja dan Integritas
Wakil Rektor IV Universitas Muslim Indonesia (UMI), Dr KH Muhammad Ishaq Samad, menyampaikan Kultum Zuhur di hadapan jamaah sivitas akademika UMI pada Senin (6/7/2026).
Senin, 06 Jul 2026 13:33
News
Milad ke-72 UMI, Zikir dan Haul Muassis Jadi Momentum Mengenang Jasa Pendiri
Universitas Muslim Indonesia (UMI) menggelar Zikir, Doa, Silaturahmi, dan Haul Muassis sebagai bagian dari rangkaian Milad ke-72 UMI. Kegiatan tersebut berlangsung di Gelanggang Olahraga (GOR) Kampus II UMI, Jumat (3/7/2026).
Jum'at, 03 Jul 2026 14:28
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
KM Nurul Salsa Mati Mesin hingga Tenggelam di Perairan Selayar, 24 Korban Masih Dicari
2
Massa Geruduk DPRD Sulsel, Desak Bentuk Pansus Hak Angket Usut GMTD
3
Prof Amir Ilyas Dorong Dosen Unhas Ubah Hasil Riset Menjadi Peluang Usaha Bernilai Ekonomi
4
PPBM Kalla Institute Hadirkan Indonesia Best CEO 2025 Berbagi Strategi Kepemimpinan
5
Kasus Pencurian Berstatus P21, Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Kelanjutan Penuntutan
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
KM Nurul Salsa Mati Mesin hingga Tenggelam di Perairan Selayar, 24 Korban Masih Dicari
2
Massa Geruduk DPRD Sulsel, Desak Bentuk Pansus Hak Angket Usut GMTD
3
Prof Amir Ilyas Dorong Dosen Unhas Ubah Hasil Riset Menjadi Peluang Usaha Bernilai Ekonomi
4
PPBM Kalla Institute Hadirkan Indonesia Best CEO 2025 Berbagi Strategi Kepemimpinan
5
Kasus Pencurian Berstatus P21, Kuasa Hukum Korban Pertanyakan Kelanjutan Penuntutan