6,5 Juta Bibit Ditanam Bangkitkan Komoditas Hortikultura Unggul di Sulsel
Minggu, 29 Des 2024 10:45
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian dengan mendistribusikan 6,5 Juta Bibit Pohon melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Foto: Ist
MAKASSAR - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menunjukkan komitmennya dalam mendukung sektor pertanian dengan mendistribusikan 6,5 Juta Bibit Pohon melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2024.
Fokus utama alokasi ini adalah meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani melalui penyediaan bibit unggul tanaman perkebunan dan hortikultura.
Jumlah bibit unggul tanaman perkebunan dan hortikultura tersebut tak lepas dari arahan dan program yang dicanangkan Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan, Prof Zudan Arif Fakrulloh, "Sulsel Menanam".
Selain sebagai upaya mendukung kebijakan ekonomi hijau di Provinsi Sulsel, gerakan ini mengajak seluruh masyarakat Sulsel untuk aktif menanam pohon guna menjaga kelestarian lingkungan tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat. Program ini juga dapat memberikan nilai tambah ekonomi melalui pengembangan sektor pertanian.
Sebagai langkah untuk meningkatkan produktivitas perkebunan, pemerintah menyalurkan sebanyak 5.888.920 pohon bibit unggul. Terdiri dari Bibit Kakao 3.817.000 pohon, Bibit Kopi 1.176.000 pohon, Bibit Pala 866.000 pohon, dan Bibit Kelapa Genjah 29.920 pohon.
Selain itu, pemerintah juga mendistribusikan 694.358 pohon bibit hortikultura berkualitas tinggi, yang meliputi Bibit Durian Musangking 550.310 pohon, Bibit Sukun 25.693 pohon, Bibit Jeruk Nipis 24.999 pohon, Bibit Alpukat 30.000 pohon, Bibit Nangka 30.000 pohon, dan Bibit Jeruk Siam 33.356 pohon.
"Penyaluran bantuan ini diberikan kepada kelompok-kelompok tani yang tersebar di 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan," ujar Plt Kadis Pertanian, Perkebunan dan Tanaman Hortikultura Sulsel, Uvan Nurwahidah Shagir, Sabtu, (28/12/2024).
Dia mengatakan, Pemerintah Provinsi meyakini bibit unggul yang didistribusikan dapat meningkatkan produktivitas, kualitas hasil pertanian, serta ketahanan terhadap serangan hama dan penyakit.
Selain itu, bibit ini dirancang agar adaptif terhadap perubahan iklim, sehingga dapat mendukung keberlanjutan sektor pertanian di wilayah Sulawesi Selatan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian.
Program ini juga diharapkan mampu mendorong Sulawesi Selatan menjadi salah satu sentra utama penghasil komoditas perkebunan dan hortikultura unggulan di Indonesia. Pemerintah Provinsi Sulsel akan terus melakukan pemantauan dan pendampingan terhadap kelompok tani dalam pemanfaatan bibit unggul tersebut, sehingga target peningkatan produktivitas dan keberlanjutan ekonomi dapat tercapai.
Dengan langkah nyata ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menunjukkan perannya dalam mendorong kemajuan sektor pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan perekonomian daerah.
Fokus utama alokasi ini adalah meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani melalui penyediaan bibit unggul tanaman perkebunan dan hortikultura.
Jumlah bibit unggul tanaman perkebunan dan hortikultura tersebut tak lepas dari arahan dan program yang dicanangkan Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Selatan, Prof Zudan Arif Fakrulloh, "Sulsel Menanam".
Selain sebagai upaya mendukung kebijakan ekonomi hijau di Provinsi Sulsel, gerakan ini mengajak seluruh masyarakat Sulsel untuk aktif menanam pohon guna menjaga kelestarian lingkungan tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat. Program ini juga dapat memberikan nilai tambah ekonomi melalui pengembangan sektor pertanian.
Sebagai langkah untuk meningkatkan produktivitas perkebunan, pemerintah menyalurkan sebanyak 5.888.920 pohon bibit unggul. Terdiri dari Bibit Kakao 3.817.000 pohon, Bibit Kopi 1.176.000 pohon, Bibit Pala 866.000 pohon, dan Bibit Kelapa Genjah 29.920 pohon.
Selain itu, pemerintah juga mendistribusikan 694.358 pohon bibit hortikultura berkualitas tinggi, yang meliputi Bibit Durian Musangking 550.310 pohon, Bibit Sukun 25.693 pohon, Bibit Jeruk Nipis 24.999 pohon, Bibit Alpukat 30.000 pohon, Bibit Nangka 30.000 pohon, dan Bibit Jeruk Siam 33.356 pohon.
"Penyaluran bantuan ini diberikan kepada kelompok-kelompok tani yang tersebar di 24 kabupaten/kota di Sulawesi Selatan," ujar Plt Kadis Pertanian, Perkebunan dan Tanaman Hortikultura Sulsel, Uvan Nurwahidah Shagir, Sabtu, (28/12/2024).
Dia mengatakan, Pemerintah Provinsi meyakini bibit unggul yang didistribusikan dapat meningkatkan produktivitas, kualitas hasil pertanian, serta ketahanan terhadap serangan hama dan penyakit.
Selain itu, bibit ini dirancang agar adaptif terhadap perubahan iklim, sehingga dapat mendukung keberlanjutan sektor pertanian di wilayah Sulawesi Selatan. Langkah ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang untuk meningkatkan produktivitas sektor pertanian.
Program ini juga diharapkan mampu mendorong Sulawesi Selatan menjadi salah satu sentra utama penghasil komoditas perkebunan dan hortikultura unggulan di Indonesia. Pemerintah Provinsi Sulsel akan terus melakukan pemantauan dan pendampingan terhadap kelompok tani dalam pemanfaatan bibit unggul tersebut, sehingga target peningkatan produktivitas dan keberlanjutan ekonomi dapat tercapai.
Dengan langkah nyata ini, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menunjukkan perannya dalam mendorong kemajuan sektor pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan dan perekonomian daerah.
(GUS)
Berita Terkait
News
Gubernur Bekali Praja IPDN Sulsel tentang Integritas, Kejujuran dan Kerja Keras
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman memberikan ceramah umum kepada para praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Sulawesi Selatan, Kabupaten Gowa, Rabu (30/9/2026).
Kamis, 01 Okt 2026 11:06
News
Dari Pemprov hingga Pemerintah Pusat, Jejak 40 Tahun Pengabdian Jufri Rahman
Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman akan memasuki masa purnabakti sebagai aparatur sipil negara (ASN) pada 1 Oktober 2026.
Kamis, 01 Okt 2026 11:02
News
Usai Drainase Rampung, 800 Meter Jalan Aroepala Makassar Diaspal Lapis Kedua
Sebagian Jalan Aroepala di Kota Makassar akan kembali diaspal melalui program Multi Years Project (MYP) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. Pengaspalan lapis kedua ini akan dilakukan usai pengerjaan drainase rampung.
Kamis, 01 Okt 2026 10:51
Sulsel
Program MYP Irigasi Sulsel Tingkatkan Produksi Padi
Rehabilitasi jaringan irigasi di Desa Bontonyeleng dan Palang Barae, Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan menunjukkan progres signifikan.
Rabu, 30 Sep 2026 10:25
News
Purnabakti, Jufri Rahman dan Iqbal Suaeb Disiapkan Jadi Tim Ahli
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengapresiasi pengabdian dan integritas Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Dr Jufri Rahman dan Plt Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Sulawesi Selatan Iqbal Suaeb yang memasuki masa purnabakti.
Rabu, 30 Sep 2026 10:20
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Golkar Sulsel Perpanjang Masa Kepengurusan Appi dan 21 Golkar Kabupaten/kota
2
Jaga Silaturahmi Senat, Prof Hasmyati: Hubungan Baik Jauh Lebih Penting
3
Dansat Brimob Temui Dirut PDAM Makassar, Bahas Sinergi Kegiatan Sosial
4
Australia Experience Day Indosat Buka Akses Pendidikan & Perjalanan bagi Warga Makassar
5
DPO Penyiraman Cabai Jeneponto Ditangkap di Rumah Kadis Pendidikan Bantaeng
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Golkar Sulsel Perpanjang Masa Kepengurusan Appi dan 21 Golkar Kabupaten/kota
2
Jaga Silaturahmi Senat, Prof Hasmyati: Hubungan Baik Jauh Lebih Penting
3
Dansat Brimob Temui Dirut PDAM Makassar, Bahas Sinergi Kegiatan Sosial
4
Australia Experience Day Indosat Buka Akses Pendidikan & Perjalanan bagi Warga Makassar
5
DPO Penyiraman Cabai Jeneponto Ditangkap di Rumah Kadis Pendidikan Bantaeng