Kesejahteraan Pegawai Jadi Atensi Pj Gubernur Prof Fadjry Djufry
Kamis, 09 Jan 2025 14:45
Pj Gubernur Prof Fadjry Djufry, memimpin rapat bersama para pejabat Eselon II Lingkup Pemprov Sulsel, di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Setelah memberikan pengarahan pada Apel Pagi di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Sulsel, Kamis, (9/01/2025), Pj Gubernur Prof Fadjry Djufry, memimpin rapat bersama para pejabat Eselon II Lingkup Pemprov Sulsel, di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur.
Kesejahteraan pegawai menjadi atensi Prof Fadjry Djufry. Ia meminta agar seluruh hak pegawai segera diselesaikan, agar semua pegawai bisa bekerja dengan baik. Menurutnya, hak dan kewajiban harus seimbang agar semua bisa berjalan dengan baik.
"Yang paling penting bagaimana hak-hak pegawai harus dipenuhi. Mohon itu menjadi atensi semua. Ini soal hak pegawai dan kewajiban juga diingatkan," kata Prof Fadjry Djufry.
"Jangan ganggu hak-hak seluruh pegawai, karena dalam hak itu ada kehidupan orang lain. Saya paling tidak suka kalau hak-hak dasar pegawai kita tidak terpenuhi. Itu tidak bisa kita lakukan. Tugas saya bagaimana mengingatkan kita semua," tegasnya.
Prof Fadjry Djufry juga mengingatkan kepada seluruh pemangku kebijakan dan seluruh ASN dan Non ASN Pemprov Sulsel agar menyelesaikan semua administrasi. Menurut dia, administrasi merupakan penolong bagi semua.
"Mohon selesaikan administrasi kita, karena itu yang akan menolong kita nantinya. Jadi kita semua yang memegang kebijakan di situ, jadi pimpinan yang cerdas, yang bisa melakukan akselerasi di mana saja," pesannya.
Hal tersebut, kata Prof Fadjry Djufry disampaikan semata-mata untuk menjaga Provinsi Sulsel lewat kerja-kerja seluruh stakeholder, termasuk dirinya.
"Pada kesempatan yang baik ini saya mengingatkan kita semua untuk sama-sama menjaga daerah kita tercinta ini. Jadi setiap tempat yang saya tinggalkan, saya harus meninggalkan legacy yang baik," pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Jufri Rahman mengakui, Pj Gubernur Sulsel Prof Fadjry Djufry merupakan pemimpin yang senantiasa bekerja ikhlas. Untuk itu, ia mengajak semua untuk mendengarkan dengan baik apa yang menjadi arahan Prof Fadjry Djufry di awal tahun 2025 ini. Arahan ini merupakan sesuatu yang sangat berharga bagi semua.
"Alhamdulillah beliau betul-betul pemimpin yang bekerja ikhlas. Ini adalah arahan yang sangat berharga bagi kita semua. Itu tadi adalah inti sari dari pertemuan kita pada hari ini," ujarnya.
Arahan Pj Gubernur Sulsel Prof Fadjry Djufry dilanjutkan dengan pemaparan masing-masing Kepala OPD lingkup Pemprov Sulsel dalam menghadapi tahun 2025, dan tentunya menyukseskan program strategis nasional dan pemerintahan Gubernur Sulsel definitif nantinya.
Kesejahteraan pegawai menjadi atensi Prof Fadjry Djufry. Ia meminta agar seluruh hak pegawai segera diselesaikan, agar semua pegawai bisa bekerja dengan baik. Menurutnya, hak dan kewajiban harus seimbang agar semua bisa berjalan dengan baik.
"Yang paling penting bagaimana hak-hak pegawai harus dipenuhi. Mohon itu menjadi atensi semua. Ini soal hak pegawai dan kewajiban juga diingatkan," kata Prof Fadjry Djufry.
"Jangan ganggu hak-hak seluruh pegawai, karena dalam hak itu ada kehidupan orang lain. Saya paling tidak suka kalau hak-hak dasar pegawai kita tidak terpenuhi. Itu tidak bisa kita lakukan. Tugas saya bagaimana mengingatkan kita semua," tegasnya.
Prof Fadjry Djufry juga mengingatkan kepada seluruh pemangku kebijakan dan seluruh ASN dan Non ASN Pemprov Sulsel agar menyelesaikan semua administrasi. Menurut dia, administrasi merupakan penolong bagi semua.
"Mohon selesaikan administrasi kita, karena itu yang akan menolong kita nantinya. Jadi kita semua yang memegang kebijakan di situ, jadi pimpinan yang cerdas, yang bisa melakukan akselerasi di mana saja," pesannya.
Hal tersebut, kata Prof Fadjry Djufry disampaikan semata-mata untuk menjaga Provinsi Sulsel lewat kerja-kerja seluruh stakeholder, termasuk dirinya.
"Pada kesempatan yang baik ini saya mengingatkan kita semua untuk sama-sama menjaga daerah kita tercinta ini. Jadi setiap tempat yang saya tinggalkan, saya harus meninggalkan legacy yang baik," pungkasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah Provinsi Sulsel, Jufri Rahman mengakui, Pj Gubernur Sulsel Prof Fadjry Djufry merupakan pemimpin yang senantiasa bekerja ikhlas. Untuk itu, ia mengajak semua untuk mendengarkan dengan baik apa yang menjadi arahan Prof Fadjry Djufry di awal tahun 2025 ini. Arahan ini merupakan sesuatu yang sangat berharga bagi semua.
"Alhamdulillah beliau betul-betul pemimpin yang bekerja ikhlas. Ini adalah arahan yang sangat berharga bagi kita semua. Itu tadi adalah inti sari dari pertemuan kita pada hari ini," ujarnya.
Arahan Pj Gubernur Sulsel Prof Fadjry Djufry dilanjutkan dengan pemaparan masing-masing Kepala OPD lingkup Pemprov Sulsel dalam menghadapi tahun 2025, dan tentunya menyukseskan program strategis nasional dan pemerintahan Gubernur Sulsel definitif nantinya.
(GUS)
Berita Terkait
Sulsel
Jalan Kabupaten Pinrang–Sidrap Diperbaiki, Pemprov Sulsel Kebut MYP Paket 3
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus mempercepat peningkatan kualitas infrastruktur jalan melalui penanganan preservasi jalan Multi Years Contract (MYC) Paket 3 yang merupakan bagian dari Program Multi Years Project (MYP) menyasar sejumlah ruas strategis
Selasa, 07 Apr 2026 17:28
Sulsel
Gubernur Sulsel Paparkan Proyek Jalan Rp3,7 Triliun di Puncak HJB Bone ke-696
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, bersama Wakil Gubernur Fatmawati Rusdi menghadiri puncak peringatan Hari Jadi Bone (HJB) ke-696 yang dirangkaikan dengan tradisi Mattompang Arajang.
Senin, 06 Apr 2026 21:35
News
Pemprov Sulsel Terima Anggaran Rp3 Triliun untuk Pembangunan PSEL
Pemerintah Pusat menggelontorkan anggaran sekitar Rp3 Triliun untuk pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) yang akan dibangun di wilayah Tamangapa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar.
Sabtu, 04 Apr 2026 16:24
Sulsel
Sejumlah Ruas Jalan di Sulsel Mulai Diaspal, Program MYP Dikebut Bertahap
Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan mulai memasuki tahap pengaspalan pada sejumlah ruas jalan dalam program Multi Years Project (MYP).
Sabtu, 04 Apr 2026 06:35
Sulsel
DPRD Sulsel Perjuangkan Nasib 2.825 PPPK yang Kontraknya Segera Berakhir
Komisi A DPRD Sulawesi Selatan menggelar rapat kerja membahas nasib ribuan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang masa kontraknya akan berakhir di kantor sementara dewan, Makassar pada Selasa (31/03/2026).
Selasa, 31 Mar 2026 16:02
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Milad Bawaslu: Antara Prosedur Demokrasi dan Krisis Integritas
2
Muscab PKB Makassar Digelar 19 April, Empat Kandidat Masuk Tahap UKK
3
Pemkab Bantaeng Mulai Audit LKPD 2025, Target WTP ke-11
4
Semen Tonasa Raih PROPER Hijau ke-9, Perkuat Komitmen Lingkungan
5
Pilot Project Penanganan Sampah, Tamalanrea Fokus Kurangi Limbah Organik
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Milad Bawaslu: Antara Prosedur Demokrasi dan Krisis Integritas
2
Muscab PKB Makassar Digelar 19 April, Empat Kandidat Masuk Tahap UKK
3
Pemkab Bantaeng Mulai Audit LKPD 2025, Target WTP ke-11
4
Semen Tonasa Raih PROPER Hijau ke-9, Perkuat Komitmen Lingkungan
5
Pilot Project Penanganan Sampah, Tamalanrea Fokus Kurangi Limbah Organik