Ukir Sejarah! PT Vale Raih PROPER Emas 2024 & Green Leadership Award
Senin, 24 Feb 2025 22:26
PT Vale sukses mengukir sejarah sebagai perusahaan nikel pertama yang meraih PROPER Emas dan Green Leadership Award dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH). Foto/Dok PT Vale
JAKARTA - Perusahaan nikel berkelanjutan PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), anggota grup Mining Industry Indonesia (MIND ID), telah mencapai tonggak bersejarah dengan meraih PROPER Emas dan Green Leadership Award dari Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).
Penghargaan ini merupakan pengakuan terhadap komitmen PT Vale dalam pengelolaan lingkungan yang melampaui kepatuhan regulasi serta kontribusi nyata dalam memberdayakan masyarakat untuk menyelesaikan permasalahan sosial yang ada di sekitar wilayah operasi perusahaan.
PT Vale menjadi satu-satunya perusahaan pertambangan nikel yang meraih predikat PROPER Emas dari 85 perusahaan meraih predikat yang serupa.
Penghargaan PROPER Emas diserahkan oleh Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, dan diterima oleh Vice President Director & Chief Operations & Infrastructure Officer PT Vale, Abu Ashar. Sementara itu, Green Leadership Award diberikan kepada CEO PT Vale, Febriany Eddy, sebagai pengakuan atas kepemimpinannya dalam mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam strategi bisnis dan budaya perusahaan.
“Tahun ini ada 85 perusahaan yang meraih predikat emas, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya pada pemimpin perusahaan yang taat dan luar biasa telah mendedikasikan dirinya untuk mewujudkan kelestarian hidup di Indonesia. Saya percaya dengan kolaborasi yang baik dunia usaha dan stakeholder lainnya dapat menjadi fondasi utama mewujudkan lingkungan hidup yang baik dan sehat,” ujar Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, dalam sambutannya.
Sebagai produsen utama nikel matte, PT Vale berkomitmen untuk mengurangi dampak lingkungan melalui solusi inovatif yang berkelanjutan. Berdasarkan Life Cycle Analysis (LCA) yang dilakukan secara menyeluruh, PT Vale terus mengembangkan inisiatif yang tidak hanya menekan dampak lingkungan tetapi juga mendukung pencapaian net-zero emission di sektor industri.
Salah satu inisiatif unggulan adalah Program ROJALI (Jalur Alternatif Auxiliary Grid), yang memanfaatkan energi terbarukan dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) untuk menggantikan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) selama pemeliharaan jaringan Listrik auxiliary. Program ini telah berhasil mengurangi 57% emisi CO₂ dari operasi PLTD, meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, serta mendukung terjadinya transisi energi bersih di Indonesia.
“Di PT Vale, kami percaya bahwa keberlanjutan bukan hanya tentang operasi tambang yang bertanggung jawab, tetapi juga tentang bagaimana kami dapat berkontribusi pada solusi global. Program ROJALI adalah bukti nyata bahwa inovasi di sektor industri dapat memainkan peran penting dalam transisi menuju energi bersih,” kata Abu Ashar. Selain inovasi di bidang lingkungan, PT Vale juga menjalankan program pemberdayaan masyarakat berbasis keberlanjutan, yaitu Matano Iniaku (INovasi Intrgrasi Alam dan Kreativitas Usaha). Program ini awalnya dirancang untuk menyelesaikan masalah lingkungan berupa alih fungsi lahan, namun berkembang menjadi solusi yang menyelesaikan masalah sosial dan ekonomi masyarakat.
Selain berhasil merehabilitasi lahan kritis seluas 200 hektar, Matano Iniaku juga mendorong peningkatan pendapatan masyarakat melalui pola pertanian polikultur, kegiatan ekowisata, kegiatan pembibitan serta pengolahan hasil pertanian.
Bukan hanya menjadi alternatif pendapatan masyarakat, ekowisata juga menjadi sarana edukasi lingkungan sekaligus insentif bagi masyarakat untuk menjaga kelestarian ekosistem danau Matano.
Di bidang sosial, inovasi ini memperkuat kohesi masyarakat, memberdayakan kelompok rentan, dan mendorong regulasi desa yang merupakan perubahan tatanan sosial penting untuk pengelolaan dan pelestarian lingkungan. Selain itu, program ini juga meningkatkan akses terhadap layanan kesehatan, air bersih, serta informasi dan telekomunikasi untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.
“Melalui program Matano Iniaku, PT Vale menunjukkan komitmen yang kuat untuk selalu melihat dan merespons permasalahan yang berkembang di sekitar wilayah operasional, baik yang secara langsung maupun tidak langsung terkait dengan kegiatan operasi perusahaan. Melalui inovasi lingkungan dan sosial yang berkelanjutan, kami berharap dapat memberikan dampak positif serta mendorong terbentuknya masyarakat yang lebih berdaya, dengan 'social capital' yang lebih baik, untuk menyelesaikan permasalahan yang ada,” ungkap Febriany Eddy.
Pencapaian PROPER Emas dan Green Leadership Award ini semakin menegaskan bahwa PT Vale telah melampaui standar industri dalam penerapan praktik keberlanjutan. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa melalui inovasi dan kolaborasi, industri pertambangan dapat menjadi bagian dari solusi dalam menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim dan permasalahan sosial ekonomi yang dihadapi masyarakat.
Sejalan dengan visi Indonesia untuk mencapai net-zero emissions, PT Vale bertekad untuk memimpin inovasi hijau dengan mengembangkan teknologi yang mendukung transisi menuju energi bersih, membangun kemitraan lintas sektor dengan pemerintah, komunitas, dan pemangku kepentingan lainnya untuk mempercepat implementasi praktik keberlanjutan, serta menjadikan industri pertambangan sebagai katalis pertumbuhan ekonomi sirkular dan pembangunan sosial yang inklusif.
Dengan PROPER Emas dan Green Leadership Award, PT Vale tidak hanya menegaskan posisinya sebagai pelopor industri tambang berkelanjutan, tetapi juga sebagai katalis perubahan global untuk masa depan yang lebih hijau dan inklusif.
Penghargaan ini merupakan pengakuan terhadap komitmen PT Vale dalam pengelolaan lingkungan yang melampaui kepatuhan regulasi serta kontribusi nyata dalam memberdayakan masyarakat untuk menyelesaikan permasalahan sosial yang ada di sekitar wilayah operasi perusahaan.
PT Vale menjadi satu-satunya perusahaan pertambangan nikel yang meraih predikat PROPER Emas dari 85 perusahaan meraih predikat yang serupa.
Penghargaan PROPER Emas diserahkan oleh Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, dan diterima oleh Vice President Director & Chief Operations & Infrastructure Officer PT Vale, Abu Ashar. Sementara itu, Green Leadership Award diberikan kepada CEO PT Vale, Febriany Eddy, sebagai pengakuan atas kepemimpinannya dalam mengintegrasikan keberlanjutan ke dalam strategi bisnis dan budaya perusahaan.
“Tahun ini ada 85 perusahaan yang meraih predikat emas, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya pada pemimpin perusahaan yang taat dan luar biasa telah mendedikasikan dirinya untuk mewujudkan kelestarian hidup di Indonesia. Saya percaya dengan kolaborasi yang baik dunia usaha dan stakeholder lainnya dapat menjadi fondasi utama mewujudkan lingkungan hidup yang baik dan sehat,” ujar Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, dalam sambutannya.
Sebagai produsen utama nikel matte, PT Vale berkomitmen untuk mengurangi dampak lingkungan melalui solusi inovatif yang berkelanjutan. Berdasarkan Life Cycle Analysis (LCA) yang dilakukan secara menyeluruh, PT Vale terus mengembangkan inisiatif yang tidak hanya menekan dampak lingkungan tetapi juga mendukung pencapaian net-zero emission di sektor industri.
Salah satu inisiatif unggulan adalah Program ROJALI (Jalur Alternatif Auxiliary Grid), yang memanfaatkan energi terbarukan dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) untuk menggantikan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) selama pemeliharaan jaringan Listrik auxiliary. Program ini telah berhasil mengurangi 57% emisi CO₂ dari operasi PLTD, meningkatkan efisiensi energi dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, serta mendukung terjadinya transisi energi bersih di Indonesia.
“Di PT Vale, kami percaya bahwa keberlanjutan bukan hanya tentang operasi tambang yang bertanggung jawab, tetapi juga tentang bagaimana kami dapat berkontribusi pada solusi global. Program ROJALI adalah bukti nyata bahwa inovasi di sektor industri dapat memainkan peran penting dalam transisi menuju energi bersih,” kata Abu Ashar. Selain inovasi di bidang lingkungan, PT Vale juga menjalankan program pemberdayaan masyarakat berbasis keberlanjutan, yaitu Matano Iniaku (INovasi Intrgrasi Alam dan Kreativitas Usaha). Program ini awalnya dirancang untuk menyelesaikan masalah lingkungan berupa alih fungsi lahan, namun berkembang menjadi solusi yang menyelesaikan masalah sosial dan ekonomi masyarakat.
Selain berhasil merehabilitasi lahan kritis seluas 200 hektar, Matano Iniaku juga mendorong peningkatan pendapatan masyarakat melalui pola pertanian polikultur, kegiatan ekowisata, kegiatan pembibitan serta pengolahan hasil pertanian.
Bukan hanya menjadi alternatif pendapatan masyarakat, ekowisata juga menjadi sarana edukasi lingkungan sekaligus insentif bagi masyarakat untuk menjaga kelestarian ekosistem danau Matano.
Di bidang sosial, inovasi ini memperkuat kohesi masyarakat, memberdayakan kelompok rentan, dan mendorong regulasi desa yang merupakan perubahan tatanan sosial penting untuk pengelolaan dan pelestarian lingkungan. Selain itu, program ini juga meningkatkan akses terhadap layanan kesehatan, air bersih, serta informasi dan telekomunikasi untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.
“Melalui program Matano Iniaku, PT Vale menunjukkan komitmen yang kuat untuk selalu melihat dan merespons permasalahan yang berkembang di sekitar wilayah operasional, baik yang secara langsung maupun tidak langsung terkait dengan kegiatan operasi perusahaan. Melalui inovasi lingkungan dan sosial yang berkelanjutan, kami berharap dapat memberikan dampak positif serta mendorong terbentuknya masyarakat yang lebih berdaya, dengan 'social capital' yang lebih baik, untuk menyelesaikan permasalahan yang ada,” ungkap Febriany Eddy.
Pencapaian PROPER Emas dan Green Leadership Award ini semakin menegaskan bahwa PT Vale telah melampaui standar industri dalam penerapan praktik keberlanjutan. Penghargaan ini menjadi bukti bahwa melalui inovasi dan kolaborasi, industri pertambangan dapat menjadi bagian dari solusi dalam menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim dan permasalahan sosial ekonomi yang dihadapi masyarakat.
Sejalan dengan visi Indonesia untuk mencapai net-zero emissions, PT Vale bertekad untuk memimpin inovasi hijau dengan mengembangkan teknologi yang mendukung transisi menuju energi bersih, membangun kemitraan lintas sektor dengan pemerintah, komunitas, dan pemangku kepentingan lainnya untuk mempercepat implementasi praktik keberlanjutan, serta menjadikan industri pertambangan sebagai katalis pertumbuhan ekonomi sirkular dan pembangunan sosial yang inklusif.
Dengan PROPER Emas dan Green Leadership Award, PT Vale tidak hanya menegaskan posisinya sebagai pelopor industri tambang berkelanjutan, tetapi juga sebagai katalis perubahan global untuk masa depan yang lebih hijau dan inklusif.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
Vale Perkuat Ekonomi Lokal Lewat Pemberdayaan UMKM & Koperasi
PT Vale Indonesia Tbk terus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta penguatan koperasi.
Minggu, 11 Okt 2026 10:02
Sulsel
Suara Berbeda dari Balambano, Arpa Jaska Tegaskan Tak Semua Warga Tolak Jalur Pipa Minyak PT Vale
Gelombang penolakan terhadap rencana pengalihan rute (reroute) jalur pipa minyak Vale Indonesia di Dusun Balambano, Kecamatan Wasuponda, ternyata tidak mencerminkan suara keseluruhan masyarakat.
Sabtu, 10 Okt 2026 07:58
News
Vale Indonesia Berbagi Inspirasi Kepemimpinan Berdampak di MLS 2026
Kepemimpinan yang berdampak tidak cukup diukur dari pencapaian bisnis, tetapi juga dari kemampuan perusahaan menciptakan lingkungan kerja yang inklusif, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Jum'at, 09 Okt 2026 14:03
News
Vale Serahkan Ijazah Paket C, Buka Peluang Kerja Warga Pomalaa
Sejumlah warga di sekitar wilayah operasional PT Vale Indonesia Tbk di Pomalaa mendapatkan kesempatan menuntaskan pendidikan setara SMA melalui Program Pendidikan Kesetaraan Paket C.
Jum'at, 09 Okt 2026 10:24
News
Pelayanan Makin Berkualitas, Dua Terminal Pelindo Regional 4 Raih P-TEC 2026
Dua terminal yang dikelola oleh Pelindo Regional 4 berhasil meraih penghargaan dalam ajang Passenger Terminal Excellence Competition (P-TEC) 2026.
Selasa, 06 Okt 2026 12:56
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Akibat Kabut Asap, Pos Polair Parepare Bagikan Masker dan Himbau Nelayan
2
Target Kembalikan Kejayaan Golkar, AMPI Lutim Kini Dipimpin Bangkit Revormansyah
3
Pilkades Serentak Maros Digelar April 2027, Diikuti 64 Desa
4
Pelindo Aktifkan Kembali Layanan STS Nipa, Perkuat Posisi Indonesia di Jalur Global
5
7 Penerbangan di Bandara Sultan Hasanuddin Batal Akibat Karhutla
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Akibat Kabut Asap, Pos Polair Parepare Bagikan Masker dan Himbau Nelayan
2
Target Kembalikan Kejayaan Golkar, AMPI Lutim Kini Dipimpin Bangkit Revormansyah
3
Pilkades Serentak Maros Digelar April 2027, Diikuti 64 Desa
4
Pelindo Aktifkan Kembali Layanan STS Nipa, Perkuat Posisi Indonesia di Jalur Global
5
7 Penerbangan di Bandara Sultan Hasanuddin Batal Akibat Karhutla