PT Vale Deklarasikan Sekolah Bersinar, 37 SMA di Luwu Timur Siap Lawan Narkoba
Kamis, 07 Mei 2026 21:02
PT Vale bersama Pemkab Luwu Timur dan BNN Provinsi Sulawesi Selatan resmi mendeklarasikan program Sekolah Bersinar (Bersih Narkoba) di Malili. Foto/Istimewa
LUWU TIMUR - Upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dari ancaman narkotika terus diperkuat di Kabupaten Luwu Timur. PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) bersama Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan BNN Provinsi Sulawesi Selatan resmi mendeklarasikan program Sekolah Bersinar (Bersih Narkoba) di Malili. Program ini melibatkan 37 Sekolah Menengah Atas (SMA) di Luwu Timur sebagai bagian dari langkah bersama melindungi generasi muda dari bahaya penyalahgunaan narkoba.
Inisiatif tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah dalam memerangi peredaran narkotika yang kian mengkhawatirkan. Berdasarkan data Badan Narkotika Nasional (BNN) periode 2023–2025, Sulawesi Selatan berada di posisi keempat provinsi dengan tingkat penyalahgunaan dan kasus narkoba tertinggi di Indonesia.
Melalui program ini, para siswa didorong menjadi agen perubahan sekaligus pelopor gaya hidup sehat tanpa narkoba. Kegiatan ini sebenarnya telah dimulai sejak tahun lalu melalui proses seleksi duta pelajar dan penilaian sekolah di Luwu Timur. Dari sekitar 100 peserta yang mengikuti seleksi, terpilih Duta Pelajar Anti Narkoba putra dan putri, serta lima sekolah yang menerima apresiasi sebagai Sekolah Bersinar, yakni SMAN 1 Lutim, SMAN 3 Lutim, SMAN 6 Lutim, SMAN 10 Lutim, dan SMAN YPS Sorowako.
Senior Coordinator PPM Health PT Vale Indonesia, Baso Haris, mengatakan kehadiran perusahaan dalam program ini merupakan bagian dari komitmen membangun ketahanan sosial di masyarakat. Menurutnya, sinergi berbagai pihak sangat penting untuk memastikan sekolah menjadi ruang aman bagi tumbuh kembang anak sekaligus memberi rasa tenang bagi orang tua.
"Bagi kami, investasi terbaik untuk masa depan bangsa terletak pada upaya kolaboratif dalam perlindungan generasi muda. Melalui program Sekolah Bersinar ini, kami berkomitmen untuk hadir bersama-sama pemerintah memastikan anak-anak di Luwu Timur tumbuh di lingkungan yang aman dan sehat. Kami ingin setiap orang tua merasa tenang karena sekolah telah menjadi benteng pertahanan yang kuat dari ancaman narkotika," ujar dia.
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, yang hadir dalam deklarasi tersebut menegaskan pentingnya keberanian untuk menolak sekaligus melaporkan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah. Ia menyebut, melalui integrasi program nasional ANANDA (Aksi Nasional Anti Narkoba Dimulai dari Anak), para siswa diharapkan memiliki pemahaman yang lebih kuat mengenai bahaya narkotika.
“Kami memandang bahwa sekolah adalah benteng pertahanan pertama bagi masa depan Luwu Timur. Komitmen kami tidak berhenti pada hari deklarasi ini saja, namun berlanjut pada penguatan kapasitas satgas di sekolah agar mereka mampu menjadi pendamping dan teman sebaya yang edukatif bagi siswa lainnya," ujarnya.
Sementara itu, Kepala BNNP Sulawesi Selatan, Agung Prabowo, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam upaya menjaga generasi muda di Luwu Timur tetap bersih dari narkoba.
“Mari kita jadikan momentum ini sebagai titik awal pergerakan bersama. Kita bukan sedang memerangi manusianya, tetapi kita sedang memerangi kejahatannya, sembari terus memulihkan korbannya, mendidik generasi penerusnya, dan menumbuhkan harapan yang baru,” ungkap Agung.
Melalui pemberdayaan yang dilakukan secara berkelanjutan, gerakan Sekolah Bersinar diharapkan tidak sekadar menjadi slogan, tetapi mampu tumbuh sebagai budaya kolektif dalam menjaga kesehatan dan integritas generasi penerus bangsa.
Inisiatif tersebut menjadi bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah dalam memerangi peredaran narkotika yang kian mengkhawatirkan. Berdasarkan data Badan Narkotika Nasional (BNN) periode 2023–2025, Sulawesi Selatan berada di posisi keempat provinsi dengan tingkat penyalahgunaan dan kasus narkoba tertinggi di Indonesia.
Melalui program ini, para siswa didorong menjadi agen perubahan sekaligus pelopor gaya hidup sehat tanpa narkoba. Kegiatan ini sebenarnya telah dimulai sejak tahun lalu melalui proses seleksi duta pelajar dan penilaian sekolah di Luwu Timur. Dari sekitar 100 peserta yang mengikuti seleksi, terpilih Duta Pelajar Anti Narkoba putra dan putri, serta lima sekolah yang menerima apresiasi sebagai Sekolah Bersinar, yakni SMAN 1 Lutim, SMAN 3 Lutim, SMAN 6 Lutim, SMAN 10 Lutim, dan SMAN YPS Sorowako.
Senior Coordinator PPM Health PT Vale Indonesia, Baso Haris, mengatakan kehadiran perusahaan dalam program ini merupakan bagian dari komitmen membangun ketahanan sosial di masyarakat. Menurutnya, sinergi berbagai pihak sangat penting untuk memastikan sekolah menjadi ruang aman bagi tumbuh kembang anak sekaligus memberi rasa tenang bagi orang tua.
"Bagi kami, investasi terbaik untuk masa depan bangsa terletak pada upaya kolaboratif dalam perlindungan generasi muda. Melalui program Sekolah Bersinar ini, kami berkomitmen untuk hadir bersama-sama pemerintah memastikan anak-anak di Luwu Timur tumbuh di lingkungan yang aman dan sehat. Kami ingin setiap orang tua merasa tenang karena sekolah telah menjadi benteng pertahanan yang kuat dari ancaman narkotika," ujar dia.
Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, yang hadir dalam deklarasi tersebut menegaskan pentingnya keberanian untuk menolak sekaligus melaporkan penyalahgunaan narkoba di lingkungan sekolah. Ia menyebut, melalui integrasi program nasional ANANDA (Aksi Nasional Anti Narkoba Dimulai dari Anak), para siswa diharapkan memiliki pemahaman yang lebih kuat mengenai bahaya narkotika.
“Kami memandang bahwa sekolah adalah benteng pertahanan pertama bagi masa depan Luwu Timur. Komitmen kami tidak berhenti pada hari deklarasi ini saja, namun berlanjut pada penguatan kapasitas satgas di sekolah agar mereka mampu menjadi pendamping dan teman sebaya yang edukatif bagi siswa lainnya," ujarnya.
Sementara itu, Kepala BNNP Sulawesi Selatan, Agung Prabowo, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam upaya menjaga generasi muda di Luwu Timur tetap bersih dari narkoba.
“Mari kita jadikan momentum ini sebagai titik awal pergerakan bersama. Kita bukan sedang memerangi manusianya, tetapi kita sedang memerangi kejahatannya, sembari terus memulihkan korbannya, mendidik generasi penerusnya, dan menumbuhkan harapan yang baru,” ungkap Agung.
Melalui pemberdayaan yang dilakukan secara berkelanjutan, gerakan Sekolah Bersinar diharapkan tidak sekadar menjadi slogan, tetapi mampu tumbuh sebagai budaya kolektif dalam menjaga kesehatan dan integritas generasi penerus bangsa.
(TRI)
Berita Terkait
News
Vale Indonesia Serah Terimakan Enam Rumah Layak Huni bagi Warga Kolaka
Hasnah merupakan satu dari enam penerima manfaat program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang dilaksanakan Vale Indonesia di tiga desa di Kabupaten Kolaka.
Senin, 19 Okt 2026 15:37
Ekbis
Vale Indonesia Pamerkan Produk UMKM Binaan di HUT Sulsel ke-357
Produk olahan pangan hingga kerajinan lokal dari Luwu Timur meramaikan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-357 Provinsi Sulawesi Selatan di Makassar, Minggu (18/10/2026).
Minggu, 18 Okt 2026 21:34
News
Hasil Uji Laboratorium: Padi di Lahan Terdampak Tumpahan MFO Vale Aman Dikonsumsi
Hasil pengujian laboratorium terhadap sampel gabah dari lahan percontohan (demplot) menunjukkan padi yang dipanen memenuhi standar mutu dan keamanan pangan sehingga dinyatakan aman dikonsumsi.
Sabtu, 17 Okt 2026 11:08
Ekbis
Vale Perkuat Ekonomi Lokal Lewat Pemberdayaan UMKM & Koperasi
PT Vale Indonesia Tbk terus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta penguatan koperasi.
Minggu, 11 Okt 2026 10:02
Sulsel
Suara Berbeda dari Balambano, Arpa Jaska Tegaskan Tak Semua Warga Tolak Jalur Pipa Minyak PT Vale
Gelombang penolakan terhadap rencana pengalihan rute (reroute) jalur pipa minyak Vale Indonesia di Dusun Balambano, Kecamatan Wasuponda, ternyata tidak mencerminkan suara keseluruhan masyarakat.
Sabtu, 10 Okt 2026 07:58
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Serahkan Dukungan, DPD Sempurnakan Langkah Appi Maju di Musda Demokrat Sulsel
2
Polda Sulsel Bongkar Perekrutan PMI Ilegal, Korban Setor Rp20 Juta
3
Prof Hasmyati Sebut Kemajuan UNM Butuh Kepercayaan dan Kekuatan Internal Kampus
4
Polisi Buru Pelaku Tabrak Lari di Gowa, Korban Sudah Kritis 6 Hari
5
PPPK Maju Pilkades Maros Wajib Mundur
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Serahkan Dukungan, DPD Sempurnakan Langkah Appi Maju di Musda Demokrat Sulsel
2
Polda Sulsel Bongkar Perekrutan PMI Ilegal, Korban Setor Rp20 Juta
3
Prof Hasmyati Sebut Kemajuan UNM Butuh Kepercayaan dan Kekuatan Internal Kampus
4
Polisi Buru Pelaku Tabrak Lari di Gowa, Korban Sudah Kritis 6 Hari
5
PPPK Maju Pilkades Maros Wajib Mundur