Program Desa Bangkit Sejahtera Antar KALLA Sabet Top CSR Awards 2026
Kamis, 28 Mei 2026 15:29
KALLA kembali menorehkan prestasi di bidang tanggung jawab sosial perusahaan dengan meraih dua penghargaan dalam ajang Top CSR Awards 2026. Foto/Istimewa
JAKARTA - KALLA kembali menorehkan prestasi di bidang tanggung jawab sosial perusahaan dengan meraih dua penghargaan dalam ajang Top CSR Awards 2026 yang digelar di Hotel Raffles, Jakarta, Senin (25/5/2026).
Pada ajang yang diselenggarakan TopBusiness tersebut, KALLA meraih penghargaan Top CSR Awards 2026 #Star 4 serta Top Leader on CSR Commitment 2026 yang diberikan kepada CEO KALLA, Solihin Jusuf Kalla.
Penghargaan Top CSR Awards #Star 4 diberikan kepada perusahaan yang dinilai memiliki sistem, kebijakan, dan implementasi CSR pada level “sangat baik”.
Dalam penilaian tahun ini, KALLA mengusung program Desa Bangkit Sejahtera (DBS) yang dijalankan oleh Lembaga Amil Zakat (LAZ) Hadji Kalla. Program tersebut dipresentasikan di hadapan dewan juri pada April 2026 dengan fokus pada peningkatan produktivitas dan kapabilitas desa guna mendorong pertumbuhan ekonomi, sosial, dan lingkungan masyarakat desa.
Program Manager Community Development LAZ Hadji Kalla, Erny Rachmi Nurdin, menjelaskan bahwa program DBS mulai dijalankan sejak 2015 dengan menyasar 12 desa miskin di Sulawesi Selatan.
“Dari hasil evaluasi manfaat program, jumlah desa binaan terus ditambah hingga menjangkau Sulawesi Barat. Kemudian pada 2022 diperluas lagi ke Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara,” ujar Erny.
Hingga akhir 2025, sebanyak 84 desa di empat provinsi tercatat pernah menjadi desa binaan LAZ Hadji Kalla.
Program DBS merupakan program pemberdayaan masyarakat berbasis desa yang menyasar wilayah dengan tingkat kemiskinan minimal 30 persen dari total penduduk desa. Data tersebut mengacu pada data Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat melalui laman pemberdayaan.go.id.
Menurut Erny, indikator tersebut dipilih karena desa dengan angka kemiskinan di atas 30 persen umumnya berada di wilayah terpencil, terluar, dan minim akses terhadap program pemberdayaan masyarakat.
“Tentu saja karena tugas kami adalah menyalurkan zakat perusahaan, maka indikator lain yang digunakan adalah mayoritas penduduk desa beragama Islam,” jelasnya.
Dalam pemaparan pada Top CSR Awards 2026, LAZ Hadji Kalla turut menyampaikan capaian program DBS sepanjang 2025. Pada sektor ketahanan ekonomi, terdapat 55 program yang menjangkau 1.197 penerima manfaat di 20 desa pada empat provinsi. Program tersebut meliputi pengembangan budidaya komoditas lokal berbasis Good Agricultural Practices (GAP) hingga pengolahan hasil panen menjadi produk usaha mikro kecil.
Dari program tersebut, LAZ Hadji Kalla berhasil mengembangkan 118 lokasi demplot pertanian, tiga rumah produksi usaha mikro kecil, dua bengkel motor, satu rumah ikan (rumpon), satu rumah mutiara, serta satu lokasi wisata desa.
Sementara pada sektor ketahanan lingkungan, sebanyak 20 program dijalankan dengan total 524 penerima manfaat. Kegiatannya meliputi edukasi pemilahan sampah, penyediaan fasilitas tempat sampah, budidaya maggot dari limbah rumah tangga, penanaman 3.500 pohon, hingga pelatihan tanggap bencana.
Di bidang ketahanan sosial, LAZ Hadji Kalla merealisasikan 31 program peningkatan keterampilan masyarakat dan 20 program kesehatan dengan total 2.532 penerima manfaat.
Program tersebut mencakup pelatihan kerajinan tangan berbahan lokal, keterampilan menjahit, penyediaan taman baca, kursus bahasa Inggris dasar, literasi digital bagi karang taruna, pembinaan olahraga, hingga pelatihan teknik sambung pucuk bagi petani.
Adapun program kesehatan difokuskan pada upaya pencegahan dan penanggulangan stunting di desa.
Selain program utama, para fasilitator desa binaan juga menjalankan program tematik seperti Semarak Ramadan dan Semarak Kemerdekaan. Kegiatan tersebut diisi dengan lomba syiar Islam, permainan anak, hingga pertandingan olahraga masyarakat desa.
Corporate Communication & Sustainability Department Head KALLA, Nadya Tyagita, mengatakan penghargaan ini menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi perusahaan untuk terus menghadirkan program CSR yang berdampak dan berkelanjutan.
“Bagi kami, keberhasilan program bukan hanya diukur dari jumlah kegiatan yang terlaksana, tetapi dari sejauh mana program tersebut mampu memberdayakan masyarakat secara mandiri dan berkelanjutan,” ujar Nadya.
Dalam lima tahun terakhir, KALLA konsisten meraih penghargaan CSR tingkat nasional. Pada 2022, KALLA menerima TOP Corporate Social Responsibility of The Year dari Infobrand ID dan Tras n Co. Kemudian pada 2023, KALLA meraih CSR Outlook Award kategori Best Practice in Environment dari Olahkarsa.
Pada 2024, KALLA kembali memperoleh sejumlah penghargaan, di antaranya Nusantara CSR Award dari La Tofi School of Social Responsibility, CNN Indonesia Award kategori Outstanding ESG & Green Movement, Indonesia 50 Best CSR Award dari The Iconomics, serta Indonesia DEI & ESG Award kategori Usaha-Usaha Perbaikan Lingkungan dari IDEAS.
Sementara pada 2025, KALLA untuk pertama kalinya meraih Top CSR Awards #Star 4 dari TopBusiness dan Gold Genting Award dari BKKBN.
Pada ajang yang diselenggarakan TopBusiness tersebut, KALLA meraih penghargaan Top CSR Awards 2026 #Star 4 serta Top Leader on CSR Commitment 2026 yang diberikan kepada CEO KALLA, Solihin Jusuf Kalla.
Penghargaan Top CSR Awards #Star 4 diberikan kepada perusahaan yang dinilai memiliki sistem, kebijakan, dan implementasi CSR pada level “sangat baik”.
Dalam penilaian tahun ini, KALLA mengusung program Desa Bangkit Sejahtera (DBS) yang dijalankan oleh Lembaga Amil Zakat (LAZ) Hadji Kalla. Program tersebut dipresentasikan di hadapan dewan juri pada April 2026 dengan fokus pada peningkatan produktivitas dan kapabilitas desa guna mendorong pertumbuhan ekonomi, sosial, dan lingkungan masyarakat desa.
Program Manager Community Development LAZ Hadji Kalla, Erny Rachmi Nurdin, menjelaskan bahwa program DBS mulai dijalankan sejak 2015 dengan menyasar 12 desa miskin di Sulawesi Selatan.
“Dari hasil evaluasi manfaat program, jumlah desa binaan terus ditambah hingga menjangkau Sulawesi Barat. Kemudian pada 2022 diperluas lagi ke Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara,” ujar Erny.
Hingga akhir 2025, sebanyak 84 desa di empat provinsi tercatat pernah menjadi desa binaan LAZ Hadji Kalla.
Program DBS merupakan program pemberdayaan masyarakat berbasis desa yang menyasar wilayah dengan tingkat kemiskinan minimal 30 persen dari total penduduk desa. Data tersebut mengacu pada data Kementerian Koordinator Pemberdayaan Masyarakat melalui laman pemberdayaan.go.id.
Menurut Erny, indikator tersebut dipilih karena desa dengan angka kemiskinan di atas 30 persen umumnya berada di wilayah terpencil, terluar, dan minim akses terhadap program pemberdayaan masyarakat.
“Tentu saja karena tugas kami adalah menyalurkan zakat perusahaan, maka indikator lain yang digunakan adalah mayoritas penduduk desa beragama Islam,” jelasnya.
Dalam pemaparan pada Top CSR Awards 2026, LAZ Hadji Kalla turut menyampaikan capaian program DBS sepanjang 2025. Pada sektor ketahanan ekonomi, terdapat 55 program yang menjangkau 1.197 penerima manfaat di 20 desa pada empat provinsi. Program tersebut meliputi pengembangan budidaya komoditas lokal berbasis Good Agricultural Practices (GAP) hingga pengolahan hasil panen menjadi produk usaha mikro kecil.
Dari program tersebut, LAZ Hadji Kalla berhasil mengembangkan 118 lokasi demplot pertanian, tiga rumah produksi usaha mikro kecil, dua bengkel motor, satu rumah ikan (rumpon), satu rumah mutiara, serta satu lokasi wisata desa.
Sementara pada sektor ketahanan lingkungan, sebanyak 20 program dijalankan dengan total 524 penerima manfaat. Kegiatannya meliputi edukasi pemilahan sampah, penyediaan fasilitas tempat sampah, budidaya maggot dari limbah rumah tangga, penanaman 3.500 pohon, hingga pelatihan tanggap bencana.
Di bidang ketahanan sosial, LAZ Hadji Kalla merealisasikan 31 program peningkatan keterampilan masyarakat dan 20 program kesehatan dengan total 2.532 penerima manfaat.
Program tersebut mencakup pelatihan kerajinan tangan berbahan lokal, keterampilan menjahit, penyediaan taman baca, kursus bahasa Inggris dasar, literasi digital bagi karang taruna, pembinaan olahraga, hingga pelatihan teknik sambung pucuk bagi petani.
Adapun program kesehatan difokuskan pada upaya pencegahan dan penanggulangan stunting di desa.
Selain program utama, para fasilitator desa binaan juga menjalankan program tematik seperti Semarak Ramadan dan Semarak Kemerdekaan. Kegiatan tersebut diisi dengan lomba syiar Islam, permainan anak, hingga pertandingan olahraga masyarakat desa.
Corporate Communication & Sustainability Department Head KALLA, Nadya Tyagita, mengatakan penghargaan ini menjadi apresiasi sekaligus motivasi bagi perusahaan untuk terus menghadirkan program CSR yang berdampak dan berkelanjutan.
“Bagi kami, keberhasilan program bukan hanya diukur dari jumlah kegiatan yang terlaksana, tetapi dari sejauh mana program tersebut mampu memberdayakan masyarakat secara mandiri dan berkelanjutan,” ujar Nadya.
Dalam lima tahun terakhir, KALLA konsisten meraih penghargaan CSR tingkat nasional. Pada 2022, KALLA menerima TOP Corporate Social Responsibility of The Year dari Infobrand ID dan Tras n Co. Kemudian pada 2023, KALLA meraih CSR Outlook Award kategori Best Practice in Environment dari Olahkarsa.
Pada 2024, KALLA kembali memperoleh sejumlah penghargaan, di antaranya Nusantara CSR Award dari La Tofi School of Social Responsibility, CNN Indonesia Award kategori Outstanding ESG & Green Movement, Indonesia 50 Best CSR Award dari The Iconomics, serta Indonesia DEI & ESG Award kategori Usaha-Usaha Perbaikan Lingkungan dari IDEAS.
Sementara pada 2025, KALLA untuk pertama kalinya meraih Top CSR Awards #Star 4 dari TopBusiness dan Gold Genting Award dari BKKBN.
(TRI)
Berita Terkait
News
Program Pemanfaatan FABA PLN UIP Sulawesi Raih TOP CSR Awards 2026
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi meraih penghargaan TOP CSR Awards 2026 Star 3 (Kategori Gold) dalam ajang TOP CSR Awards 2026.
Rabu, 27 Mei 2026 18:47
Ekbis
PT Semen Tonasa Raih Top CSR Award 2026 Kategori Star 5
PT Semen Tonasa kembali menorehkan prestasi di bidang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dengan meraih penghargaan Top CSR Award 2026 kategori Corporate Level Star 5.
Senin, 25 Mei 2026 21:14
News
Tingkatkan Kualitas Hidup Warga, Telkomsel Salurkan CSR Sanitasi di Maros
Telkomsel menghadirkan bantuan fasilitas sanitasi berupa sarana mandi, cuci, kakus (MCK) dan akses air bersih bagi warga Dusun Parasengan Beru, Kabupaten Maros.
Rabu, 20 Mei 2026 11:52
Ekbis
Perkuat Komitmen ESG, Kalla Translog Konsisten Jalankan Donor Darah dan Pelestarian Lingkungan
Kalla Translog kembali menegaskan komitmennya terhadap prinsip Enviromental, Social, and Governance (ESG) dalam memberikan dampak positif bagi masyarakat dan pelestarian lingkungan berkelanjutan.
Minggu, 26 Apr 2026 17:34
Sulsel
Konsisten Taat Pajak, MDA Kembali Raih Penghargaan dari Pemkab Luwu
Komitmen terhadap kewajiban pajak kembali mengantarkan PT Masmindo Dwi Area (MDA) meraih apresiasi dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu.
Minggu, 26 Apr 2026 10:44
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Polisi Tangkap Pembunuh Siswi SD di Tallo Makassar, Pelaku Tetangga Korban
2
YBM PLN UID Sulselrabar Tebar 800 Paket Kurban, Sasar Duafa hingga Ojol
3
BSI Salurkan 24 Ribu Hewan Kurban, Naik 57 Persen
4
SPJM Perkenalkan Model Integrasi Energi & Pariwisata di Forum LNG Internasional
5
Pertamina Patra Niaga Sulawesi Salurkan 110 Sapi dan 50 Kambing Kurban
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Polisi Tangkap Pembunuh Siswi SD di Tallo Makassar, Pelaku Tetangga Korban
2
YBM PLN UID Sulselrabar Tebar 800 Paket Kurban, Sasar Duafa hingga Ojol
3
BSI Salurkan 24 Ribu Hewan Kurban, Naik 57 Persen
4
SPJM Perkenalkan Model Integrasi Energi & Pariwisata di Forum LNG Internasional
5
Pertamina Patra Niaga Sulawesi Salurkan 110 Sapi dan 50 Kambing Kurban