Jelang Idulfitri, PLN UIP Sulawesi Wujudkan Listrik Andal di Bumi Wita Mori
Jum'at, 28 Mar 2025 09:20
PLN UIP Sulawesi sukses melakukan pemberian tegangan pertama (Energize) pada proyek Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Kolonedale-Tentena dan Gardu Induk (GI) 150 kV Kolonedale. Foto/Istimewa
MOROWALI UTARA - Di tengah upaya untuk meningkatkan kualitas dan keandalan pasokan listrik di wilayah Sulawesi Tengah, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui PLN Unit Pelaksana Proyek (UPP) Sulawesi Tengah telah sukses melakukan pemberian tegangan pertama (Energize) pada proyek Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Kolonedale-Tentena dan Gardu Induk (GI) 150 kV Kolonedale.
Proses ini dilaksanakan pada Rabu, 26 Maret 2025 di Morowali Utara dan menjadi tonggak penting dalam penyediaan listrik yang lebih andal bagi masyarakat.
Proyek ini memiliki peran strategis dalam memperkuat sistem kelistrikan Sulawesi, khususnya di Kabupaten Poso dan Kabupaten Morowali Utara. Dengan total panjang jaringan transmisi mencapai 126,181 kilometer sirkuit (kms) dan kapasitas Gardu Induk 30 MVA yang didukung oleh 362 tower, infrastruktur kelistrikan ini diharapkan mampu memberikan dampak besar bagi masyarakat dan dunia usaha sehingga dapat menikmati pasokan listrik yang lebih stabil dan andal di wilayah Morowali Utara dan sekitarnya.
Bupati Morowali Utara, Delis Julkarson Hehi, mengungkapkan rasa syukur atas selesainya proyek ini dan telah dilakukan pemberian tegangan pertama (energize) serta akan dilanjutkan ke proses penyempurnaan untuk menjamin keandalan dan mendukung pencapaian rasio elektrifikasi di Kabupaten Morowali Utara.
“Kami atas nama Pemerintah Daerah sangat berterima kasih dan mengapresiasi kepada PLN atas komitmen dalam mengalokasikan anggaran dan upaya kerja keras serta dedikasi dalam membangun infrastruktur kelistrikan di daerah kami, dan kami ucapkan juga terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Morowali Utara atas doa dan dukungannya. Dengan beroperasinya SUTT dan GI ini, menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan pasokan listrik yang andal, merata dan dalam upaya mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat serta mendukung pencapaian target rasio elektrifikasi di Kabupaten Morowali Utara,” ujar dia.
General Manager PLN UIP Sulawesi, Wisnu Kuntjoro Adi, menegaskan bahwa proyek ini tidak hanya meningkatkan kualitas kelistrikan, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap efisiensi biaya operasional PLN.
“Dengan beroperasinya SUTT 150 kV Kolonedale - Tentena dan GI 150 kV Kolonedale ini, PLN mampu mengurangi penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) dalam mendukung program dedieselisasi PLN guna mengurangi emisi karbon dan keberlanjutan lingkungan. Selain itu, kami berharap proyek ini memberikan dampak besar bagi masyarakat dan dunia usaha karena berpotensi menyalurkan listrik sebesar ±10 MW,” pungkas Wisnu.
Sementara itu, Manager UPP Sulawesi Tengah, Qadri, menambahkan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras tim yang terlibat dan dukungan berbagai pihak.
“Kami bangga dapat menyelesaikan proyek ini dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang tinggi, yakni 69,94% pada Gardu Induk dan 62,5% pada SUTT. Hal ini merupakan pengalaman yang baru bagi kami dalam menyelesaikan berbagai tantangan yang dihadapi selama pelaksanaan di lapangan, sehingga insan PLN semakin adaptif dan menumbuhkan semangat kolaboratif membangun infrastruktur ketenagalistrikan,” katanya.
PLN terus berkomitmen dalam menghadirkan listrik yang berkualitas bagi masyarakat, mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan menjaga keberlanjutan swasembada energi di Indonesia. Keberhasilan proyek ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan negara.
Proses ini dilaksanakan pada Rabu, 26 Maret 2025 di Morowali Utara dan menjadi tonggak penting dalam penyediaan listrik yang lebih andal bagi masyarakat.
Proyek ini memiliki peran strategis dalam memperkuat sistem kelistrikan Sulawesi, khususnya di Kabupaten Poso dan Kabupaten Morowali Utara. Dengan total panjang jaringan transmisi mencapai 126,181 kilometer sirkuit (kms) dan kapasitas Gardu Induk 30 MVA yang didukung oleh 362 tower, infrastruktur kelistrikan ini diharapkan mampu memberikan dampak besar bagi masyarakat dan dunia usaha sehingga dapat menikmati pasokan listrik yang lebih stabil dan andal di wilayah Morowali Utara dan sekitarnya.
Bupati Morowali Utara, Delis Julkarson Hehi, mengungkapkan rasa syukur atas selesainya proyek ini dan telah dilakukan pemberian tegangan pertama (energize) serta akan dilanjutkan ke proses penyempurnaan untuk menjamin keandalan dan mendukung pencapaian rasio elektrifikasi di Kabupaten Morowali Utara.
“Kami atas nama Pemerintah Daerah sangat berterima kasih dan mengapresiasi kepada PLN atas komitmen dalam mengalokasikan anggaran dan upaya kerja keras serta dedikasi dalam membangun infrastruktur kelistrikan di daerah kami, dan kami ucapkan juga terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Morowali Utara atas doa dan dukungannya. Dengan beroperasinya SUTT dan GI ini, menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan pasokan listrik yang andal, merata dan dalam upaya mengoptimalkan pelayanan kepada masyarakat serta mendukung pencapaian target rasio elektrifikasi di Kabupaten Morowali Utara,” ujar dia.
General Manager PLN UIP Sulawesi, Wisnu Kuntjoro Adi, menegaskan bahwa proyek ini tidak hanya meningkatkan kualitas kelistrikan, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap efisiensi biaya operasional PLN.
“Dengan beroperasinya SUTT 150 kV Kolonedale - Tentena dan GI 150 kV Kolonedale ini, PLN mampu mengurangi penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) dalam mendukung program dedieselisasi PLN guna mengurangi emisi karbon dan keberlanjutan lingkungan. Selain itu, kami berharap proyek ini memberikan dampak besar bagi masyarakat dan dunia usaha karena berpotensi menyalurkan listrik sebesar ±10 MW,” pungkas Wisnu.
Sementara itu, Manager UPP Sulawesi Tengah, Qadri, menambahkan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras tim yang terlibat dan dukungan berbagai pihak.
“Kami bangga dapat menyelesaikan proyek ini dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang tinggi, yakni 69,94% pada Gardu Induk dan 62,5% pada SUTT. Hal ini merupakan pengalaman yang baru bagi kami dalam menyelesaikan berbagai tantangan yang dihadapi selama pelaksanaan di lapangan, sehingga insan PLN semakin adaptif dan menumbuhkan semangat kolaboratif membangun infrastruktur ketenagalistrikan,” katanya.
PLN terus berkomitmen dalam menghadirkan listrik yang berkualitas bagi masyarakat, mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan menjaga keberlanjutan swasembada energi di Indonesia. Keberhasilan proyek ini menjadi bukti nyata bahwa pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat dan negara.
(TRI)
Berita Terkait
News
Jelang HUT ke-81 RI, Dirut PLN Kawal Langsung Kesiapan Kelistrikan Nasional dari Posko NTT
Dalam proses pemulihan pascagempa di Flores, NTT, PLN berkoordinasi dengan pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, dan Polri.
Minggu, 16 Agu 2026 09:42
Makassar City
Kolaborasi PLN & Pemkot Makassar Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kekeringan Makassar
Menghadapi status tanggap darurat kekeringan di Kota Makassar, PLN UIP Sulawesi memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kota Makassar dan BPBD Makassar.
Sabtu, 15 Agu 2026 13:27
News
PLTM Salu Noling Kantongi SLO, Selangkah Menuju Operasi Komersial
Kedua SLO berlaku selama lima tahun, mulai 11 Agustus 2026 hingga 11 Agustus 2031, sepanjang ketentuan pengoperasian dan pemeliharaan instalasi tetap dipenuhi.
Kamis, 13 Agu 2026 09:59
News
PLN UIP Sulawesi Raih Predikat Memuaskan dalam Audit SMK3
PLN UIP Sulawesi meraih nilai 90,36 persen dengan predikat Memuaskan dan Bendera Emas dalam Audit Sertifikasi Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3).
Rabu, 12 Agu 2026 07:23
Ekbis
PLN UIP Sulawesi Perkuat UMKM Bantaeng lewat Pemasaran Digital
Sebanyak 31 pelaku usaha di Kabupaten Bantaeng, mendapat pembekalan strategi pemasaran digital untuk memperkuat pengelolaan dan pengembangan usaha. Pelatihan yang digelar PLN UIP Sulawesi.
Selasa, 11 Agu 2026 14:23
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
FIFGROUP Sulselbar Peringati HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Titik Nol Tanjung Bira
2
Memaknai Kemerdekaan: Pendidikan untuk Indonesia yang Berdaulat, Adil dan Makmur
3
HUT ke-81 RI, Semen Tonasa Teguhkan Semangat Berkarya & Berkontribusi
4
Asmo Sulsel Semarakkan HUT RI ke-81 Lewat Convoy Merdeka
5
UPZ UIN Alauddin Makassar Salurkan Bantuan UKT kepada 126 Mahasiswa
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
FIFGROUP Sulselbar Peringati HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Titik Nol Tanjung Bira
2
Memaknai Kemerdekaan: Pendidikan untuk Indonesia yang Berdaulat, Adil dan Makmur
3
HUT ke-81 RI, Semen Tonasa Teguhkan Semangat Berkarya & Berkontribusi
4
Asmo Sulsel Semarakkan HUT RI ke-81 Lewat Convoy Merdeka
5
UPZ UIN Alauddin Makassar Salurkan Bantuan UKT kepada 126 Mahasiswa