Waka Komisi VI Nurdin Halid Sidak ke Pasar Pabaeng-baeng Makassar
Sabtu, 29 Mar 2025 16:46
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Nurdin Halid, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar di Sulawesi Selatan dalam rangka reses dan pengawasan harga pangan. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Nurdin Halid, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar di Sulawesi Selatan dalam rangka reses dan pengawasan harga pangan.
Ia meninjau langsung perkembangan harga sembilan bahan pokok, dengan fokus utama pada minyak goreng, beras, dan gula pasir.
"Sesuai aturan, mulai 26 Maret 2025, kami diwajibkan melakukan kunjungan kerja ke daerah. Saya sengaja turun langsung ke pasar untuk memastikan harga-harga terkendali dan masyarakat tidak mengalami kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok,” ujar Nurdin Halid, kepada awak media di Pasar Pabaeng-baeng Makassar, Sabtu (29/3/2025).
Kunjungan ini mencakup pasar-pasar di Kabupaten Bone, Soppeng, dan Wajo, sebelum akhirnya tiba di Makassar. Dari hasil sidak, ia menyatakan bahwa harga bahan pangan di wilayah tersebut masih dalam batas normal dan tidak ada lonjakan signifikan.
“Alhamdulillah, harga di daerah yang saya kunjungi cukup stabil. Ini menunjukkan bahwa pedagang patuh terhadap aturan harga yang telah ditetapkan pemerintah. Ini kabar baik bagi masyarakat karena tidak ada kenaikan yang memberatkan,” ungkapnya.
Nurdin Halid juga menyoroti pengawasan ketat dari Dinas Perdagangan Provinsi Sulawesi Selatan, terutama terhadap minyak goreng kemasan. Ia menegaskan pentingnya memastikan tidak ada pengurangan isi yang tidak sesuai dengan takaran di label.
Dalam tinjauannya, ia memastikan harga minyak goreng tetap terkendali. “Harga eceran tertinggi (HET) masih di angka Rp15.500 per liter. Tidak ada pedagang yang menjual di atas harga tersebut, dan ini menunjukkan kepatuhan terhadap kebijakan yang berlaku,” jelasnya.
Selain minyak goreng, harga beras dan telur juga relatif stabil. Namun, cabai mengalami sedikit kenaikan akibat meningkatnya permintaan.
“Masyarakat kita suka makanan pedas, jadi permintaan cabai tinggi, dan itu sedikit memengaruhi harga,” tambahnya.
Nurdin Halid menegaskan bahwa pemantauan harga pangan akan terus dilakukan untuk mencegah spekulasi pasar yang merugikan masyarakat. Ia berharap sinergi antara pemerintah dan pedagang tetap terjaga agar harga-harga tetap terkendali.
Dengan kondisi pasar yang relatif stabil, ia mengingatkan seluruh pihak untuk tetap waspada terhadap kemungkinan lonjakan harga jelang hari-hari besar, di mana permintaan cenderung meningkat.
Turut mendampingi Ketua Komisi D DPRD Sulsel Kadir Halid, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Ahmadi Akil serta politisi Golkar Sulsel Irwan Muin.
Ia meninjau langsung perkembangan harga sembilan bahan pokok, dengan fokus utama pada minyak goreng, beras, dan gula pasir.
"Sesuai aturan, mulai 26 Maret 2025, kami diwajibkan melakukan kunjungan kerja ke daerah. Saya sengaja turun langsung ke pasar untuk memastikan harga-harga terkendali dan masyarakat tidak mengalami kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok,” ujar Nurdin Halid, kepada awak media di Pasar Pabaeng-baeng Makassar, Sabtu (29/3/2025).
Kunjungan ini mencakup pasar-pasar di Kabupaten Bone, Soppeng, dan Wajo, sebelum akhirnya tiba di Makassar. Dari hasil sidak, ia menyatakan bahwa harga bahan pangan di wilayah tersebut masih dalam batas normal dan tidak ada lonjakan signifikan.
“Alhamdulillah, harga di daerah yang saya kunjungi cukup stabil. Ini menunjukkan bahwa pedagang patuh terhadap aturan harga yang telah ditetapkan pemerintah. Ini kabar baik bagi masyarakat karena tidak ada kenaikan yang memberatkan,” ungkapnya.
Nurdin Halid juga menyoroti pengawasan ketat dari Dinas Perdagangan Provinsi Sulawesi Selatan, terutama terhadap minyak goreng kemasan. Ia menegaskan pentingnya memastikan tidak ada pengurangan isi yang tidak sesuai dengan takaran di label.
Dalam tinjauannya, ia memastikan harga minyak goreng tetap terkendali. “Harga eceran tertinggi (HET) masih di angka Rp15.500 per liter. Tidak ada pedagang yang menjual di atas harga tersebut, dan ini menunjukkan kepatuhan terhadap kebijakan yang berlaku,” jelasnya.
Selain minyak goreng, harga beras dan telur juga relatif stabil. Namun, cabai mengalami sedikit kenaikan akibat meningkatnya permintaan.
“Masyarakat kita suka makanan pedas, jadi permintaan cabai tinggi, dan itu sedikit memengaruhi harga,” tambahnya.
Nurdin Halid menegaskan bahwa pemantauan harga pangan akan terus dilakukan untuk mencegah spekulasi pasar yang merugikan masyarakat. Ia berharap sinergi antara pemerintah dan pedagang tetap terjaga agar harga-harga tetap terkendali.
Dengan kondisi pasar yang relatif stabil, ia mengingatkan seluruh pihak untuk tetap waspada terhadap kemungkinan lonjakan harga jelang hari-hari besar, di mana permintaan cenderung meningkat.
Turut mendampingi Ketua Komisi D DPRD Sulsel Kadir Halid, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Ahmadi Akil serta politisi Golkar Sulsel Irwan Muin.
(UMI)
Berita Terkait
News
Suyudi Ario Seto jadi Kapolri Baru, Gantikan Listyo Sigit
Komjen Pol. Suyudi Ario Seto resmi menjadi Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) menggantikan Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo, Kamis (1/10/2026).
Kamis, 01 Okt 2026 15:26
News
Soroti Kebutuhan Air Bersih di Kota, Andi Iwan Minta PAMSIMAS Bisa Masuk Kelurahan
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Darmawan Aras mendorong agar program penyediaan air minum dan sanitasi tidak hanya menyasar wilayah perdesaan.
Rabu, 23 Sep 2026 17:10
News
Krisis Air Meluas di Makassar, Andi Iwan Minta Mitigasi El Nino Dipercepat
Wakil Ketua Komisi V DPR RI Andi Iwan Aras meminta Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengambil langkah konkret dan memperkuat mitigasi guna menjaga ketersediaan air bersih bagi masyarakat Makassar di tengah ancaman fenomena El Nino.
Selasa, 22 Sep 2026 16:33
News
Komisi V DPR Tinjau Pelabuhan Makassar, Dorong Layanan Makin Andal
Komisi V DPR RI meninjau langsung kesiapan keselamatan, keamanan, serta kualitas pelayanan di Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan.
Sabtu, 19 Sep 2026 12:23
Makassar City
Pertamina Dukung Sidak LPG 3 Kg di Makassar, Warga Diminta Tak Panic Buying
Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mendukung langkah Pemkot Makassar dengan memastikan penyaluran LPG 3 kg kepada pangkalan berjalan sesuai ketentuan.
Selasa, 08 Sep 2026 16:27
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Golkar Sulsel Perpanjang Masa Kepengurusan Appi dan 21 Golkar Kabupaten/kota
2
Jaga Silaturahmi Senat, Prof Hasmyati: Hubungan Baik Jauh Lebih Penting
3
Dansat Brimob Temui Dirut PDAM Makassar, Bahas Sinergi Kegiatan Sosial
4
Australia Experience Day Indosat Buka Akses Pendidikan & Perjalanan bagi Warga Makassar
5
DPO Penyiraman Cabai Jeneponto Ditangkap di Rumah Kadis Pendidikan Bantaeng
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Golkar Sulsel Perpanjang Masa Kepengurusan Appi dan 21 Golkar Kabupaten/kota
2
Jaga Silaturahmi Senat, Prof Hasmyati: Hubungan Baik Jauh Lebih Penting
3
Dansat Brimob Temui Dirut PDAM Makassar, Bahas Sinergi Kegiatan Sosial
4
Australia Experience Day Indosat Buka Akses Pendidikan & Perjalanan bagi Warga Makassar
5
DPO Penyiraman Cabai Jeneponto Ditangkap di Rumah Kadis Pendidikan Bantaeng