Begal Pelaku Penembakan Aiptu Noval Berhasil Diringkus
Senin, 05 Mei 2025 17:19
Aldi Monyet, begal pelaku penembakan personel Satreskrim Polres Pelabuhan Makassar, Aiptu Noval, akhrinya diringkus polisi. Foto: Istimewa
MAKASSAR - Aldi Monyet, begal pelaku penembakan personel Satreskrim Polres Pelabuhan Makassar, Aiptu Noval, akhrinya diringkus polisi.
Dari informasi yang diperoleh, Aldi Monyet berhasil ditangkap oleh tim gabungan polisi yang terdiri dari Unit Jatanras Polrestabes Makassar, Resmob Polres Pelabuhan Makassar, dan Resmob Polda Sulsel.
Pelaku yang merupakan buron kasus pembegalan di Kota Makassar itu berhasil ditangkap di tempat persembunyiannya di sekitar wilayah Patalassang, Kabupaten Gowa, pada Minggu (04/05/2025).
Penangkapan Aldi Monyet dibenarkan Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana. Namun, ia masih enggan menjelaskan lebih banyak lantaran akan diekspose langsung di Polda Sulsel.
"Nanti releasenya dari Polda," singkat Arya kepada wartawan, Senin (05/05/2025).
Diberitakan sebelumnya, seorang anggota polisi di Makassar, Aiptu Noval, mengalami luka tembak saat hendak menangkap seorang pelaku begal yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Korban kini dalam perawatan medis di Rumah Sakit Bhayangkara.
Peristiwa penembakan tersebut terjadi di Jalan Abu Bakar Lambogo Kota Makassar, pada Sabtu (3/5/2025) dini hari.
Informasi yang diperoleh, saat itu korban bersama personel Reskrim Polres Pelabuhan Makassar dan Ditreskrimum Polda Sulsel melakukan pengejaran DPO begal bernama Aldi Monyet.
Begitu ditemukan, Aldi yang hendak akan ditangkan ternyata melakukan perlawanan. Dia yang membawa senjata tajam berupa pistol lantas menembak dan mengenai korban Aiptu Noval.
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Didik Suprantono membenarkan insiden tersebut. Ia menyampaikan bahwa Aiptu Noval tertembak ketika berusaha mengamankan pelaku begal.
“Anggota atas nama Aiptu Noval terkena tembakan saat akan mengamankan tersangka begal,” kata Kombes Didik saat dikonfirmasi, Sabtu (3/5/2025).
Dari informasi yang diperoleh, Aldi Monyet berhasil ditangkap oleh tim gabungan polisi yang terdiri dari Unit Jatanras Polrestabes Makassar, Resmob Polres Pelabuhan Makassar, dan Resmob Polda Sulsel.
Pelaku yang merupakan buron kasus pembegalan di Kota Makassar itu berhasil ditangkap di tempat persembunyiannya di sekitar wilayah Patalassang, Kabupaten Gowa, pada Minggu (04/05/2025).
Penangkapan Aldi Monyet dibenarkan Kapolrestabes Makassar, Kombes Pol Arya Perdana. Namun, ia masih enggan menjelaskan lebih banyak lantaran akan diekspose langsung di Polda Sulsel.
"Nanti releasenya dari Polda," singkat Arya kepada wartawan, Senin (05/05/2025).
Diberitakan sebelumnya, seorang anggota polisi di Makassar, Aiptu Noval, mengalami luka tembak saat hendak menangkap seorang pelaku begal yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Korban kini dalam perawatan medis di Rumah Sakit Bhayangkara.
Peristiwa penembakan tersebut terjadi di Jalan Abu Bakar Lambogo Kota Makassar, pada Sabtu (3/5/2025) dini hari.
Informasi yang diperoleh, saat itu korban bersama personel Reskrim Polres Pelabuhan Makassar dan Ditreskrimum Polda Sulsel melakukan pengejaran DPO begal bernama Aldi Monyet.
Begitu ditemukan, Aldi yang hendak akan ditangkan ternyata melakukan perlawanan. Dia yang membawa senjata tajam berupa pistol lantas menembak dan mengenai korban Aiptu Noval.
Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Didik Suprantono membenarkan insiden tersebut. Ia menyampaikan bahwa Aiptu Noval tertembak ketika berusaha mengamankan pelaku begal.
“Anggota atas nama Aiptu Noval terkena tembakan saat akan mengamankan tersangka begal,” kata Kombes Didik saat dikonfirmasi, Sabtu (3/5/2025).
(GUS)
Berita Terkait
News
Sengketa Lahan di Maros Berujung Aduan ke Mabes Polri, Kabid Propam Polda Sulsel Terlapor
Seorang warga Kota Makassar, Andi Sarman melaporkan Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan (Kabid Propam) Polda Sulawesi Selatan, Kombes Pol Zulham Effendy, ke Divisi Propam Mabes Polri atas dugaan intervensi dalam penanganan perkara sengketa lahan di Moncongloe, Kabupaten Maros.
Jum'at, 10 Apr 2026 17:42
News
Viral Dugaan Penganiayaan di Toraja Utara, Dua Polisi Diperiksa
Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan (Sulsel) bergerak cepat menindaklanjuti dugaan keterlibatan personel Polres Toraja Utara dalam kasus penganiayaan di sebuah tempat hiburan malam di Kabupaten Toraja Utara.
Senin, 06 Apr 2026 16:37
Sulsel
Tim Gegana Musnahkan Granat Nanas Peninggalan Zaman Belanda di Palopo
Dalam upaya menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat, aparat kepolisian melalui Tim Gegana Satuan Brimob Polda Sulawesi Selatan melaksanakan pemusnahan bahan peledak berbahaya yang ditemukan di wilayah Kota Palopo pada Ahad (5/04/026) sekira pukul 10.00 WITA.
Minggu, 05 Apr 2026 16:18
News
Kapolri Dijadwalkan Resmikan Pusat Studi Kepolisian di Unhas
Universitas Hasanuddin (Unhas) bersama Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan menuntaskan persiapan peluncuran Pusat Studi Kepolisian di Fakultas Hukum (FH) Unhas. Pusat studi tersebut dijadwalkan akan diresmikan oleh Kapolri.
Jum'at, 03 Apr 2026 05:22
Sulsel
Muhammadiyah Sulsel Laporkan Kronologi Dugaan Pengambilalihan Masjid di Barru, Minta Atensi Polda
Penyerahan laporan kronologis tersebut disampaikan Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sulsel, Prof Gagaring Pagalung, di Mapolda Sulsel, Kamis, 2 April 2026.
Kamis, 02 Apr 2026 10:45
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Modus Kerja Sama Pengiriman, 14 Warga Makassar Ditipu Rp616 Juta
2
WFH Diproyeksi Tekan Belanja Operasional Pemkab Maros hingga 20%
3
Kejati Sulsel Kembangkan Dugaan Kasus Korupsi Nanas Rp60 Miliar, Bupati Barru Diperiksa
4
Hadir di Makassar, Bursa Sajadah Permudah Jamaah Haji Hindari Biaya Kelebihan Bagasi
5
Sinergi Timpora Gowa Diperkuat, Imigrasi Makassar Jaga Iklim Wisata dan Investasi
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Modus Kerja Sama Pengiriman, 14 Warga Makassar Ditipu Rp616 Juta
2
WFH Diproyeksi Tekan Belanja Operasional Pemkab Maros hingga 20%
3
Kejati Sulsel Kembangkan Dugaan Kasus Korupsi Nanas Rp60 Miliar, Bupati Barru Diperiksa
4
Hadir di Makassar, Bursa Sajadah Permudah Jamaah Haji Hindari Biaya Kelebihan Bagasi
5
Sinergi Timpora Gowa Diperkuat, Imigrasi Makassar Jaga Iklim Wisata dan Investasi