Kalla Campus Talks dan UC Makassar Kolaborasi Siapkan Generasi Visioner
Kamis, 15 Mei 2025 20:19
Penyelenggaraan Kalla Campus Talks di Auditorium Universitas Ciputra Makassar, Kamis (15/5/2025). Foto/Istimewa
MAKASSAR - Kalla Campus Talks kembali digelar sebagai bagian dari komitmen KALLA dalam membentuk sumber daya manusia unggul. Kali ini, kegiatan berlangsung di Auditorium Universitas Ciputra Makassar pada Kamis (15/5/2025), mengusung tema Developing A Smart Career Plan.
Acara ini menghadirkan dua pembicara berpengalaman, yakni Indah Karina Ilham (People & Culture Division Head KALLA) dan Muh Ilhamsyah Ekaputra (Talent Management & Culture Department Head KALLA).
Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif berkelanjutan yang bertujuan untuk memberikan wawasan mendalam tentang dunia kerja dan menumbuhkan kesiapan karier sejak dini. Sebanyak 126 mahasiswa dari Program Studi Corporate Entrepreneurship mengikuti sesi yang berlangsung interaktif dan inspiratif.
Para peserta tidak hanya diperkenalkan pada ekosistem perusahaan KALLA, tetapi juga memperoleh strategi karier praktis langsung dari para profesional.
Indah Karina Ilham menyampaikan pentingnya perencanaan strategis untuk menyiapkan karier yang cerdas. “Untuk mempunyai karier yang cerdas di masa depan, kita perlu menerapkan perencanaan yang strategis di antaranya Self Discovery, Career Direction, Career Mapping, Entry Strategy, dan Sustainable Career,” kata dia.
Ia juga menjelaskan panduan sistematis dalam menyusun rencana karier, dimulai dari self-assessment hingga implementasi strategi pengembangan diri.
“Karier tidak dibangun dengan spontanitas, melainkan melalui kesadaran diri, tujuan yang terukur, dan strategi berkelanjutan. Mahasiswa harus belajar melihat dirinya sebagai ‘aset profesional’ yang perlu dikelola, diposisikan, dan dikembangkan sesuai dengan perubahan zaman,” tutur Indah.
Muh. Ilhamsyah Ekaputra turut membawakan materi mengenai budaya organisasi dan ekosistem industri perusahaan, termasuk kehidupan kerja di KALLA melalui topik #LifeAtKalla.
“Budaya kerja yang sehat bukan sekadar nilai-nilai yang dikampanyekan, melainkan sesuatu yang dihidupi setiap hari. Di KALLA, kami menempatkan kolaborasi, integritas, dan pembelajaran berkelanjutan sebagai pilar utama dalam membangun ekosistem perusahaan yang adaptif dan relevan,” jelas Ilhamsyah.
Ia menambahkan bahwa pengenalan budaya organisasi sejak masa kuliah sangat krusial.“Pengenalan budaya organisasi juga penting untuk mempersempit kesenjangan antara dunia akademik dan realita profesional,” katanya.
Salah satu peserta, Jason Williams, turut membagikan kesannya. “Refleksi yang saya dapat pada seminar ini, saat kita masih kuliah kita harus membangun habits yang baik, agar habits itu bisa kita gunakan di dunia kerja nantinya,” ujarnya.
Kalla Campus Talks merupakan bagian dari komitmen jangka panjang KALLA untuk mendukung pembangunan SDM unggul di Indonesia, khususnya kawasan timur. Melalui program ini, KALLA membuka akses mahasiswa terhadap pembelajaran lintas sektor dan perspektif praktis dari pelaku industri.
“Kolaborasi antara dunia usaha dan dunia pendidikan harus dimaknai lebih dari sekadar rekrutmen. Ini adalah investasi strategis untuk membangun fondasi peradaban produktif di masa depan,” ujar Indah.
KALLA berencana terus melanjutkan program ini ke berbagai perguruan tinggi sebagai bagian dari upaya menciptakan ekosistem pembelajaran berbasis praktik langsung dari industri. Tak hanya menjadi sarana transfer pengetahuan, program ini juga memperkuat jejaring dan membuka peluang kerja sama dengan institusi pendidikan.
Acara ini menghadirkan dua pembicara berpengalaman, yakni Indah Karina Ilham (People & Culture Division Head KALLA) dan Muh Ilhamsyah Ekaputra (Talent Management & Culture Department Head KALLA).
Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif berkelanjutan yang bertujuan untuk memberikan wawasan mendalam tentang dunia kerja dan menumbuhkan kesiapan karier sejak dini. Sebanyak 126 mahasiswa dari Program Studi Corporate Entrepreneurship mengikuti sesi yang berlangsung interaktif dan inspiratif.
Para peserta tidak hanya diperkenalkan pada ekosistem perusahaan KALLA, tetapi juga memperoleh strategi karier praktis langsung dari para profesional.
Indah Karina Ilham menyampaikan pentingnya perencanaan strategis untuk menyiapkan karier yang cerdas. “Untuk mempunyai karier yang cerdas di masa depan, kita perlu menerapkan perencanaan yang strategis di antaranya Self Discovery, Career Direction, Career Mapping, Entry Strategy, dan Sustainable Career,” kata dia.
Ia juga menjelaskan panduan sistematis dalam menyusun rencana karier, dimulai dari self-assessment hingga implementasi strategi pengembangan diri.
“Karier tidak dibangun dengan spontanitas, melainkan melalui kesadaran diri, tujuan yang terukur, dan strategi berkelanjutan. Mahasiswa harus belajar melihat dirinya sebagai ‘aset profesional’ yang perlu dikelola, diposisikan, dan dikembangkan sesuai dengan perubahan zaman,” tutur Indah.
Muh. Ilhamsyah Ekaputra turut membawakan materi mengenai budaya organisasi dan ekosistem industri perusahaan, termasuk kehidupan kerja di KALLA melalui topik #LifeAtKalla.
“Budaya kerja yang sehat bukan sekadar nilai-nilai yang dikampanyekan, melainkan sesuatu yang dihidupi setiap hari. Di KALLA, kami menempatkan kolaborasi, integritas, dan pembelajaran berkelanjutan sebagai pilar utama dalam membangun ekosistem perusahaan yang adaptif dan relevan,” jelas Ilhamsyah.
Ia menambahkan bahwa pengenalan budaya organisasi sejak masa kuliah sangat krusial.“Pengenalan budaya organisasi juga penting untuk mempersempit kesenjangan antara dunia akademik dan realita profesional,” katanya.
Salah satu peserta, Jason Williams, turut membagikan kesannya. “Refleksi yang saya dapat pada seminar ini, saat kita masih kuliah kita harus membangun habits yang baik, agar habits itu bisa kita gunakan di dunia kerja nantinya,” ujarnya.
Kalla Campus Talks merupakan bagian dari komitmen jangka panjang KALLA untuk mendukung pembangunan SDM unggul di Indonesia, khususnya kawasan timur. Melalui program ini, KALLA membuka akses mahasiswa terhadap pembelajaran lintas sektor dan perspektif praktis dari pelaku industri.
“Kolaborasi antara dunia usaha dan dunia pendidikan harus dimaknai lebih dari sekadar rekrutmen. Ini adalah investasi strategis untuk membangun fondasi peradaban produktif di masa depan,” ujar Indah.
KALLA berencana terus melanjutkan program ini ke berbagai perguruan tinggi sebagai bagian dari upaya menciptakan ekosistem pembelajaran berbasis praktik langsung dari industri. Tak hanya menjadi sarana transfer pengetahuan, program ini juga memperkuat jejaring dan membuka peluang kerja sama dengan institusi pendidikan.
(TRI)
Berita Terkait
Ekbis
OJK Dorong Generasi Muda Jadi Penggerak Ekonomi dan Keuangan Syariah
OJK menjadikan ISFO 2026 sebagai salah satu upaya memperkuat literasi sekaligus mendorong generasi muda menjadi penggerak ekonomi dan keuangan syariah.
Sabtu, 26 Sep 2026 12:14
Ekbis
OJK Dorong Generasi Muda Bangun Kebiasaan Menabung Sejak Dini
OJK memperkuat budaya menabung sejak dini di kalangan pelajar dan generasi muda sebagai bagian dari upaya meningkatkan literasi dan inklusi keuangan serta membangun kemandirian finansial masyarakat
Minggu, 30 Agu 2026 13:00
Ekbis
blu by BCA Digital dan Transformasi Finansial Generasi Muda Indonesia
Bukan karena tren bank digital semata. Perempuan muda itu justru mengaku awalnya tertarik karena hal yang sederhana yakni promo di media sosial (medsos).
Jum'at, 31 Jul 2026 09:41
News
PT Vale Cetak Generasi Penggerak Keberlanjutan Lewat Kelas Konservasi
PT Vale Indonesia Tbk meluncurkan Kelas Konservasi sebagai upaya menyiapkan generasi muda yang mampu menjadi penggerak keberlanjutan di Luwu Timur.
Sabtu, 25 Jul 2026 16:26
News
Asmo Sulsel Ajak Anak Muda Kenali Honda BeAT Lewat Nakama Fest
Asmo Sulsel kembali menggelar Nakama Fest di Kendari sebagai upaya mendekatkan Honda dengan kalangan generasi muda.
Selasa, 21 Jul 2026 15:35
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sitti Husniah Talenrang jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi PBG
2
Bertahun-Tahun Mangkrak, Warga Tole-Tole Desak Pindahkan Ekskavator dari Badan Jalan
3
Bupati AAS Ungkap Proyek Triliunan Masuk Bone, Ribuan Lapangan Kerja Terbuka
4
MG ZS Hybrid+ Masuk Makassar, Tawarkan Fleksibilitas untuk Mobilitas Jarak Jauh
5
Pertamina Gandeng Mahasiswa Perkuat Pengawasan Distribusi BBM & LPG Bersubsidi di Sulsel
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sitti Husniah Talenrang jadi Tersangka Kasus Dugaan Korupsi PBG
2
Bertahun-Tahun Mangkrak, Warga Tole-Tole Desak Pindahkan Ekskavator dari Badan Jalan
3
Bupati AAS Ungkap Proyek Triliunan Masuk Bone, Ribuan Lapangan Kerja Terbuka
4
MG ZS Hybrid+ Masuk Makassar, Tawarkan Fleksibilitas untuk Mobilitas Jarak Jauh
5
Pertamina Gandeng Mahasiswa Perkuat Pengawasan Distribusi BBM & LPG Bersubsidi di Sulsel