Wamaneker Apresiasi Komitmen PT Vale Dorong Industri Tambang yang Inklusif & Berkelanjutan
Selasa, 17 Jun 2025 09:19
Wakil Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Immanuel Ebenezer, berfoto bersama di sela kunjungan kerja ke site PT Vale di Pomalaa. Foto/Istimewa
POMALAA - PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale), bagian dari Holding Industri Pertambangan MIND ID, menegaskan komitmennya terhadap pembangunan industri pertambangan nasional yang inklusif, berkeadilan, dan patuh terhadap regulasi. Komitmen tersebut meliputi pemenuhan hak-hak pekerja, perlindungan perempuan, dan kesetaraan kesempatan kerja bagi masyarakat lokal.
Komitmen ini mendapat apresiasi langsung dari Wakil Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Immanuel Ebenezer, yang melakukan kunjungan kerja ke site PT Vale di Pomalaa. Ia didampingi oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Ahmad Safei, serta Bupati Kolaka, Amri.
Dalam kunjungan tersebut, Wamenaker menyampaikan penghargaan atas penerapan praktik ketenagakerjaan yang progresif dan sejalan dengan prinsip hak asasi manusia serta regulasi nasional, termasuk ratifikasi Konvensi ILO No. 190 tentang penghapusan kekerasan dan pelecehan di dunia kerja.
“Luar biasa. PT Vale adalah contoh nyata industri yang menjunjung tinggi integritas ketenagakerjaan—dari rekrutmen berbasis kompetensi, tidak ada penahanan ijazah, hingga perlindungan maksimal bagi pekerja perempuan. Ini sejalan dengan arah kebijakan negara,” ujar Wamenaker Immanuel Ebenezer.
Ia juga menekankan pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang aman dan terbebas dari kekerasan seksual—isu yang telah menjadi perhatian serius PT Vale di seluruh lini operasionalnya.
Anggota DPR RI sekaligus mantan Bupati Kolaka, Ahmad Safei, menyampaikan optimismenya terhadap investasi strategis seperti PT Vale. Ia menilai kehadiran perusahaan ini mampu membawa kesejahteraan bagi masyarakat dan daerah.
“Jika investasi ini dikelola dengan berkeadilan dan sesuai aturan, maka manfaatnya akan dirasakan oleh seluruh ekosistem: perusahaan tumbuh, masyarakat sejahtera, dan pemerintah daerah kuat. Inilah esensi bernegara,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Kolaka, Amri, menegaskan pentingnya keberpihakan perusahaan terhadap tenaga kerja dan pelaku usaha lokal. Ia berharap PT Vale terus memperkuat kolaborasi dengan masyarakat sekitar, khususnya melalui rekrutmen lokal yang adil dan sesuai dengan amanat Perda.
“Komitmen terhadap masyarakat lokal bukan hanya soal kewajiban moral, tapi menjadi fondasi bagi keberlanjutan sosial perusahaan,” tegas Bupati Amri.
Menanggapi hal ini, Head of Pomalaa Project PT Vale, Mohammad Rifai, menyatakan bahwa kunjungan ini menjadi simbol dukungan sekaligus amanah strategis bagi PT Vale dalam membangun industri pertambangan yang berkelanjutan dan patuh regulasi.
“Bagi kami, ini bukan sekadar kunjungan. Ini adalah bentuk amanah, evaluasi, sekaligus dukungan yang memperkuat semangat kami untuk membuktikan bahwa tambang bisa menjadi ruang tumbuh bersama bagi negara, masyarakat, dan generasi mendatang,” pungkas Rifai.
Sebagai bagian dari ekosistem hilirisasi nasional, PT Vale berkomitmen menjalankan operasional yang tak hanya memenuhi standar teknis, tetapi juga memberi nilai tambah sosial melalui praktik ketenagakerjaan yang adil, penghormatan terhadap hak asasi manusia, dan pemberdayaan masyarakat lokal secara berkelanjutan.
Komitmen ini mendapat apresiasi langsung dari Wakil Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Immanuel Ebenezer, yang melakukan kunjungan kerja ke site PT Vale di Pomalaa. Ia didampingi oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Ahmad Safei, serta Bupati Kolaka, Amri.
Dalam kunjungan tersebut, Wamenaker menyampaikan penghargaan atas penerapan praktik ketenagakerjaan yang progresif dan sejalan dengan prinsip hak asasi manusia serta regulasi nasional, termasuk ratifikasi Konvensi ILO No. 190 tentang penghapusan kekerasan dan pelecehan di dunia kerja.
“Luar biasa. PT Vale adalah contoh nyata industri yang menjunjung tinggi integritas ketenagakerjaan—dari rekrutmen berbasis kompetensi, tidak ada penahanan ijazah, hingga perlindungan maksimal bagi pekerja perempuan. Ini sejalan dengan arah kebijakan negara,” ujar Wamenaker Immanuel Ebenezer.
Ia juga menekankan pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang aman dan terbebas dari kekerasan seksual—isu yang telah menjadi perhatian serius PT Vale di seluruh lini operasionalnya.
Anggota DPR RI sekaligus mantan Bupati Kolaka, Ahmad Safei, menyampaikan optimismenya terhadap investasi strategis seperti PT Vale. Ia menilai kehadiran perusahaan ini mampu membawa kesejahteraan bagi masyarakat dan daerah.
“Jika investasi ini dikelola dengan berkeadilan dan sesuai aturan, maka manfaatnya akan dirasakan oleh seluruh ekosistem: perusahaan tumbuh, masyarakat sejahtera, dan pemerintah daerah kuat. Inilah esensi bernegara,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama, Bupati Kolaka, Amri, menegaskan pentingnya keberpihakan perusahaan terhadap tenaga kerja dan pelaku usaha lokal. Ia berharap PT Vale terus memperkuat kolaborasi dengan masyarakat sekitar, khususnya melalui rekrutmen lokal yang adil dan sesuai dengan amanat Perda.
“Komitmen terhadap masyarakat lokal bukan hanya soal kewajiban moral, tapi menjadi fondasi bagi keberlanjutan sosial perusahaan,” tegas Bupati Amri.
Menanggapi hal ini, Head of Pomalaa Project PT Vale, Mohammad Rifai, menyatakan bahwa kunjungan ini menjadi simbol dukungan sekaligus amanah strategis bagi PT Vale dalam membangun industri pertambangan yang berkelanjutan dan patuh regulasi.
“Bagi kami, ini bukan sekadar kunjungan. Ini adalah bentuk amanah, evaluasi, sekaligus dukungan yang memperkuat semangat kami untuk membuktikan bahwa tambang bisa menjadi ruang tumbuh bersama bagi negara, masyarakat, dan generasi mendatang,” pungkas Rifai.
Sebagai bagian dari ekosistem hilirisasi nasional, PT Vale berkomitmen menjalankan operasional yang tak hanya memenuhi standar teknis, tetapi juga memberi nilai tambah sosial melalui praktik ketenagakerjaan yang adil, penghormatan terhadap hak asasi manusia, dan pemberdayaan masyarakat lokal secara berkelanjutan.
(TRI)
Berita Terkait
News
IUP PT TRK Berakhir 2020, ESDM Sultra: Tak Ada Catatan Perpanjangan di Provinsi
Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sulawesi Tenggara menyebut Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Tambang Rejeki Kolaka (PT TRK) telah berakhir sejak 2020.
Selasa, 11 Agu 2026 10:58
News
Kolaborasi PT Vale & Pemkab Morowali Luncurkan Desa Wisata Unsongi
PT Vale melalui Indonesia Growth Project (IGP) Morowali bersama Pemerintah Kabupaten Morowali dan Pemerintah Desa Unsongi resmi meluncurkan Desa Wisata Unsongi, Sabtu (8/8) pekan lalu.
Senin, 10 Agu 2026 20:21
News
Koalisi Minta Antam Buka Peta IUP, Soroti Dugaan TRK Gunakan Hauling & Stockpile Tanpa Dasar Jelas
Koalisi menilai persoalan ini menyangkut tiga aspek penting sekaligus, yakni legalitas operasional TRK, kawasan strategis IPIP, serta wilayah konsesi Antam sebagai badan usaha milik negara.
Jum'at, 07 Agu 2026 12:58
News
Gangguan Jalur Hauling Pomalaa Berpotensi Tekan PNBP dan Ekonomi Kolaka
Gangguan terhadap jalur hauling di kawasan pertambangan Blok Pomalaa, Kabupaten Kolaka, menjadi perhatian karena dinilai berpotensi memengaruhi aktivitas produksi dan distribusi bijih nikel.
Kamis, 06 Agu 2026 13:41
News
Bupati Kolaka Tegaskan Tak Boleh Ada Premanisme Industrial di Kawasan PSN Pomalaa
Bupati Kolaka H. Amri menegaskan penyelesaian sengketa yang terjadi di jalur logistik (hauling) kawasan PSN PT Indonesia Pomalaa Industry Park (IPIP) harus dilakukan melalui jalur hukum dan dialog.
Rabu, 05 Agu 2026 19:13
Berita Terbaru
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sinergi BI & Botasupal Musnahkan 4.144 Lembar Uang Rupiah Palsu di Sulsel
2
IUP PT TRK Berakhir 2020, ESDM Sultra: Tak Ada Catatan Perpanjangan di Provinsi
3
Kelola APBD Rp1,5 Triliun, Maros Raih Juara I Pengelolaan Keuangan Daerah
4
Mediasi Alot, Jemaah Desak Biro Perjalanan JF Kembalikan Sisa Dana Rp80 Juta
5
Asmo Sulsel Tebar Promo Spesial untuk Konsumen Luwu Raya & Toraja
Artikel Terpopuler
Topik Terpopuler
1
Sinergi BI & Botasupal Musnahkan 4.144 Lembar Uang Rupiah Palsu di Sulsel
2
IUP PT TRK Berakhir 2020, ESDM Sultra: Tak Ada Catatan Perpanjangan di Provinsi
3
Kelola APBD Rp1,5 Triliun, Maros Raih Juara I Pengelolaan Keuangan Daerah
4
Mediasi Alot, Jemaah Desak Biro Perjalanan JF Kembalikan Sisa Dana Rp80 Juta
5
Asmo Sulsel Tebar Promo Spesial untuk Konsumen Luwu Raya & Toraja